Apa itu Subdomain? Yuk, Simak Pengertian, Fungsi, & Cara Membuatnya!

Apa itu Subdomain? Yuk, Simak Pengertian, Fungsi, & Cara Membuatnya!

Subdomain adalah bagian dari domain utama yang mengkategorikan jenis konten tertentu di dalam sebuah website, seperti blog, artikel, kanal, dan lain sebagainya. Sederhananya, domain utama adalah “keseluruhan”, sedangkan subdomain merupakan “bagian-bagian” di dalamnya.

Bayangkan domain sebagai sebuah kampus besar yang memiliki berbagai gedung. Nah, subdomain dianalogikan sebagai gedung-gedung seperti perpustakaan, lab, dan aula yang memiliki fungsi serta kegunaannya masing-masing, tetapi semuanya masih berada di dalam kampus yang sama.

Lalu, sebenarnya apa itu subdomain dan fungsinya bagi website? Yuk, temukan jawabannya di artikel ini. Kami juga akan memberikan panduan tentang cara membuatnya dengan mudah melalui cPanel. Simak sampai akhir, ya!

Baca Juga: Mengenal Apa itu Domain, Fungsi, dan Jenis-Jenisnya

Apa itu Subdomain?

Subdomain adalah bagian dari domain yang biasanya terletak di awal/depan domain utama. Ini berfungsi untuk memisahkan halaman dengan jenis konten tertentu dalam sebuah situs. Misalnya, “studio.youtube.com” dan “ads.youtube.com”.

Meskipun memiliki domain utama yang sama, yakni “youtube.com”, namun kedua halaman tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Di mana, studio.youtube.com untuk mengelola konten dan channel, sedangkan ads.youtube.com untuk layanan iklan. 

Jadi, subdomain digunakan untuk mengklasifikasikan jenis konten/produk/layanan yang berbeda agar tidak tercampur berantakan.

Akan tetapi, banyak orang sering kali menganggap bahwa subdomain itu sama dengan subdirektori. Padahal, keduanya merupakan hal yang berbeda dan bisa dilihat sekilas pada URL-nya. Jika subdomain terletak di awal, maka subdirektori terletak di akhir/belakang slash (/). Berikut contoh keduanya:

  • blog.websitekamu.com (subdomain)
  • websitekamu.com/blog (subdirektori)

Sama halnya domain, subdomain juga merupakan alamat unik yang hanya dapat digunakan oleh satu website saja. Nah, untuk memastikan ketersediaan domain dan subdomain, kamu bisa cek dan beli domain murah di Dewaweb.

Baca Juga: Memahami Perbedaan Domain dan Subdomain Serta Contohnya

Fungsi Subdomain

Subdomain pada dasarnya berfungsi untuk mengelola dan mengatur konten website. Lebih dari itu, subdomain juga memiliki fungsi lain yang mencakup hal-hal berikut:

  • Meluncurkan versi website untuk wilayah berbeda: Subdomain memungkinkan kamu merilis versi lain situs web dengan bahasa yang berbeda. Misalnya, kr.example.com untuk korea, id.example.com untuk Indonesia, dan my.example.com untuk Malaysia.
  • Membuat website versi mobile: Kamu dapat meluncurkan website versi khusus perangkat mobile guna mengoptimalkan fungsi dan tampilannya menggunakan subdomain. Ini sudah dipraktikkan oleh Youtube dan Facebook yang memiliki website khusus dengan URL “m.youtube.com” dan “m.facebook.com”.
  • Pengelolaan website lebih efektif: Kamu dapat membuat subdomain untuk memetakan konten/halaman khusus, seperti dokumentasi, FAQ, blog, produk, layanan, dan lain sebagainya.
  • Menguji website baru: Dengan subdomain, kamu dapat memodifikasi atau merancang ulang situs tanpa mempengaruhi website utama.
  • SEO: Dari segi SEO (Search Engine Optimization), subdomain memungkinkan website muncul di hasil pencarian secara terpisah dari domain utamanya. Ini dapat membantu meningkatkan visibilitas serta mengarahkan lebih banyak trafik menuju website.

Baca Juga: Wildcard SSL Amankan Domain dan Subdomain, Cocok Untukmu?

Cara Membuat Subdomain

Setelah memahami apa itu subdomain beserta fungsinya, sekarang saatnya untuk mengetahui cara membuat subdomain. Proses pembuatannya tidak terlalu rumit, kok. Kamu bisa membuatnya dengan cepat melalui cPanel. Berikut langkah-langkahnya:

Langkah 1: Masuk ke cPanel terlebih dahulu.

Langkah 2: Di dashboard cPanel, pilih menu Domain.

cara membuat subdomain adalah - masuk ke cpanel

Langkah 3: Di halaman berikutnya, klik tombol Create A New Domain.

klik create a new subdomain

Langkah 4: Ketikkan subdomain yang ingin dibuat pada kolom Domain, kemudian klik Submit.

cara membuat subdomain - klik submit

Langkah 5: Tunggu beberapa detik hingga subdomain berhasil dibuat. Jika berhasil, kamu akan dibawa kembali ke menu Domain dan muncul pemberitahuan seperti gambar berikut.

subdomain adalah

Selamat! Kamu sudah berhasil membuat subdomain baru.

Baca Juga: Apa itu cPanel? Ini Pengertian dan Fungsinya dalam Website

Penutup

Subdomain adalah bagian dari domain utama yang berfungsi untuk memisahkan dan mengatur konten tertentu pada website. Kamu dapat menggunakannya untuk membangun situs web khusus perangkat mobile, website uji coba, blog, halaman khusus produk atau layanan, website dengan bahasa berbeda, dan banyak lagi.

Cara membuatnya pun sangat mudah. Namun, untuk membuatnya, kamu harus punya domain utama terlebih dahulu. Beruntungnya, Dewaweb menyediakan domain murah dan terpercaya se-Indonesia untuk memenuhi keperluan website-mu, baik bisnis, portfolio, company profile, blog pribadi, dan segala jenis situs lainnya.

Semoga penjelasan tentang di atas dapat membantu kamu memahami apa itu CMS, contoh, dan manfaatnya. Jika kamu butuh diskusi lebih lanjut tentang bagaimana cara membuat judul artikel yang menarik, cara meningkatkan ranking website, dan seputar SEO, kamu bisa bergabung dalam Grup Telegram DailySEO. Supaya lebih maksimal, kamu juga bisa membaca informasi terkini seputar SEO di halaman DailySEO.