Apa itu Access Point? Pengertian, Fungsi dan Cara Kerjanya

Apa itu Access Point? Pengertian, Fungsi dan Cara Kerjanya

Istilah access point biasanya sering dijumpai pada beberapa kantor, rumah, sekolah, atau gedung-gedung bertingkat yang menggunakan jaringan nirkabel atau wireless. Sederhananya, access point adalah perangkat yang memiliki peran penting dalam konektivitas suatu internet.

Untuk jumlahnya sendiri, access point akan ditentukan tergantung dari ruang lingkupnya. Sebagai contoh, untuk rumah yang memiliki ruang lingkup kecil dan tidak terlalu luas, access point yang dibutuhkan hanyalah satu. Sedangkan ruang publik membutuhkan beberapa access point agar internet dapat bekerja dengan baik.

Supaya kamu dapat memahami lebih jelas pengertian dari access point, fungsi, cara kerja, dan keunggulannya, berikut Dewaweb sudah merangkum informasinya pada artikel di bawah ini.

Baca juga: 10 Cara Mudah untuk Cek Kecepatan Internet di HP dan PC

Pengertian Access Point

Access point adalah perangkat keras jaringan komputer yang menghubungkan piranti nirkabel dengan jaringan lokal menggunakan teknologi, seperti wifi, bluetooth, wireless, dan lain sebagainya.

Lebih lanjut, access point ini sendiri sering disebut dengan istilah wireless local area network (WLAN). Perangkat ini yang nantinya bermanfaat untuk mengirim dan menerima data yang berasal dari adapter wireless.

Menurut laman Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika, access point terdiri dari antena, transceiver, dan bertindak sebagai pusat pemancar serta penerima sinyal dari/untuk client server.

Namun perlu diingat bahwa access point tidak mengatur aliran data, seperti router. Sebab, access point hanya menyambungkan suatu perangkat yang mencoba untuk terhubung dengan jaringan berdasarkan benar atau tidaknya password yang diberikan.

Jadi, dengan keberadaan access point ini, sinyal wifi dapat menjangkau semua ruangan, walaupun banyak tembok serta sekat yang menghalangi. Dalam penerapannya, access point sendiri terbagi menjadi beberapa tipe, di antaranya:

  • Repeater mode
  • Bridge mode
  • Client mode
  • Wireless router mode
  • AP client router mode

Baca juga: Pengertian Internet Marketing dan Strategi Suksesnya

Fungsi Access Point

Access point juga memiliki berbagai macam fungsi yang berhubungan erat dengan jaringan internet. Fungsi-fungsi yang dimiliki access point ini tidak lepas dari antena dan transceiver yang dimilikinya. Lantas, seperti apa fungsi access point? Berikut informasi singkatnya, yakni:

  1. Penyebar sinyal internet kepada perangkat yang terhubung melalui gelombang radio.
  2. Penghubung antar jaringan lokal yang memakai kabel dengan jaringan, seperti wifi, wireless, bluetooth, dan lain sebagainya.
  3. Mengatur akses yang di suatu perangkat berdasarkan MAC address.
  4. Menggantikan fungsi hub yang menghubungkan jaringan lokal nirkabel dengan jaringan kabel.
  5. Memberikan fitur keamanan WEP dan WAP. Sebagai informasi, WEP adalah pengamanan jaringan nirkabel dengan otentikasi kecocokan kunci yang diberikan client pada access point. Sementara itu, WAP adalah metode keamanan yang dibuat untuk melengkapi metode WEP dengan menambahkan decryption.

Baca juga: 10 Cara Mempercepat Koneksi WiFi dengan Mudah, Wajib Tahu!

Cara Kerja Access Point

Access point bekerja saat ada perangkat yang mencoba mengakses jaringan. Pada umumnya, layar smartphone akan muncul tampilan yang berisi permintaan pengisian sandi. Setelah itu, access point akan mengatur agar perangkat tersebut bisa terhubung dengan cara mencocokan apakah sandi yang dimasukan ke access point sudah benar atau belum.

Usai sandi dimasukkan sudah benar, alamat IP ke perangkat pun dapat terhubung ke jaringan. Access point ini menyediakan koneksi antara jalur data sinyal radio frekuensi yang dibentuk oleh wifi dengan jalur data elektrik pada kabel ethernet. Selain itu, access point juga mengontrol akses, enkripsi data, toleransi kesalahan, serta manajemen jaringan.

Apabila terdapat perangkat client yang mencoba mengakses jaringan melalui access point, perangkat tersebut akan menentukan untuk tidak mengizinkan atau mengizinkan untuk terhubung dengan jaringan. Untuk melakukannya, access point akan menjalankan fitur kontrol pengaksesan yang dimilikinya. Pada kondisi ini, fitur keamanan access point akan bekerja.

Access point akan mengenkripsi sandi, memeriksa kecocokan sandi pada access point dengan sandi yang diberikan perangkat. Selanjutnya, access point akan berfungsi sebagai DHCP yang memberikan alamat IP untuk perangkat tersebut.

Baca juga: 10 Cara Mengatasi WiFi Menolak Akses di Perangkat Kamu

Perbedaan Router dan Access Point

Jika melihat pengertian dan fungsi access point yang disebutkan di atas, dapat diketahui bahwa perangkat ini mirip dengan router. Namun, apa perbedaan router dan access point? Berikut penjelasan singkatnya, yakni:

Wireless router adalah sebuah alat yang memiliki fungsi untuk meneruskan paket-paket dari sebuah network ke network lainnya baik itu sebuah jaringan LAN ke LAN atau LAN ke WAN, sehingga dapat berhubungan dengan host yang memiliki jaringan berbeda. Sedangkan access point adalah perangkat keras jaringan komputer yang menghubungkan perangkat nirkabel dengan jaringan lokal. Lebih jelas, berikut gambaran tabel yang membedakan router dan access point.

Router

Access Point

Wireless router dapat menjadi DHCP serverAccess point tidak dapat menjadi DHCP server
Wireless router dapat membelokkan paket data yang ditujukan ke server tertentu (port redirect)Access point tidak memiliki fasilitas port redirecting
Wireless router dapat memetakan port service yang ada di PC ke port yang berbeda (port forwarding)Access point tidak memiliki fasilitas port forwarding
Wireless router dapat digunakan untuk internet sharing atau akses ke beberapa komputerAccess point tidak dapat menggantikan sebuah server jaringan atau internet sharing
Wireless router dapat melakukan NAT yang mana IP Public internet dari ISP beda dengan IP lokal komputer dan NAT dapat dianggap seperti firewallAccess point tidak memiliki fitur NAT yang artinya tidak dapat menghubungkan 2 jaringan yang berbeda
Wireless router dapat melakukan traffic shapingAccess point tidak memiliki fitur traffic shaping

Baca juga: Mengenal Sistem Jaringan WPA2-PSK dalam Keamanan WiFi

Keunggulan Access Point

Tidak hanya memiliki banyak fungsi, access point juga memiliki banyak kelebihan daripada perangkat lainnya. Kira-kira apa saja keunggulan access point? Untuk informasi lebih jelas, berikut beberapa informasinya, di antaranya:

  1. Access point memungkinkan pengguna untuk tidak menggunakan PC yang berjalan 24 jam untuk melayani jaringan dengan software khusus
  2. Tingkat keamanan dalam access point yang lebih terjamah
  3. Apabila access point terkoneksi dengan banyak PC akan lebih mudah dalam melakukan pengaturan

Baca juga: Pengertian dan Cara Kerja Firewall pada Jaringan Komputer

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa access point adalah perangkat keras jaringan komputer yang menghubungkan piranti nirkabel dengan jaringan lokal menggunakan teknologi, seperti wifi, bluetooth, wireless, dan lain sebagainya.

Adapun beberapa fungsi dari access point, seperti penyebar sinyal internet kepada perangkat yang terhubung melalui gelombang radio, penghubung antar jaringan lokal yang memakai kabel dengan jaringan, seperti wifi, wireless, bluetooth, dan lain sebagainya.

Nah, bagaimana? Apakah kamu sudah memahami apa itu access point? Semoga artikel yang Dewaweb rangkum ini memberikan manfaat untuk kalian, ya.