Mengenal Pengertian ROM dan Perbedaannya dengan RAM

Mengenal Pengertian ROM dan Perbedaannya dengan RAM

Sebuah komputer atau smartphone pada dasarnya memiliki central processor unit (CPU) yang berperan sebagai otak perangkat. CPU sendiri terdiri dari sejumlah komponen yang saling terhubung satu sama lain guna menunjang kinerja perangkat. ROM adalah salah satu komponen penting pada sebagian besar processing perangkat.

Istilah ‘ROM’ mungkin terdengar tidak asing karena selalu identik dengan spesifikasi komputer, laptop, atau gadget. Tanpa disadari, perangkat satu ini mungkin sangat dekat dan sering kamu temui di kehidupan sehari-hari. Sebut saja barang-barang elektronik seperti mesin cuci, microwave, air conditioner, oven, dan lain sebagainya.

Lantas, apa yang dimaksud dengan ROM? Apa perbedaannya dengan RAM? Nah, kali ini Dewaweb akan mengulas informasi tentang ROM secara lengkap dan jelas. Pastikan kamu simak artikelnya sampai selesai, ya!

Baca Juga: 11+ Cara Membersihkan RAM Laptop yang Penuh agar Performa Kencang

Apa yang Dimaksud dengan ROM?

Read Only Memory (ROM) adalah sebuah hardware dalam suatu perangkat berupa chip memory semiconductor yang berfungsi untuk menyimpan data permanen. Data tersebut tidak dapat dimodifikasi atau diubah, melainkan hanya dibaca saja.

Semua data akan tetap tersimpan pada perangkat meski aliran listrik dimatikan. Oleh karena itu, ROM biasanya digunakan untuk menyimpan data dan instruksi firmware (software yang berhubungan erat dengan hardware).

Keberadaan chip ROM sendiri memiliki peran vital dalam menjalankan operating system, baik komputer maupun smartphone. Misalnya pada proses booting, ketika perangkat dinyalakan kondisi RAM masih sangat kosong. Nah, berbagai file penting dalam ROM selanjutnya ditransfer menuju RAM agar perangkat bisa dijalankan, termasuk sistem operasi.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Blue Screen pada Laptop

Jenis-Jenis ROM

Ada beberapa jenis ROM yang harus kamu ketahui, diantaranya yaitu:

Mask ROM

Mask ROM adalah jenis yang tidak dapat di-upgrade maupun ditulis ulang (non flashable). Data yang ada didalamnya merupakan data yang dimasukkan secara langsung melalui mask ketika perakitan chip. Dari segi harga, ROM ini jauh lebih ekonomis daripada jenis lainnya terutama jika diproduksi dalam jumlah banyak. Meski begitu, mask ROM sudah jarang digunakan lagi karena masalah fleksibilitas.

Programmable ROM

Programmable read only memory (PROM) merupakan jenis yang datanya hanya bisa diisi atau diprogram satu kali saja. Setiap bit pada PROM di-setting secara terkunci oleh anti-fuse atau sekring. Chip memory ini biasanya dijual dalam kondisi kosong sehingga memungkinkan pengguna memasukkan programnya sendiri. Perlu diketahui bahwa program tidak dapat dihapus, PROM akan menyimpan program tersebut selamanya.

Erasable Programmable ROM

Erasable programmable read only memory (EPROM) adalah jenis chip memori yang isi programnya bisa dihapus dan diprogram ulang. Berdasarkan pengisiannya, EPROM dibagi menjadi dua jenis, yaitu EPROM elektrik dan EPROM ultraviolet. Sesuai namanya, untuk menghapus dan menulis ulang EPROM elektrik menggunakan listrik. Sedangkan pada EPROM ultraviolet memerlukan sinar UV.

Electrically Erasable Programmable ROM

Electrically erasable programmable ROM (EEPROM) merupakan jenis yang isi programnya dapat dihapus secara elektris. Contoh paling umum dari EEPROM adalah flash memory. ROM jenis ini dapat ditemui di beberapa perangkat yang menggunakan chip BIOS, misalnya console game dan digital camera.

Baca Juga: Brainware: Pengertian, Fungsi, Jenis-jenis, dan Contohnya

Fungsi ROM

Seperti yang telah Dewaweb singgung bahwa ROM berfungsi untuk menyimpan data booting. Kode-kode yang disimpan akan digunakan ketika perangkat mulai dihidupkan. Tanpa data tersebut, perangkat dipastikan mustahil beroperasi secara normal.

Selain menyimpan kode booting, ROM bisa dimanfaatkan untuk mem-back up berkas. ROM umumnya dibekali dengan keamanan tingkat tinggi sehingga tidak mudah terkena virus apapun. Jika kamu ingin melakukannya cukup salin berkas atau file ke CD-R bertipe PROM.

Bukan itu saja, ROM juga sering digunakan sebagai alat distribusi perangkat lunak (software). Penggunaan ROM untuk perantara instalasi perangkat lunak bisa dibilang sangat populer karena lebih kuat dan tahan lama. Cara ini bahkan mampu meminimalisir terjadinya kerusakan ketika proses instalasi. Oleh sebab itu, tak heran kebanyakan orang lebih memilih ROM dibandingkan media penyimpanan lainnya .

Bentuk ROM

Di awal kemunculannya, ROM terdiri dari sejumlah sirkuit terpadu yang dilengkapi switch transistor dan physical data. Hal ini menyebabkan ROM bersifat murni read only, hanya dapat dibaca dan mustahil untuk dimodifikasi. Setelan tersebut merupakan bawaan pabrik dan menjadi settingan default chip memori.

Seiring berjalannya waktu, teknologi ROM terus dikembangkan hingga pada tahun 1990 ditemukan flash memory. Penemuan ini mampu mendongkrak kinerja dan kualitas ROM terutama saat aliran listrik dimatikan. Sampai sekarang, flash memory dijadikan sebagai ROM standar pada perangkat PC dan smartphone.

Baca Juga: Perbedaan Linux VS Windows, Sistem Operasi Mana Pilihanmu?

Perbedaan RAM dan ROM

Secara garis besar, perbedaan utama RAM dan ROM terletak pada sistem penyimpanannya. RAM menyimpan data sementara dari semua bentuk pemrosesan data apapun  pada perangkat. Sedangkan ROM adalah memori baca yang menyimpan data secara permanen. Agar lebih paham, simak perbedaannya pada tabel berikut:

ParameterRAMROM
Retensi dataMemori yang dapat menyimpan data selama terdapat daya suplai. Memori non-volatile dimana data masih dapat disimpan meski tidak ada aliran listrik.
Tipe kerjaDapat mengambil dan mengubah data.Hanya dapat membaca saja.
PenggunaanMenyimpan data sementara yang sedang diproses oleh CPU. Menyimpan data instruksi yang dibutuhkan selama bootstrap.
Interaksi CPUMemiliki akses terhadap data yang ada di dalam RAM.Tidak memiliki akses, kecuali data disimpan pada RAM.
AksesibilitasMudahSulit
Ukuran dan kapasitasUkuran kecil, kapasitas rendahUkuran besar, kapasitas tinggi

Baca Juga: Apa itu Troubleshooting? Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya

Sudah Paham Apa itu ROM?

Berdasarkan penjelasan di atas kamu tentu sudah paham apa itu ROM, mulai dari pengertian, fungsi, hingga perbedaannya dengan RAM. Dapat disimpulkan bahwa ROM adalah hardware berupa memory chip semiconductor yang berfungsi untuk menyimpan data secara permanen. Berbeda dengan RAM, dimana perangkat ini hanya menyimpan data sementara untuk menjalankan program atau aplikasi. Semoga tulisan ini membantumu, salam sukses online ya!