A/B testing (juga dikenal sebagai split testing atau bukcet testing) adalah metode membandingkan dua versi halaman web atau aplikasi satu sama lain untuk menentukan mana yang berkinerja lebih baik. Pada dasarnya ini adalah percobaan di mana dua atau lebih varian halaman ditampilkan kepada pengguna secara acak, dan analisis statistik digunakan untuk menentukan variasi mana yang berkinerja lebih baik untuk sasaran konversi yang diberikan.

Menjalankan percoban ini memungkinkanmu mengajukan pertanyaan terfokus tentang perubahan pada situs website atau aplikasi, dan kemudian mengumpulkan data tentang dampak perubahan tersebut. Dengan mengukur dampak perubahan terhadap metrikmu, kamu dapat memastikan bahwa setiap perubahan menghasilkan hasil positif. Lantas, apa saja kegunaan A/B testing pada website-mu? Simak informasi di bawah ini!

Memperbaiki konten engagement

Menghasilkan ide adalah bagian yang lebih sulit. Namun, saat berusaha menghasilkan ide untuk A/B testing, kamu dipaksa untuk mengevaluasi setiap aspek konten yang ingin kamu buat dan uji. Ini berarti bahwa ketika kamu mempertimbangkan dan membuat variabel, kamu juga membuat daftar perbaikan potensial. Akibatnya, tindakan sederhana menjalankan A/B testing selalu membuat versi akhir web atau aplikasimu lebih baik bagi pelanggan.

Mengurangi bounce rate

Bounce rate merupakan persentase pengunjung yang meninggalkan web-mu setelah hanya membuka satu halaman saja. Ketika kamu meluangkan banyak waktu dan usaha untuk membuat halaman pada situs web-mu, rasanya mungkin mengecewakan ketika pengunjung hanya “bounce” dari situs tanpa menghabiskan waktu meninjau kontenmu atau melihat halaman lain. Jika ini terjadi padamu, sekarang saatnya untuk melihat pengoptimalan melalui pengujian A/B.

Baik itu mengutak-atik font, headline, atau apa pun di halaman situs web-mu, perbandingan langsung yang dilakukan dengan A/B testing akan membantumu menemukan kombinasi elemen terbaik yang membuat pengunjung berada di situs web-mu cukup lama untuk memberi mereka nilai dari konten yang sudah kamu buat. Nilai dari konten yang kamu tawarkan pada pelanggan melalui situs web pada akhirnya mungkin mengarah pada penjualan.

Meningkatkan conversion rate

A/B testing adalah cara termudah, paling efektif untuk membuat konten yang mengubah lebih banyak pengunjung menjadi pembeli. Saat kamu meluangkan waktu untuk membuat dua versi kampanye dengan hati-hati, relatif mudah untuk melihat mana yang berhasil dan mana yang tidak. A/B testing dua versi memang memakan waktu sedikit lebih lama tetapi jika dilakukan dengan benar pasti akan membantumu mengonversi lebih banyak prospek.

Kemudahan analisis

Salah satu hal terbaik tentang A/B testing adalah kemudahan untuk menganalisis hasil faktual. Saat menganalisis data dari A/B testing, relatif mudah untuk menentukan “pemenang” dan “pecundang” berdasarkan metrik sederhana dan langsung, misalnya konversi. Contoh kemudahan analisis ini adalah kamu membuat 2 kartu bisnis dengan strategi pemasaran berbeda dan memberikan 2 nomor telepon terpisah. Nomor yang mendapat panggilan terbanyak adalah kartu pemenang

Mengurangi risiko

Dalam beberapa kasus, membuat revisi besar ke situsmu dapat mengakibatkan biaya yang cukup besar atau perubahan strategi yang signifikan. A/B testing dapat membantu memeriksa perilaku pengunjung dan pelanggan di situs. Dengan begitu, kamu bisa mengambil keputusan penting dan meningkatkan peluang untuk berhasil. Singkatnya, A/B testing membantu menghindari risiko yang tidak perlu dengan memungkinkanmu menargetkan sumber daya untuk efisiensi maksimum.

Dengan menargetkan sumber daya untuk efisiensi maksimum, kamu juga membantu meningkatkan ROI baik itu berdasarkan konversi jangka pendek, loyalitas pelanggan jangka panjang atau metrik penting lainnya. Faktor eksternal dapat memengaruhi hasil tes yang kamu lakukan. Pastikan untuk memperhitungkan hari libur, force majure dan kejadian lainnya yang dapat memengaruhi perilaku pelanggan saat merencanakan kampanye dan tes.

Baca Juga: Penyedia Jasa Layanan Hosting Terbaik di Indonesia

Itulah beberapa kegunaan A/B testing pada website yang perlu kamu ketahui. Gunakanlah A/B testing untuk membuat konten website-mu lebih mungkin menghasilkan konversi dan hasil terbaik. Semoga bermanfaat!

Cloud Hosting Terbaik di Indonesia