Algoritma Facebook Terbaru dan Tips Memanfaatkannya untuk Bisnis Anda

Algoritma Facebook Terbaru dan Cara Memanfaatkannya Untuk Bisnis Anda Dewaweb

Seperti yang mungkin Anda sudah tahu, pada tanggal 11 Januari 2018 kemarin, Facebook mengumumkan perubahan algoritma News Feed atau timeline. Pengumuman ini menjadi perbincangan hangat di kebanyakan ruang marketing. Kenapa? Karena algoritma baru ini akan mempengaruhi kesempatan bisnis untuk mencapai banyak orang di Facebook melalui distribusi organik. Perubahan ini mengutamakan interaksi antara teman dan keluarga di Facebook dibanding dengan postingan dari perusahaan-perusahaan bisnis. Ini berarti konten dari Facebook page sebuah bisnis tidak akan muncul sesering sebelumnya di timeline seseorang. Sementara, konten yang di-share dan dibicarakan antar teman akan berkembang.

Postingan yang memiliki interaksi seperti komentar dan shares akan dianggap lebih bagus daripada post yang mendapat banyak likes dan reactions. Selain itu, postingan Facebook dengan komentar lebih panjang akan dianggap lebih baik daripada postingan yang memiliki sediki komentar.

“Interactions is the new Engagement”

Meskipun banyak marketer yang merasa bahwa perubahan ini akan mempengaruhi bisnis mereka secara siginifkan, ini bukanlah perubahan yang drastis. Selama ini, Facebook sudah mengurangi distribusi organik untuk brands dari 50% menjadi 20% kemudian 10%, 5%, dan terakhir sebesar 2,5%. Brands dan agensi yang sudah menyusun strategi engagement dan membangun konten yang solid kemungkinan besar akan mengalami sedikit kerugian dari perubahan algoritma ini.

Perlu diperhatikan bahwa perubahan pada News Feed dan timeline akan segera dilakukan sehingga penting bagi bisnis untuk segera menyesuaikan strategi Facebook Anda secepatnya agar Anda dampaknya tidak terlalu besar.

Apa saja perubahan algoritma Facebook di tahun 2018 ini?

Facebook memprioritaskan post dengan interaksi dan komentar

Seperti yang sudah disebutkan di atas, Facebook akan mengutamakan postingan yang memiliki banyak interaksi dan komentar. Menurut definisi Facebook, postingan-postingan ini adalah postingan yang di-share oleh orang-orang dan mendapat reactions, serta postingan yang dapat menginspirasi percakapan di kolom komentar.

Pengguna Facebook akan melihat lebih sedikit konten dari brands, bisnis, dan media

Facebook akan mengurangi konten dari brands, bisnis, dan media. Anda akan melihat lebih banyak konten dan post dari teman-teman dan keluarga Anda. Postingan dengan komentar dan interaksi yang banyak tetap akan muncul lebih dulu dibanding postingan yang memiliki sedikit komentar dan interaksi. Komentar yang lebih panjang dinilai memiliki engagement yang lebih tinggi.

Video tidak akan menjadi prioritas

Facebook mengatakan bahwa video, tidak peduli seberapa informatif dan menghibur, tidak akan menjadi prioritas Facebook dalam menyusun timeline Anda. Ini karena Facebook menganggap bahwa menonton video adalah sebuah kegiatan pasif yang tidak mendorong terjadinya percakapan. Ini sebenarnya cukup mengagetkan karena selama ini video adalah salah satu jenis konten yang paling sering pada News Feed. Selain itu, video juga menjadi salah satu cara efektif bagi brands untuk membuat brand dan bisnisnya dikenal banyak orang secara organik.

Meski begitu, live video tetap akan diprioritaskan oleh Facebook. Mereka menganggap bahwa live video mendapat enam kali lebih banyak interaksi dibanding video biasa. Interaksi seperti inilah yang mereka cari dengan algoritma baru mereka ini.

Facebook Groups juga akan menjadi prioritas

CEO Facebook Mark Zuckerberg dan Vice President Facebook Adam Mosseri mengatakan bahwa Facebook Groups adalah salah satu cara bagi orang-orang untuk berinteraksi secara personal di Facebook. Oleh karena itu, konten dari Groups juga akan menjadi prioritas dalam menyusun timeline Anda. Facebook juga memiliki halaman Groups for Business agar bisnis bisa memiliki satu platform khusus untuk komunitas mereka.

Memang belum ada waktu pasti kapan mereka akan melakukan perubahan ini, tetapi Facebook mengindikasikan bahwa perubahan ini akan terjadi di seluruh produk Facebook dalam waktu beberapa bulan ke depan. News Feed atau timeline akan menjadi tempat pertama terjadinya perubahan-perubahan ini.

Apakah perubahan ini mempengaruhi advertising?

Menurut Facebook, perubahan ini tidak memiliki pengaruh langsung dengan bagaimana advertising bekerja karena advertising memiliki algoritma terpisah. Ini berarti postingan iklan pada Facebook tidak akan terpengaruh dengan update News Feed ini. Jika Anda memiliki campaign yang sedang berjalan, mereka tidak akan terpengaruh.

Meski begitu, perlu diperhatikan bahwa ada kemungkinan budget advertising Facebook Anda akan meningkat. Facebook advertising adalah salah satu strategi advertising yang termasuk cost-effective jika dibanding dengan metode advertising lainnya. Tetapi dengan berkurangnya distribusi organik, ada kemungkinan Anda harus memanfaatkan fitur advertising berbayar milik Facebook yang tentunya akan meningkatkan budget advertising Anda.

Bagaimana perubahan algoritma Facebook mempengaruhi bisnis?

Sebenarnya selama beberapa waktu belakangan ini, news feed Facebook sudah semakin menekankan postingan yang memiliki interaksi tinggi berdasarkan likes, comments, dan shares antar teman, tetapi Facebook juga memanfaatkan algoritma untuk menghadirkan konten yang mungkin dianggap menarik oleh penggunanya. Tentunya dengan perubahan algoritma, ini akan terus berlanjut. Tetapi postingan yang menjadi prioritas adalah postingan yang berasal dari teman-teman pengguna Facebook.

Oleh karena itu, Facebook mengatakan bahwa dengan update News Feed ini, konten publik yang dibuat oleh bisnis dan media akan merasakan dampak negatif. Ini bukan berarti bahwa jangkauan organik sudah mati. Facebook menambahkan bahwa konten dari bisnis dan media tetap akan didistribusikan, tetapi mereka tidak akan muncul sebanyak dulu atau berada di bagian atas timeline pengguna Facebook.

Perusahaan-perusahaan yang biasanya tidak menerima banyak komentar dan shares di postingan mereka akan merasakan adanya pengurangan pada jangkauan organik mereka. Jika konten Anda memiliki interaksi tinggi, Anda tidak perlu khawatir karena pengurangan jangkauan organik yang Anda rasakan mungkin sedikit. Intinya, perusahaan yang kebanyakan membuat postingan marketing dengan sedikit nilai akan mengalami pengurangan jangkauan organik yang signifikan.

Perlu diperhatikan juga bahwa value seorang ‘fan’ di Facebook page sebuah bisnis juga berkurang. Bahkan jika seseorang mengikuti Facebook page sebuah bisnis, kemungkinan mereka melihat postingan dari bisnis tersebut juga berkurang.

Sebenarnya, Anda tidak perlu panik karena sampai sekarang belum ada bukti konkrit bagaimana perubahan algoritma ini mempengaruhi bisnis dan media. Memang secara teori, perubahan ini mendorong bisnis dan media untuk mengevaluasi strategi marketing Facebook untuk berinteraksi dengan klien.

Beberapa perusahaan mungkin tergoda untuk menerapkan strategi permainan sistem dengan membuat konten berkualitas rendah untuk mendorong komentar dan pemberian tag. Strategi ini disebut “umpan keterlibatan” dan telah menangkap perhatian Facebook untuk beberapa lama. Facebook sendiri mengembangkan model pembelajaran mesin yang dirancang untuk mendeteksi berbagai jenis umpan keterlibatan dan menghapusnya dari News Feed. Facebook pages yang menggunakan umpan keterlibatan untuk mendapat distribusi organik pada News Feed akan diturunkan oleh Facebook.

Bagaimana cara memanfaatkan algoritma Facebook yang baru untuk bisnis Anda?

Sebenarnya, update algoritma Facebook ini adalah berita baik untuk brands dan bisnis yang banyak berinteraksi dengan klien mereka serta menciptakan dan membagikan konten yang berkualitas. Seperti apa yang Facebook katakan, postingan click-bait tidak akan ada lagi di timeline Anda. Ini memberi ruang bagi konten berkualitas tinggi yang mendorong interaksi untuk muncul di timeline Anda.

Ini berarti Anda akan melihat semakin sedikit konten dari bisnis dan media di timeline Anda, tetapi konten yang ada lihat adalah konten yang berkualitas tinggi dan memiliki interaksi yang tinggi.

Meskipun lebih sulit untuk membuat konten seperti ini, konten yang berkualitas tinggi sebenarnya lebih bermanfaat, baik bagi bisnis maupun klien dan pembaca.

7 Tips Marketing Facebook Setelah Perubahan Algoritma Facebook di tahun 2018

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Facebook sudah mulai mengurangi jangkauan organic untuk beberapa lama. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang bisa Anda pertimbangkan dalam mengembangkan strategi marketing Facebook Anda untuk meminimalisir dampak negatif perubahan algoritma ini dan meningkatkan exposure.

Integrasikan strategi organik dan berbayar Facebook

Kebanyakan perusahaan melihat strategi periklanan Facebook dan strategi organik Facebook sebagai dua hal yang berbeda dan terpisah. Sekarang, kami merekomendasikan Anda untuk mengintegrasikan strategi organik dan berbayar untuk menggunakan biaya iklan untuk mendorong jangkauan organik.

Sebenarnya, baik sebuah postingan adalah berbayar atau tidak, objektif dari postingan seharusnya adalah membuat konten yang menarik dan informatif yang akan mendorong aktivitas pada kedua pihak – bisnis dan klien. Jika Anda menggunakan Facebook Advertising, Anda sebenarnya hanya membayar untuk mendistribusikan konten ke target audience yang spesifik. Konten yang Anda distribusikan tetap harus berkualitas tinggi.

Jangkau orang yang tepat dengan postingan yang tepat, di waktu yang tepat

Media massa tradisional memfasilitasi sarana komunikasi satu ke banyak orang, sementara social media membuka peluang untuk sarana komunikasi satu ke beberapa orang atau bahkan komunikasi personal satu ke satu untuk mengkomunikasikan informasi atau gagasan. Namun, lama kelamaan banyak perusahaan beralih ke mode media massa tradisional di mana mereka membuat satu pos generik tunggal yang kemudian didistribusikan ke banyak orang sekaligus. Jenis postingan seperti ini biasanya tidak mendorong interaksi. Oleh karena itu brand harus memikirkan dengan detail konten seperti apa yang seharusnya mereka distribusikan. Sebenarnya, update dari Facebook ini bisa menjadi hal yang baik untuk mengembalikan mindset social media sebagai metode komunikasi yang lebih personal.

Anda bisa menyusun strategi yang lebih tertarget ini dengan menganalisa Facebook insights Anda untuk mengenal audience Anda. Dengan insights, Anda bisa mendapat banyak informasi mengenai fanbase dan siapa saja yang biasa merespon postingan Anda dan kapan mereka melakukannya. Dengan informasi ini, Anda bisa kemudian menyusun segmentasi audience Anda menjadi beberapa group; geografis, demografis, bahasa, dan interests.

Dengan segmentasi audience, Anda bisa mempersiapkan konten Anda agar lebih sesuai dengan setiap audience agar konten Anda relevan bagi mereka. Anda juga harus melihat waktu aktif audience Anda agar Anda bisa mengupload post tersebut di waktu yang tepat.

Buat konten yang mendorong interaksi

Di jaman sekarang, bisnis perlu memikirkan apa yang dibutuhkan audience mereka untuk membuat dan membagikan konten yang akan mendapat reaksi dan menjadi pembicaraan oleh audience-nya.

Ini sebenarnya adalah hal yang bagus karena orang-orang sebenarnya tidak suka jika feed Facebook mereka penuh dengan konten berkualitas rendah dan click-bait. Sehingga dengan menghilangkan ini di feed Facebook, perusahaan-perusahaan yang memasukkan effort lebih dalam kontennya akan lebih terlihat.

Memang konten yang menarik memiliki arti yang berbeda bagi tiap bisnis dan klien. Intinya, konten yang Anda share di Facebook harus bisa mendorong interaksi seperti komentar dan shares agar dianggap sebagai konten yang memiliki high value. Fokus untuk membuat konten yang mampu membuka percakapan seputar konten Anda.

Kualitas > Kuantitas

Anda pasti tahu bahwa kualitas jauh lebih penting daripada kuantitas. Kualitas konten Anda lebih penting daripada seberapa sering Anda memposting. Oleh karena itu, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bisnis harus melakukan segmentasi audience agar konten Anda tetap relevan bagi pembacanya. 3-4 post di Facebook dalam seminggu sebenarnya cukup. Jika Anda terlalu sering posting, orang-orang juga bisa menjadi bosan dengan postingan Anda.

Buat Facebook Group

Seperti yang sudah dibahas di atas, Facebook melihat Facebook Group sebagai salah satu tools di Facebook yang bisa mendorong interaksi antar pengguna. Konten dari Group juga menerima level prioritas yang sama dengan konten dari teman dan keluarga.

Facebok baru-baru ini memperkenalkan Groups for Pages. Fitur ini memperbolehkan admin page untuk membuat sub-group lagi guna menjangkau audience yang lebih niche dan kecil. Groups memberi kesempatan kepada bisnis dan klien untuk memiliki hubungan yang lebih dekat karena kedua pihak bisa berkomunikasi langsung.

Manfaatkan fitur Live Video dan Facebook Stories

Jika Anda belum mencoba, Facebook memperbolehkan individual dan brand untuk memanfaatkan fitur live video. Live video sendiri diprioritaskan oleh Facebook untuk ditampilkan di feed Facebook Anda.

Live streaming mendapatkan engagement enam kali lebih banyak dibanding video biasa. Selain itu, hanya 28% marketer menggunakan Facebook Live sehingga fitur ini adalah salah satu kesempatan marketing yang kurang dimanfaatkan. Facebook juga akan memberi tahu semua orang yang me-like fanpage Anda ketika Anda melakukan live video, dimana ini bisa menjadi kesempatan bagus dalam menjangkau audience.

Selain live video, Facebook juga telah meluncurkan fitur Facebook stories. Memang Facebook stories belum seterkenal Instagram Stories. Tetapi, Facebook Stories bisa dimanfaatkan seperti Instagram Stories untuk berbagi video behind-the-scenes. Facebook juga meletakkan Facebook Stories di bagian atas website dan mobile, sehingga ini menjadi hal pertama yang dilihat orang ketika membuka Facebook.

Monitor aktivitas Facebook Anda

Perhatikan bagaimana Anda mengukur kinerja Facebook Anda untuk memastikan bahwa konten dan strategi Anda sesuai dengan pembaruan algoritma ini. Saat membuat konten untuk page bisnis Anda, Anda harus mengurangi konten promosi dan lebih banyak fokus pada interaksi dan jangkauan. Pos yang mencapai interaksi dan jangkauan yang kuat harus dipandang sebagai kesuksesan, bahkan jika mereka tidak menghasilkan like sebanyak postingan lain.

Selain mengukur jangkauan posting yang Anda buat, kami juga merekomendasikan pemantauan untuk semua brand mentiona di semua social media untuk melihat seberapa sering orang membuat pos mereka sendiri tentang bisnis dan brand Anda. Ini bisa menjadi ukuran penting untuk memahami apakah strategi konten dan offline Anda mendorong orang untuk menggunakan profil pribadi mereka untuk mempromosikan merek Anda.

Manfaatkan Email Marketing

Jika Anda takut kehilangan audience Anda di Facebook, ada baiknya Anda memanfaatkan email marketing untuk menjangkau audience Anda. Dengan email marketing, Anda dapat melakukan engagement secara langsung dan lebih personal dengan audience Anda. Untuk membuat newsletter yang lebih menarik, Anda bisa memberi pilihan sign-up yang berbeda di website Anda dengan membiarkan pelanggan email memilih konten apa yang mereka sukai. Sekarang Anda juga bisa memanfaatkan teknologi untuk membuat newsletter yang lebih personal berdasarkan konten-konten yang mereka buka di website Anda. Untuk bantuan lebih lengkap tentang email marketing Anda bisa membaca Panduan Lengkap Email Marketing dan Contoh dan Cara Membuat Email Marketing Yang Efektif. Untuk membangun dan mengembangkan email list, Anda tentunya membutuhkan website. Nah, Anda bisa coba menggunakan layanan hosting murah dan terbaik Dewaweb untuk membuat sebuah website.

Simpulan

Meskipun perubahan ini mungkin menyebabkan kepanikan, update News Feed ini bisa menciptakan sebuah kesempatan bagi merek untuk mengevaluasi kembali pendekatan media massa dengan keterlibatan rendah yang mungkin mereka lakukan tanpa mereka sadari. Pada titik ini, tidak diketahui secara pasti seberapa besar efeknya pada jangkauan merek, namun ada keyakinan bahwa merek dengan interaksi lebih rendah akan melihat penurunan efektivitas Facebook mereka. Sekarang bisa menjadi waktu yang tepat bagi bisnis untuk menerapkan perubahan pada strategi mereka yang tidak hanya akan memperbaiki hasil Facebook, tapi juga keterlibatan pelanggan , kepuasan pelanggan dan akuisisi pelanggan baru. Semoga artikel ini bisa membantu Anda menghadapi perubahan algoritma Facebook ini. Jangan lupa baca juga artikel kami tentang Cara Menghasilkan Uang dari Facebook dan Cara Meningkatkan Likes dan Followers di Facebook.

Kamu ingin mendapatkan konten edukasi secara rutin dan gratis ? Yuk isi form dibawah 🙂

* indicates required
Jenis Konten Edukasi yang diinginkan: