UI Designer: Pekerjaan, Skill, dan Cara Menjadi UI Designer

Sering melihat lowongan pekerjaan sebagai UI designer? Perkembangan era digital memang membuat banyaknya permintaan pekerja di bidang UI UX designer.

Menurut Kompas, lowongan UI/UX Designer dalam 1 tahun terakhir mencapai 6.800. Tak heran, profesi ini masuk dalam daftar pekerjaan yang paling dicari perusahaan, versi indeks CJOF (Cognizant Jobs of the Future).

Seorang UI designer dibutuhkan untuk merancang tampilan antarmuka agar menarik dan user friendly. Kalau kamu penasaran tentang seluk beluk pekerjaan UI designer, baca penjelasan berikut yuk!

Apa itu UI Designer?

apa itu ui designer

User Interface (UI) designer adalah orang yang merancang desain antarmuka dalam perangkat lunak. Tujuannya agar membuat tampilan interface yang menarik dan user friendly / mudah digunakan.

Fokus pada desain UI adalah semua elemen visual yang membangun penampilan antarmuka. Contohnya mencakup aspek visual pada website atau aplikasi, seperti menu, tulisan, tata letak, animasi, ikon, tombol, warna hingga tipografi.

Elemen tersebut yang memfasilitasi interaksi user dengan suatu produk. Intinya, desainer UI fokus pada segi estetika, pemilihan warna yang baik, dan hal-hal visual lain yang membuat sebuah produk lebih nyaman dipandang mata.

Perbedaan UI dan UX Designer

Meski keduanya sering dijadikan satu dalam posisi pekerjaan, UI dan UX designer sebetulnya merupakan dua jenis pekerjaan yang berbeda. Simak perbedaan UI dan UX designer berikut ini:

Baca Juga: 7 Perbedaan Antara UI dan UX Beserta Contohnya [Lengkap]

UI Designer UX Designer
Fokus pada estetika tampilan/elemen visual. Fokus pada kenyamanan pengguna.
Menggunakan brand guideline dan tren desain sebagai panduan. Menggunakan hasil riset user experience sebagai dasar.
Elemen aspek visual, meliputi layout, warna, tipografi, tombol, desain grafis, animasi, dsb. Elemen keseluruhan komponen, meliputi struktur aplikasi / website, konsep branding, navigasi produk, fitur-fitur, fungsionalitas, dan copywriting.</
Bentuk rancangan berupa mockup. Bentuk rancangan berupa wireframe, sitemap, prototype dan user persona.
Menggunakan tools software desain mockup. Menggunakan tools software prototyping.
Tujuan UI menciptakan tampilan antarmuka yang user friendly dan user driven. Tujuan UX meningkatkan kepuasan user dan kedayagunaan sebuah produk.

Baca Juga: Pengertian User Experience dan Panduan Lengkapnya

Skill yang Dibutuhkan oleh UI Designer

Jika kamu tertarik untuk mendalami profesi ini, berikut beberapa skill yang perlu kamu kuasai untuk menjadi seorang desainer UI yang handal.

Soft Skill

  • Komunikasi yang baik dan kecakapan dalam mempresentasikan produk.
  • Kemampuan bekerja sama dalam tim.
  • Empati, menempatkan diri di posisi user / pengguna.
  • Ketelitian dan kemampuan analisa yang baik.
  • Memecahkan masalah yang baik berdasarkan hasil riset user.

Hard Skill

  • Pengetahuan tentang cara pembuatan wireframing atau mock up sebagai rancangan awal dari desain website atau aplikasi.
  • Menguasai aplikasi desain mockup UI dan prototyping.
  • Pemahaman yang kuat pada metode, teori, dan praktik dasar desain UI. Seperti branding, teori warna, tipografi, pola desain.
  • Kemampuan mendesain yang baik.
  • Kemampuan memahami dan memvisualisasikan alur atau user flow dalam menggunakan situs dan aplikasi.

Baca Juga: CSS Framework untuk Membantu Proses Desain Website

Baik soft skill dan hard skill, keduanya memiliki peran yang besar untuk membentuk seseorang menjadi UI desainer yang andal. Maka dari itu, kamu perlu mengembangkan skill-skill di atas agar memiliki kemampuan yang semakin mumpuni.

Tugas Seorang UI Designer

Apa saja sebenarnya tugas dan tanggung jawab seorang desainer UI? Berikut ini beberapa gambaran tentang pekerjaan yang dilakukan UI desainer sehari-sehari:

  • Wireframing atau membuat sketsa dasar rancangan desain mockup.
  • Bekerja sama dengan UX designer untuk membantu mengidentifikasi kebutuhan pengguna dan aspek estetika produk secara keseluruhan.
  • Menyusun dan membuat elemen desain interaktif seperti menu, tab, widget, tombol, slider, navigasi halaman, tata letak, ikon, ilustrasi, dan animasi.
  • Menentukan palet warna, tipografi, gambar, dan elemen visual lain sehingga menjadi desain akhir yang siap dikembangkan menjadi aplikasi atau website.
  • Berkolaborasi dengan developer, UX researcher, copywriter, dan product manager untuk mengembangkan produk hingga tahap final.
  • Memastikan setiap elemen berfungsi dengan baik.
  • Melakukan perbaikan pada elemen visual berdasarkan feedback dari pengalaman user.

Baca Juga: Panduan Membuat Desain Web

Cara Memulai Karir Sebagai UI Designer

Setelah membaca penjelasan tadi, mungkin beberapa dari kamu semakin tertarik menjadi seorang desainer UI.

Lalu, bagaimana cara memulai karir bagi pemula di bidang UI design? Di bawah ini, beberapa langkah yang bisa kamu ikuti untuk mendalami profesi di bidang UI design. Yuk, pelajari lebih lanjut!

cara menjadi ui designer

Memperkaya skill di bidang desain

Meski profesi ini idealnya dikerjakan oleh orang dengan latar belakang desain, teknologi informasi, ilmu komputer, dan sebagainya, tidak menutup kemungkinan orang dengan latar pendidikan lain bisa berkarir di bidang UI design.

Asalkan memiliki kemauan untuk belajar dan memperkaya skill, kamu pun bisa memulai karir kamu di bidang desain UI dan UX.

Kalau kamu memang hobi mendesain, asah skill kamu dan sesuaikan dengan ranah desain di bidang UI. Kamu bisa mengikuti beberapa pelatihan, webinar, workshop terkait desain UI dan UX untuk memperdalam pengetahuan kamu di bidang ini.

Selain itu, rajin memperkaya kemampuan dengan berlatih dan menyimak berbagai kursus juga sangat membantu kamu yang ingin memulai berkarir di bidang UI.

Mempelajari dasar desain UI dan menguasai tools

Untuk menjadi desainer UI yang cakap, kamu tentu harus menguasai tools yang digunakan.

Meski dalam level pemula, kamu diharapkan menguasai setidaknya satu aplikasi desain UI, seperti Adobe XD, Figma, Sketch, dan alat prototyping seperti InVision.

Selain itu, seorang desainer UI juga memiliki pemahaman yang kuat tentang metode, teori, dan praktek mendasar desain UI. Contohnya seperti teori warna, tipografi, ikon, tombol, dan lainnya yang membentuk dasar desain UI.

Teori dan pemahaman ini akan membantu kamu mendapat wawasan lebih dalam tentang pekerjaan yang kamu geluti.

Rajin mencari sumber referensi

Untuk memulai karir di bidang UI/UX, kamu harus rajin mencari banyak referensi sebagai inspirasi. Dengan cara ini, kamu bisa banyak belajar dari berbagai media seperti buku, website, YouTube, dan berbagai content sharing platform yang ada.

Sebagai referensi, kamu bisa melihat pada Dribble atau Behance sebagai platform bagi para designer untuk membagikan karya-karya digital mereka.

Baca Juga: 10+ Website untuk Buat Desain Logo Online Terbaik

Sering update tentang tren design

Mengikuti tren di dunia design adalah hal wajib yang patut kamu ketahui. Seiring berkembangnya waktu, tren desain juga akan mengikuti perkembangan yang ada.

Hal ini berguna agar desain yang dibuat selalu mengikuti perkembangan tren dan bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna saat ini. Klien kamu nantinya juga akan berorientasi pada desain-desain yang up-to-date untuk diterapkan pada produk.

Baca Juga: 12 Tren Web Design Terpopuler di Tahun 2021 untuk Websitemu

Bergabung dalam komunitas

Cara berikutnya yang bisa dilakukan untuk memulai karir di bidang UI adalah bergabung dalam komunitas.

Selain menambah koneksi baru, kamu juga dapat bertukar pikiran dalam mendalami bidang profesi yang sama. Kamu bisa menambah wawasan mengenai bidang yang digeluti melalui berbagai sumber, termasuk teman dalam komunitasmu.

Kamu dapat bergabung dalam komunitas desainer UI/UX dari forum, join grup Facebook, atau memanfaatkan media sosial lainnya.

Sudah Siap Belajar Jadi UI Designer?

Itu dia segala hal yang perlu kamu ketahui tentang UI designer. Mulai dari penjelasan apa itu User Interface, perbedaan UI dan UX, tugas seorang desainer UI, skill yang harus dikuasai, hingga cara memulai karir di bidang UI.

Kalau tertarik mendalami profesi di bidang UI/UX, kamu bisa belajar lewat webinar gratis Dewatalks yang juga sering membahas berbagai topik seputaran IoT, programming, hingga desain, termasuk juga UI/UX.

Semoga artikel ini bermanfaat untukmu. Salam sukses online!