Mengenal Apa itu Cloud Storage, Jenis dan Kelebihannya

Mengenal Apa itu Cloud Storage, Jenis dan Kelebihannya

Bagi para pengguna komputer, tentu pernah mengalami masalah dalam penyimpanan. Misalnya kapasitas penyimpanan yang cepat penuh, atau kesulitan mengakses file dari jarak jauh. Kini, masalah terkait penyimpanan bisa teratasi dengan cloud storage. Cloud storage adalah alternatif baru dalam dunia penyimpanan yang bisa digunakan.

Alternatif baru ini muncul di tengah-tengah pesatnya perkembangan internet. Cloud storage hadir untuk mengatasi permasalahan terkait penyimpanan. Berbagai manfaat yang tentu bisa membantu dan menguntungkan penggunanya bisa didapatkan dengan cloud storage.

Lalu, apa itu sebenarnya cloud storage? Temukan jawaban selengkapnya mengenai ruang penyimpanan awan ini beserta kelebihannya. Yuk simak sampai selesai!

Baca juga: Mengenal Cloud Computing: Pengertian, Jenis, dan Fungsinya

Apa Itu Cloud Storage?

Cloud storage adalah media penyimpanan berbasis online atau digital yang terhubung langsung dengan internet. Secara teknis, cloud storage memiliki cara kerja yang sama dengan penyimpanan pada umumnya. Hanya saja pada cloud storage, kita bisa mengelola file dari mana saja dan kapan saja selama kita terhubung ke internet.

Penyimpanan model baru ini merupakan inovasi baru di era yang sudah serba internet seperti sekarang ini. Cloud storage memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan penyimpanan berbasis offline seperti harddisk, flashdisk, cd/dvd drive.

Dengan menggunakan cloud storage, pemilik file juga dapat berbagi file dengan lebih mudah. Beberapa penyedia cloud storage bahkan sudah menyediakan fitur proteksi agar file yang dibagikan hanya bisa diakses oleh orang tertentu saja, misalnya.

Baca juga : Dewacloud PaaS: Cloud Platform Terbaik untuk Hosting Aplikasi & Environment Ruby

Cara Kerja Cloud Storage

Cara kerja cloud storage adalah dengan memanfaatkan koneksi internet untuk menghubungkan pemilik file ke media penyimpanan online. Dalam cloud storage, setidaknya terdapat satu server yang terhubung ke internet, kemudian server tersebutlah yang menghubungkan antara pengguna dan cloud storage.

Pengguna dapat mengirimkan file secara manual dan otomatis melalui internet ke server. Server tersebut kemudian akan meneruskan file-file tersebut ke beberapa server lainnya. Kemudian data yang sudah tersimpan kemudian dapat diakses melalui antarmuka berbasis website.

Cloud storage umumnya memiliki beberapa server. Hal ini untuk mengantisipasi adanya gangguan jika hanya tersedia pada satu server saja. Jika terjadi gangguan pada suatu server, maka data masih dapat di akses melalui server lainnya.

Seperti misalnya pada Dewacloud yang saat ini memberikan beberapa pilihan data center untuk menjalankan aplikasi dengan high availability cluster, uptime, dan performance yang maksimal. Semua data center memiliki standard Tier-3/Tier-4, ISO 27001, PCI DSS, dan memiliki koneksi bandwidth terbaik.

Baca juga : Wajib Tahu, Inilah 5 Fitur Rahasia Google Drive yang Jarang Diketahui Orang

Jenis-Jenis Cloud Storage

Sama seperti penyimpanan berbasis offline yang memiliki beberapa jenis pilihan seperti flash disk dan hard disk, cloud storage juga terdiri dari beberapa jenis. Berikut ini jenis-jenis cloud storage yang dapat kamu pilih sesuai kebutuhan kamu.

Public cloud storage

Public cloud storage adalah penyimpanan berbasis online yang isinya dapat diakses oleh siapa saja. Beberapa penyedia public cloud storage yang sudah terkenal yaitu Dewacloud, Amazon AWS Cloud Storage, Microsoft Azure Cloud Storage, and Google Cloud Storage.

Private cloud storage

Private cloud storage adalah penyimpanan berbasis online yang bersifat rahasia. Hanya beberapa orang saja (organisasi atau perusahaan) yang dapat mengaksesnya.

Penyimpanan jenis ini biasanya digunakan untuk memudahkan perusahaan dalam mengelola berkas file secara online namun tetap aman. Artinya hanya orang-orang dalam organisasi atau perusahaan tersebutlah yang dapat ikut mengelola.

Hybrid cloud storage

Hybrid cloud storage adalah kombinasi antara public dan private cloud storage. Hal ini supaya organisasi atau perusahaan dapat lebih leluasa dalam menentukan penyimpanan. Biasanya, data-data yang bersifat sensitif akan disimpan di private cloud storage. Sedangkan data yang kurang sensitif, akan disimpan di public cloud storage.

Baca juga : DHCP Server: Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Kelebihan Layanan Cloud Storage

Hemat biaya

Dengan menggunakan cloud storage, perusahaan tidak perlu membeli hardware untuk keperluan penyimpanan data. Kamu juga dapat menentukan kapasitas penyimpanan yang ingin disewa.

Dengan begitu, perusahaan akan lebih menghemat biaya karena hanya membayar biaya sewa yang nilainya tergantung pada kebutuhan besar kecilnya penyimpanan.

Baca Juga: Perbedaan Cloud Hosting dan Web Hosting Tradisional

Fleksibel

Pada cloud storage, pengelola dapat mengelola file dari mana saja dan kapan saja. Sehingga lebih fleksibel dalam pengelolaan data perusahaan.

Manajemen informasi

Dengan menggunakan cloud storage, pengelola dapat menerapkan sistem aksesibilitas pada suatu file. Misalnya, pada file tertentu yang bersifat sensitif hanya bisa diakses oleh orang tertentu saja pada perusahaan tersebut. Sehingga dengan begitu, informasi akan tersimpan lebih aman.

Baca Juga: Cloud Server Memberi Banyak Keunggulan pada Bisnis Anda!

Tertarik Menggunakan Cloud Storage?

Cloud storage adalah media penyimpanan berbasis online atau digital yang terhubung langsung dengan internet. Dengan berbagai keunggulan dan tingkat fleksibilitas yang tinggi, apakah kamu akan tertarik untuk menggunakan cloud storage?

Jika kamu ingin mulai mencoba menggunakan cloud storage, silahkan kunjungi Dewaweb untuk melihat berbagai pilihan cloud storage yang tersedia untuk kamu. Mulai dari cloud hosting, cloud vps, sampai cloud backup. Kamu juga bisa cek Dewacloud jika ingin menggunakan layanan platform cloud next generation. Semoga artikel ini bermanfaat, salam sukses online!