Apa itu Impression? Ini Pengertian & Bedanya dengan Reach!

Apa itu Impression? Ini Pengertian & Bedanya dengan Reach!

Impression adalah metrik penting dalam digital marketing yang memberikan wawasan tentang jumlah tayangan konten. Metrik ini mengukur seberapa sering konten atau iklan dilihat oleh audiens, yang pada gilirannya dapat membantu marketer untuk memahami efektivitas konten marketing yang mereka jalankan.

Mengutip laman Linkedin, impression dihitung setiap kali konten ditayangkan di layar pengguna meskipun tidak terjadi interaksi sama sekali. Sebagai contoh, sebuah iklan ditayangkan di platform tertentu dan dilihat oleh 250 orang, artinya iklan tersebut menerima 250 impression.

Ingin tahu lebih lanjut apa itu impression dan cara menghitungnya? Yuk, temukan jawaban selengkapnya di artikel ini. Selain pengertian, kami juga akan membahas tipe-tipe impression serta perbedaannya dengan reach.

Baca juga: Pengertian Leads & Jenis-Jenisnya dalam Digital Marketing 

Apa itu Impression?

Impression adalah jumlah tayangan suatu konten atau iklan kepada pengguna. Setiap kali konten muncul di layar pengguna, itu dihitung sebagai satu impression. Perolehannya dapat berasal dari berbagai platform, mulai dari email, website, media sosial, aplikasi, dan seluruh jaringan iklan lainnya.

Namun, perlu ditekankan bahwa metrik ini hanya mengukur jumlah penayangan konten saja, bukan keterlibatan pengguna. Artinya, impression tidak secara langsung menunjukkan seberapa tertarik pengguna terhadap konten, melainkan seberapa banyak peluang pengguna untuk melihat konten atau iklan.

Selain itu, digital marketing membuat pelacakan tayangan jauh lebih kuantitatif dibandingkan pemasaran konvensional (offline). Misalnya, penggunaan brosur atau papan reklame jelas tidak memiliki cara konkret untuk memperkirakan jumlah tayangan. Sebaliknya, digital marketing yang merupakan pemasaran berbasis online memberikan informasi jumlah tayangan secara nyata dan akurat.

Baca juga: 7 Tips Digital Marketing untuk Tingkatkan Engagement Website Kamu!

Tipe-Tipe Impression

Impression secara umum terdiri dari dua tipe, yakni served impression dan viewable impression. Masing-masing tipe dibedakan berdasarkan interpretasi dan cara pengukurannya. Supaya lebih paham, simak ulasannya di bawah ini.

1. Served Impression

Served impression merupakan standar pengukuran penayangan saat ini. Di mana, pengukuran jumlah tayangannya dihitung setiap kali konten berhasil dimuat di media sosial, halaman web, atau platform iklan lainnya, terlepas dari apakah konten tersebut benar-benar dilihat atau tidak. Bahkan, ketika pengguna menggeser layar melewati iklan tanpa melihatnya, ini sudah dihitung sebagai satu served impression.

2. Viewable Impression

Viewable impression adalah tipe yang menghitung jumlah tayangan konten jika 50% dari pikselnya terlihat di layar pengguna selama minimal satu detik. Para marketer lebih memilih metrik ini karena menawarkan cara yang lebih baik dalam mengukur tayangan dari orang sungguhan. Alhasil, informasi viewable impression memiliki akurasi tinggi dan dapat dipakai sebagai referensi dalam meningkatkan content delivery.

Baca juga: Apa itu Page View? Cara Meningkatkan Page View dengan Optimal

Bagaimana Cara Menghitung Impression?

Sebelum belajar cara menghitung impression, perlu diketahui bahwa ada beberapa faktor yang memengaruhi jumlah tayangan. Sebut saja seperti penempatan iklan, kualitas konten, target audiens, alokasi budget, kompetisi, dan frekuensi iklan. Semua itu berperan penting dalam menentukan seberapa sering iklan atau konten ditampilkan kepada pengguna.

Selain itu, dalam mengukur impression, ada dua metrik utama yang sering kali digunakan dalam digital marketing, yakni Cost per Impression (CPI) dan Cost per Mile (CPM). Kedua metrik ini membantu para marketer memahami biaya yang perlu dikeluarkan untuk tayangan iklan yang mereka buat.

  • Cost per Impression (CPI)

Cost per Impression (CPI) adalah biaya yang harus dibayar setiap kali iklan ditayangkan kepada pengguna. Contohnya,  kamu menghabiskan Rp2 juta untuk mengiklankan suatu produk dan menghasilkan 200 ribu impression. 

  • Cost per Mile (CPM)

Cost per Mile (CPM) adalah biaya yang harus dibayar setiap kali iklan menerima seribu impression. Contohnya, kamu mengeluarkan biaya Rp1 juta untuk kampanye iklan dan menghasilkan 200 ribu impression.

Baca juga: Mengenal Cost Per Impression & Cara untuk Menghitungnya

Perbedaan Impression dan Reach

Impression dan reach adalah dua metrik yang sama-sama penting dalam digital marketing. Keduanya digunakan untuk mengukur keberhasilan kampanye online dengan memberikan informasi berharga tentang kinerja konten atau iklan. Hal ini memungkinkan marketer memahami seberapa luas kampanye menjangkau audiens target serta mengevaluasinya untuk melakukan penyesuaian yang diperlukan.

Lantas, apa perbedaan reach dan impression? Simak jawabannya di bawah ini.

Impression

Impression adalah metrik yang mengukur jumlah tayangan suatu konten atau iklan. Setiap kali iklan muncul di layar perangkat pengguna, itu dihitung sebagai satu impression.

Berikut adalah inti dari impression:

  • Mencatat seluruh jumlah tayangan meskipun berasal dari pengguna yang sama.
  • Mengukur seberapa sering iklan muncul di layar pengguna.
  • Tidak memberikan informasi tentang keterlibatan pengguna.
  • Cocok untuk kampanye yang bertujuan untuk meningkatkan visibilitas dan brand awareness.

Reach

Reach adalah metrik yang mengukur jumlah tayangan konten atau iklan yang berasal dari pengguna unik. Misalnya, sebuah iklan dilihat oleh 500 orang berbeda dan setiap orang melihat iklan tersebut sebanyak tiga kali. Dalam kasus ini, reach yang diperoleh adalah 500, sedangkan impression-nya adalah 1500.

Berikut adalah inti dari reach:

  • Hanya menghitung tayangan yang berasal dari pengguna unik.
  • Mengukur seberapa luas kampanye mencapai audiens target unik.
  • Mengukur jumlah audiens unik yang mungkin berinteraksi dengan konten atau iklan.
  • Cocok untuk kampanye yang bertujuan untuk menjangkau audiens target lebih luas.

Baca Juga: Apa itu Performance Marketing? Ini Pengertian & Strateginya

Sudah Paham Apa itu Impression?

Impression adalah metrik yang menghitung jumlah tayangan konten/iklan yang dimuat di layar perangkat pengguna. Metrik ini berfungsi untuk mengukur seberapa sering iklan ditampilkan dan seberapa luas eksposur kampanye. Dengan memahami data impression, strategi digital marketing dapat dioptimalkan lebih baik lagi, terutama dalam meningkatkan visibilitas dan brand awareness.

Terlepas dari itu, bagi yang tertarik dengan digital marketing, kamu bisa eksplor artikel informatif lainnya di blog Dewaweb. Di sini, kamu bisa menemukan tips, tren, dan informasi terbaru seputar pemasaran digital yang mencakup Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Social Media Marketing (SMM), dan banyak lagi.