css framework featured image

CSS Framework untuk Membantu Proses Desain Website

Mendesain sebuah website adalah kegiatan yang tidak mudah dan cukup memakan waktu. Apalagi, jika kamu harus berkutat dengan CSS yang terlihat rumit. Namun, untungnya kini kamu bisa menggunakan CSS framework untuk mempermudah dan mempercepat proses mendesain sebuah website. Berikut ini adalah 12 CSS framework yang bisa membantumu pada proses mendesain website.

12 CSS Framework untuk Membantu Proses Desain Website

Cascading Style Sheet atau CSS adalah aturan atau mekanisme khusus untuk mengatur komponen dalam sebuah web agar lebih terstruktur dan seragam. Demi mempermudah desain website dan menyesuaikan standarnya dengan bahasa CSS, kamu memerlukan sebuah kerangka kerja, alias framework. Daftar berikut menampilkan 12 CSS framework populer yang bisa kamu manfaatkan sesuai kebutuhan.

  • Bootstrap

bootstrap css framework

Bootstrap merupakan salah satu CSS framework bersifat open source yang bisa kamu gunakan untuk mendesain website dan aplikasi web. Slogan dari framework yang menyediakan komponen berupa layout tampilan, tombol, dan tipografi ini adalah ‚ÄúSleek, intuitive, and powerful front-end framework for faster and easier web development‚ÄĚ yang mempermudahmu membuat desain website lebih rapi.

  • Skeleton

skeleton ui

Skeleton adalah framework yang mengutamakan kesederhanaan dan mengusung konsep desain responsif. Framework CSS yang satu ini sangat ringan dan sederhana sehingga lebih mudah dipelajari dan tidak memakan banyak memori penyimpanan di website. Skeleton cocok digunakan oleh developer pemula yang membutuhkan framework sederhana.

Baca Juga: Belajar CSS: Pengertian, Peran, Fungsi, dan Macamnya

  • Pure CSS

pure css framework

Dikutip dari website resminya, Pure CSS dibuat lebih sederhana dan berukuran kecil agar lebih mudah digunakan. Memiliki ukuran yang hanya 3.8 KB, framework ini sudah mampu memberikan tampilan menarik dan responsif untuk website-mu. Selain itu, dengan komponen seperti grid, form, tombol hingga tabel, kamu juga bisa sekaligus menyajikan website yang responsif untuk berbagai browser.

  • Metro UI

metro ui 4

Masih mengusung ukuran file yang kecil dan ringan, Metro UI juga menawarkan framework yang memungkinkan desain website milikmu terlihat unik seperti sistem operasi Windows 8. Bagaimana tidak, CSS framework yang satu ini awalnya memang digunakan oleh Microsoft untuk Windows Phone dan beberapa produk Microsoft. Kamu bisa mengunduh source-nya dari GitHub di website Metro 4.

Baca Juga: Mengenal Pendiri Microsoft, Bill Gates

  • Bulma

bulma comments

Meski terbilang baru, CSS framework yang satu ini ternyata sudah cukup dikenal di kalangan developer dan desainer website. Bulma dirilis pada awal 2016 dan menawarkan framework bersifat open source yang mudah digunakan, responsif, serta dapat bekerja secara optimal di berbagai perangkat. Selain itu, ragam variasi layout-nya juga bisa membantumu mengembangkan kreativitas saat mendesain website.

  • TailWind

tailwind css framework

Framework CSS TailWind bisa dimanfaatkan untuk membuat tampilan website yang praktis dan simpel. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan framework ini untuk membuat berbagai variasi desain, seperti ukuran font, warna, ukuran pembatas halaman hingga animasi untuk CSS di website-mu menggunakan parallax. Meski berusia lebih muda dari Bulma, namun fitur TailWind tak boleh diremehkan.

Baca Juga: Tools SEO untuk Optimasi Website

  • Foundation

foundation css framework

Foundation merupakan salah satu framework CSS yang cocok digunakan jika kamu adalah developer yang mengutamakan website yang terlihat unik dan ingin memodifikasi framework. CSS framework yang dirilis pertama kali pada 1998 ini memiliki fitur setara Bootstrap dan hasil kostumisasi yang kamu buat nantinya tidak akan berpengaruh pada performa website di semua browser.

  • Semantic UI

semantics ui css

User friendliness adalah aspek yang diutamakan oleh Semantic UI. Kamu bisa menggunakan berbagai macam layout menarik dan elegan untuk website-mu. Selain itu, penulisan class yang cukup mudah dan kelengkapan komponennya menjadi daya tarik Semantic UI bagi developer atau web designer pemula. Meski begitu, framework ini akan lebih baik digunakan sebagai alternatif selain Bootstrap.

  • UIKit

uikit framework css

UIKit cukup dikenal karena gaya framework yang minimalis dan ukurannya yang kecil sehingga tetap ringan dan tidak berpengaruh pada performa website. Namun, kamu tetap dapat menikmati banyaknya fitur framework CSS yang ditawarkan oleh UIKit. Tak perlu takut kebingungan dengan cara penggunaannya, karena UIKit memiliki template dasar sederhana yang mudah dipelajari.

  • Susy

Jika Bootstrap dan beberapa CSS framework dikenal dengan berbagai grid yang seragam dan simetris, lain halnya dengan Susy dengan framework asimetris yang memungkinkan kamu untuk mengeksplor penataan website tanpa grid yang simetris. Kamu tetap dapat menggunakan grid jika perlu, tapi akan ada beberapa hal yang perlu kamu instal terlebih dulu. Tertarik?

Baca Juga: 6 Framework PHP Terbaik Untuk Developer

  • Milligram

milligram css framework

Milligram juga menawarkan framework yang super simpel dan ringan dengan berbagai komponen desain yang berguna untuk website, seperti tipografi, tombol action untuk mengarahkan pengunjung ke halaman lain, list yang tertata sesuai heading, formulir, tabel, serta grid. Framework CSS ini juga sudah kompatibel digunakan oleh banyak browser, mulai dari Chrome, Firefox, Opera hingga Brave.

  • Materialize

css framework materialize

Last but not least, ada pula CSS framework Materialize yang cocok digunakan jika kamu membutuhkan framework yang responsif dan sederhana namun hasilnya tetap menarik. Ada beragam jenis website yang sudah mulai menggunakan Materialize, sebut saja website desain dan arsitektur, Architonic, dengan tampilan yang rapi seperti gambar berikut.

contoh materialize

Baca Juga: 5 Plugin untuk Melindungi Konten Anda

Simpulan

Demikian pembahasan 12 CSS framework yang bisa kamu gunakan untuk membantu proses desain website-mu. Beberapa di antaranya bisa kamu gunakan jika ingin membuat website yang rapi, minimalis, dan kekinian. Di sisi lain, beberapa framework bisa kamu gunakan untuk mengeksplorasi kreativitasmu dalam mendesain website, pilihlah sesuai keinginan dan kebutuhanmu.

Jangan batasi dirimu dengan aturan-aturan pembuatan website dan carilah berbagai website unik untuk memancing kreativitasmu. Tapi, ingatlah untuk menggunakan cloud hosting terbaik yang dijamin aman dan cepat agar setelah selesai didesain, website-mu bisa selalu diandalkan untuk menerima banyak pengunjung. Semoga artikel ini bermanfaat, salam sukses online, Sahabat Dewaweb!