Mengetahui RDP: Fitur untuk Akses Komputer Jarak Jauh

Mengetahui RDP: Fitur untuk Akses Komputer Jarak Jauh

Apa itu RDP? Remote Desktop Protocol (RDP) adalah sebuah fitur di Windows yang dirancang agar pengguna bisa mengakses komputer dari jarak jauh (remote). Layanan desktop jarak jauh ini juga bisa dijadikan salah satu solusi untuk mengatasi masalah kecepatan internet.

Simak selengkapnya seputar pengertian, fungsi, manfaat, hingga cara menggunakan RDP di artikel ini!

Baca Juga: 10+ Aplikasi Remote Desktop Gratis Terbaik Untuk PC 2022

Apa Itu RDP?

Sesuai namanya, Remote Desktop Protocol (RDP) adalah protokol komunikasi jaringan dari Microsoft yang memungkinkanmu terhubung ke komputer lain secara remote. Dengan RDP, kamu bisa mengakses komputer lain dari jarak jauh. Tak hanya terhubung saja, kamu bahkan bisa melihat tampilan layar desktop dan menjalankan fungsi-fungsinya.

RDP merupakan perangkat protokol perpanjangan dari protokol T.120 sebagai protokol standar bagian dari ITU (International Telecommunications Union). RDP adalah protokol khusus sistem operasi Windows. Kamu bisa membuat sambungan jarak jauh antara PC Windows dengan desktop virtual atau server RDP itu sendiri.

Baca Juga: DHCP Server: Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Fungsi RDP

Pada dasarnya, fungsi RDP adalah mengirimkan monitor (output) dari remote server ke klien. Jadi, ketika kamu menggunakan aplikasi RDP, proses transfer data ke komputer lain akan dimasukkan ke channel remote desktop protocol. Nantinya, sistem operasi pada perangkat yang kamu gunakan akan mengenkripsi data tersebut sebelum dikirimkan melalui port TCP.

Selain itu, fungsi RDP juga bisa memfasilitasi koneksi internet yang cepat dan stabil. Bahkan kecepatan internet bisa mencapai 1000 megabit per detik/second (Mbps). Meski begitu, kecepatan koneksi RDP tetap akan dipengaruhi oleh performa server yang digunakan.

Baca Juga: Inilah 7 Aplikasi Monitoring Server Gratis dan Terbaik

Manfaat Menggunakan RDP

Adapun manfaat dari menggunakan layanan desktop jarak jauh ini di antaranya:

1. Kecepatan Internet Super Cepat

Seperti sudah disinggung di atas, layanan ini dapat meningkatkan kecepatan internetmu hingga bisa mencapai 1000 megabit per detik/second (Mbps). Ini akan sangat berguna apabila kamu sering mengunggah atau mengunduh data besar.

Namun perlu diingat bahwa kecepatan koneksi internet RDP ini juga dipengaruhi oleh performa server yang digunakan. Jadi, pastikan kamu menggunakan provider layanan RDP terbaik.

Baca Juga: Tugas dan Skill Supaya Jadi Backend Developer Profesional

2. Mengamankan Data Berharga

RDP juga dapat membantu mengamankan data yang merupakan aset berhargamu dari kejahatan siber (cyber crime). RDP menyediakan teknologi penyimpanan yang kuat dan andal untuk menjaga data perusahaan tetap aman dan sehat. RDP ini juga memiliki data yang tersimpan di cloud yang mana dapat melindungi perangkatmu dengan cara menghilangkan error.

Baca Juga: Mau Jadi Front End Developer? Ini Skill yang Perlu Dikuasai!

3. Mempermudah dalam Pengelolaan dan Akses Data

RDP akan membuat pekerjaanmu terasa lebih mudah dan juga memampukan perusahaan mengakses atau mengelola data dari lokasi manapun. Bahkan, RDP dapat memantau kinerja kapan saja, serta memberikan izin ke file dan sistem tertentu untuk mencegah pelanggaran data.

Baca Juga: Ingin Jadi Software Developer? Kuasai Skill Berikut Ini

4. Memfasilitasi Aplikasi yang Berjalan Non-Stop

Layanan desktop jarak jauh ini juga dapat menjalankan bot atau aplikasi yang harus selalu beroperasi tanpa henti (non-stop). Koneksi protokol ini tidak akan terputus meskipun kamu mematikan komputermu, serta proses yang dilakukan di server RDP akan terus berjalan. Jadi, kamu bisa mengistirahatkan device-mu namun bot tetap beroperasi selama prosesnya tidak melampaui batas bandwidth server.

Baca Juga: Mau Jadi Full Stack Developer Andal? Cukup Kuasai Skill Ini!

5. Menghemat Biaya

Untuk mendapatkan infrastruktur yang tepat untuk bisnis tentu saja membutuhkan perangkat yang mumpuni dan andal, tentu saja nilainya tidak murah. Dengan menggunakan RDP, maka akan membantumu menghemat besarnya biaya perangkat desktop. Hal ini karena RDP lebih terjangkau, bersifat jangka panjang, dan tidak memerlukan banyak perawatan.

Baca Juga: Mengetahui Apa Itu Komputer Server, Fungsi, dan Spesifikasinya

Cara Menggunakan RDP

Sebenarnya, RDP didukung untuk semua sistem operasi. Namun, untuk bisa menggunakan layanan ini di PC server Windows lain, kamu harus mengaktifkannya dahulu di server PC jarak jauh.

Baca Juga: Cara Mudah Mengaktifkan VPN di HP dan PC

Pada Windows

Sebelum menggunakan RDP, kamu harus mengaktifkan pengaturannya terlebih dahulu. Berikut ini cara mengaktifkannya di Windows 10:

  1. Pada menu Start, klik Settings lalu pilih System
  2. Pilih opsi Remote Desktop di menu
  3. Aktifkan dukungan koneksi RDP dengan menggeser slider Enable Remote Desktop
  4. Akan muncul pop-up konfirmasi, klik Confirm untuk melanjutkan

Baca Juga: Mengenal Apa itu Server: Pengertian, Jenis, dan Fungsinya

Setelah berhasil mengaktifkan RDP, sekarang kamu sudah bisa menggunakannya. Berikut cara menggunakannya di Windows:

  1. Klik menu Search, kemudian ketik Remote Desktop Connection
  2. Masukkan alamat IP dan hostname Windows Remote Desktop kamu, lalu tekan Show Options
  3. Ketik Username PC yang akan kamu hubungan ke Windows Remote Desktop pada kolom Username
  4. Klik Connect

Baca Juga: Cara Mudah Mengecek Website Palsu, Waspada Penipuan!

Pada MacOS

Kamu dapat menggunakan RDP klien Mac untuk bisa bekerja dengan aplikasi, resource, dan PC Windows dari komputer Mac kamu. Microsoft menyediakan aplikasi remote desktop untuk MacOS yang dapat diinstal dari AppStore.

Melansir Apple, untuk bisa menjalankan fungsi Remote Desktop, administrator dan komputer klien harus memenuhi syarat berikut:

  • Perangkat Mac dengan OS X 10.10.5 atau yang lebih baru
  • Untuk menjalankan fungsi kontrol sepenuhnya, komputer Mac klien harus memiliki Remote Desktop versi 3.6 atau yang lebih baru
  • Komputer klien non-Mac harus memiliki perangkat lunak yang kompatibel dengan Virtual Network Computing (VNC)

Baca Juga: 30 Perintah CMD Beserta Fungsi dan Cara Menggunakannya

Berikut cara menghubungkan Windows Remote Desktop di PC atau server macOS dengan Remote Desktop Protocol:

  1. Download aplikasi Microsoft Remote Desktop di AppStore
  2. Lakukan pengaktifan dukungan RDP pada PC kamu terlebih dahulu untuk dapat menerima koneksi jarak jauh. Lihat di penjelasan cara mengaktifkan dukungan RDP di Windows yang sudah dijelaskan sebelumnya.
  3. Buka aplikasi, klik tombol ( + ) di bagian atas jendela Microsoft Remote Desktop
  4. Di menu dropdown, pilih PC dan masukkan informasi yang diminta, seperti nama PC atau alamat IP, klik Add
  5. Isi informasi kredensial domain, seperti username dan password PC kamu untuk mengatur koneksi jarak jauh.
  6. Setelah selesai, klik tombol Add

Baca Juga: Cara Cek MAC Address di Berbagai Perangkat

Tips Mengamankan Jaringan RDP

Aspek keamanan memang menjadi perhatian utama bagi pengguna remote desktop protocol. Untuk membuat koneksi yang aman, kamu bisa melakukan beberapa langkah untuk membuat fungsi remote desktop protocol tetap aman.

Baca Juga: Apa itu Cyber Security? Pengertian, Elemen, dan Manfaatnya

Beberapa tips untuk mengamankan koneksi RDP adalah:

1. Aktifkan NLA

Network Level Authentication atau NLA adalah tool otentikasi yang digunakan pada Remote Desktop Protocol server atau klien. NLA wajib diaktifkan secara default di Windows 10, Windows Server 2012, dan versi yang lebih baru. NLA membuat koneksi lebih aman karena komputer akan diotentikasi sebelum terhubung ke perangkatmu.

Banyak tool brute force attack yang terhalang masuk ke RDP dengan NLA yang aktif, karena akan memperlambat dan menambah level kesulitan pada proses hacking. Dengan begitu, perangkat akan lebih terlindungi dari berbagai serangan siber yang mungkin terjadi akibat koneksi RDP.

2. Gunakan password yang kuat

Membuat kata sandi yang kuat adalah salah satu tips mengamankan data dalam situasi apapun, termasuk untuk koneksi Remote Desktop Protocol.

Sebaiknya tidak memakai password yang sama untuk banyak akun. Selain itu, gunakan minimal 8 karakter yang mengandung kombinasi huruf besar, angka, dan simbol secara acak. Hindari membuat password yang tersusun menjadi sebuah kata yang mudah ditebak.

Baca Juga: 8 Password Manager Terbaik untuk Penyimpanan Sandi Praktis & Aman

3. Menggunakan RDP Gateway

Untuk mengamankan jaringan RDP, kamu bisa menggunakan Gateway terpusat yang dapat membatasi akses, baik ke desktop ataupun server.

Remote Desktop Gateway menyediakan keamanan yang lebih tinggi sehingga menggantikan kebutuhan pengguna akan Virtual Private internal.

4. Membatasi user yang login ke RDP

Umumnya, semua administrator dapat mengakses RDP. Tapi, hal inilah yang bisa menjadi celah keamanan yang tak disadari. Maka dari itu, pengguna yang ingin login harus dibatasi sehingga hanya admin yang benar-benar berkepentingan yang dapat mengaksesnya.

Baca Juga: 20 Web Server Proxy Gratis & Terbaik untuk Jelajahi Internet

5. Atur account lockout policy

Pengaturan account lockout policy membuat komputer akan terkunci otomatis jika salah mengetik password sejumlah yang ditentukan. Misalnya, kamu mengatur komputer akan terkunci selama 5 menit jika salah memasukkan password 3 kali.

Hal ini sangat penting dilakukan untuk menghindari serangan hacker yang berusaha login dengan menebak password terus-menerus.

Baca Juga: Load Balancing: Penjelasan dan Manfaatnya Bagi Server

Simpulan

Jadi, apa itu RDP? RDP adalah protokol komunikasi jaringan yang memungkinkanmu terhubung ke komputer lain dari jarak jauh. Fungsi RDP adalah sebagai alat untuk mentransmisikan data, memfasilitasi aplikasi yang harus selalu berjalan, hingga memberi koneksi internet yang cepat.

Adapun manfaat yang didapatkan ketika menggunakan layanan desktop jarak jauh ini di antaranya mendapatkan koneksi cepat hingga 1000 Mbps, data menjadi lebih aman, mempermudah pengelolaan data, memfasilitasi bot, dan juga hemat biaya.

Demikian artikel ini, semoga bermanfaat, ya! Kamu juga bisa membaca kumpulan artikel informatif lainnya di blog Dewaweb. Jika tertarik, kamu juga dapat mengikuti program afiliasi dari Dewaweb ataupun webinar gratis dari Dewatalks. Salam sukses online!