Apakah FaceApp Berbahaya Bagi Keamanan Datamu?

Akhir-akhir ini, media sosial, khususnya Instagram, dihebohkan dengan unggahan unik. Mulai dari anak remaja, dewasa, anak-anak hingga para artis berlomba-lomba menunjukkan perubahan wajah mereka yang dilakukan melalui handphone (HP). Kalau kalian sudah menyadarinya, ketahuilah bahwa aplikasi yang mereka gunakan adalah “FaceApp,” aplikasi asal Rusia.

Aplikasi buatan Wireless Lab yang dirilis pada tahun 2017 ini kembali mencuat ke permukaan saat para public figure menunggah “wajah tua” mereka ke Instagram. Tidak butuh waktu lama, para pemilik akun Instagram mulai mengikuti gaya tersebut dan seketika hal ini menjadi fenomena yang viral. Bagaimana tidak, rasa penasaran dan kemudahan akses untuk menggunakan layanan ini menjadi jembatan bagi para pengguna yang merasa tertantang untuk melakukan #AgeChallenge, bahkan tidak ragu untuk mengunduh aplikasi dengan embel-embel “pro.” Namun, tidakkah ada kejanggalan yang muncul saat foto-foto pribadi harus diunggah ke aplikasi FaceApp?

Jonas Brothers FaceApp age challenge
Sumber gambar: bbc.co.uk

Agar dapat menggunakan fitur yang dapat mengubah usia, warna rambut hingga gender ini, kamu harus menginstal dan membuat akun baru atau login jika sudah punya akun FaceApp atau Facebook. Proses selanjutnya sama seperti beberapa aplikasi sejenis, yaitu permintaan izin untuk dapat mengakses foto yang kamu miliki serta kamera di HPmu. Setelah itu, kamu dapat mengambil gambar melalui kamera HP atau mengunggahnya dari galeri.

PENCURIAN DATA FACEAPP

Masalah keamanan jadi heboh karena aplikasi ini merupakan buatan St. Petersburg, Rusia. Pasalnya, tiga tahun lalu Rusia sempat terlibat masalah dalam pemilihan presiden di Amerika. Oleh karena itu, masyarakat dunia mulai mempertanyakan keamanan privasi yang mereka miliki jika mendaftarkan akun atau berinteraksi dengan aplikasi besutan Negeri Beruang Putih ini.

Namun, bagaimana kebocoran data akhirnya bisa terjadi? Aplikasi yang dibagikan melalui website pihak ketiga, MediaFire.com, menyediakan aplikasi FaceApp gratis bernama “FaceApp Pro.” Aplikasi inilah yang diunduh oleh para pengguna yang percaya bahwa aplikasi tersebut adalah FaceApp Pro asli. Hasilnya, penelitian dari perusahaan antivirus, ESET, menunjukkan bahwa hampir 100 ribu pengguna internet tertipu oleh aplikasi tersebut dan 10 ribu di antaranya berasal dari Indonesia. Bukan keamanan data yang menjadi masalah, melainkan iklan penipuan tanpa henti yang akhirnya menjadi spam di kolom notifikasi para pengguna aplikasi abal-abal ini.

FAKTA TENTANG FACEAPP

Meskipun masyarakat dunia masih melihat Rusia dengan kacamata sinis, namun si pembuat aplikasi, Yaroslav Goncharov, telah melakukan klarifikasi dengan menyatakan bahwa server data FaceApp berada di Amerika Serikat. Meski begitu, pihak FaceApp juga tidak menyangkal bahwa foto para pengguna diunggah dan diproses melalui cloud. Tapi tenang, foto yang tersimpan di cloud akan dihapus setelah 48 jam.

Skeptisisme ini dirasakan juga oleh media hiburan, BuzzFeed, yang akhirnya menjalankan tes penggunaan data oleh FaceApp melalui fitur analis data, WireShark. Mereka menggunakan dua HP dengan operating system berbeda, yakni Android dan iOS. Hasilnya, data internet yang dihabiskan hanya 5 MB dalam 10 menit, dan 143 MB dalam 1 jam, tapi angka ini juga termasuk aplikasi lain yang melakukan background refresh, seperti Twitter, Gmail, dan lainnya.

Namun, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menjaga keamanan datamu dari aplikasi atau website yang mencurigakan, khususnya saat kamu mengunduh sebuah aplikasi yang baru kamu kenal:

  • Lakukan pengunduhan aplikasi hanya dari sumber terpercaya (AppStore, Google Play, atau Microsoft Store).
  • Pilih dengan cermat aplikasi yang akan kamu unduh.
  • Baca dengan teliti persetujuan lisensi dan daftar perizinan yang diminta aplikasi selama proses instalasi.
  • Jangan sering-sering memilih “Next” atau “Lanjut” saat proses instalasi, setidaknya pahami terlebih dulu apa yang diminta aplikasi tersebut.
  • Gunakan solusi keamanan siber yang dapat menjaga perangkat elektronik kamu dari serangan siber. Hal ini juga berlaku jika kamu mempunyai website, pastikan kamu sudah menjaga keamanan data di websitemu dengan menyimpannya di cloud hosting terpercaya.

SIMPULAN

Walaupun keamanan data FaceApp sudah diklarifikasi langsung oleh sang CEO, bukan berarti kamu bisa sepenuhnya melewati syarat dan ketentuan yang tertera saat akan menginstal aplikasi. Jangan lupa perhatikan informasi detail mengenai aplikasi yang akan kamu unduh. Biasanya, beberapa aplikasi akan meminta izin untuk mengakses kamera, galeri foto dan suara, microphone, lokasi, bahkan nama dan umur untuk keperluan fitur, tapi berhati-hatilah jika ada aplikasi yang meminta password e-mail bahkan nomor PIN penting.

Baca juga: 6 Jenis Virus Komputer dan Cara Mengatasinya

Jadi, apakah keamanan aplikasi FaceApp berbahaya bagi keamanan datamu? Jawabannya, tergantung aplikasi “FaceApp” mana yang kamu unduh dan izin apa saja yang kamu berikan bagi aplikasi tersebut. Tidak perlu mempedulikan negara asal pembuat aplikasi tersebut, sebab aplikasi buatan Rusia tidak selalu berbahaya, begitu pula aplikasi buatan Amerika yang belum tentu aman.

Cloud Hosting Terbaik di Indonesia