dewaweb-blog-litespeed-cache-drupal

Bagi Anda pemilik website Drupal yang tertarik untuk menggunakan LiteSpeed Cache untuk website Anda, sekarang kami akan membahas lebih dalam tentang LiteSpeed Cache untuk Drupal.

Artikel terkait: Panduan Drupal Untuk Pemula

Bagi Anda yang belum pernah mendengar tentang teknologi satu ini, LiteSpeed Cache atau sering juga disebut dengan istilah LSCache adalah module caching server yang dibangun secara langsung di web server LiteSpeed. LSCache menyimpan halaman HTML versi static yang dikumpulkan secara dinamis dengan tujuan untuk mempercepat penyajian halaman-halaman untuk berbagai permintaan yang website Anda dapatkan.

LiteSpeed Cache sekarang sudah ada dalam bentuk plugin. Plugin LSCache ini memperbolehkan Anda mengatur setting-an untuk mengelola aplikasi caching Anda. Plugin ini kemudian akan mengupdate file konfigurasi dan rewrite rules secara otomatis. Sehingga, bagi Anda yang tidak memiliki pengetahuan back-end, Anda tetap bisa melakukan proses caching dengan mudah.

LiteSpeed Cache untuk Drupal dikenal dengan nama LSCache Module for Drupal. Module Drupal ini bekerja untuk Drupal 8.x dan server LSWS Enterprise, OpenLiteSpeed, atau LiteSpeed Web ADC. LSCache Module for Drupal juga dapat melakukan cache untuk logged in users dan ESI. Perlu diingat bahwa LiteSpeed Cache untuk Drupal tidak mendukung cache crawler. Selain itu, plugin ini juga mendukung public cache, private cache, dan tag-based cache purge.

Sebelum kami mulai membahas LiteSpeed Cache dengan lebih dalam, perlu diingat bahwa plugin LiteSpeed Cache untuk Drupal hanya bisa digunakan di Drupal 8. Jika Anda menggunakan versi Drupal sebelum Drupal 8, Anda perlu menggunakan rewrite rules untuk menjalankan LSCache.

Drupal 8 sendiri memang berbeda dari Drupal 7. Developer Drupal melakukan perubahan dari procedural programming ke object-oriented programming. Drupal 8 sudah memiliki built-in page cache untuk konten statis dan sebuah cache untuk dynamic page untuk logged-in users. Pada dasarnya, cache untuk dynamic page bekerja sebagai sebuah reverse proxy yang ditulis dalam bahasa PHP. Built-in proxy memang pilihan yang tepat jika Anda tidak memiliki pilihan lainnya, tetapi dengan plugin LiteSpeed Cache Anda akan melihat peningkatan yang lebih baik pada website Drupal 8 Anda.

Baca juga: Mengenal LiteSpeed Cache, Teknologi Baru Untuk Mempercepat Website Anda

Cara Install LiteSpeed Cache Untuk Drupal

Agar Anda bisa menginstal plugin LiteSpeed Cache di website Drupal Anda, Anda harus sudah menggunakan Drupal 8.xx atau versi setelahnya. Selain itu, Anda juga harus menggunakan LiteSpeed Web Server (LSWS) 5.2.3 atau versi setelahnya. Serta PHP 7.1 atau lebih tinggi.

Bagi Anda yang sudah menggunakan hosting Dewaweb, Anda sudah tidak perlu mendownload lagi pluginnya karena Anda sudah mendapatkan pluginnya. Anda hanya perlu mengaktifkan dan melakukan konfigurasi. Tetapi, jika Anda tidak bisa menemukannya, Anda juga bisa mendownload pluginnya dari GitHub milik LiteSpeed .

Mengaktifkan LiteSpeed Cache pada Drupal Menggunakan Rewrite Rules

Untuk melakukan ini, Anda hanya perlu memasukkan kode di bawah ini:

<IfModule LiteSpeed>

CacheLookup on

</IfModule>

Cara Install Plugin LiteSpeed Cache

Setelah Anda mendapatkan pluginnya, Anda bisa menginstallnya dengan masuk ke http://example.com/admin/modules/install (jangan lupa ganti example.com/ dengan domain website Anda). Perlu diingat bahwa ini hanya akan bekerja jika Anda mengaktifkan drupal core module Update manager. Jika ini tidak aktif, Anda tidak bisa menggunakan link di atas untuk menginstall plugin Anda.

Setelah itu, dengan tombol Browse, Anda bisa mengupload plugin yang baru saja Anda download dan memulai proses instalasi. Anda hanya perlu mengikuti apa yang tertulis di layer. Setelah Anda install, Anda bisa mengaktifkan plugin dengan mengunjungi http://example.com/drupal/admin/modules. Jangan lupa untuk mengganti http://example.com/ dengan domain website Drupal Anda.

Gunakan search box untuk mencari modulnya. Centang kotak di sebelah tulisan LiteSpeed Cache. Kemudian klik Install.

Anda sudah berhasil menginstall LiteSpeed Cache di website Anda.

Konfigurasi LiteSpeed Cache untuk Drupal

Langkah ini sebenarnya optional. Setelah plugin diaktifkan, cache Anda akan langsung bekerja. Tetapi, jika Anda mau, Anda juga bisa mengkustomisasi plugin LiteSpeed Cache agar dapat bekerja dengan lebih baik untuk kebutuhan website Anda.

Masuk ke http://example.com/admin/config/development/lscache

Clear Cache

  • Clear this site – Pilihan ini hanya akan membersihkan instalasi Drupal saat ini. Pilihan ini dapat membantu jika Anda memiliki beberapa website Drupal di virtual host yang sama.
  • Clear all – Tombol ini membersihkan LiteSpeed Cache untuk host virtual. Ini termasuk web apps lain yang menggunakan LSCache (WordPress, Joomla, Magento, dsb) di virtual host yang sama

Baca juga: Panduan LiteMage Magento Indonesia

Debug

Jika Anda menyalakan pilihan debug, LiteSpeed Cache akan menghapus extra headers untuk testing di tahap pengembangan (developing) atau deployment.

Public Cache TTL

Disini, Anda bisa mengatur berapa lama LiteSpeed Web Server menyimpan halaman-halaman website Anda pada public cache.

Troubleshooting LiteSpeed Cache untuk Drupal

Masalah yang mungkin sering Anda hadapi adalah error di tahap instalasi. Salah satu error yang mungkin Anda hadapi adalah error 500.

Artikel terkait: Cara Mengatasi HTTP Error 500

Anda mungkin akan menghadapi error 500 pada proses instalasi, jika:

  • Versi PHP Anda lebih lama dari versi PHP 7.1
  • Ada paket module PHP (PHP module packages) yang hilang

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memeriksa versi PHP yang ada di website Anda. Jika versinya lebih lama dari versi 7.1, instalasi LiteSpeed Cache untuk Drupal Anda pasti akan gagal.

Jika versi PHP sudah versi 7.1 ke atas, mungkin ada beberapa modul PHP yang hilang atau tidak dapat ditemukan. Coba lihat kembali server error log Anda. Jika Anda melihat sesuatu seperti di bawah ini:

[STDERR] Error: Class ‘ZipArchive’ not found in /var/www/html/core/lib/Drupal/Core/Archiver/Zip.php on line 30 #0 /var/www/html/core/lib/Drupal/Core/Archiver/ArchiverManager.php(42): Drupal\Core\Archiver\Zip->__construct(‘/tmp/lscache-dr…’)

Maka Anda perlu menginstall package php-pec1-zip dan ini seharusnya dapat langsung membantu Anda menyelesaikan masalah error ini.

Simpulan

Di artikel ini, kami sudah membahas tentang LiteSpeed Cache untuk Drupal. Sama seperti LiteSpeed Cache untuk CMS lainnya, LiteSpeed Cache pada Drupal akan membantu mempercepat waktu loading website . Dengan waktu loading yang lebih cepat, Anda juga akan meningkatkan traffic website, conversion rate, dan tentunya sales Anda.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, pelanggan hosting Dewaweb sudah tidak perlu khawatir lagi karena Anda sudah akan mendapatkan LiteSpeed secara langsung. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengaktifkan dan mengkonfigurasinya. Selain itu, jika Anda menggunakan CMS lainnya LiteSpeed juga tersedia untuk beberapa CMS lainnya. Di antaranya, WordPress, Joomla, PrestaShop, XenForo, Magento, dan MediaWiki. Kami akan terus membahas LiteSpeed untuk berbagai CMS lainnya, jadi ditunggu ya artikel LiteSpeed selanjutnya!

Cloud Hosting Terbaik di Indonesia