Di dalam industri saat ini, semuanya bersinggungan dengan dunia teknologi. Dari yang awalnya rasanya sulit untuk disusupi teknologi mutakhir hingga industri lainnya yang hanya tinggal menunggu waktu saja untuk mendapatkan momentum dari kemajuan teknologi, pada akhirnya semua memudahkan dalam menggerakan roda bisnis serta kehidupan masyarakat luas.

Salah satunya adalah dunia internet. Di dalam dunia internet, tentu saja menjadi dunia yang berurusan langsung dengan teknologi itu sendiri. Pada masa dulu, internet hanya menjadi tempat untuk mencari informasi hingga pertemanan virtual. Namun sekarang, internet sudah menjadi tempat untuk mencari uang juga.

Dulu rasanya sulit untuk membayangkan bisa berbelanja secara bebas di dunia maya karena dengan teknologi yang ada, tidak semua orang bisa melakukannya di dalam aktivitas mereka. Sulitnya akses dan sulitnya mempelajari dunia internet membuat banyak orang, khususnya yang sudah berumur untuk menggunakan internet sebagai medium berbelanja.

Namun pada dua hingga tiga tahun terakhir, semuanya bisa dilakukan oleh siapa pun. Berbelanja online menjadi sangat mudah dan bisa dilakukan dalam aktivitas sehari-hari tanpa perlu mempelajari secara dalam.

Dari pihak penjual online pun, mereka juga menyediakan website yang mudah untuk digunakan oleh siapa pun karena memang di sanalah tantangannya. Bagaimana membuat website yang bisa digunakan semua kalangan tanpa perlu ada proses pembelajaran yang menyulitkan? Untungnya kemajuan teknologi membuat semua menjadi lebih paham dengan dunia internet.

Berbicara mengenai membuat website, pada awalnya tentu saja ini bukan kegiatan yang mudah. Tidak semua orang bisa membuat website pada masanya karena membutuhkan kecakapan yang baik mengenai urusan ini. Belajar dalam waktu yang lama perlu dijalani terlebih dahulu agar bisa membuat website. Untungnya, lagi dan lagi, teknologi memudahkan segalanya.

Adobe Dreamweaver menjadi jawaban terbaik jika ingin membuat website. Tapi bagaimana membuat website dengan Adobe Dreamweaver? Apa saja yang harus dilakukan dan apakah ada panduan dalam menggunakan Adobe Dreamweaver? Tenang saja, semua pertanyaan itu dijawab di panduan menggunakan Adobe Dreamweaver untuk membuat website di bawah ini. Selamat membaca!

Miliki Dreamweaver

Tentu saja langkah pertama yang harus dilakukan adalah memiliki software Adobe Dreamweaver. Untuk saat ini, versi paling terbaru dari Dreamweaver adalah versi 19.0 yang dirilis pada Oktober 2018 silam. Namun jangan khawatir, Dreamweaver versi sebelumnya pun masih layak untuk digunakan dalam rangka membuat website. Gunakan yang paling cocok untuk spesifikasi laptop/PC milik sendiri.

Create New

Langkah selanjutnya adalah membuat new project. Ya, dengan membuat new project, maka kamu bisa membuat website dengan lebih lancar.

Masukkan nama website yang diinginkan

Setelah membuat new project, sekarang saatnya kamu memilih nama website yang paling cocok untuk kamu. Untuk website bersifat profesional, lebih baik tentukan lebih awal sebelum membuat website di Dreamweaver karena pada dasarnya, nama website akan menjadi representasi dari halaman yang kamu ciptakan sendiri.

Untuk nama yang hanya dipakai sebagai bahan lucu-lucuan atau lelucon saja sebaiknya dihindari karena malah memberikan kesan tidak profesional. Pilih nama website yang bisa kamu pertanggungjawabkan serta memiliki arti yang jelas sekaligus mendalam bagi kamu sendiri. Dengan melakukan hal itu, maka website yang dibuat dari Dreamweaver akan lahir secara baik dan layak untuk dilihat oleh masyarakat luas pengguna internet.

Jangan lupa untuk save project

Setelah memilih nama, kamu jangan lupa loh untuk melakukan save project secara berkala. Mengapa demikian? Supaya project website terbaru kamu ini tidak hilang atau malah tidak tersimpan karena kamu lupa melakukan salah satu langkah paling penting di dalam membuat project website. Ingat, daripada menyesal lebih baik sibuk di awal.

Membuat tabel

Sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya, kita perlu membuat tabel terlebih dahulu. Kamu bisa mencari menu Insert. Di dalam menu insert itu, ada option Table. Dan kamu harus mengisi Rows = 1 dan Columns = 1. Jangan lupa untuk mengisi bagian Table Width = 100%.

Setelah tabel sudah ada di layar komputer kamu, kamu bisa masuk ke dalam tabel itu dan membuat tabel kedua. Kegunaan dari tabel kedua adalah untuk membuat layout website yang nantinya akan kamu miliki. Kamu juga harus melakukan hal yang sama seperti tabel pertama. Masukkan Rows = 4 dan Columns = 2. Untuk Table Width = 900 pixel.

Setelah kedua tabel ini sudah selesai, maka sudah tercipta layout website milik kamu sendiri. Sekarang saatnya berurusan dengan halaman pertama, header, background, menu dan yang lainnya.

Buat halaman baru

Sudah save project dan membuat tabel? Berarti sekarang saatnya membuat halaman pertama dari website kamu. Untuk membuat halaman pertama ini, coba pikirkan terlebih dahulu desain yang ingin dipakai. Kamu bisa cek beberapa referensi di internet. Bisa dari artikel-artikel yang membahas desain website hingga referensi dari website-website yang kamu sukai.

Kamu juga bisa memasukkan beberapa desain grafis di dalam halaman utama website kamu sehingga memberikan kesan yang mendalam bagi yang melihatnya secara langsung ketika website sudah jadi dan diluncurkan di dunia maya.

Buat background website

Setelah membuat halaman pertama, pastinya kamu perlu memiliki background website. Untuk background website ini, lebih baik memiliki desain yang sama untuk semua halaman sehingga kamu tidak perlu bersusah payah dalam mengaturnya serta bisa memberikan tema yang sama untuk website kamu.

Buat menu website

Jika background website sudah jadi, sekarang masuk ke menu website. Untuk menu website, ini menjadi bagian yang sangat penting dari keberhasilan sebuah website agar bisa diterima oleh para pengunjung. Sebelum kamu membuat menu, sebaiknya tentukan terlebih dahulu menu-menu apa saja yang mau kamu masukkan di dalamnya sehingga kamu tidak perlu kebingungan lagi untuk menentukan mana yang paling tepat serta bisa menjadi persembahan yang bagus untuk pengunjung website kamu nantinya.

Untuk melakukannya, pilih menu Insert lagi dan klik Spry. Setelah itu ada menu Spry Menu Bar. Kamu bisa menyesuaikannya seperti ingin menu dengan bentuk horizontal (mendatar) atau vertical (menurun). Kalau melihat website kebanyakan, lebih banyak yang menggunakan menu bentuk horizontal.

Sesuaikan dengan keinginan kamu

Sekarang giliran membuat berbagai ornamen penting seperti memasukkan copywriting hingga gambar-gambar yang bisa menunjang keindahan website kamu. Di dalam Adobe Dreamweaver sendiri ada beberapa aplikasi tambahan yang bisa kamu maksimalkan seperti Extract (mengubah desain website dari Photoshop menjadi kode web), Full Support HTML5 (untuk penggunaan HTML seperti video, audio dan yang lainnya), CSS Designer (visual editing untuk memperindah website) dan Live View (untuk penambahan menu yang lebih beragam).

Dengan memaksimalkan penggunaan Dreamweaver dan fitur-fiturnya, kamu akan mendapatkan website terbaik, salah satunya untuk toko online milik kamu sendiri. Apalagi kamu bisa menyesuaikan desain website dengan barang yang kamu jual. Dengan tema yang sama, maka semakin cocok pula dengan bisnis kamu sendiri.

Cloud Hosting Terbaik di Indonesia