Pernahkah kamu merasa kebingungan, saat kamu ingin mempunyai website sendiri tapi tidak tahu bagaimana nantinya mengelola website-mu? Bukankah website hanya dapat didesain oleh web designer dan programmer IT? Tunggu dulu, apakah kamu pernah mendengar cPanel?

Mungkin kamu sudah membaca beberapa topik mengenai cPanel di website Dewaweb. Tapi, tahukah kamu definisi dan fungsi dari cPanel? cPanel atau control panel merupakan panel untuk mengontrol pengaturan domain, hosting, maupun website. Sebagian besar front-end cPanel dibuat menggunakan bahasa pemrograman Perl, serta dukungan untuk plugin khusus, IPv6, dan beberapa jenis server lain sehingga terlihat seperti ini ketika diakses dari hosting Dewaweb.

Fungsi cPanel

Kamu sudah mengetahui sedikit mengenai definisi cPanel. Bertugas sebagai panel kontrol yang mengatur tampilan hingga performa website, cPanel mempunyai beragam fungsi. Berikut ini adalah beberapa fungsi cPanel yang perlu kamu pahami.

  • Mempermudah pengelolaan website.
  • Melakukan pengaturan file.
  • Mempermudah manajemen cloud hosting.
  • Mengelola database.
  • Menambahkan domain; sub-domain, add-on domain, dan parked domain.
  • Mengelola email website.
  • Memudahkan pengaturan software website.
  • Mengatur konfigurasi PHP dan database
  • Memudahkan proses instal CMS, seperti WordPress, Joomla, Drupal, dsb.
  • Mengatur keamanan website, serta analisis statistik dari metrik.

cPanel Bisa untuk Apa Saja?

Usai memahami fungsi cPanel, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan di cPanel untuk mengoptimalkan website-mu sehingga lebih mudah diakses pengguna. Tapi, fitur-fitur ini akan bekerja lebih baik jika website-mu cepat dan mudah diakses, serta dapat diandalkan. Berikut ini adalah fitur-fitur dalam cPanel yang bisa kamu gunakan.

  • Mengelola file

Kamu bisa memilih beberapa menu dari kolom FILES untuk melakukan pengaturan pada file di website-mu. Contohnya adalah menu File Manager yang berisi semua data website-mu, di sini kamu bisa melakukan penghapusan data dan cache yang tidak penting. Selain itu, ada juga menu Images yang bisa mempermudahmu mengelola gambar yang kamu gunakan di website. Pada kolom ini pula, kamu bisa melakukan backup data dengan menggunakan Acronis Backup.

  • Mengelola database dan software

Pengelolaan database bisa kamu lakukan di cPanel dengan menggunakan PHPMyAdmin dan MySQL Database. Selain itu, untuk instalasi dan pengelolaan software bisa kamu lakukan di kolom SOFTWARE. Mulai dari Cloudfare, Node.js hingga Phyton App bisa kamu gunakan untuk mengutak-atik software website milikmu.

  • Mengelola domain dan metrik

Pengelolaan domain dan metrik adalah satu hal terpenting dalam membagun website. Kamu bisa menambahkan beberapa domain tambahan, seperti subdomain, addon domain, atau parked domain, langsung dari cPanel. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan metrik untuk mengecek hasil analisis statistik blog yang dilihat berdasarkan jumlah pengunjung harian hingga bulanan, sampai berapa kali website mengalami down atau error.

  • Mengelola email

Kamu bisa membuat email autorespond jika memang diperlukan hanya dengan mengklik “Autoresponders” yang terletak di kolom “EMAIL.” Selain itu, kamu juga bisa menambahkan fitur SpamExperts untuk menangkal berbagai ancaman virus, phishing, dan malware yang mencoba menyerang website-mu. Tapi, jangan sampai malah kamu yang mengirimkan email spam ya, pastikan setiap email yang kamu kirim bermanfaat juga untuk para penerima email.

  • Mengelola keamanan

Keamanan yang dimaksud adalah menghindari alamat IP yang berbahaya hingga merilis sertifikat SSL yang bisa berguna untuk memastikan bahwa website-mu sudah aman dari virus, malware, atau pencurian data yang ditakutkan oleh para pengunjung. Saat kamu melakukan pengaturan website, jangan lupa untuk membuat sertifikat SSL melalui kolom SECURITY yang satu ini. Di sini pula, kamu akan menemukan fitur Imunify360 yang sudah teraktivasi dan memudahkanmu untuk mengecek jenis virus apa saja yang dicurigai mengancam website-mu.

  • Mengelola pengaturan lanjutan, preferensi, dan Softaculous

Kolom pengaturan lanjutan atau “ADVANCE” yang dimaksud berisi LiteSpeed Cache yang memperlengkapi website-mu sehingga lebih cepat diakses pengunjung. “PREFERENCE” berguna untuk mengatur informasi tentang pengguna hosting dan preferensi tampilan cPanel, seperti bahasa atau layout yang bisa kamu pilih dari 4 tema berbeda. Lalu ada kolom SOFTACULOUS yang memungkinkanmu mengunduh berbagai aplikasi yang bisa berguna untuk perkembangan website-mu.

Simpulan

Sekarang kamu sudah memahami fungsi dan berbagai hal yang bisa kamu lakukan melalui cPanel. Tidak terlalu sulit, ‘kan? Satu hal penting yang tidak boleh kamu lupakan, yaitu jangan pernah berhenti belajar dan perdalam kemampuanmu mengembangkan website yang kamu miliki. Siapa tahu, website tersebut bisa membawamu pada target yang selalu ingin kamu capai selama ini.

Cloud Hosting Terbaik di Indonesia