Cloud Hosting – Teknologi Masa Depan

Apakah Cloud Hosting itu?

Teknologi cloud hosting dibuat atas dasar teknologi cloud computing yang paling mutakhir – teknologi yang memungkinkan sejumlah mesin-mesin komputer yang jumlahnya tak terbatas untuk berfungsi secara satu kesatuan sebagai suatu sistem tunggal.  Solusi-solusi hosting lainnya (yang sudah umum kita kenal seperti shared hosting dan dedicated hosting) pada dasarnya bergantung pada 1 buah mesin (server) saja, sedangkan pada sistem cloud hosting masalah security (keamanan) dan reliability (kehandalan) mengandalkan serangkaian server-server yang bisa kita kembangkan – baik pengembangan secara vertikal (scale up) maupun secara horisontal (scale out) – dengan mudah.  Untuk bisa lebih memahami hal ini, mari coba kita bayangkan serangkaian awan-awan (cloud) yang ada di langit.  Awan-awan memiliki sifat lembut, elastis, bisa mengembang dan mudah bergerak.  Inilah sebabnya mengapa serangkaian server-server ini kita sebut sebagai Cloud (awan).

Website anda yang ditempatkan di sistem cloud ini menggunakan sumberdaya virtual (CPU, RAM, kapasitas harddisk, dll) dari banyak server untuk memenuhi setiap aspek kebutuhan dari meng-hosting-kan situs (website) anda.  Bebannya dibagi merata (balanced), keamanan selalu menjadi perhatian utama dan setiap sumberdaya hardware selalu tersedia secara virtual sehingga selalu siap untuk diberdayakan kapanpun bila diperlukan.

Website-website, aplikasi web, server email, backup dan lain-lain bisa di-hosting-kan dalam Cloud.  Teknologi cloud hosting ini dulu hanya tersedia bagi perusahaan-perusahaan internet raksasa seperti Google, Yahoo, Amazon, Apple, Microsoft dll oleh karena biayanya yang teramat mahal dan setup nya yang rumit, namun kabar baiknya adalah kini teknologi tersebut sudah tersedia secara luas bagi berbagai bisnis dengan biaya yang terjangkau.

Migrasi Besar ke Cloud Hosting

  • Netflix, yakni perusahaan penyedia jasa layanan IPTV terbesar di US memindahkan seluruh infrastruktur mereka ke Amazon cloud computing service – http://gigaom.com/2010/05/07/netflix-moves-into-the-cloud-with-amazon-web-services/
  • Pada akhir 2012, sekitar 80% dari semua perusahaan Fortune 1000 sudah memindahkan sebagian atau seluruh jasa layanan IT mereka ke cloud hosting, dan sekitar 30% sudah membeli infrastruktur cloud computing mereka sendiri.
  • Gartner memperkirakan Cloud sebagai pasar dengan nilai sekitar $109 juta, yang mana akan berkembang menjadi $207 juta pada 2016 nanti.
  • Lebih dari 30% anggaran IT dari berbagai perusahaan kini dianggarkan untuk Cloud
  • 60% dari beban kerja server-server akan divirtualisasikan pada 2014
  • Hingga 2015, separuh dari berbagai organisasi-organisasi yang sudah disurvei diharapkan akan memindahkan 40% atau lebih infrastruktur IT mereka ke Cloud.

Keunggulan Cloud Hosting

Cloud hosting memungkinkan anda untuk bisa mengembangkan usaha anda baik secara vertikal (scale up) maupun secara horisontal (scale out) dengan mudah kapan saja anda inginkan:

1. Vertical Scaling – Anda bisa menambahkan sumberdaya seperti RAM (memory) atau menambahkan kapasitas disk terhadap server-server anda untuk meningkatkan performa mereka dengan cepat agar supaya mereka mampu menangani beban kerja yang semakin meningkat.  Hal ini bisa terjadi dengan instan (langsung dan cepat) tanpa harus menghentikan kerja seluruh rangkaian server dan jaringan anda.

2. Horizontal Scaling – Anda bisa mengembangkan rangkaian server anda dengan menambahkan sejumlah server, dan bukan hanya sekedar menambahkan sumberdaya seperti RAM/kapasitas disk tadi.  Anda bisa tambahkan berapapun jumlah server yang anda butuhkan dalam sistem cloud untuk meningkatkan kapasitasnya dalam menangani traffic (jumlah pengunjung website anda).  Anda bisa mulai dengan sejumlah server terlebih dahulu, lalu tambahkan server-server baru seiring dengan perkembangan traffic dan kebutuhan sumberdaya usaha anda.

3. Reliability – Website anda terlindungi dari kerusakan-kerusakan server atau masalah hardware (yang mana cukup sering terjadi), hal ini dimungkinkan karena website anda di-hosting-kan pada sejumlah server di dalam cloud dan bukannya sebuah server tunggal saja.  Jika salah satu server yang ada dalam rangkaian server tersebut rusak/tidak berfungsi, akan selalu ada server lain yang siap untuk mengambil alih beban dalam waktu seketika.  Hal ini berarti jika sebuah website di-hosting-kan pada infrastruktur cloud, maka akan sangat kecil sekali kemungkinan website tersebut untuk “crash” dan tidak bisa di-load.

4. Massive Capacity – Oleh karena kemampuan Cloud untuk bisa mengembang baik secara vertikal maupun horisontal, website anda kini mampu untuk menghadapi jumlah traffic sebesar apapun dengan mudah dan ini juga berarti peningkatan jumlah penjualan dan konversi terhadap website anda.

5. No Single Point of Failure – Setiap bagian dari sistem (kapasitas disk, server-server, perlengkapan jaringan, dll) dipastikan untuk selalu memiliki cadangan (redundant) dan terdistribusi.  Hal ini berarti tidak ada masalah hardware maupun software dari teknologi yang mendasarinya.

6. Dedicated Resources – Sumberdaya-sumberdaya anda (CPU, RAM, dan kapasitas disk) dikhususkan hanya untuk anda, dan tidak dibagi-pakai (shared) dengan pengguna lainnya.

7. High Efficiency – Penggunaan “virtual pooling” (pengumpulan sumberdaya secara virtual) menjadikan keseluruhan sistem amat efisien, dan performa sumberdaya-sumberdaya secara individual baik itu software, server maupun jaringan malah justru akan menambahkan kepada peningkatan kinerja.

8. Enhanced Security – Setiap pengguna cloud akan terisolir (dibatasi) dalam lingkungannya masing-masing.  Hal ini akan memastikan masalah-masalah keamanan juga akan terisolasi (dibatasi), tidak seperti layaknya pada lingkungan shared hosting.  Cloud hosting juga menjaga konten-konten anda tetap aman.  Dengan mendistribusikan data server ke berbagai server-server cadangan lainnya, informasi data yang di-hosting-kan dalam cloud akan terjaga dari kegagalan hardware.

 

4,969 total views, 6 views today

Posted in: