7 Alasan Website Mudah di Hack

7 Alasan Website Kamu Mudah Kena Hack

Pesatnya penggunaan teknologi digital sudah tak bisa dihindari lagi, mulai dari pemesanan makanan, belanja, bahkan kegiatan belajar mengajar kini bisa dilakukan secara online. Lantas, kejahatan siber pun tak dapat terelakkan, termasuk kejahatan yang terjadi di website seperti peretasan atau hacking. Beberapa website, mungkin termasuk website-mu, mungkin juga rentan terkena hack.

Kira-kira, apa ya penyebabnya? Simak pembahasannya di artikel berikut.

Penyebab Website Mudah Kena Hack

Kalimat “No system is safe” memang benar adanya, karena selama ada celah atau kelemahan dalam website, kamu bisa saja terkena hack. Peretas atau hacker bisa saja mengakses website-mu kemudian mengeksploitasi website-mu atau informasi yang ada di dalamnya, alias melakukan hacking.

Mengingat tindakan ini tidak pandang bulu, maka kamu perlu mengetahui kira-kira apa saja yang bisa menyebabkan sebuah website rentan terkena hack.

ilustrasi hack website

Baca Juga: 5 Penyebab Website Down, Apa Saja Ya?

Menggunakan Plugin dan Tema Bajakan

Penggunaan plugin dan tema bajakan kerap dilakukan oleh beberapa pemilik website. Mereka biasanya menggunakan plugin atau tema dari website tidak resmi dan tanpa sadar file yang diunduh ternyata sudah di-inject dengan script Backdoor.

Tapi untungnya, jika kamu menggunakan cloud hosting terbaik dari Dewaweb, kamu bisa menghindari masalah ini karena kamu akan menemukan ribuan plugin dan tema WordPress premium yang bisa dipilih sesuai keinginan.

Pemilihan Username dan Password yang Kurang Tepat

Ketika mengelola website, pemilihan username dan password yang tepat juga menjadi salah satu syarat tak tertulis yang wajib kamu lakukan. Jika tidak, kamu bisa saja menjadi salah satu korban brute force, yaitu percobaan login dengan menebak berbagai username dan password yang digunakan untuk mengakses website.

Oleh karena itu, sebaiknya jangan gunakan “admin” sebagai username dan kombinasikan huruf, angka, dan simbol ketika membuat password.

Tidak Ada Antivirus di Komputer

Komputer, laptop, HP, atau perangkat apapun yang kamu gunakan untuk mengelola atau mengakses website juga bisa menjadi penyebab hacking, lho! Misalnya, ketika kamu mengakses suatu website tidak resmi untuk mengunduh tema atau plugin lalu kamu diminta untuk mengunduh file yang tidak jelas, file tersebut bisa saja berisi virus yang tak bisa dideteksi karena perangkatmu tidak punya antivirus.

Akhirnya, ketika file tersebut kamu unggah ke website, secara tak sadar kamu sendiri yang memasukkan virus tersebut ke website-mu. Selain itu, file tersebut mungkin saja dapat menginfeksi perangkatmu juga.

Menggunakan WiFi Umum

Ketika menggunakan WiFi umum, kamu juga harus lebih berhati-hati. Sebab, jika kamu login ke akun menggunakan WiFi umum, data yang kamu masukkan akan tercatat di logs, hal ini tentunya akan membuat website-mu lebih rentan terkena hack.

Cara menanganinya, mungkin kamu bisa mulai membiasakan diri untuk menggunakan koneksi pribadi dan jika situasinya mendesak, sebaiknya hindari login ke akun pribadi atau akses aplikasi perbankan.

Baca Juga: Pengaruh Lokasi Server untuk Website dan Cara Memilihnya

Jarang Memperbarui Sistem di Website

Jarang melakukan maintenance atau pemeliharaan website adalah salah satu alasan kenapa website-mu mudah terkena hack. Maka dari itu, tak ada salahnya jika kamu melakukan maintenance secara berkala untuk mengecek celah vulnerability, bug, atau bahkan virus yang mungkin bersarang di website-mu. Kamu bisa melakukan pembaruan sistem, optimasi website hingga memperbarui tampilan website-mu agar lebih menarik.

Salah Memilih Hosting untuk Website

Ada beberapa jenis hosting atau server yang bisa kamu pilih untuk membangun dan mengelola website. Namun, jika tak hati-hati datamu bisa saja hilang atau dicuri oleh pihak tak bertanggung jawab karena hosting yang tidak aman.

Sama seperti lingkungan untuk tempat tinggal, kamu juga perlu menyediakan ‘lingkungan’ yang baik untuk website-mu, yaitu dengan memilih server VPS atau cloud hosting terbaik agar website-mu cepat, aman, dan bisa diandalkan.

Jangan mau ketinggalan, Kevin Anggara aja udah memercayakan website-nya di Dewaweb nih. Yuk, klik di video berikut!

Kurang Peduli dengan Keamanan Website

Baik untuk keamanan informasi, pertukaran data yang terjadi di website hingga keamanan perangkat yang digunakan untuk mengelola website, kamu harus tetap waspada. Sebab, rata-rata pengguna internet di Indonesia masih belum sadar dengan pentingnya keamanan ketika berselancar di internet. Bagaimana tidak, kejahatan siber seperti phising atau spoofing saja masih sering terjadi.

ilustrasi hacker

Hal yang sama juga berlaku pada pengelolaan website. Jika kamu juga tidak peduli dengan keamanan, website-mu bisa saja lebih rentan di-hack atau diretas. Salah satu langkah yang bisa kamu lakukan adalah dengan memasang sertifikat SSL (Secure Sockets Layers) untuk mengamankan pertukaran data di website-mu.

Baca Juga: CSS Framework untuk Membantu Proses Desain Website

Simpulan

Banyak sekali aktivitas hacking yang mungkin terjadi pada sebuah website, beberapa alasan di atas bisa menjadi penyebabnya. Tapi, semoga dengan beberapa tips ringan yang diberikan di atas, bisa bermanfaat untukmu agar website kamu tidak terkena hack, ya.

Di Dewaweb, website-mu sudah otomatis akan lebih aman karena ada sistem backup data otomatis dan teknologi Imunify360 yang bisa mengurangi kemungkinan terjadinya hacking.

Demikian pembahasan tentang 7 alasan kenapa website-mu lebih mudah atau rentan terkena hack. Semoga kamu lebih berhati-hati dan peduli dengan keamanan digital ya. Jangan sungkan untuk meninggalkan ide-ide topik yang ingin kamu baca di blog Dewaweb. Semoga artikel ini bermanfaat, salam sukses online!