10 Jenis-Jenis Artikel Website yang Penting untuk Diketahui

10 Jenis-Jenis Artikel Website yang Penting untuk Diketahui

Di era digital, konten dalam bentuk artikel menjadi hal yang penting, terlebih untuk memasarkan sebuah produk. Oleh karena itu, penting bagi penulis untuk mengetahui jenis-jenis artikel supaya kedepannya mereka bisa menulis artikel sesuai dengan isi konten. Dibandingkan berita, artikel menggunakan tata bahasa yang lebih ringan dan mudah untuk dimengerti.

Kendati demikian, sebuah artikel yang ditulis juga harus jelas serta sesuai dengan isi, tujuan, target audiens, dan dapat dipertanggung jawabkan. Itu sebabnya, ketika menulis suatu artikel, pastikan untuk melakukan riset terlebih dahulu, sehingga pembacanya pun bisa mendapatkan insight usai membacanya.

Mau tahu lebih lengkap apa saja jenis-jenis artikel? Berikut Dewaweb sudah merangkum informasinya hanya untuk kamu.

Baca juga: 6 Cara Membuat Website Sekolah dengan WordPress, Mudah dan Praktis!

1. How To

jenis artikel how to

How To adalah jenis artikel yang berfokus pada isi konten tutorial atau tata cara. Jadi pada artikel How To, penulis akan menjelaskan lebih detail tahapan-tahapan yang berfokus pada satu masalah dan solusi. Biasanya jenis artikel ini memiliki judul yang diawali dengan kata ‘cara’, seperti ‘Cara untuk Mengganti Background Foto’, ‘Cara Membuat Website’, dan lain sebagainya.

2. Story Telling

Jenis artikel yang selanjutnya adalah Story Telling. Dalam artikel ini, terdapat keunikan dalam menyajikan konten tulisan mereka, sebab kebanyakan penulisan lebih memilih menggunakan kata-kata sehari-hari dan menggunakan sudut pandang orang pertama, mulai dari ‘aku’, ‘gua’, hingga ‘saya’. Umumnya, jenis artikel ini dapat ditemukan dalam blog-blog berjenis travel atau catatan perjalanan, salah satunya adalah Wira Nurmansyah.

3. Case Study

Case Study atau studi kasus adalah jenis artikel ini diperuntukkan bagi pembaca yang ingin membaca sebuah hasil penelitian. Dibandingkan dengan artikel yang lainnya, studi kasus membutuhkan referensi yang lebih kredibel. Namun sebelum itu, pastikan bahwa penulis sudah memilih tema atau kasus yang akan diteliti. Tujuannya agar penulis bisa lebih mudah mencari bahan-bahan referensi.

Baca juga: 7 Tips Jadi Fashion Blogger dan Contoh Fashion Blog Inspiratif

4. Listicle

jenis artikel listicle

Listicle atau listikel adalah artikel yang terdiri dari serangkaian fakta, kiat, kutipan, atau contoh yang disusun berdasarkan tema tertentu. Jenis artikel ini bisa dibedakan dari isi dalam kontennya yang diberi nomor atau bullet. Umumnya, Listicle ini dapat ditemukan di beberapa media hingga blog e-commerce, seperti Traveloka, Tokopedia, dan lain sebagainya.

5. Sumber

Dibandingkan dengan jenis artikel lainnya, jenis artikel Sumber atau Resource membutuhkan sumber yang jelas dapat diletakkan di bagian akhir atau penyematan sebagai pendukung. Artikel ini dapat ditemukan di Wikipedia atau WikiHow yang sudah tertata dengan sangat rapi.

6. Review

review

Seperti namanya, artikel Review ini berfokus pada pengalaman atau kejadian yang pernah dialami oleh sang penulis. Biasanya jenis artikel ini yang paling sering dimanfaatkan untuk mempromosikan suatu produk atau jasa, sebelum membeli atau menggunakan jasa tersebut. Produk-produk yang paling sering memanfaatkan jenis artikel ini adalah produk kecantikan, perawatan kecantikan, dan lain sebagainya.

Baca juga: WP Fastest Cache: Panduan dan Review

7. Breaking News

Artikel selanjutnya adalah Breaking News. Jenis artikel ini umumnya diperuntukkan untuk menjelaskan kejadian yang sedang terjadi dan membutuhkan klarifikasi ulang. Umumnya, artikel ini disiarkan karena memiliki nilai kepentingan yang tinggi bagi orang banyak, seperti kecelakaan pesawat, adanya kebakaran gedung, dan lain sebagainya.

8. Opini

Opini adalah sebuah pendapat, tanggapan, pengetahuan, dan pola pikir yang dimiliki seseorang dalam menanggapi suatu fenomena. Jika dilihat secara sekilas, jenis artikel ini mirip dengan artikel review. Namun yang membedakannya, opini akan menggunakan narasumber sebagai pembanding terhadap isi dari kontennya. Tujuannya untuk mendapatkan konten yang objektif, sehingga pembaca dapat memberikan penilaian berdasarkan opini dari masing-masing narasumber.

9. Full Guide

Full Guide adalah jenis artikel yang biasanya terbagi menjadi beberapa bagian tulisan yang terpisah atau istilah yang umum digunakan adalah pillar content. Pembagian tulisan tersebut bertujuan untuk memberikan jeda kepada pembaca, tujuannya agar pembacanya bisa nyaman membaca konten.

10. Guide/This Is

artikel guide

Jenis artikel terakhir yang perlu diketahui adalah artikel Guide/This Is. Konten artikel ini dibuat dengan tujuan sebagai jembatan pembuka untuk membahas suatu topik. Supaya bisa membedakannya, artikel ini diawali dengan judul ‘SEO adalah’, ‘Digital Marketing adalah’, dan lain sebagainya.

Baca juga: Off-Page SEO: Panduan Link Building bagi Para Pemula

Sudah Tahu Apa Saja Jenis-Jenis Artikel?

Itulah beberapa jenis-jenis artikel yang perlu diketahui oleh para penulis ketika menulis sebuah konten. Nah, bagi kamu yang masih kesulitan dalam pembuatan artikel dan membutuhkan jasa menulis artikel profesional, kamu bisa menggunakan Turnbacklink yang menyediakan layanan penulisan artikel sesuai kaidah SEO. Turnbacklink akan membantu kamu membuat konten yang sesuai dengan kebutuhan marketing.

Semoga artikel yang sudah Dewaweb rangkum di bawah ini bermanfaat untuk kamu, ya