Asset Blog Dewaweb

Pengertian Analisis SWOT dan Cara Menggunakannya

Pernahkah kamu melihat sebuah bisnis yang gagal tanpa penyebab yang jelas? Jika ya, mungkin bisnis tersebut belum menjalankan analisis SWOT. Analisis SWOT adalah salah satu faktor paling penting dalam menganalisa kelebihan, kekurangan, peluang, dan ancaman bagi sebuah bisnis.

Ketika kamu hendak memulai bisnis, kamu membutuhkan perencanaan terlebih dulu. Selain menentukan produk, nama brand, dan budget, ada baiknya jika kamu juga memperkirakan di manakah posisimu jika dibandingkan dengan para kompetitor.

Bagi kamu yang pernah atau sedang mempelajari dunia marketing, mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan teknik analisis yang satu ini: Analisa SWOT.

Pada artikel ini, kami akan membahas mengenai pengertian analisis SWOT, faktor-faktor, serta contoh analisis SWOT. Jika kamu ingin mengembangkan bisnismu dengan lebih cepat, baca sampai habis, ya!

Pengertian Analisis SWOT

Analisa SWOT adalah metode analisis sederhana, tetapi memiliki peran besar dalam mengembangkan strategi bisnis yang menguntungkan.

SWOT itu sendiri adalah singkatan dari: strength, weakness, opportunity, dan threat. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui aspek-aspek utama dari sebuah bisnis yang meliputi keunggulan, kekurangan, kesempatan dan ancaman.

Dengan menggunakan metode SWOT ini, kamu dapat merancang strategi yang tepat untuk membuat bisnismu lebih unggul dibanding para kompetitor.

Berikut gambaran singkat mengenai apa saja yang dapat dimasukkan ke dalam analisa SWOT.

analisis SWOT

Manfaat Analisis SWOT untuk Bisnis

Setelah mengetahui arti SWOT, kita bahas manfaatnya. Secara umum, kegunaan analisis SWOT adalah untuk mengidentifikasi kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threat) dalam sebuah bisnis atau usaha.

Berikut kegunaan analisis metode SWOT secara lebih terperinci:

  • Mengoptimalkan keunggulan (strength) sebuah bisnis untuk mendapatkan keuntungan yang lebih maksimal
  • Mengatasi kelemahan (weakness) yang dapat mengurangi keuntungan bisnis
  • Mengidentifikasi peluang (opportunities) yang dapat meningkatkan keuntungan bisnis.
  • Mengantisipasi dan mencegah terjadinya kerugian atau kendala bisnis yang disebabkan oleh ancaman (threats).

Baca juga: 5 Cara Menentukan Harga Jual agar Produk Semakin Laris

Faktor-Faktor dalam Analisa SWOT

Jika diperinci lebih lanjut, analisis SWOT ini terbagi lagi menjadi dua bagian: faktor internal dan faktor eksternal.

Dalam metode SWOT, faktor internal adalah faktor yang dimiliki oleh bisnismu dan tidak dipengaruhi oleh unsur dari luar.

Faktor internal terdiri dari Strength dan Weakness, sedangkan faktor eksternal terdiri dari Opportunity dan Threat.

Strength

Strength merupakan kekuatan bisnismu, seperti kualitas, lokasi, atau unsur lain yang membuatmu lebih unggul dibanding kompetitor. Buatlah daftar kekuatan sebanyak-banyaknya sehingga kamu bisa mengetahui apa yang membedakan bisnismu dengan bisnis serupa yang mirip dengan milikmu.

Tujuannya, agar kamu mempunyai authenticity atau ciri khas yang membuatmu berbeda dari kompetitor dengan ide bisnis sejenis.

Weakness

Weakness adalah kelemahan bisnismu jika dibandingkan dengan kompetitor. Perkirakan segala kekurangan yang kamu miliki agar ketika hendak melakukan promosi, kamu bisa mengetahui poin mana yang mempunyai letak “aman” hingga tidak menyinggung kelemahan yang dimiliki oleh bisnismu.

Akan lebih baik lagi jika kamu bisa memanfaatkan kekuranganmu menjadi kelebihan pada strategi periklananmu. Sebagai contoh, Gojek secara gamblang mengakui bahwa informasi mengenai pelatihan mitra atau asuransi sebagai topik yang kurang penting. Tetapi, mereka tetap membuat iklan khusus mengenai topik tersebut dengan tujuan mempromosikan campaign #UninstallKhawatir.

Opportunity

Opportunity adalah peluang yang bisa kamu raih setelah menganalisis posisimu melalui dua faktor internal di atas. Peluang juga bisa kamu tentukan melalui penghitungan budget yang akan kamu keluarkan untuk melakukan promosi atau iklan tertentu.

Buatlah perencanaan program di awal pembuatan bisnis yang bisa kamu perbarui setiap 3-6 bulan sekali agar kamu dapat menganalisis program mana yang efisien untuk kamu gunakan ke depannya.

Threat

Threat atau ancaman dalam metode SWOT mengarah ke masa depan bisnismu berdasarkan keputusan yang kamu ambil saat ini. Ada juga beberapa hal yang perlu kamu perhitungkan dan masukkan dalam kolom threat seperti:

    • ketersediaan sumber daya
    • jangka waktu minat konsumen
    • breakeven point atau titik balik modal bisnis

Meski terlihat seperti langkah-langkah yang hanya bisa diaplikasikan bagi para pebisnis yang hendak memulai bisnis mereka, sebenarnya teknik analisis ini juga bisa kamu gunakan pada bisnis yang sedang dalam proses pengembangan.

Kamu seharusnya sudah bisa menggunakan data analisis bisnismu untuk menentukan kekuatan apa yang membuat bisnismu lebih unggul dibanding kompetitor lain, lalu kamu juga bisa menemukan kelemahan bisnismu dengan menanyakan langsung kepada para pelanggan atau konsumen melalui testimoni atau survei.

Selanjutnya, peluang dan ancaman juga merupakan dua hal penting yang bisa kamu analisis agar kamu bisa mencari sendiri peluang bisnismu serta mempersiapkan segala ancaman yang mungkin akan menghadang.

Pertanyaan Analisis SWOT

Setelah kamu memahami pengertian masing-masing huruf dari kata “SWOT,” inilah waktunya kamu mulai merancang analisis terhadap bisnismu sendiri. Tak hanya perlu memahami kegunaannya, kamu juga perlu mengerti apa saja yang harus kamu tulis nantinya dalam analisismu. Berikut ini adalah daftar pertanyaan yang sebaiknya bisa kamu jawab untuk menganalisis bisnismu.

Strength

  • Apa yang membedakan bisnismu dengan bisnis lain?
  • Keunggulan apa yang dimiliki bisnismu dibanding yang lainnya?
  • Apa yang akan dilihat oleh konsumen sebagai suatu kelebihan?

Weakness

  • Faktor apa yang membuat kompetitor lebih unggul daripada bisnismu?
  • Apa saja kelebihan kompetitor yang tidak sesuai dengan prinsip bisnismu?
  • Apakah keunikan bisnis buatanmu dapat memenuhi kebutuhan pelanggan ideal?

Opportunity

  • Kesempatan apa yang bisa diraih saat ini?
  • Apakah perkembangan tren saat ini sesuai dengan bisnismu? Jika ya, bagus. Tapi jika tidak, mungkin kamu perlu meningkatkan brand awareness atau lakukan improvisasi sehingga brand-mulah yang menjadi pelopor suatu tren (menjadi trendsetter).

Threat

  • Apa yang dipikirkan oleh kompetitor?
  • Hambatan apa saja yang berkemungkinan akan menghambat bisnismu?
  • Adakah aturan pemerintah yang akan memperlambat perkembangan bisnis?

Contoh Analisis SWOT

Jika masih belum memahami analisis SWOT melalui kedua faktor yang sudah dijelaskan beserta contoh-contoh pertanyaan berdasarkan komponen dasar untuk menganalisis, berikut ini adalah contoh yang bisa kamu gunakan sebagai pedoman untuk membuat analisismu sendiri.

Netflix

Contoh analisis SWOT pertama adalah Netflix.

Netflix merupakan penyedia layanan streaming film, serial, dan video berbayar. Pengguna Netflix bisa menikmati tayangan melalui media laptop, tablet, smartphone, atau bahkan smart tv.

Koleksi tayangan Netflix sangat beragam, dari berbagai jenis genre hingga tayangan dari berbagai negara. Untuk bisa menikmati layanannya, penggunanya perlu berlangganan tiap bulan.

analisis SWOT netflix

Strength

  • Unggul. Netflix memimpin barisan penyedia film streaming. Berdasarkan data yang dihimpun tahun 2020, Netflix memimpin dengan 203,7 juta subscriber.
  • Tidak ada iklan. Pengguna Netflix dapat menonton tayangan yang mereka sukai tanpa jeda iklan. Tontonan yang memiliki iklan di dalamnya mengurangi kenyamanan saat menonton. 
  • Original. Netflix juga menyediakan berbagai jenis tayangan original dalam bentuk film, serial atau dokumenter yang diproduksi sendiri.
  • Praktis. Pengguna Netflix dapat men-download tayangan yang mereka sukai untuk ditonton secara offline di mana dan kapan saja.
  • Tayangan berkualitas. Konten yang disediakan mampu bersaing dengan tayangan stasiun TV lainnya. Buktinya, film-film original produksi Netflix masuk dalam nominasi penghargaan film seperti Emmy Awards.

Weakness

  • Meski Netflix menawarkan berbagai tayangan yang orisinal, tidak semua tayangan tersebut menarik bagi penonton. Selain itu, masih banyak orang yang memilih menggunakan layanan streaming gratis.
  • Sulit berinovasi.
  • Saat hak tayangnya sudah habis, tayangan yang disewa Netflix harus dikembalikan. Ini berarti tayangan tersebut tidak dapat ditonton lagi di Netflix.

Opportunity

  • Netflix menjembatani cara baru menonton tayangan hiburan. Netflix menciptakan pengalaman baru bagi penggunanya dengan menawarkan kenyamanan saat menonton.
  • Menjalin kerjasama dengan lebih dari 180 negara di dunia untuk melebarkan ‘sayap’ layanan streaming. Netflix memiliki potensi yang besar untuk berkembang dalam menyediakan tayangan berkualitas ke seluruh dunia.
  • Penonton bisa menentukan bahasa dalam audio, subtitle, maupun kualitas gambar yang ditayangkan.

Threat

  • Persaingan yang ketat. Euforia layanan streaming film hingga keuntungan yang diraih Netflix membuat berbagai kompetitor tergiur untuk menjalankan bisnis serupa. Contohnya, Amazon, HBO, Disney+ dan lain-lain. Jika terus bertambah, kemungkinan besar pengguna Netflix dapat menyusut.
  • Regulasi pemerintah. Adanya batasan dalam peraturan pemerintah mengenai penyedia layanan seperti Netflix, di beberapa negara dapat menjadi hambatan Netflix untuk berkembang.
  • Account hacking. Pembobolan akun pengguna Netflix juga dapat menjadi hambatan. Di tengah kepopuleran Netflix saat ini, ada saja oknum yang menyalahgunakan dengan berbagai cara untuk memperoleh keuntungan. Jika hal ini terus berlanjut, pelanggan Netflix bisa saja memilih untuk pindah ke layanan streaming kompetitor.

Gojek

Contoh analisis SWOT selanjutnya adalah Gojek.

Layanan penyedia jasa ojek online karya anak bangsa ini merupakan salah satu perusahaan unicorn start-up di Indonesia. Keberhasilan Gojek tak lepas dari tujuan bisnisnya yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat kala ini. Yuk, simak analisis SWOT untuk Gojek berikut.

Analisis SWOT - Gojek

Strength

  • Penting dalam menunjang pergerakan aktivitas masyarakat sehari-hari dan selalu dibutuhkan.
  • Sangat efisien digunakan bagi masyarakat.
  • Layanan yang beragam. Selain opsi transportasi, pengguna bisa memesan makanan, belanja, mengirim barang dan dengan Gojek.
  • Jumlah mitra pengemudi (driver) yang banyak.
  • Membuka banyak lapangan pekerjaan.

Weakness

  • Harus memiliki akses internet yang memadai untuk menggunakannya.
  • Perusahaan sangat bergantung pada mitra pengemudi.
  • Kejahatan dari oknum mengatasnamakan perusahaan dapat berpengaruh besar kepada kepercayaan pelanggan menggunakan transportasi online Gojek.

Opportunity

  • Memberi peluang untuk meningkatkan taraf hidup mitra pengemudi.
  • Dapat mengembangkan layanan ke daerah-daerah lainnya.
  • Berpeluang merambah ke sektor bisnis lainnya. Contoh, adanya Gopay sebagai opsi pembayaran elektronik yang  menciptakan kemudahan bertransaksi.

Threat

  • Regulasi hukum yang mengatur transportasi online bisa berubah kemudian hari.
  • Kompetitor yang memberi tarif dan penawaran dengan harga yang lebih bersaing dapat membuat pelanggan beralih ke jasa transportasi online yang lain.
  • Adanya larangan di beberapa daerah tertentu yang tidak mengizinkan transportasi online beroperasi. Ini bisa menjadi salah satu hambatan bagi Gojek dan mitra pengemudi.

Simpulan

Bagaimana, menggunakan analisis SWOT tidak sulit, ‘kan? Sekarang kamu bisa mempraktikkan analisis ini ke bisnis kamu.

Selain menggunakan analisis metode SWOT, jangan lupa untuk membangun image dan profil bisnis yang berintegritas dan kredibel agar lebih mudah untuk menemukan pelanggan.

Baca juga: 7 Strategi Content Marketing untuk Bisnismu

Salah satu langkah yang bisa kamu ambil adalah dengan membuat media sosial untuk berinteraksi langsung dengan konsumen. Selain itu, menggunakan website untuk memajang semua produk kamu juga salah satu opsi terbaik di era digital ini.

Pastikan juga website kamu menggunakan web hosting terbaik yang bisa diandalkan demi pengalaman pengunjung terbaik. Selamat berbisnis!!