dewaweb-blog-mengenal-push-notification

Mungkin saat sedang mengunjungi sebuah website, Anda pernah mendapat pesan di bagian kanan atas atau bawah browser Anda yang menawarkan aktivasi notifikasi untuk website tersebut. Ini adalah push notification. Fitur ini bisa dibilang baru banyak digunakan di website selama dua tahun belakangan ini. Di artikel kali ini, kami akan membahas lebih lanjut tentang apa itu push notification.

Apa itu Push Notification?

Push notification adalah pesan notifikasi yang muncul di layar device dan browser Anda. Push notification memang bisa dikategorikan menjadi dua, yaitu:

  • In-app push notification
  • Web push notification

In-app push notification adalah notifikasi yang Anda terima di handphone atau tablet Anda. In-app push notification biasa dikirimkan dari aplikasi yang Anda install dan kirim. Misalnya, kalau Anda mendapat notifikasi dari Facebook saat Anda tidak sedang membuka aplikasi Facebook adalah contoh push notification. Biasanya di in-app push notification, mereka akan memasukkan link agar Anda masuk kembali ke aplikasi. Misalnya, Anda mendapatkan notifikasi dari Facebook tentang friend request baru, Anda bisa langsung tinggal klik notifikasi itu untuk masuk ke aplikasi Facebook untuk menerima atau menolak request Facebook.

Web push notifications adalah notifikasi yang muncul dari website dan bukan aplikasi. Push notification yang ada di browser biasa muncul ketika Anda mengunjungi website untuk pertama kalinya. Anda tidak perlu membuat aplikasi dan tinggal memasang notifikasi itu. Anda bisa mengirimkan push notifications ke Safari, Chrome, and Firefox. Dengan web push notifications Anda bisa menjangkau pengunjung website Anda dan kirimkan pesan yang bisa menarik website Anda. Jadi meskipun pengunjung website Anda tidak subscribe ke website Anda, mereka tetap memiliki hubungan dengan Anda.

Keuntungan Menggunakan Push Notification

Ada beberapa alasan mengapa Anda perlu mempertimbangkan menggunakan push notification.

Push notifications sebenarnya membantu Anda untuk meningkatkan user experience bagi pengguna app Anda. Melalui sistem notifikasi Anda, mereka bisa menerima update berita terbaru. Selain itu, user juga bisa mendapatkan update harian untuk mengetahui keadaan jalan dan cuaca. Bagi Anda yang menginstall aplikasi perjalanan, Anda juga bisa dengan mudah mendapatkan informasi jika terjadi perubahan untuk perjalanan Anda.

Bagi Anda pemilik aplikasi, notifikasi ini adalah salah satu cara langsung untuk Anda berkomunikasi dengan user. Berbeda dengan email, Anda bisa langsung mendapatkan respon dari mereka. Ada yang percaya bahwa click-through rate Anda juga akan lebih tinggi dengan menggunakan push notification dibanding email. Tidak hanya itu, Anda juga bisa mendorong pengguna Anda untuk melakukan aksi conversion, seperti misalnya mempromosikan suatu produk, menawarkan diskon tambahan, meningkatkan customer experience, mengirim bukti transaksi secara langsung, dan masih banyak lagi.

Bagaimana? Sudah tertarik untuk membuat push notification?

Dewaweb cashback 30%

Anatomi Push Notification

Seperti apa anatomi push notification yang dianggap baik?

Push notification sebaiknya terdiri dari:

  • Headline

Headline adalah hal pertama yang akan dilihat oleh pengunjung website. Ini akan menjadi hal pertama yang pengunjung website Anda lihat. Pastikan bahwa headline Anda menarik dan membuat orang ingin berlangganan notifikasi.

  • Deskripsi

Deskripsi adalah elemen kedua yang akan dilihat oleh pengunjung website. Gunakan kata-kata aksi yang membuat orang ingin melakukan sesuatu. Kalimat di bagian ini sebaiknya mengandung kata-kata aksi yang mendorong mereka untuk mengambil aksi.

  • URL landing page

Landing page adalah unsur penting dalam push notifications. Anda perlu landing page agar mereka yang mengklik push notifications Anda bisa mengambil suatu aksi.

  • Icon

Jangan lupa untuk memasang icon logo bisnis Anda di push notification-nya. Ini dilakukan agar orang-orang mengenali bahwa notifications yang mereka terima berasal dari website Anda.

Anda juga harus tahu kapan waktu yang tepat untuk memunculkan push notificationsnya. Kirim notifikasi saat subscribers sedang online karena Anda akan mendapat lebih banyak engagement dari itu. Jangan kirim notifikasi ketika subscribers sedang tidur dan mengharapkan hasil yang baik. Anda harus mengenal subscribers Anda dan tahu kapan kira-kira waktu aktif mereka. Yang paling aman, coba kirim notifikasi di pagi hari dan sore hari kalau mungkin subscribers Anda bekerja. Tetapi kalau subscibers Anda online setiap waktu, coba kirim notifikasi di waktu kerja.

Kapan Anda Sebaiknya Menggunakan Push Notification?

Tidak peduli apa jenis bisnis Anda, Anda bisa memanfaatkan push notification di website Anda.

Bisnis E-Commerce

Jika Anda memiliki bisnis e-commerce, Anda bisa menggunakan push notification untuk meningkatkan penjualan. Salah satunya adalah dengan mengingatkan orang-orang tentang cart abandonment atau pengabaian keranjang belanja. 70% customer biasa lupa kalau mereka sudah memasukkan barang ke cart mereka. Tentunya, Anda tidak ingin kehilangan transaksi, bukan? Anda bisa menjangkau audience yang mengabaikan keranjang mereka melalui push notifications. Mereka akan melihat langsung notifikasinya dan mereka bisa langsung mengambil aksi.

Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan notifikasi ini untuk memberi tahu mereka tentang koleksi terbaru dan diskon-diskon menarik. Kalau Anda menjual banyak produk di website Anda, mungkin sulit bagi pengunjung website untuk melihat semua produk Anda. Jika Anda ingin memberi tahu mereka tentang produk-produk tertentu, misalnya koleksi terbaru, Selain itu, Anda juga bisa menawarkan diskon menarik melalui push notification. Biasanya orang-orang juga akan mengambil aksi lebih cepat.

Bisnis B2B

Bagi Anda yang memiliki bisnis B2B, Anda bisa menggunakan fitur ini untuk meningkatkan engagement dan sales. Salah satu hal yang sering dilakukan bisnis B2B melalui push notification adalah mempromosikan konten baru. Menurut studi, untuk bisnis B2B, dibutuhkan lima hingga tujuh kunjungan ke website bisnis sebelum terjadi konversi. Lebih sulit bagi bisnis B2B untuk mendapatkan konversi dari hanya satu kali kunjungan website. Selain itu, jika bisnis Anda memiliki fitur baru, Anda bisa mengumumkannya lewat push notifications.

Website Media

Jika Anda menjalankan website media, Anda bisa memanfaatkan push notification untuk memberi tahu berita real-time. Saat ini, banyak orang mengandalkan Twitter untuk mendapatkan berita. Tetapi jika Anda memiliki situs berita, Anda bisa memanfaatkan push notifications untuk mengantarkan berita langsung ke pembaca Anda. Selain itu, Anda juga bisa mengirimkan push notification sesuai dengan berita apa yang mereka suka. Dengan melakukan ini, Anda bisa meningkatkan engagement dan menarik mereka untuk sering-sering mengunjungi website Anda.

Simpulan

Di artikel kali ini, kami sudah membahas tentang push notification. Fitur baru ini memang bisa berguna bagi Anda yang ingin menarik perhatian dan meningkatkan engagement serta sales bisnis Anda. Sebagai hosting terbaik Indonesia, kami ingin terus membantu Anda untuk sukses online melalui artikel-artikel kami. Jangan lupa untuk subscribe ke blog Dewaweb untuk mendapatkan update artikel terbaru! Semoga artikel ini membantu!