dewaweb-blog-panduan-litemage-untuk-magento

Artikel ini merupakan panduan dasar yang lengkap soal Cloudflare sebagai CDN unggulan di kalangan web developer. Anda akan mendapat pemahaman jelas apa itu CDN sendiri, apa itu Cloudflare dan apa saja fitur-fitur serta keunggulannya. Tak hanya itu, kami juga akan memberikan langkah-langkah awal pembuatan akun Cloudflare bagi website Anda.

Apa itu Cloudflare?

CloudFlare merupakan salah satu layanan Content Delivery Network (biasa disebut dengan singkatan CDN) dan juga merupakan layanan Web Security. Layanan dari Cloudflare ini bisa Anda dapatkan dengan gampang dan tarifnya gratis. Cloudflare ini sebenarnya bisa dikatakan CDN unggulan bila dibandingkan dengan CDN umumnya. Ini karena Cloudflare mampu memberikan pelayanan yang maksimal. Cloudflare sendiri punya berbagai macam paket yaitu Pro, Bussiness, dan Enterprise.

Tapi, apa sebenarnya CDN itu sendiri? CDN adalah suatu sistem yang akan sediakan konten secara cepat kepada end user dan ini ada pada berbagai data center di internet. Konten yang disebarkan melalui CDN ini biasanya berupa konten statis. Jadi, cara kerjanya adalah dengan menyebarkan konten-konten statis web ke beberapa data center yang ada.

Pada saat konten statis di-loading dari web (js, gambar, css, video, dan berbagai jenis konten lain) penggunanya bakal langsung menerima konten dari lokasi yang  terdekat dengan CDN, bukan lewat server web-nya. Dalam hal inilah letak keunggulan Cloudflare, sebab website Anda sebagai pengguna dapat ter-loading lebih cepat oleh end user di manapun berada.

Memang, CDN sebenarnya tidak diberi secara cuma-cuma/gratis, namun Cloudflare bersedia memberikan CDN gratis buat Anda dengan tambahan fitur-fitur yang lainnya. CDN ini mampu menghemat bandwith Cloudflare serta menyebarkannya ke semua konten statis yang ada di web, baru setelahnya menyebarkannya kembali ke seluruh data center CloudFlare tersebut.

Cloudflare mengklaim bahwa ada lebih dari 20 data center CloudFlare yang tersebar, khususnya di Asia Tenggara, yang terletak di Singapura. CDN sangat disukai oleh para developer karena dapat menghemat bandwith hingga 50% besarnya. Jadi, website bisa menjadi 2X lebih cepat. Walaupun website Anda mungkin sudah pakai plugin W3 Total Cache, tapi tetap saja tidak akan bisa lebih cepat dibanding website yang pakai CDN Cloudflare ini.

Fitur-fitur Unggulan Pada CloudFlare

Mirroring : Konten-konten yang ada di situs Anda nantinya bakal jadi mirror ke setiap data center Cloudflare. Hal inilah yang sebabkan website Anda sebagai pengguna bisa teroptimasi lebih cepat ketika visitor/pengunjung berada jauh dari server yang utama.

Caching : Ini berarti Cloudflare menjalankan fungsi caching di waktu dan kondisi tertentu. Fitur yang satu ini bakal menghemat bandwith hosting Anda, terutama kalau hosting Anda mempunyai limit pada bandwith. Jadi, sederhananya koneksi Anda akan berjalan dua arah, yaitu ke web visitor dan ke server-nya.

Firewall : Fitur satu ini bisa melindungi website Anda dari ancaman keamanan. Selain itu, Anda bisa memblokir IP dari negara-negara lainnya, sehingga Anda dapat menentukan visitor yang mana saja yang bisa mengunjungi website Anda.

Analytics : Fitur ini berarti dijalankannya monitoring terhadap segala aktivitas yang ada di website Anda. Apa saja aktivitas yang di-monitoring?Contohnya jumlah request yang dikirimkan selama 24 jam terakhir, jumlah unique visitor, asal visitor-nya, dan juga bandwith yang ada selama 24 jam penuh.

Railgun : Fitur ini juga bisa memengaruhi kecepatan website Anda. Bahkan Cloudflare dengan fitur ini mengklaim kalau website Anda bisa meningkat kecepatannya hingga 300%. Akan tetapi fitur ini hanya bisa dipakai oleh pengguna versi yang berbayar atau jika provider hosting Anda ada kerjasama dengan Cloudflare.

Apa Saja Kelebihan Cloudflare?

  • Cloudflare bisa menyembunyikan IP address asli dari web hosting Anda. Apa implikasinya? Hacker jadi kesulitan dan tidak bisa menyerang server yang dijalankan.
  • Cloudflare juga membuat web cache sehingga sumber daya untuk memuat situsnya bisa lebih cepat dan beban server jadi berkurang.
  • Cloudflare juga kasih perlindungan optimal atas semua serangan DDoS dengan mengubah aspek web security Anda.
  • Jika site Anda lagi down, CloudFlare mengklaim diri akan berkomitmen untuk terus melayani cached data sampai site itu bisa up lagi.
  • Jika registrar tidak kasih pilihan untuk menambahkan DNS records, kita bisa pakai nameservers dari Cloudflare-nya dan tambahkan host DNS records di sana.
  • CloudFlare juga tawarkan layanan gratis kalau kita ingin menambahkan beberapa domain secara sekaligus.
  • Kita bisa blokir akses site dari wilayah/negara tertentu. Pengaturan ini bisa saja diinginkan pengguna  kalau sewaktu-waktu mereka mendapat banyak serangan dari negara-negara tertentu.

Terakhir, Cloudflare mau memberi SSL gratis bagi penggunanya, yang dapat juga digunakan pada shared host. Ketahui pentingnya SSL Certificate .

Cara Membuat Akun di Cloudflare dan Menambahkan Website

1. Buka website Cloudflare dan klik tautan “Under Attack?” di bagian pojok kanan atas homepage Cloudflare seperti pada gambar berikut!

Cloudflare Homepage 1 - Dewaweb2.  Buat akun Cloudflare dengan mengetikkan alamat email dan kata sandi Anda. Klik “Create account now” untuk melanjutkan ke langkah berikutnya. Sebaiknya gunakan email resmi dari perusahaan Anda. Misalnya, [email protected] Mengapa? Karena notifikasi email penagihan dan info apapun yang terkait layanan akan dikirim ke alamat email ini.

3. Masukkan domain untuk website Anda kemudian klik “Add site”. Anda tidak usah menambahkan “www” ke domain-nya. Misalnya, jika situs web Anda adalah www.nama.com, ketikkan nama.com saja.

Add Site Cloudflare 2 - Dewaweb4.  Cloudflare nantinya akan memindai catatan DNS dari domain Anda. Ini bakal menghabiskan waktu sekitar 60 detik hingga selesai. Setelah pemindaian DNS selesai, klik “Next”.

5. Pilih paket yang sesuai dengan kebutuhan Anda, lalu klik “Confirm Plan”.

6. Daftar semua catatan DNS yang telah ditemukan bakal ditampilkan, termasuk subdomain Anda. Pada langkah ini, Anda bisa putuskan subdomain mana yang ingin Anda aktifkan dengan Cloudflare. Jika ada catatan tambahan yang ingin Anda tambahkan buat pihak Cloudflare, Anda bisa menambahkannya di sini. Setelah Anda meninjau catatan DNS Anda, klik “Next”.

7. Pada langkah terakhir, Anda akan diberikan server nama Cloudflare untuk domain Anda. Cloudflare nameserver ditetapkan ke domain Anda dan tercantum di halaman ini.

8. Klik Lanjutkan. Nah, kini Anda harus melanjutkan ke tab Crypto dari akun Cloudflare baru Anda untuk memverifikasi bahwa catatan Universal SSL Cloudflare telah ditetapkan bagi domain Anda. Hal-hal itu harus muncul sebagai dua catatan di bagian Edge Certificates: Satu bagi domain root Anda (contoh.com) dan satu catatan bagi subdomain wildcard (* .contoh.com).

Catatan: Tunggu hingga 72 jam untuk dapat sebarkan informasi nama server. Nanti, Anda akan menerima email konfirmasi dari Cloudflare saat pembaruan server namanya sudah selesai. Website Anda tidak akan mengalami downtime selama dalam periode ini.

Simpulan

Nah, bagaimana, apakah Anda kini telah mengerti dasar-dasar Cloudflare? Sebagai provider hosting murah dan vps murah, khususnya cloud hosting Indonesia yang telah bersertifikat internasional , kami berkomitmen untuk mensukseskan Anda secara online. Baca juga artikel-artikel menarik dari kami lainnya di blog kami dan subscribe untuk mendapat update terbaru dari blog kami maupun ebook gratis. Selamat mengembangkan usaha Anda, semoga berhasil ya!