Apa itu Impression? Ini Pengertian & Cara Meningkatkannya!

Apa itu Impression? Ini Pengertian & Cara Meningkatkannya!

Selama ini, kita mengetahui bahwa impression adalah kesan atau pengaruh yang ditinggalkan oleh seseorang. Namun ternyata impression memiliki arti lain di bidang digital marketing. 

Dalam digital marketing, impression adalah matriks yang digunakan untuk mengukur jumlah berapa kali sebuah konten tampil di layar pengguna internet. 

Tidak hanya itu, impression juga mengukur seberapa banyak interaksi yang dilakukan oleh pengunjung ke konten yang kamu posting. Namun, perlu diingat impression berbeda dengan reach, fungsi dan cara kerjanya pun juga berbeda. 

Maka dari itu, artikel ini akan membantu menjelaskan mengenai apa itu impression, fungsi, cara kerja dan perbedaannya dengan reach. Simak sampai akhir ya! 

Baca juga: Mau Belajar Digital Marketing? Ini Panduan Lengkapnya!

Apa itu Impression?

Impression adalah jumlah berapa kali konten atau iklan tampil di layar pengguna internet. Namun, impression bukanlah berapa kali iklan di klik oleh pengguna, melainkan seberapa sering iklan tersebut muncul di konten dan berpotensi untuk dilihat oleh pengguna. 

Perolehan Impression sendiri dapat dihitung dari berbagai platform, seperti: 

  • Website: berupa iklan banner yang muncul disaat halaman website dibuka oleh pengunjung. 
  • Aplikasi: iklan yang muncul disaat pengguna melakukan streaming atau melakukan kegiatan di aplikasi tersebut. 
  • Email: berupa email promosi yang dikirimkan ke pengguna yang setuju untuk dikirimkan email. 
  • Sosial media: jumlah iklan yang tampil di postingan seperti di Instagram, Tiktok, Twitter, dan Facebook. 

Fungsi Impression 

Setelah mengetahui apa itu impression pasti kamu bertanya-tanya mengenai fungsi dari impression. Meski sering dianggap tidak penting, berikut beberapa fungsi impression, di antaranya: 

1. Meningkatkan brand awareness 

Dengan sering tampilnya iklan atau konten website kamu di layar pengguna, maka brand awareness juga akan semakin meningkat. Sebab, pengguna akan sering melihat iklan kamu dan teringat oleh konten iklan tersebut, terlebih lagi jika iklan kamu menarik dan nama website mudah diingat. 

2. Mengukur jangkauan audiens 

Pastinya kamu ingin iklan yang dipasang dilihat oleh banyak orang, maka dari itu impression bertugas untuk mengukur seberapa banyak orang yang melihat iklan tersebut. 

Dengan begitu, kamu bisa melihat apakah iklan tersebut sudah menjangkau jumlah audiens yang diinginkan atau belum. Jika belum, maka kamu bisa melakukan optimasi iklan atau konten agar bisa menjangkau audiens lebih luas lagi. 

3. Sebagai alat perbandingan

Kamu tentunya tidak ingin membuang anggaran dengan memasang iklan di platform yang sepi. Dengan menggunakan impression kamu dapat melihat jumlah iklan yang dilihat di platform yang berbeda-beda. 

Nantinya kamu bisa melakukan perbandingan dan memfokuskan iklan produk di platform yang paling efektif dan mendapat banyak audiens. 

Perbedaan Impression dan Reach 

Reach adalah jumlah angka yang menunjukkan berapa banyak audiens melihat iklan atau konten yang kamu buat, sedangkan impression adalah jumlah berapa kali iklan atau konten tampil di layar audiens. 

Impression sendiri tidak menghitung apakah audiens engage dengan konten atau iklan tersebut. Sedangkan reach menghitung jumlah berdasarkan jumlah engagement konten atau iklan tersebut. 

Satu orang bisa menghasilkan banyak impression jika melihat konten atau iklan tersebut berulang kali, namun reach hanya menghitung satu orang sebagai satu reach saja. 

Tipe-Tipe Impression 

Impression terdiri dari 2 tipe yaitu served impression dan viewable impression. Masing-masing dari tipe ini memiliki cara kerja yang berbeda yaitu: 

1. Served impression 

Served impression adalah tipe impression yang menghitung jumlah impression sebuah konten atau iklan secara organik. Tipe impression ini mudah untuk dihitung karena menggunakan data organik, namun untuk mengetahui dampak dari konten sendiri sangat sulit untuk dianalisis dan bahkan mustahil. 

Served impression juga menghitung iklan sesuai dengan berapa kali iklan ditampilkan, termasuk disaat iklan belum terload 100% atau bahkan saat pengguna menggunakan adblock. Itu sebabnya, iklan atau konten yang menggunakan served impression sulit untuk dianalisis. 

2. Viewable impression 

Viewable impression adalah tipe impression yang digunakan untuk menyempurnakan analisis karena dapat mengumpulkan data dari audiens. Impression tipe ini memiliki keakuratan yang sangat tinggi. Dikarenakan viewable impression mampu mendata konten atau iklan yang tidak dilihat oleh pengguna, yaitu seperti: 

  • Adanya penggunaan adblock 
  • Resolusi layar tampilan terlalu rendah 
  • Plug-in rusak dan iklan tidak muncul
  • Audiens menutup atau minimize tab browsernya
  • Tab yang muncul di bagian belakang tidak pernah diakses oleh audiens

Penggunaan viewable impression dapat memberikan kamu data yang akurat dan mendetail, dimana dapat digunakan untuk melakukan optimasi pada iklan atau konten. 

Cara Kerja Impression 

Ada dua cara yang dapat digunakan untuk mengukur biaya impression yang dibutuhkan yaitu dengan CPI atau CPM. Kedua metode ini memiliki cara kerja yang berbeda yaitu: 

  1. CPI (Cost Per Impression) adalah pengukuran biaya impression setiap kali konten ditayangkan ke audiens. Metode ini mengharuskan pengiklan membayar tiap kali iklan kamu tayang, berarti jika mendapatkan 5 impression maka pengiklan harus membayar biaya impression untuk 5 orang tersebut. 
  2. CPM (Cost Per Mille) adalah pengukuran biaya yang mengharuskan pengiklan membayar setiap kali konten mendapatkan 1.000 impression. Metode ini merupakan salah satu metode yang paling banyak digunakan oleh marketer online. 

Ada beberapa tools yang dapat kamu manfaatkan untuk menghitung nilai impression yang didapatkan. Contohnya adalah Instagram insight, Facebook insight, X insight, Google Analytics, Tiktok Analytics, dan sebagainya tergantung platform yang digunakan. 

Cara Meningkatkan Impression 

Ada banyak cara yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkan jumlah impression. Bagaimana caranya? Berikut informasinya! 

1. Mengoptimasi SEO 

Mengoptimasi SEO adalah hal utama yang harus dilakukan untuk meningkatkan jumlah impression. Mengapa demikian? Karena penggunaan SEO dapat membantu website untuk mendapatkan ranking tinggi di search engine. 

Semakin tinggi ranking yang website kamu dapatkan, maka jumlah iklan yang muncul pun juga akan semakin besar. Ini dapat membantu konten untuk mendapatkan jumlah impression yang tinggi. 

2. Membuat konten atau iklan yang menarik 

Konten dan iklan yang disajikan untuk audiens tentunya harus menarik. Kamu dapat membuat konten yang informatif atau membuat iklan yang menarik dan unik. Dalam pembuatannya, kamu bisa menambahkan visual dan menggunakan warna yang menarik saat dipandang. 

3. Menggunakan paid ads 

Pemasangan ads sendiri merupakan salah satu cara untuk meningkatkan impression secara non-organik. Kamu dapat memasang ads untuk konten kamu melalui GoogleAds, Instagram Ads, dan sebagainya sesuai platform yang digunakan. 

Pemasangan ads ini sendiri mampu membantu menjangkau lebih banyak audiens dan meningkatkan jumlah impression yang didapat. 

4. Menggunakan sosial media 

Tidak dipungkiri lagi bahwa sosial media merupakan salah satu platform pemasaran yang paling efektif, sebab penggunaannya yang fleksibel dan hampir digunakan seluruh pengguna internet. 

Social media seperti Instagram dan Facebook dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan impression dengan cara membuat postingan, reels, video, atau story yang menargetkan audiens yang diinginkan. 

Kesimpulan 

Impression adalah metrik yang berfungsi untuk menghitung jumlah konten atau iklan kamu yang tayang ke audiens. Adanya impression bertujuan untuk melihat apakah konten atau iklan yang kamu sajikan sudah mencapai target dan menjangkau jumlah audiens yang kamu inginkan. 

Namun, perlu diingat bahwa penggunaan impression bergantung pada kualitas konten atau iklan yang dibuat. Itu sebabnya, kamu perlu melakukan optimasi berdasarkan konten yang dibuat. Semoga artikel ini memberikan manfaat untuk kamu ya!