Di dalam dunia teknologi, kemajuan yang cepat sangatlah terasa hingga membuat banyak orang tidak menyangka kalau teknologi yang sudah ada bisa mencapai tingkat yang seperti sekarang. Kalau dulu adanya komputer dan laptop bisa membuat orang membeli produk itu dengan cepat, sekarang giliran ponsel.

Ya, perkembangan ponsel memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Kalau dulu ponsel hanya digunakan untuk alat komunikasi saja, sekarang ponsel bisa melakukan segalanya. Dari hanya sekadar alat komunikasi, bekerja hingga menghabiskan waktu luang. Dengan majunya teknologi di dalam ponsel, maka berkembang pula teknologi dari aplikasi di dalamnya. Tidak terkecuali aplikasi Snapchat.

Mengenal aplikasi Snapchat

Melihat hal ini, tentu saja membuat banyak pengembang aplikasi melakukan perubahan besar agar aplikasi mereka bisa dipakai oleh semua orang dan semua ponsel, termasuk Snapchat. Siapa yang tidak tahu dengan platform ini? Snapchat adalah aplikasi komunikasi yang menjadikan media foto sebagai bagian utama dari isi pesan yang disampaikan kepada orang lain. Di dalam foto yang dikirim ke orang lain pun, Anda bisa menambahkan teks dan gambar lainnya.

Dari teknologi yang dimiliki, aplikasi ini banyak digunakan dan membawa kesuksesan tersendiri untuk mereka. Pengguna Snapchat sendiri kebanyakan anak-anak muda yang memang sedang getolnya menggunakan ponsel setiap hari. Tentu saja ini adalah pertanda positif untuk pendirinya. Namun pada tahun 2018, sempat timbul masalah di dalam perusahaan. Aplikasi mereka mulai dianggap membosankan dan mulai ditinggalkan para pengguna lamanya. Para pengguna baru pun juga datang dalam jumlah yang tidak terlalu banyak.

Strategi baru untuk menarik pengguna

Melihat kondisi ini, Snapchat mencoba untuk membuat strategi baru. Apa strategi yang akan dilakukan? Kalau melihat peta pemakaian merek ponsel dengan operating system (OS) di dalamnya, ada dua kubu yang selalu bersaing yaitu Android dan Apple. Namun tidak dapat dipungkiri kalau Android menjadi OS yang paling banyak digunakan saat ini.

Sayangnya, Snapchat malah tidak terlalu memperhatikan para pengguna Android pada masa lampau sehingga keahlian aplikasi mereka di ponsel Android tidak terlalu nampak. Maka dari itu, mulai tahun 2019 hingga akhir tahun ini, aplikasi ini mencoba memberikan pembaharuan di aplikasi mereka untuk Android sehingga membuat kinerjanya lebih baik lagi.

Versi baru untuk Android ini sebenarnya sudah mulai diluncurkan pada akhir tahun 2018, namun belum didistribusikan ke semua pengguna Android. Secara perlahan-lahan hingga akhir tahun 2019, platform aplikasi ini mencoba untuk memberikan yang terbaik kepada para penguna Android agar mau kembali menggunakan Snapchat dalam jangka waktu yang lama.

Aplikasi berbasis Android terbaru

Untungnya, dari segi pengguna Snapchat secara keseluruhan, telah menunjukkan angka yang stabil yaitu sebesar 186 juta pengguna. Tentu saja ini menjadi satu bukti kalau aplikasi baru berbasis Android yang diluncurkan secara perlahan-lahan telah menunjukkan tajinya.

Sebenarnya Snapchat juga ingin menambahkan fitur baru lagi di dalam aplikasi mereka. Dulunya, aplikasi ini hanya bisa menyimpan foto atau video yang dikirim ke orang lain dalam batas waktu maksimal 24 jam saja. Namun melihat bagaimana perkembangan publik yang ingin agar pesan tersebut bisa terlihat lebih lama, ada kabar kalau Snapchat bisa membuat foto atau video tersebut terlihat dalam jangka waktu permanen. Tentu saja ini menjadi pertanda yang bagus bagi para penggunanya.

Baca juga: Penyedia Jasa Layanan Hosting Terbaik

Untuk itu, jangan lupa mencoba bermain Snapchat agar kamu bisa mendapatkan satu aplikasi komunikasi yang berbeda dan menawarkan pengalaman yang baru juga.

Cloud Hosting Terbaik di Indonesia