FUP (Fair Usage Policy) dalam Paket Internet: Ini Penjelasannya

FUP (Fair Usage Policy) dalam Paket Internet: Ini Penjelasannya

Pernah mengalami penurunan kecepatan internet di akhir bulan? Padahal, di awal bulan kecepatan internet di rumah kamu normal. Momen menurunnya kecepatan internet tersebut terjadi karena penggunaan internet kamu sudah melebihi batas pemakaian wajar. Dalam dunia jaringan, hal ini disebut FUP atau Fair Usage Policy.

Bagi sebagian orang, FUP adalah hal yang sangat mengganggu. Terlebih ketika harus bekerja dan sekolah memanfaatkan jaringan internet. Banyak pengguna internet yang terjebak dalam iming-iming “Unlimited” tanpa membaca syarat dan ketentuan yang rinci.

Sebagai calon pengguna, kita harus lebih jeli dan tegas ketika hendak memilih layanan internet. Jangan sungkan bertanya dengan jelas apakah memang benar-benar “unlimited” atau dengan syarat dan ketentuan. Supaya kamu lebih paham, simak apa itu FUP di penjelasan berikut ya!

Baca juga: Pengertian Internet, Sejarah dan Perkembangannya

Apa Itu FUP?

FUP (Fair Usage Policy) secara sederhana adalah batas pemakaian normal pada layanan internet. Kebijakan pembatasan pemakaian biasanya diterapkan oleh penyedia internet untuk tujuan yang berbeda-beda. Jika kamu pengguna layanan internet bulanan, dan penggunaan kamu sudah melebihi batas wajar pemakaian, maka bisa dipastikan kecepatan internet kamu akan turun.

Meskipun kamu memesan layanan “Unlimited” internet, bisa saja pada akhir bulan kecepatan menurun. Hal ini karena layanan yang masuk dalam kategori FUP (Fair Usage Policy) tetap dapat digunakan untuk mengakses internet. Tetapi poin pentingnya terletak pada kecepatan akses internet yang menurun.

Baca juga : 6 Cara Mudah untuk Cek Kecepatan Internet di HP dan PC

Jadi, jika kamu menginginkan layanan internet tanpa Fair Usage Policy, pastikan kamu menanyakan terlebih dahulu mengenai kebijakan paket “Unlimited” yang ingin kamu gunakan.

Jangan sampai kamu menggunakan layanan internet yang ada kata “Unlimited” tetapi dalam prakteknya terdapat FUP (Fair Usage Policy). Kebijakan mengenai FUP bagi orang yang awam memang bisa mengganggu. Hal ini karena kecepatan internet menurun drastis tanpa mereka tahu penyebabnya.

Tujuan Pemberlakuan FUP

Tujuan pemberlakuan kebijakan Fair Usage Policy pada setiap penyedia layanan internet memiliki tujuan masing-masing. Pada dasarnya, tujuan penerapan FUP adalah untuk memberikan layanan akses internet yang stabil sesuai dengan paket yang diambil.

Baca Juga: Cara Cek IP Address di Laptop & HP

Ada yang menerapkan FUP agar semua pengguna di suatu daerah dapat menikmati layanan internet dengan stabil. Hal ini bisa jadi karena kuota dan bandwidth yang tersedia di kota tersebut. Sehingga penyedia internet di kota tersebut harus menerapkan kebijakan FUP agar layanan internet dapat merata.

Ada juga yang dikarenakan kualitas layanan internet yang ada memang lebih baik dibandingkan dengan layanan internet pada penyedia lainnya di kota yang sama. Sehingga perusahaan berani menerapkan kebijakan FUP.

Baca juga: Memahami 10 Dampak Positif dan Negatif Internet

Contoh FUP

Contoh penerapan FUP (Fair Usage Policy) secara sederhana bisa kamu lihat ketika kamu menggunakan layanan internet dengan paket 10Mbps dan mendapatkan kuota utama sebesar 300GB.

Ketika kamu sudah menggunakan kuota lebih dari 300GB, kecepatan internet kamu akan menurun menjadi 5Mbps. Kemudian, ketika penggunaan internet sudah melebihi angka 400GB, maka kecepatan internet akan menurun lagi menjadi 1Mbps. Dan akan berkurang seterusnya.

Baca Juga: Internet of Things: Panduan Lengkap

Contoh lain FUP adalah ketika awal bulan kamu dapat memutar video youtube dengan kualitas 1080p. Namun, pada saat sudah masuk Fair Usage Policy, kamu akan kesulitan ketika ingin memutar video youtube dengan kualitas tersebut.

Loading video menjadi lama, dan mungkin kamu hanya bisa menonton video di youtube dengan lancar pada kualitas video di bawah 480p saja. Bahkan pada beberapa provider, ada yang hanya berjalan pada kualitas video youtube 144p dan 240p.

Baca juga: Mengenal Bandwidth, Jenis, Fungsi dan Cara Kerjanya

Kelebihan FUP

Kelebihan FUP (Fair Usage Policy) bisa kita lihat dari beberapa sudut pandang. Jika dilihat dari sisi penyedia, FUP tentu memiliki kelebihan. Dengan adanya FUP, pengguna yang membutuhkan paket internet lebih besar (kuotanya) harus mengupgrade paket internetnya.

Baca Juga: Cara Mendapatkan Uang dari Internet

Selain itu, dengan adanya FUP, dalam beberapa kasus juga akan menguntungkan pengguna dan perusahaan. Hal ini karena layanan internet yang ada dapat terbagi dengan merata. Sehingga orang-orang dapat menikmati layanan internet dengan kualitas dan jatah kuota yang sesuai porsinya.

Kalau dari sisi pengguna, FUP menjadikan pengguna lebih bijak dalam memanfaatkan layanan internet sesuai kebutuhan. Hal ini dapat diterapkan untuk membatasi anak-anak dalam bermain gadget.

Kekurangan FUP

Mengingat FUP memiliki dampak penurunan kecepatan akses internet. Hal ini tentu dapat menghambat beberapa pekerjaan. Bagi pengguna internet dengan kebutuhan layanan “True Unlimited” tentu merasa dirugikan dengan adanya kebijakan ini.

Banyak pekerjaan yang akan tertunda hanya karena Fair Usage Policy. Oleh karena itu, ada layanan khusus bagi para pengguna yang membutuhkan kecepatan internet yang stabil dan tanpa kebijakan ini.

Baca juga: Perbedaan Routing Statis dan Dinamis: Panduan Lengkap

Sudah tau apa itu FUP?

Fair Usage Policy atau FUP adalah batas pemakaian normal pada layanan internet. Kamu sudah mengetahui apa itu FUP, mulai dari definisi, contoh penerapan serta kelebihan dan kekurangannya.

Kamu bisa menanyakan lebih lanjut mengenai Fair Usage Policy yang ada di penyedia layanan internet yang kamu gunakan. Karena kebijakan setiap perusahaan tentu berbeda. Semoga artikel ini membantumu ya, salam sukses online!