dewaweb-blog-mengenal-pendiri-microsoft-bill-gates

Anda pasti mengenali sosok orang terkenal di bidang IT yang satu ini? Pernah mendengar nama Microsoft? Ada sosok jenius dibalik brand terkenal itu. Anda mungkin sudah mengetahui Bill Gates adalah orangnya. Bill Gates banyak diberitakan sebagai sosok yang rendah hati, murah hati dan tentunya sukses. Anda mungkin juga ingin tahu bagaimana ia bisa sampai di puncak kesuksesan seperti saat ini. Mari kenali lebih dalam pendiri Microsoft ini!

Siapa Bill Gates?

Inilah biografi Bill Gates! Ia memiliki nama asli William Henry Bill Gates III. Ia merupakan seorang investor, pebisnis dan juga penulis yang berasal dari negeri Paman Sam. Sebelumnya, ia menjabat sebagai CEO hingga akhirnya diangkat menjadi ketua dari perusahaan bernama besar Microsoft. Microsoft punya jangkauan internasional, termasuk Microsoft Indonesia.

Perusahaan itu bergerak di bidang pengembangan dan pendistribusian perangkat lunak (software). Ia mendirikan perusahaan ini bersama dengan temannya Paul Allen. Kemudian Gates berhasil mendapat peringkat secara konsisten di antara jajaran orang-orang sukses yang berharta banyak lainnya di dunia.

Selama masa-masa karirnya di perusahaan ternama tersebut, Gates tak hanya menjabat sebagai CEO dari perusahaan. Ia juga merupakan kepala arsitek/pembangunan dari perangkat lunak (software) yang ada. Ia juga menjadi pemilik saham perorangan dengan jumlah terbesar. Setidaknya ada lebih dari 8 % saham umum dari perusahaan itu.

Kami juga sempat menyebutkan ia merupakan penulis buku. Buku-bukunya sangat inspiratif, tak kalah dengan sosok yang kerap disebut massa sebagai kompetitornya yaitu Steve Jobs.

Anda mungkin juga tertarik untuk membaca:

Mengenal Pendiri Apple, Steve Jobs

Selain memiliki berbagai macam pengalaman di bidang bisnis, ia pun tak lupa membagikan harta yang ia miliki pada sesama. Tak hanya itu, Microsoft sendiri telah menyumbang sekian banyak ilmu pada masyarakat secara gratis melalui berbagai program edukasi yang dijalankan.

Download Gratis eBook Sukses Online Dewaweb

Di akhir-akhir masa karirnya, Gates membuka berbagai usaha ataupun bisnis yang tergolong filantropis. Ia kerap memberikan sejumlah uang yang cukup banyak dan menyalurkannya ke berbagai organisasi amal ataupun sosial yang ada. Ia juga memberikan sumbangsihnya bagi program-program penelitian ilmiah, salah satunya melalui Bill and Melinda Gates Foundation yang memang didirikan atas namanya sendiri, di tahun 2000.

Penghargaan yang diraih Bill Gates

Dengan riwayat karirnya yang bisa dibilang cemerlang, tak heran jika Gates mendapatkan berbagai penghargaan terkait. Apa saja? Mari kita simak berikut ini!

Pada tahun 1987, Gates secara resmi dinobatkan sebagai miliarder di media kalangan pebisnis ternama yaitu Forbes. Ia mendapat predikat sebagai “400 Richest People in America”. Penobatan ini terjadi hanya beberapa hari sebelum ulang tahunnya yang ke-32.

Sebagai seorang miliarder independen termuda di dunia, Gates punya kekayaan yang mencapai angka $ 1,25 M. Jumlah ini jauh sekali lebih banyak dibanding angka kekayaannya setahun sebelumnya yaitu $ 900. Sejak tahun 1993 hingga tahun 2007,  Gates terus-menerus dinobatkan menjadi orang terkaya di dunia dengan total terbesar mencapai $ 101 M.

Ulasan Biografi Bill Gates dari Dewaweb

Walaupun begitu, ia sempat mengalami penurunan harga saham di tahun 2000. Hal ini terkait dengan kasus ekstensi domain (dot) (com).

Kemudian pada tahun 2010, Gates akhirnya dikalahkan oleh seorang beretnis Taipan Meksiko bernama Carlos Slim Helu di tahun-tahun berikutnya hingga sekarang sampai ia menempati kembali urutan yang pertama.

Baca juga profil pendiri Facebook dan Google:

Mengenal Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg

Mengenal Para Pendiri Google

Kata-Kata Motivasi dari Bill Gates

Anda pasti juga ingin membaca berbagai kata-kata motivasi dari Gates yang bisa mendorong Anda lebih maju dalam berbisnis. Kami akan memberikan 20 diantaranya yang telah kami kutip dan terjemahkan khusus bagi Anda. Mari simak lebih lanjut!

1. “Patience is a key element of success.”

Kesabaran merupakan kunci dari kesuksesan.

2. “Success is a lousy teacher. It seduces smart people into thinking they can’t lose.”

Kesuksesan merupakan guru yang sebenarnya buruk. Kesuksesan bisa menggoda orang-orang pandai untuk berpikir kalau mereka tidak bisa terkalahkan.

3. “It’s fine to celebrate success, but it is more important to heed the lessons of failure.”

Merayakan kesuksesan tidaklah jadi suatu masalah, tetapi jauh lebih penting untuk memerhatikan pelajaran apa yang didapat dari kegagalan itu.

4. “People always fear change. People feared electricity when it was invented, didn’t they?”

Orang-orang selalu takut dengan perubahan. Bukankah orang-orang merasa takut pada listrik ketika listrik baru saja ditemukan?

5. “If you can’t make it good, at least make it look good.”

Jika Anda tidak dapat membuat sesuatu jadi baik, paling tidak coba buat hal itu terlihat baik.

6. “I have been struck again and again by how important measurement is to improving the human condition.”

Saya telah berkali-kali dihantam oleh bagaimana pentingnya pengukuran dalam meningkatkan kondisi manusia.

7. “If I’d had some set idea of a finish line, don’t you think I would have crossed it years ago?”

Jika saya sudah punya ide dalam mencapai garis akhir, tidakkah Anda berpikir saya seharusnya sudah melewati garis itu sejak bertahun-tahun lalu?

8. “We always overestimate the change that will occur in the next two years and underestimate the change that will occur in the next ten. Don’t let yourself be lulled into inaction.”

Kita selalu menimbang-nimbang terlalu tinggi bagaimana perubahan yang akan terjadi dalam 2 tahun kedepan dan kita meremehkan perubahan yang bisa terjadi dalam 10 tahun kedepan. Jangan biarkan diri Anda terbuai dalam kelambanan seperti itu.

9. “To win big, you sometimes have to take big risks.”

Untuk menang besar, terkadang Anda harus bisa ambil risiko yang besar juga.

10. “We’ve got to put a lot of money into changing behavior.”

Kita harus keluarkan banyak sekali uang untuk mengubah tingkah laku atau kebiasaan.

11. “Of my mental cycles, I devote maybe 10% to business thinking. Business isn’t that complicated. I wouldn’t want that on my business card.”

Saya pahami dari siklus/sistem mental saya, saya mencurahkan sekitar 10%-nya untuk memikirkan bisnis. Bisnis sebenarnya tak sesulit itu. Saya tidak bakal mau menuliskan itu di kartu nama saya.

12. “I choose a lazy person to do a hard job. Because a lazy person will find an easy way to do it.”

Saya memilih orang yang malas untuk mengerjakan suatu pekerjaan berat. Karena orang yang malas itu bisa mencari cara termudah dalam mengerjakannya.

13. “Television is not real life. In real life people actually have to leave the coffee shop and go to jobs.”

Televisi bukan kehidupan nyata. Dalam kehidupan nyata orang-orang harus tinggalkan kedai kopi dan pergi kerja.

14. “Life is not fair – get used to it!”

Hidup ini memang tidak adil, biasakanlah diri Anda!

15. “If geek means you’re willing to study things, and if you think science and engineering matter, I plead guilty. If your culture doesn’t like geeks, you are in real trouble.”

Jika menjadi seorang kutu buku itu artinya Anda mau memelajari berbagai macam hal, dan jika Anda berpikir bahwa sains dan teknik punya pengaruh besar, saya mengaku salah. Jika budaya Anda tidak menyukai si kutu buku, Anda sedang dalam masalah besar.

16. “Don’t compare yourself with anyone in this world. If you do so, you are insulting yourself.”

Jangan coba membandingkan diri Anda dengan siapapun di dunia ini. Jika Anda melakukan itu berarti Anda sedang menghina diri sendiri.

17. “As we look ahead into the next century, leaders will be those who empower others.”

Ketika kita membayangkan ke abad selanjutnya, orang yang akan menjadi pemimpin yaitu mereka yang mampu mengembangkan orang lain.

18. “‘I don’t know’ has become ‘I don’t know yet’.”

‘Saya tidak tahu’ bisa menjadi ‘saya belum tahu’.

19.“I really had a lot of dreams when I was a kid, and I think a great deal of that grew out of the fact that I had a chance to read a lot.”

Saya memiliki banyak sekali impian ketika masih anak-anak, dan saya pikir yang terbaik dari hal itu muncul dengan fakta bahwa saya punya peluang untuk lebih banyak membaca.

20. “Your most unhappy customers are your greatest source of learning.”

Klien/pelanggan Anda yang paling tidak senang adalah sumber pembelajaran yang terbaik.