Ada berbagai macam istilah atau nama yang kamu jarang dengarkan dalam kehidupan sehari-hari. Padahal saat kamu sedang ingin membuat website, beberapa nama seperti hosting, server dan domain adalah hal yang  penting dalam membangun dan keberlangsungan website kamu. Berikut adalah perbedaan dari ketiga istilah tersebut.

Hosting

Hosting merupakan tempat untuk menyimpan data yang biasa ada di komputer. Ia memiliki bentuk secara fisik yang disebut sebagai server. Server itu bekerja layaknya komputer biasa. Ada harddisk, RAM, hingga prosesor, yang bentuk dan ukurannya disesuaikan untuk disimpan di rack server.

Server hosting harus selalu disimpan di data center yang tentunya memiliki listrik dan cadangan listrik seperti UPS. Server hosting inilah yang digunakan oleh para pemilik website untuk menjadi bank data dari mereka, maka dari itu harus terhubung dengan jaringan internet berkecepatan tinggi sehingga bisa diakses secara bersamaan, kapan pun dan oleh siapa pun dari seluruh dunia.

Khusus hosting untuk website, biasa disebut dengan web hosting. Server untuk web hosting dilengkapi dengan sistem operasi dan juga software. Tujuannya agar bisa menjalankan web dan bisa terus beroperasi tanpa terkecuali.

Jadi, secara garis besar, ketika kamu mau membeli atau menyewa hosting, maka yang kamu dapatkan adalah jasa penyimpanan data yang nantinya dipakai untuk website milik kamu, dari segi teks, video, audio, gambar, file dan lainnya. Kamu bisa mengetahui berbagai jenis hosting yang paling tepat untuk kamu di sini.

Server

Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan layanan tertentu dalam satu jaringan komputer. Tidak hanya berbentuk sebagai perangkat lunak, server juga memiliki bentuk perangkat keras. Ada prosesor dan RAM yang menjalankan sebuah sistem operasi khusus, biasanya disebut sebagai network operating system.

Selain itu, server juga menjalankan perangkat lunak yang bisa mengontrol akses untuk masuk ke dalam jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya. Server juga memiliki berbagai macam jenis yang biasa disesuaikan dengan kebutuhan kamu.

Secara garis besar, server akan bekerja ketika ada permintaan dari klien. Klien di sini adalah browser yang biasa kamu pakai. Bisa Chrome, Mozilla Firefox, Internet Explorer, Safari, hingga Opera. Ketika kamu mengetik sebuah alamat website, maka akan menyebut domain juga. Server segera merespon permintaan kamu dan mengirimkan kembali isi website ke dalam komputer kamu sehingga kamu bisa mengaksesnya.

Domain

Domain adalah nama yang sudah ditentukan dan diatur oleh sebuah badan telekomunikasi. Nama yang ada di dalam domain adalah nama yang kamu pilih sebagai alamat dari website kamu sendiri. Nama domain adalah nama yang akan mengirim pesan ke alamat IP server hosting. Jadi, saat kamu menulis nama domain di address bar, yang sebenarnya kamu akses adalah server IP yang akan kamu tuju.

Biasanya, ketika kamu membeli domain, kamu sebenarnya hanya menyewa nama saja. Pada dasarnya, saat kamu hanya mempunyai nama domain, itu bukan berarti kamu segera memiliki website karena ada beberapa hal yang harus kamu miliki.

Baca juga: 12 Tips Memilih Nama Domain Yang Tepat

Seperti penjelasan di atas, coba ingat lagi di mana tempat untuk menyimpan data-data di dalam website kamu? Tentu saja dengan memiliki hosting. Kamu juga harus menyewa hosting agar bisa memunculkan website kamu di dalam setiap browser yang mengaksesnya.

Kesimpulannya, hosting adalah tempat penyimpanan data. Sedangkan, server adalah kumpulan hardware yang mendukung kinerja hosting. Sementara itu, domain adalah nama atau alamat website kamu, bisa disebut juga identitas untuk mengakses website kamu dengan mudah. Kamu tidak akan bisa memiliki website tanpa ketiganya karena semuanya saling berkesinambungan dan saling bergantung satu sama lain.

Cloud Hosting Terbaik di Indonesia