cara-mengatasi-your-connection-is-not-secure-saat-buka-website-dewaweb-blog

Cara Mudah Mengatasi Your Connection is Not Secure

Mungkin kamu pernah mencoba membuka sebuah website dan mendapat pesan Your Connection is Not Secure. Apa sebenarnya arti dari pesan ini? Kenapa kamu mendapatkan pesan ini? Lalu bagaimana cara mengatasinya? Nah, di artikel kali ini kami akan membahas semua pertanyaan di atas.

Apa Arti dari Your Connection is Not Secure?

Pesan “Your Connection is Not Secure” menandakan adanya SSL error atau masalah pada sistem sertifikat keamanan website. SSL atau secure sockets layer adalah salah satu indikator yang digunakan oleh perangkatmu untuk memastikan apakah website yang dikunjungi memiliki perlindungan privasi dan keamanan data.

Jadi, ketika sebuah website terdeteksi tidak memiliki SSL, maka secara otomatis browser atau program antivirus di perangkatmu akan menutup akses menuju halaman tersebut.

kamu bisa kunjungi Dewaweb untuk beli SSL murah yang berkualitas.

Baca juga: Panduan Lengkap Terbaru Sertifikat SSL (SSL Certificate)

Cara Mengatasi Your Connection is Not Secure

Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi masalah Your Connection is Not Secure pada Google Chrome, Firefox, Safari atau browser lainnya:

  1. Hapus Data Pencarian
  2. Gunakan Private Mode/Incognito Mode
  3. Periksa Pengaturan Tanggal
  4. Non-aktifkan Fitur SSL Scan pada Antivirus
  5. Hapus File Cert8.db
  6. Scan Perangkat dengan Software Anti-Malware
  7. Restart Router
  8. Menghapus Pesan Error pada URL di Google Chrome

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk mengatasi your connection is not secure.

1. Hapus Data dan Riwayat Pencarian

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menghapus browsing history di browser kamu.

  • Masuk ke menu browser
  • Pilih history dan clear browsing data
  • Kemudian pilih all dan klik tombol clear

Setelah itu, masuk ke pilihan settings dan coba cari bagian change proxy. Buka tab security and privacy kemudian pilih level medium. Setelah itu, tutup browser kamu dan buka kembali. Coba akses kembali website yang tadi kamu buka, dan lihat apakah masih menampilkan pesan “Your Connection is Not Sure”.

Pada dasarnya, saat kamu menelusuri internet dan mengunjungi website, kamu mengunduh salinan dari konten website tersebut ke perangkatmu. Jadi ketika kamu membuka website yang sama, web browser akan menggunakan konten salinan tersbut ini agar website dapat dimuat lebih cepat untuk kamu — hal ini juga dikenal dengan istilah caching.

Baca juga: Penjelasan Caching dan Jenis-Jenisnya

Proses caching akan membuat waktu memuat halaman lebih cepat, tetapi dapat memblokir hard disk kamu dengan file sementara yang tidak dibutuhkan. Ada kemungkinan untuk menyingkirkan file-file ini bersama dengan data browsing seperti history, download history, cookies bersama dengan file lain untuk menyediakan ruang drive.

2. Akses Website dengan Private/Incognito Mode

File data digunakan oleh komputer kamu untuk berbagai tujuan. Mulai dari menyimpan history website yang kamu kunjungi sampai menyimpan berbagai preference di file small text yang diketahui sebagai cookies.

Incognito mode menghapus kebanyakan komponen data pribadi agar mereka tidak tersimpan saat kamu menutup browser. Saat kamu mengakses website dengan menggunakan private mode, tidak ada yang bisa melihat aktivitas kamu. Tetapi data bookmarks dan download kamu akan tetap tersimpan.

Private mode tidak menyimpan cookies, data website, browsing history, dan informasi yang kamu masukkan ke formulir.

Oleh karena itu, jika kamu menerima pesan Your Connection is Not Secure, coba akses kembali websitenya dengan private mode. kamu bisa dengan mudah melakukan ini dengan menekan tombol Ctrl + Shift + P di keyboard. Semua tab baru di private window juga akan dibuka tetap private.

Baca juga: Cara Mengamankan Website WordPress

3. Matikan Sementara Fitur SSL Scanning Antivirus

Cara lain yang bisa kamu lakukan adalah dengan menon-aktifkan fitur scanning protocol SSL yang ada pada setting-an antivirus kamu. Langkah ini sebenarnya lebih digunakan untuk melihat apakah masalah ini muncul karena antivirus dan konflik data enskripsi.

Jika memang setelah kamu mematikan scanning protocol SSL dan kamu bisa mengakses kembali website kamu, berarti ini memang masalahnya. Tetapi, masih ada yang harus kamu lakukan. Coba hapus history browsing firefox kamu. Selain itu, coba install versi terbaru Mozilla Firefox, software anti-virus, dan operating system (OS) nya sendiri.

Setelah kamu menyelesaikan semua langkah di atas, coba nyalakan kembali scanning protocol SSL kamu di setting antivirus.

4. Cek Tanggal dan Waktu (Date and Time)

Jika kamu percaya bahwa website yang kamu akses aman, kamu mungkin bisa mengecek setting tanggal dan waktu pada windows kamu karena mungkin saja sertifikat keamanan website tersebut sudah melewati masa berlaku.

Jika tanggal dan waktunya salah, Mozilla Firefox dapat mengira bahwa sertifikat keamanannya sudah expire. Kalau memang ini yang terjadi, maka kamu perlu mengupdate settings tanggal dan waktu kamu.

Kalau setting tanggal dan waktu kamu ada pada “set time automatically”, coba matikan. Kemudian atur tanggal dan waktunya secara manual. Setelah itu, coba restart mozilla firefox kamu dan lihat apakah kamu masih mendapatkan pesan “Your Connection is Not Secure”.

Baca juga: Kesalahan Umum Yang Terjadi Pada Sertifikat SSL dan Solusinya

5. Hapus Sertifikat Cert8.db

Data-data sertifikat yang korup biasanya suka muncul ketika file di folder profil kamu, dimana sertifikat cert8.db tersimpan, mengalami kerusakan. Hapus file ini dan biarkan Firefox memperbarui file ini. Jika website yang ingin kamu akses memiliki enskripsi yang lemah, kamu akan diberi pilihan untuk meloading website tersebut dengan beberapa pilihan.

kamu perlu ingat bahwa website yang asli tidak akan meminta kamu untuk melewati sertifikat dan jika mereka melakukan itu, maka kamu perlu check apakah website tersebut sedang berusaha melakukan phishing atau apakah website itu adalah website palsu.

6. Restart Router atau Modem

Ada kemungkinan router bisa menyebabkan pesan “Your connection is not secure” dan perlu di-restart. Jadi matikan router kamu, kemudian nyalakan kembali. Setelah itu, coba akses kembali website tersebut untuk melihat apakah kamu masih menerima pesan yang sama. Kalau iya, kamu bisa mencoba cara-cara lainnya.

7. Scan Komputer dengan Program Anti Malware

Malware atau virus komputer juga bisa menjadi faktor munculnya pesan ini di browser Firefox kamu. Oleh karena itu, ada baiknya kamu melakukan scan full-system dan melihat apakah ada malware di system kamu. kamu bisa menggunakan antivirus untuk melakukan ini.

Baca juga: Manfaat SSL untuk SEO dan Keamanan Data Pengguna

Simpulan

Di artikel ini, kami sudah membahas beberapa cara mengatasi your connection is not secure. Semoga salah satu cara di artikel ini bisa membantu kamu mengatasi munculnya pesan connection is not secure saat kamu membrowsing website. Jika kamu masih memiliki pertanyaan, jangan sungkan untuk meninggalkan komen di bawah ya!