Perkembangan Coworking Space di Indonesia - Dewaweb

Anda pasti pernah mendengar istilah coworking space. Atau, mungkin Anda sudah pernah mengunjungi coworking space sebelumnya. Istilah ini semakin banyak dibicarakan orang-orang di tahun ini, khususnya kalangan pekerja atau pebisnis. Pada April tahun 2017 lalu saja, tercatat ada 75 coworking space di Indonesia yang terdaftar di Asosiasi Co-Working Indonesia. Walaupun pengembangan coworking space Indonesia dapat dikatakan cukup sulit, makin menjamur saja kemunculan coworking space, terutama di ibu kota, Jakarta.

Apa yang ada di bayangan Anda ketika memikirkan soal coworking space? Apakah benar coworking space hanyalah suatu tempat yang menyediakan meja kerja, jaringan internet kencang dan pantry lengkap? Lalu apa sebenarnya beda coworking space ini dengan cafe atau coffee shop?

Apa itu coworking space?

Coworking space dalam bahasa Indonesia disebut sebagai “ruang kerja bersama”. Menurut Wikipedia , coworking space berarti tempat untuk orang-orang dari organisasi berbeda berbagi ruang untuk bekerja. Biasanya, bentuknya adalah suatu ruangan terbuka yang cukup luas untuk menampung sekian banyak orang. Orang-orang ini bisa terdiri dari individu, komunitas, suatu perusahaan yang bergerak di bidang bisnis, khususnya startup (bisnis rintisan). Sebenarnya mengenai ruangan, sebuah coworking space juga bisa menyediakan ruang-ruang kecil tersendiri atau terpisah yang disewakan bagi satu perusahaan atau sekelompok pekerja. Selain itu, ada juga pantry atau kantin yang menyediakan kebutuhan konsumsi seperti kopi dan alat-alat dapur untuk memasak. Pada coworking space yang berkelas ekonomi klien tinggi, dapat pula tersedia bar.

Salah Kaprah Soal Coworking Space

“Coworking space hanyalah tempat kerja bersama dengan jaringan internet cepat

Anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah, tapi coworking space sebenarnya jauh lebih kaya maknanya dibanding tempat sewaan seperti itu. Coworking space hadir sebagai tempat yang memungkinkan para penyewanya untuk berinovasi dan berkolaborasi satu sama lain. Bahkan, usaha-usaha rintisan seperti startup bisa mendapat investor atau bantuan pendanaan di coworking space ini. Kami akan membahas lebih lanjut mengenai ini di bagian pembahasan manfaat bekerja di coworking space.

“Tata ruangan coworking space sama saja seperti kantor biasa”

Saat ini sudah banyak sekali coworking space yang mengutamakan apsek desain interior ruangannya. Hal ini pastinya diusahakan atas pertimbangan bahwa ruang kerja seharusnya bisa memacu kreativitas dan produktivitas para pekerja di dalamnya. Bahkan, beberapa workspace mengusung tema “green” atau ramah lingkungan bagi workspace-nya. Anda juga bisa melihat beanbag yang empuk sebagai tempat duduk, meja tinggi tanpa kursi dan permainan-permainan yang disediakan oleh coworking space. Jadi, desain coworking space tidak sekaku kantir-kantor umumnya.

Sejarah Coworking Space

Coworking space pertama kali dikenal oleh publik umum saat ada kemunculan organisasi nirlaba yang bernama C-Base di tahun 1995. Organisasi yang terletak di Jerman ini punya tujuan untuk menggabungkan kerja sama di antara teknologi komputer, jaringan antar anggota organisasinya, serta pertemuan dengan masyarakat umum yang mengandalkan teknologi. Para pesertanya sering mengadakan pertemuan di sebuah lokasi yang awalnya lebih dikenal dengan nama Hackerspace.

Nama Hackerspace ini lalu berubah menjadi istilah yang sekarang kita kenali sebagai coworking space. Istilah coworking space itu sendiri dicetuskan oleh Bernard Brian DeKoven pada tahun 1999. Konsep coworking space ini lebih tegas yaitu semua pekerja yang hadir posisinya setara, tidak mengenal yang mana atasan yang mana bawahan seperti halnya kerja di kantor konvensional umumnya. Sifat relasi di antara orang-orangnya cenderung egaliter.

Namun, tempat kerja yang benar-benar memakai nama coworking space baru muncul di San Francisco, Amerika Serikat, yaitu pada tanggal 9 Agustus 2005. Banyak kalangan pengamat bisnis yang menyebut tanggal ini sebagai tanggal lahirnya coworking space pertama di dunia.

Coworking space pertama ini didirikan oleh developer bernama Brad Neuberg. Coworking space ini menyediakan ruangan dengan delapan meja di Spiral Muse, San Francisco. Selain sebagai tempat bekerja, lokasi tersebut menawarkan makan siang bersama bagi orang-orangnya. Bahkan ada juga waktu untuk meditasi sama-sama, atau waktu bersepeda ramai-ramai.

Di negara kita, Indonesia, konsep coworking space diterapkan pertama kali oleh anak-anak muda dari Bandung. Mereka mendirikan Hackerspace Bandung di tahun 2010. Pendiri utamanya bernama Yohan Totting.

Coworking space ini dulunya berlokasi di kawasan Sukaluyu, Bandung. Satu tahun sejak Hackerspace Bandung berdiri, konsep serupa kemudian muncul di kota Surabaya, Jakarta, Yogyakarta, dan beberapa kota besar lainnya di Indonesia. Sejak saat itu, coworking space terus beertumbuh jadi banyak.

Para pebisnis coworking space di Tanah Air juga pernah menggelar Konferensi Coworking Indonesia. Konferensi tersebut pertama kali diselenggarakan di Bali pada Februari 2016. Acara tersebut akhirnya melahirkan perkumpulan coworking space Indonesia.

Kendala Pengembangan Coworking Space di Indonesia

Kebanyakan orang Indonesia memang kurang mengerti dengan konsep coworking space ini. Mengapa? Mungkin dikarenakan agak sulit secara lisan untuk menjelaskan kepada orang-orang soal konsep coworking atau kerja bersama itu sendiri.

Masyarakat di Indonesia juga cenderung sensitif dengan perkara biaya. Bekerja atau menyewa tempat kerja di coworking space mungkin terlihat relatif mahal, tapi sebenarnya bila dihitung-hitung khususnya bagi para pebisnis rintisan (startup) biayanya lebih murah dan bisa dapat banyak keuntungan yang bernilai.

Nah, bagi para pengelola coworking space itu sendiri, memang cukup sulit kondisinya. Coworking space sebagai bisnis yang benar-benar menghasilkan uang bisa jadi butuh usaha yang luar biasa keras. Pertama, coworking space yang ada harus memperkenalkan terlebih dahulu konsep coworking space dan keunggulan coworking space itu sendiri. Lalu, soal biaya lokasi, membeli tanah dan membangun gedung pasti mahal biayanya, kalaupun sewa tempat harga sewanya biasanya naik tiap tahun.

Ke depannya, kami perkirakan akan ada lebih banyak perusahaan yang mengolah tempat kosong di kantor mereka yang tidak mereka pakai untuk menjadi coworking space. Tak hanya itu, mungkin saja target customer coworking space akan lebih segmented sesuai niche. Bagaimana maksudnya? Niche selayaknya bidang khusus atau topik tertentu, bisa jadi ada coworking space khusus pekerja seni semacam desainer digital atau berbagai pekerja profesional di bidang lainnya.

Mengapa bekerja di coworking space?

Berikut adalah beberapa alasan kuat yang mendorong para pekerja atau pebisnis untuk bekerja di coworking space. Simak penjelasannya!

Membangun Relasi yang Menguntungkan
Bila Anda bekerja di sebuah coworking space, sangat besar kemungkinannya untuk Anda menemui banyak orang dari berbagai latar belakang profesional yang menarik. Hal ini bisa Anda manfaatkan untuk berbagi atau berkolaborasi satu sama lain dan menghasilkan sebuah keuntungan. Mereka mungkin saja berasal dari bidang perusahaan berbeda. Belum lagi, kalau coworking space-nya memungkinkan Anda untuk mencoba semua cabang yang ada. Tentunya kesempatan untuk memperluas relasi bisnis jadi lebih banyak.

Selain itu, dengan menjadi anggota sebuah coworking space, biasanya Anda tak perlu lagi membayar seminar atau training yang mahal karena sudah termasuk dalam fasilitas yang diberikan terkait pengembangan komunitas. Acara-acara yang diselenggarakan, tak jarang berupa acara pitching bisnis yang memungkinkan Anda untuk menemui pihak-pihak investor atau mendapat pendanaan bisnis.

Biasanya, dalam acara-acara seminar yang diadakan pun diundang mentor-mentor bisnis yang bagus sehingga kamu mungkin saja dapat berkonsultasi dengan orang-orang sukses di bidangnya.

Bekerja di Lingkungan yang Produktif dan Kreatif
Seperti yang sempat kami sebutkan pada pembahasan kesalahan kaprah coworking space sebelumnya. Desain atau lingkungan coworking space tidak seperti kantor-kantor biasa atau yang umumnya menjadi tempat berkumpul orang-orang kantoran.

Coworking space biasanya menyediakan berbagai fasilitas semacam permainan, kursi nyaman, pemandangan yang bagus, mural menarik yang memacu kreativitas, atau tanaman hijau yang segar. Di samping itu kadang tersedia juga kantin yang lengkap dan bar. Kopi! Tentu juga ada mesin kopi yang siap menyajikan minuman yang kerap dijadikan teman bekerja orang-orang.

Tidak hanya itu, kalaupun Anda sedang malas bekerja, Anda bisa lebih termotivasi dengan melihat orang-orang yang sibuk bekerja dari berbagai bidang di satu ruangan Anda. Jadi, bekerja di coworking space tentunya bisa memacu kreativitas dan produktivitas Anda. Berbeda dengan gedung kantor konvensional yang cenderung menimbulkan kesan dingin dan jenuh.

Menghemat Biaya Pengembangan Bisnis
Hemat biaya sudah pasti. Coba perhitungkan uang yang harus Anda keluarkan jika Anda menyewa gedung sebagai kantor bagi perusahaan Anda. Atau, bagi Anda yang bekerja bebas secara individu, berapa biaya yang harus Anda rogoh dari dompet jika Anda bekerja di sebuah kafe atau restoran?

Selain biaya sewa tempat yang bila dihitung-hitung jauh lebih murah. Anda juga bisa menghemat uang Anda terkait pengembangan bisnis Anda. mengapa? Coworking space, seperti yang telah kami jelaskan sebelumnya, dapat mengakomodasi banyak seminar atau training yang menguntungkan. Kebanyakan coworking space memberi akses gratis bagi anggotanya yang sudah terdaftar.

Hal ini pastinya menguntungkan bagi para pebisnis, khususnya perintis semacam startup. Saat baru mengembangkan bisnis, Anda tentu memiliki banyak pengeluaran yang tak bisa dibilang sedikit. Dengan menyewa coworking space, Anda bisa memotong biaya yang besar dari penyewaan gedung dan lain-lain. Selain itu, dengan sudah disediakannya akses internet gratis yang bagus, Anda tak lagi pusing soal membayar biaya tagihan langganan internet yang cenderung mahal jika jaringannya bagus.

Daftar Coworking Space Terbaik di Indonesia

Dari puluhan coworking space di Indonesia, kami memiliki beberapa coworking space yang kami anggap unggul. Simak ulasan kami berikut!

EV Hive

EV Hive memiliki 15 coworking space yang tersebar di Jakarta. EV Hive kerap mengadakan acara-acara menarik dan bermanfaat seputar pengembangan bisnis, seperti acara Startup Weekend yang juga turut kami dukung terkait penyelenggaraannya. EV Hive ditujukan sebagai community hub yang membantu para pengusaha dan startup dalam membangun dan mengembangkan bisnis mereka. EV Hive menyediakan community hubs di beberapa lokasi yang strategis yang menghubungkan para pengusaha, freelancer, hingga industri kecil dan menengah.

 

EV Hive Coworking Space - Dewaweb

Tema desain yang diusung cenderung colorful sehingga menimbulkan kesan energik, sangat cocok untuk para pebisnis muda yang ingin berinovasi dan berkolaborasi di coworking space ini. Ada juga berbagai alat permainan yang menarik untuk dijadikan hiburan saat penat bekerja.

EV Hive Coworking Space Too - Dewaweb

Dengan memiliki misi untuk mendukung ekosistem startup di Indonesia, setidaknya sekitar 30 events diadakan setiap bulannya.

Greenhouse

Greenhouse adalah coworking space yang terletak di ibukota, Jakarta. Coworking space ini tepatnya berada di lantai 25 penthouse, Kuningan, Jakarta. Greenhouse memiliki kapasitas lebih dari 500 orang untuk bekerja secara kreatif dalam ruang yang berdesain hijau. Pohon-pohon dan tanaman hijau yang hidup dalam ruangan mampu menyegarkan suasana para pekerja di dalamnya.

Greenhouse Coworking Space - Dewaweb

Greenhouse memiliki langit-langit ruangan setinggi 9 meter dengan jendela kaca transparan yang estetik dari lantai ke langit-langit gedung. Selain itu, kafe dan bar berkelas dunia juga tersedia di Greenhouse. Bila pengunjung memandang ke luar, tampak lanskap kota Jakarta yang memikat dengan daya jangkau 360°.

Greenhouse Coworking Space Tree - Dewaweb

Greenhouse juga punya komitmen yang kuat dalam pengembangan komunitasnya. Saat ini sangat susah bagi bisnis rintisan untuk melakukan pengembangannya mulai dari mencari pendanaan hingga mengadakan kerjasama. Greenhouse dengan kegiatan serta acara rutin yang diadakan, bisa menolong mereka mengatasi kendala itu. Tampilan lanskap kota Jakarta yang memukau dan nuansa asri dari tanaman-tanaman hidup di sini juga bisa memunculkan ide-ide brilian bagi bisnis.

Hubud

Coworking space satu ini terletak di pulau dewata, Bali. Coworking space ini adalah yang pertama hadir di Bali. Hubud juga sangat dikenal, tak hanya di Bali atau Indonesia tetapi juga dunia internasional. Telah banyak media asing yang meliput coworking space yang berdesain dominan bambu di pinggir sawah ini.

Hubud Coworking Space - Dewaweb

Kadang muncul satu-dua ekor monyet di sekitaran Hubud dengan suasananya yang sangat asri dan sejuk. Orang-orang yang bekerja di coworking space ini cenderung ramah dan tak hanya berasal dari satu negara saja, kira-kira ada sekitar 30 negara. Pekerjaan dari klien-klien Hubud sangat bervariasi, mulai dari writer, blogger hingga programmer.

Hubud Coworking Space People - Dewaweb

Aktivitas atau acara yang dilakukan oleh para klien di sinipun bermacam-macam, mulai dari bekerja depan layar laptop, berbincang, sampai bermeditasi. Hubud juga kerap terlibat dalam event-event internasional yang dapat membantu para kliennya sukses secara bisnis. Konferensi tahun 2018 ini diadakan di Thailand dengan 700 lebih peserta yang terdiri dari investor, operator coworking space, perusahaan real estate, lembaga pendidikan, media, pekerja profesional di bidang teknologi dan lain-lain.

Sejauh ini Dewaweb telah banyak menjalin kerjasama dengan coworking space yang ada di Indonesia. Misi kami adalah untuk membantu para pebisnis khususnya startup agar tak hanya mendapat tempat kerja yang baik, tetapi juga mendapat dukungan bisnis penting lainnya yang diperlukan. Di era digital ini, website menjadi representasi utama sebuah bisnis. Dewaweb mengakomodasi hal penting tersebut dengan komitmennya tetap menjadi provider cloud hosting terbaik pertama yang aman, cepat dan andal.

Simpulan

Lewat artikel kali ini, Anda sudah mendapat info menarik yang lengkap soal coworking space. Kami telah membahas makna coworking space, sejarah perkembangannya, manfaat sekaligus review atau ulasan menarik soal beberapa coworking space yang ada di Indonesia. Semoga artikel ini membantu ya! Oh ya, bicara soal startup, kami juga membuat banyak artikel-artikel menarik lainnya yang bagus untuk Anda baca. Kami pernah membuat artikel yang membahas startup di Indonesia secara lengkap. Selain itu, untuk pengembangan bisnis Anda, coba simak artikel kami yang berjudul Cara Produktif untuk Membentuk Team Startup , Metode Lean Startup , dan Memahami Google Design Sprint demi Kesuksesan Bisnis Anda . Ikuti terus update artikel kami setiap harinya dan subscribe untuk mendapat penawaran menarik lainnya dari Dewaweb, khusus buat Anda!