• image

12 Teknik Optimasi WordPress untuk Mempercepat Website Anda – Infographic

WordPress, sebagai platform , memang sudah dikode dengan sangat baik. Namun, beberapa orang mengacaukan instalasi WordPress mereka dengan memasang plugin berkualitas rendah, memilih host web yang buruk, dan memenuhi situs mereka dengan elemen-elemen yang tidak dibutuhkan.

Meskipun Anda tidak melakukan hal-hal di atas dengan situs Anda, masih banyak ruang untuk perbaikan untuk mempercepat situs WordPress Anda. Sebelum kita bahas teknik-teknik yang bisa Anda gunakan untuk mengoptimasi WordPress Anda, mari kita bahas dulu mengapa kecepatan website penting bagi website Anda.

Mengapa Kecepatan Website Anda Penting?

Menurut penelitian, rata-rata attention-span (rentang perhatian) mengalami penurunan dari 12 detik di tahun 2000 menjadi 8 detik di tahun 2017 ini. Lalu apa hubungan penelitian ini dengan Anda sebagai seorang pemilik website?

Anda memiliki sangat sedikit waktu untuk menarik perhatian pengunjung dan meyakinkan mereka untuk tetap tinggal dan mengeksplor website Anda lebih lanjut.

Jika waktu loading website Anda lambat, kemungkinan besar pengunjung akan meninggalkan website Anda sebelum website Anda selesai loading.

Berdasarkan penelitian , jika waktu loading website Anda memakan waktu lebih dari 3 detik, Anda mungkin saja kehilangan hampir setengah dari jumlah total pengunjung Anda. Selain itu, menurut studi oleh Skilled, 1 detik delay pada waktu loading website Anda akan mengurangi conversion rate Anda sebesar 7%.

Anda juga pasti sudah tahu bahwa kecepatan website adalah salah satu faktor SEO yang harus dioptimasi. Saat ini, Google dan search engine lainnya sudah mulai memberi penalti pada website yang memiliki waktu loading yang lambat dengan mendorong ranking mereka di halaman hasil pencarian ke bawah. Ini tentunya akan mempengaruhi traffic website Anda.

Secara keseluruhan, jika Anda menginginkan traffic dan jumlah subscribers yang banyak, serta keuntungan dari website Anda, memastikan bahwa waktu loading website Anda cepat adalah suatu keharusan.

Bagaimana Cara Mengecek Kecepatan Website Anda?

Ada banyak orang yang sering merasa bahwa website mereka baik-baik saja karena mereka tidak merasa bahwa website mereka lambat ketika dibuka dari device milik mereka sendiri. Padahal hal itu tidak dapat dijadikan patokan.

Jika Anda sering mengunjungi website Anda sendiri, browser modern seperti Chrome sudah menyimpan data-data website Anda di cache mereka dan akan secara otomatis mengambil data dari folder tersebut untuk memastikan bahwa website Anda akan langsung tersajikan saat Anda menekan tombol enter.

Tetapi itu belum tentu terjadi pada orang-orang yang baru mengunjungi website Anda untuk pertama kalinya. Malah sebenarnya, kemungkinan besar pengunjung yang mengakses website Anda dari daerah yang berbeda memiliki pengalaman yang sangat berbeda saat mereka mengunjungi website Anda.

Inilah mengapa Anda disarankan untuk mengecek kecepatan website Anda dengan menggunakan GTMetrix atau berbagai tools untuk memerika kecepatan website lainnya. Dengan tools-tools ini Anda dapat mengecek kecepatan website Anda dari lokasi yang berbeda-beda.

Waktu loading website yang tergolong cepat adalah dibawah 2 detik. Tetapi jika Anda bisa membuatnya menjadi lebih cepat dari itu, tentu akan semakin bagus untuk situs Anda.

Apa Saja Yang Bisa Memperlambat Kerja Website Anda?

Jika Anda menggunakan tools untuk mengecek kecepatan website Anda, mereka biasanya akan memberitahu Anda apa saja hal-hal yang sebaiknya Anda perbaiki.

Memang biasanya mereka menggunakan bahasa-bahasa teknis yang mungkin tidak semua orang awam mengerti. Tetapi mengerti hal-hal tersebut dapat membantu Anda untuk melakukan improvisasi pada website Anda.

Berikut adalah hal-hal yang umumnya dapat memperlambat waktu loading situs Anda:

  • Web Hosting – Jika hosting Anda tidak dikonfigurasi dengan benar, ini dapat mempengaruhi waktu loading website Anda.
  • Konfigurasi WordPress – Jika website WordPress Anda tidak menyajikan halaman yang sudah di-cache, ini akan menyebabkan overloading pada server Anda sehingga website Anda akan menjadi lambat atau bahkan crash.
  • Ukuran halaman – Yang paling mempengaruhi ukuran halaman sebuah web adalah gambar. Sehingga pastikan bahwa ukuran gambar Anda tidak terlalu besar.
  • Plugin yang buruk – Jika Anda menggunakan plugin yang dikode dengan buruk, itu akan memperlambat kerja website Anda
  • External scripts – External scripts seperti ads, fonts loaders, dan sebagainya juga dapat memiliki impact yang cukup besar terhadap performa kerja website Anda.

Cara Untuk Mengoptimasi Website WordPress Anda

Berikut adalah cara-cara yang dapat Anda lakukan untuk mengoptimasi situs WordPress Anda:

1.      Pilih hosting yang bagus

Tidak mungkin Anda bisa memiliki website dengan kecepatan tinggi jika Anda tidak menggunakan hosting yang berkualitas. Dewaweb menawarkan hosting murah dengan banyak fitur seperti cPanel, LiteSpeed Enterprise, Time Machine Backup, Softaculous, Selectable all PHP versions and modules, MySQL, PostgreSQL, Ruby on Rails, Phyton, GIT, SVN, dan Grade A SSL.

2.      Optimasi tema website Anda

Kebanyakan orang memang memilih tema website yang dapat menarik perhatian pengunjung dan kadang tanpa disadari kita memilih tema website dari segi visualnya saja. Padahal tema juga berpengaruh pada kecepatan loading website kita juga loh.

Pastikan bahwa Anda menggunakan tema yang cepat . Tema yang memiliki banyak fitur dan pilihan memang dapat mempermudah proses pengaturan layout Anda tetapi server dan browser akan bekerja lebih keras. Beberapa tema WordPress memiliki ukuran dalam megabytes. Ini tentunya menambah waktu loading website Anda.

Meskipun Anda tidak menggunakan beberapa fitur yang tersedia, mereka akan tetap memperlambat kerja website Anda. Jika Anda nyaman dengan coding, Anda bisa memilih tema dengan opsi yang lebih sedikit namun dapat membantu website Anda agar loading lebih cepat.

Tema default WordPress mudah diedit, berukuran kecil, dan dikoding dengan baik. Tidak ada salahnya Anda menggunakan tema default tersebut, kemudian edit coding sesuai kebutuhan Anda atau gunakan web developer.

Kedua, pastikan bahwa tema Anda responsif. Yang dimaksud dengan tema responsif adalah tema yang memuat lebih sedikit resources untuk mobile device, atau menentukan gambar resolusi tinggi untuk display desktop. Ini berarti engguna mobile tidak perlu mendownload gambar besar dan pengguna desktop tidak perlu melihat gambar-gambar yang terlalu kecil.

Situs yang responsif juga disukai oleh Google sehingga di saat yang bersamaan Anda juga mengoptimasi SEO Anda.

3.      Monitor plugin yang Anda gunakan

Pertama-tama, minimalkan jumlah plugin yang Anda gunakan . Sebelum Anda menginstall plugin apapun, pikirkan kembali apakah Anda benar-benar membutuhkan plugin tersebut. Memiliki banyak plugin tidak akan berpengaruh langsung ke kecepatan website Anda, tetapi ini juga meningkatkan risiko penginstallan plugin yang memiliki akibat buruk.

Kedua, pastikan bahwa plugin Anda sudah dioptimasi untuk versi WordPress yang sedang Anda gunakan. Ada baiknya Anda melakukan research terlebih dahulu sebelum Anda menginstall sebuah plugin, apalagi jika plugin tersebut memiliki rating rendah. Ini bisa menjadi penanda bahwa plugin tersebut belum dikembangkan dengan baik. Ini akan memperlambat kerja website Anda. Jangan lupa juga untuk mengupdate plugin-plugin yang Anda gunakan untuk memastikan bahwa Anda memiliki fitur dan security patches yang paling update.

4.      Optimasi widget yang Anda gunakan

Sebaiknya Anda menggunakan widget yang mudah loading dan tidak berat. Beberapa widget perlu melakukan loading JavaScript atau CSS ketika mereka sedang menjalani render. Ini biasa terjadi pada widget Facebook, Twitter, dan Google+.

Jika sebuah widget tidak akan sering-sering diupdate, upload langsung saja ke server Anda. Dengan tidak harus bergantung pada server eksternal, waktu loading website Anda akan mengalami peningkatan.

5.      Optimasi konten statis Anda

Pertama-tama, kompres konten statis Anda menggunakan gZip. File yang sudah dikompres tentu memiliki ukuran yang lebih kecil, ini akan membantu website Anda untuk loading lebih cepat.

Untuk melakukan ini, Anda dua pilihan yang dapat Anda lakukan, yaitu:

  • Jika Anda menggunakan shared server, opsi terbaik adalah dengan meng-enable kompresi gZip langsung dari cPanel (jika web hosting Anda menawarkan pilihan tersebut).
  • Anda juga bisa menyalakan opsi kompresi gZip dengan plugin seperti W3 Total Cache .

Kedua, untuk meringankan beban pada server Anda, Anda juga bisa menggunakan CDN. Static resources Anda seperti gambar, scripts, dan file CSS, akan disajikan langsung dari Content Delivery Network yang sudah dioptimasi dari seluruh dunia – biasanya dari server yang paling dekat dengan pengunjung Anda. Salah satu CDN yang terkenal adalah Cloudflare . Jika Anda menggunakan plugin caching, jangan khawatir karena Cloudflare bekerja dengan caching.

6.      Optimasi gambar-gambar yang ada di website Anda

Gambar adalah salah satu elemen website yang termasuk ‘berat’. 65% dari konten web adalah gambar. Ada beberapa cara yang dapat Anda gunakan untuk mengoptimasi gambar-gambar yang Anda upload ke website Anda.

Hal pertama yang sebaiknya Anda lakukan adalah mencari dimensi gambar maksimal untuk thumbnail dan gambar berukuran medium atau large. Anda akan menemukan pilihan ini di Settings/Media. Jika Anda mengupload gambar berukuran 1024px dan area konten Anda hanya 604px, gambar Anda akan di-resize secara otomatis dengan menggunakan CSS. Ukuran yang mereka gunakan untuk me-resize gambar tersebut akan membutuhkan waktu yang lebih sedikit untuk didownload.

Hal kedua yang bisa Anda gunakan adalah memperkecil gambar itu. Memperkecil disini berarti mengurangi ukuran gambar tanpa me-resize atau mengurangi kualitas gambar. Untuk melakukan ini, Anda bisa menggunakan tools seperti reSmush.it atau tinypng . Ada juga beberapa plugin di WordPress yang dapat Anda gunakan seperti Optimus .

Cara ketiga yang bisa Anda lakukan adalah melakukan lazy loading. Teknik ini sangat efektif untuk website yang menggunakan banyak gambar. Gambar hanya akan muncul ketika mereka muncul di browser pengunjung website, bukan di saat halaman di loading. Ini bisa mempercepat waktu loading sebuah halaman tetapi tetap akan ada delay dalam menyajikan gambar ketika halaman tersebut di scroll ke bawah.

Cara keempat, pilih format gambar terbaik untuk website Anda. Beberapa format gambar lebih mudah untuk digunakan, sementara beberapa format lainnya memiliki ukuran yang lebih kecil. Sebagai contoh, SVGs memiliki ukuran file yang lebih sedikit, apalagi jika Anda optimasi untuk web dan kompresi dengan gZip.

7.      Lakukan caching pada website Anda

Caching adalah salah satu cara yang efektif untuk mengoptimasi website, apalagi situs-situs yang memiliki traffic tinggi. Setiap kali sebuah halaman WordPress loading, informasi akan diambil kembali dari database dan file CSS Anda. Kemudian, informasi tersebut akan digabungkan dengan file HTML yang bisa diloading di browser pengunjung. Ini tentunya membutuhkan waktu.

Caching dapat menyimpan file HTML agar langsung tersedia bagi pengunjung-pengunjung lainnya, ini tentu membantu mengurangi waktu loading. Bagi Anda pengguna WordPress, Anda bisa menggunakan plugin untuk melakukan ini. Anda bisa membaca review dan tutorial kami mengenai beberapa plugin caching untuk WordPress seperti W3 Total Cache , WP Super Cache , dan WP Fastest Cache .

8.      Maintenance WordPress yang rutin

Jaga agar website WordPress Anda tetap berada dalam kondisi yang baik dengan melakukan maintenance rutin. Beberapa maintenance rutin dapat mempercepat waktu loading website Anda, seperti misalnya:

  •       Jaga agar WordPress dan plugin Anda selalu up to date.
  •       Hapus revisi postingan lamaa
  •       Hapus komentar-komentar spam

9.      Kontrol jumlah revisi postingan yang disimpan

Jika Anda merevisi sebuah post di WordPress, WordPress akan menyimpan semua revisi yang Anda lakukan pada draftnya. Tidak peduli seberapa banyak Anda merevisi draftnya, WordPress akan tetap menyimpannya.

Ketika sebuah post sudah dipublish, Anda tentu tidak membutuhkan revisi-revisi ini lagi bukan?

Agar Anda tidak memenuhi website Anda dengan revisi-revisi ini, Anda bisa mengontrol jumlah revisi yang ingin Anda simpan. Anda bisa menggunakan plugin Revision Control . Dengan plugin ini Anda bisa mengontrol berapa revisi yang ingin Anda simpan.

10.   Disable hotlinking & leeching of your content

Jika Anda membuat konten berkualitas, ada kemungkinan seseorang akan mencuri konten Anda. Salah satu kejadian yang bisa terjadi adalah website lain menyajikan gambar Anda langsung dari URL mereka dan bukan mengupload gambar tersebut dari server mereka sendiri. Dalam hal ini, mereka mencuri bandwidth web hosting Anda dan Anda tidak mendapat traffic yang menunjukkannya.

Anda bisa melakukan ini melalui file .htaccess untuk memblok hotlinking gambar dari website WordPress Anda. Tinggal tambahkan kode ini ke file .htaccess Anda.

disable hotlinking of images with forbidden or custom image option

RewriteEngine on

RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$

RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www\.)?websiteanda.com [NC]

RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www\.)?google.com [NC]

RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www\.)?feeds2.feedburner.com/sparringmind [NC]

RewriteRule \.(jpg|jpeg|png|gif)$ – [NC,F,L]

(jangan lupa untuk mengganti websiteanda.com dengan URL website Anda)

11.   Ganti PHP dengan HTML statis, jika diperlukan

Ini memang terlihat sedikit advance, tetapi ini bisa benar-benar mempercepat waktu loading website Anda. Jika Anda ingin mempelajari caranya, Anda bisa membaca artikel kami tentang cara membuat halaman statis di WordPress .

12.   Optimasi Database Anda

Setelah menggunakan WordPress untuk beberapa waktu, database Anda akan memiliki banyak informasi yang mungkin tidak Anda butuhkan lagi. Untuk meningkatkan kinerja, Anda dapat mengoptimalkan database Anda untuk menyingkirkan semua informasi yang tidak perlu itu.

Ini bisa dengan mudah dilakukan dengan plugin WP-Sweep . Ini memungkinkan Anda untuk membersihkan database WordPress Anda dengan menghapus hal-hal seperti posting, revisi, tag yang tidak digunakan, dan sebagainya. Ini juga akan mengoptimalkan struktur database Anda hanya dengan sekali klik.

Simpulan

Waktu muat yang lamban tidak hanya menimbulkan kesan buruk tentang website Anda kepada pengunjung, hal ini juga mempengaruhi SEO Anda. Maka dari itu penting bagi Anda untuk memastikan bahwa website Anda bekerja dengan cepat.

Silakan mencoba beberapa teknik ini! Kami berharap artikel ini membantu Anda mempelajari beberapa trik berguna untuk mempercepat WordPress dan meningkatkan kinerja. Pastikan untuk menguji kecepatan situs Anda sebelum dan sesudahnya, dan beri tahu kami hasilnya di kolom komen di bawah!

teknik optimasi WordPress

 

Kamu ingin mendapatkan konten edukasi secara rutin dan gratis ? Yuk isi form dibawah 🙂

* indicates required
Jenis Konten Edukasi yang diinginkan
Posted in: