Apa itu Layout Website? Penjelasan, Elemen dan Contohnya

Apa itu Layout Website? Penjelasan, Elemen dan Contohnya

Jika kamu seseorang yang berkutat di dunia desain, tentu istilah layout website sudah tidak asing lagi didengar. Secara sederhana, layout adalah tata letak. Jadi dalam dunia desain, layout website dibutuhkan untuk menciptakan tata letak antara teks dan gambar agar lebih mudah untuk dipandang mata.

Untuk menciptakan layout tersebut, ada beberapa elemen yang diperlukan di dalamnya, seperti teks, gambar, bentuk, garis, ruang putih, dan lain sebagainya. Tidak hanya elemen-elemen tersebut, dalam layout juga terdiri dari beberapa bagian, mulai dari header, content, sidebar, hingga footer.

Ingin mempelajari lebih banyak tentang layout website? Simak informasinya pada artikel yang sudah Dewaweb rangkum untuk kamu.

Baca juga: Post Grid: Plugin Layout Grid WordPress

Pengertian Layout Website

Apa itu layout? Layout adalah tata letak dari elemen-elemen desain terhadap suatu bidang dalam media tertentu untuk mendukung konsep atau pesan yang dibuat. Adapun fungsi dan tujuan dari layout adalah untuk menyajikan berbagai elemen, seperti teks dan gambar yang mampu berkomunikasi.

Dengan begitu, seseorang yang melihat tata letak tersebut bisa mudah memahami informasi yang diberikan. Dalam membuat desain layout, ada beberapa poin yang perlu ditekankan. Jika layout tidak terbaca dengan baik oleh para pembacanya, desain layout bisa dikatakan tidak efektif.

Untuk membuat layout website tersebut semakin efektif, ada beberapa elemen-elemen yang perlu ada di dalamnya. Supaya memahami lebih jelas, berikut elemen pada desain layout adalah:

  • Teks (Text)
  • Gambar (Image)
  • Garis (Line)
  • Bentuk (Shape)
  • Ruang Putih (White Space)

Baca juga: 50 Tema WordPress Gratis Terbaik untuk Websitemu

Unsur Layout Website

Selain elemen-elemen di dalamnya, layout website juga harus mengandung beberapa unsur di dalamnya, mulai dari header, navigation, sidebar, hingga footer. Supaya bisa memahami perbedaan unsur-unsur layout website, berikut penjelasan singkatnya, yakni:

Header

Pada bagian header, perancang layout bisa mengisi bagian tersebut dengan logo website, navigasi website, ikon media sosial, hingga menu pencarian.

Navigation

Navigation/navigasi dapat diartikan sebagai petunjuk. Dalam sebuah website, navigation dapat berisikan menu yang tampil di atas halaman website hingga menu-menu pendukung lain yang biasanya berada di bawah website.

Content/Body

Lebih lanjut, ada unsur content/body yang biasanya diisi dengan informasi produk, fitur produk, dan deskripsi produk yang sedang dijual.

Sidebar

Unsur lainnya adalah sidebar. Sebetulnya unsur ini sudah mulai tidak digunakan lagi oleh para perancang layout. Hal tersebut karena sidebar hanya akan membuat tampilan website menjadi kurang menarik.

Kendati demikian, sidebar masih digunakan pada beberapa halaman artikel yang nantinya akan diisi dengan informasi produk, produk paling populer, hingga navigasi tambahan.

Footer

Unsur terakhir adalah footer. Pada bagian footer, perancang layout akan membaginya menjadi 2 hingga 4 bagian. Bagian pertama, yakni logo dan deskripsi singkat website. Bagian kedua, informasi kontak. Bagian ketiga, diisi dengan ikon media sosial. Dan, bagian keempat, diisi dengan navigasi tambahan pada website.

Baca juga: 13+ Website untuk Buat Desain Logo Online Terbaik, Gratis!

Tujuan Pembuatan Layout Website

Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya, layout website bermanfaat untuk mempermudah penyampaian informasi untuk para pembacanya. Namun, apakah ada tujuan pembuatan layout website lainnya? Berikut informasi lebih lengkapnya, yakni:

  • Memastikan bahwa pesan yang ingin disampaikan pada halaman website dapat tersampaikan dengan baik kepada audiens.
  • Membuat tampilan website lebih menarik.
  • Memudahkan audiens atau pengunjung website melakukan action sesuai yang diharapkan.
  • Menyederhanakan perbaikan apabila mengalami kerusakan pada website.
  • Mengurangi kebingungan dalam proses pembuatan website.
  • Mempersingkat waktu pembuatan website agar semakin efektif dan cepat.

Baca juga: 12+ Plugin Instagram Terbaik untuk Website WordPress Kamu

Contoh Layout Website

Supaya penerapan layout website dapat tersusun dengan baik dan tertata, berikut beberapa contoh layout website yang bisa dijadikan sebagai referensi. Kamu juga bisa membaca artikel ‘15 Desain Website Layout Inspiratif yang Menarik Pengunjung’ untuk mencari referensi layout yang lainnya.

Contoh 1

contoh layout website - 1

Contoh 2

contoh layout website - 2

Contoh 3

contoh layout website - 3

Baca juga: 10 Contoh Landing Page Menarik untuk Tingkatkan Konversi

Prinsip Desain Layout Website

Dalam desain grafis, ada beberapa prinsip desain layout yang harus diterapkan. Dengan begitu, tujuan pembuatan layout yang ada di atas dapat terealisasikan dengan baik. Lantas, apa saja prinsip desain layout? Berikut informasi lebih jelasnya, yakni:

Hierarki

Prinsip hierarki ini mengacu pada urutan kepentingan elemen dalam layout. Cara pertama untuk membuat hierarki yakni melalui ukuran, kemudian kontras, lalu penempatan elemen.

Keseimbangan

Selain hierarki, ada juga prinsip keseimbangan dalam layout. Keseimbangan ini secara tidak langsung dapat menarik bagi mata manusia. Maka itu, ciptakan layout yang seimbang dengan menggabungkan simetri, asimetri, hingga simetri radial.

Perataan (alignment)

Dalam pembuatan layout, ada dua jenis perataan, yakni perataan tepi dan perataan tengah. Perataan tepi ialah perataan saat elemen disejajarkan ke tepi atas, bawah kiri, atau kanan tata letak. Sementara itu, perataan tengah efektif untuk bagian teks yang lebih kecil, seperti judul atau uraian, gambar, ikon, dan visual lainnya.

Kedekatan

Kedekatan dalam layout mengacu pada elemen yang diposisikan bersama atau terhubung secara visual. Adanya kedekatan ini penting untuk memberi tahu elemen mana yang memiliki keterkaitan satu sama lainnya.

Ruang (space)

Prinsip yang terakhir adalah ruang atau space. Pada layout, ruang bermanfaat untuk membantu memisahkan dan mengatur elemen yang berbeda. Ketika membuat layout, pastikan bahwa elemen yang berbeda memiliki ruang kosong untuk menghindari banyaknya elemen dalam satu layout.

Baca juga: Cara Mempercepat Loading Website dan Blog dengan Mudah

Penutup

Layout adalah tata letak dari elemen-elemen desain terhadap suatu bidang dalam media tertentu untuk mendukung konsep atau pesan yang dibuat. Adapun tujuan-tujuan dari layout adalah memastikan bahwa pesan yang ingin disampaikan pada halaman website dapat tersampaikan dengan baik kepada audiens.

Untuk mencapai tujuan tersebut, tata letak yang diciptakan harus memenuhi berbagai macam prinsip, di antaranya hierarki, kedekatan, keseimbangan, perataan, hingga ruang (space). Nah, bagaimana, kamu sudah paham tentang layout website? Semoga artikel ini dapat membantu kamu, ya.