Digital Marketing – Optimasi Load Time WordPress

Optimasi-website-wordpress-dewaweb-dewatalks-bandung-image

Optimasi  WordPress merupakan sebuah hal yang penting untuk dilakukan, mengingat banyaknya pemilik website yang menggunakan WordPress untuk membangun website mereka. Namun banyak kendala yang dialami oleh para pengguna WordPress mengenai kecepatan load time website mereka. Oleh karena itu, optimasi load time wordpress menjadi salah satu acuan untuk meningkatkan kecepatan loading website yang mempengaruhi ranking google.

Banyak alasan mengapa para personal blogger maupun Usaha Kecil Menengah (UKM) cenderung menggunakan WordPress dalam membangun website mereka. Selain mudah digunakan, WordPress telah umum dan dipakai oleh banyak kalangan. Beragam template yang disediakan oleh WordPress membantu para pelaku bisnis dan UKM untuk membangun website sendiri. Menurut Harry Budi Santoso, selaku Business Development PT Dewaweb, terdapat 4 alasan mengapa WordPress begitu digemari banyak kalangan. Menurutnya, WordPress merupakan situs web builder yang easy to use, easy to develop dan bunch of free themes. Dikatakan easy to use dan easy to develop karena WordPress sendiri memiliki tampilan yang user friendly dan memudahkan para penggunanya dalam menggunakan dan membangun websitenya sendiri. Pengguna tidak perlu handal dan ahli dalam mengoperasikan website maupun coding karena WordPress telah menyediakan gambar dan thumbnail yang siap untuk di click & drag sesuai dengan kebutuhan.

Sebagai penggiat bisnis online, Anda tentunya sangat mementingkan ranking website Anda pada mesin pencari. Berikut beberapa kriteria website yang Google sukai, yakni:

1. Memiliki nama domain website original

Mesin pencari Google menyukai website-website yang pribadi dengan menggunakan TLD (Top Level Domain) seperti .com, .net, .id, dan sebagainya. Jenis main domain menggunakan TLD tersebut dianggap Google lebih meyakinkan dan dapat dipercaya ketimbang website lain yang tidak menggunakan hal serupa. Contoh main domain dengan TLD seperti buattokoonline.id, startupbisnis.com, dan lain sebagainya.

2. Memiliki konten yang original dan berkualitas

Ranking website akan naik dan website Anda disukai oleh mesin pencari bila terdapat banyak konten yang original dan berkualitas di dalamnya. Optimasi WordPress dapat terjadi bila website Anda memiliki konten yang original dan berkualitas. Konten yang original dan berkualitas dapat dilihat dari banyak dan panjangnya sebuah artikel. Idealnya sebuah artikel yang baik terdiri 1500-3000 kata. Seberapa panjang, berkualitas dan bermanfaat sebuah konten dapat dilihat dari semakin panjang time on-site pengunjung pada blog/website.

3. Memiliki konten yang konsisten

Website Anda juga harus memiliki konten-konten yang konsisten. Dalam hal ini, misalnya website Anda mengulas tentang berbagai masakan khas Indonesia berarti konten Anda adalah seputar dunia kuliner. Jangan memasukkan konten-konten yang berseberangan di website Anda seperti mengulas tentang automotif atau pendidikan. Usahakan untuk selalu menyajikan konten yang satu tema dan konsisten.

4. Website yang mempertahankan template

Mempertahankan template dalam website yang Anda akan membuat website Anda menjadi preferensi utama mesin pencari. Template yang stabil dan tetap tampilannya penting bagi keberlanjutan website agar dapat dipercayai oleh mesin pencari.

5. Website dengan Load Time yang cepat

Website yang memiliki load time cepat akan menjadi prioritas mesin pencari Google. Nah, hal ini yang akan kita bahas lebih lanjut!

Image Optimization

Salah satu cara untuk mengoptimasi WordPress adalah dengan mengoptimasi gambar-gambar yang diupload ke WordPress Anda. Jangan upload image langsung ke server hosting Anda. Mengupload image dengan resolusi tinggi langsung ke server hosting Anda akan memakan Disk Space / penyimpanan jadi lebih banyak, mempengaruhi load time, kuota cepat habis (bagi yang sering browsing menggunakan mobile). Alangkah lebih baik bila Anda menggunakan aplikasi pengecil resolusi gambar yang akan Anda upload dan tampilkan dalam website WordPress Anda. Salah satu aplikasi mengecilkan image size Anda sebelum dimasukkan yaitu dengan tinypng.com.

Gambar 1. Tampilan tinypng.com

Setelah melakukan resize ulang dan memperkecil ukuran gambar yang hendak Anda upload ke website. Langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah memperkecil kembali ukuran gambar tersebut dengan salah satu Plugin WordPress yaitu Smush Image Compression and Optimization. Anda cukup mengaktifkan plugin tersebut untuk website Anda.

Gambar 2. Tampilan Smush Image Compression and Optimization Plugin

Terdapat tiga elemen penting dalam WordPress, yakni sebagai berikut:

  • HTML (Hyper Text Markup Language)

HTML merupakan bahasa dasar pembutan web.  HTML bukan bahasa pemograman (programming language), tetapi bahasa markup (markup language), terdapat banyak bahasa pemograman web yang ditujukan untuk memanipulasi kode HTML, seperti JavaScript dan PHP.  HTML menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah web internet dan pemformatan hypertext  sederhana yang ditulis dalam berkas format ASCII (American Standard Code for Information Interchange) agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi.

  • CSS (Cascading Style Sheet)

CSS merupakan kumpulan kode program yang digunakan untuk mendesain atau mempercantik tampilan halaman HTML. Dengan CSS kita bisa mengubah desain dari text, warna, gambar dan latar belakang dari hampir semua kode tag HTML. CSS dan HTML saling melengkapi, HTML ditujukan untuk membuat struktur, sedangkan CSS digunakan untuk mengubah tampilan. CSS bukan merupakan bahasa pemograman.

  • Javascript

Javascript adalah bahasa skrip yang populer di internet dan dapat bekerja di sebagian besar web browser seperti Mozilla Firefox, Opera, Internet Explorer, dan lain-lain. Javascript adalah bahasa pemrograman web yang bersifat Client Side Programming Language . Client Side Programming Language adalah tipe bahasa pemrograman yang prosesnya dilakukan oleh client, yang dalam hal ini adalah Google Chrome dan Mozilla Firefox.

WordPress Optimization

Untuk membuat website WordPress Anda berjalan lebih cepat dan optimal, Anda disarankan untuk mengaktifkan Cache System yang tersedia dalam plugin WordPress yaitu WP Fastest Cache. Plugin ini akan membantu anda membuat cache file dari semua aset-aset statik di web seperti HTML, CSS, dan Javascript.  

Gambar 3. Tampilan WP Fastest Cache Plugin

Setelah cache files dibuat, CPU tidak perlu lagi memproses 3 elemen tersebut dan langsung mengarah kepada cache files. Hal ini akan meningkatkan kecepatan loading website Sahabat secara signifikan.

Gambar 4. Diagram perbedaan WP tanpa cache dan dengan cache

Cara di atas hanyalah 2 dari sekian banyak lagi cara yang dapat digunakan untuk mengoptimasi kecepatan loading website WordPress anda. Selain itu, tentu saja kecepatan hosting akan sangat berpengaruh. Dewaweb yang menggunakan teknologi LiteSpeed Enterprise dan SSD sebagai storage-nya sangat cocok menjadi hosting WordPress anda.

Konten di atas diberikan pada saat Dewatalks Roadshow di Bandung, 29 April 2017 yang lalu. Sangat membantu, kan? Jika Sahabat ingin belajar strategi Digital Marketing yang practical dan ingin mendapatkan “daging”-nya, ayo datang di event Dewatalks Jakarta lainnya, 20 Mei 2017 yang akan datang! Daftar segera di www.dewatalks.com. Bertempat di Plataran Patio Trattoria & Pizzeria, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. HTM-nya hanya Rp 200.000 untuk Umum dan Rp 100.000 untuk pelanggan Dewaweb dan pelajar. Tunggu apalagi?

Daftar Dewatalks Sekarang

  • kalau trik buat blogger gimana bung biar mantap kayak WP

    • Website yang memiliki load time cepat akan menjadi prioritas mesin pencari Google. Nah, hal ini yang akan kita bahas lebih lanjut!

      • Betul Pak. Silahkan tuliskan hasil optimasi WP Bapak sendiri dan share yah Pak. Terima kasih.

    • Blogger maksudnya masih menggunakan blogspot yah Pak? Blogspot sudah dioptimasi oleh tim Blogspot-nya Pak. WP yang dijelaskan di artikel ini adalah WP self-hosted atau yang diinstal melalui Softaculous.

    • Ente harus jago ngoding di Edit HTML nya, gan 🙂

      Kalo, gk, ya pake WP 🙂

    • Ente harus jago ngoding di Edit HTML nya, gan 🙂

      Kalo, gk, ya pake WP (Self-hosted) > hosting di Dewaweb > Ikuti cara diatas > Selesai, hehehe 🙂

  • Kenapa gk pake LiteSpeed Cache buat Caching mengingat Dewaweb pakai LiteSpeed Enterprise, dan FVM buat Merge sama Minify CSS dan JS? 🙂

    • Dear Pak Farrel,

      Benar Pak, itu adalah cara terbaik saat ini. Namun, artikel ini dibuat untuk kalangan umum pengguna hosting di mana tidak semua hosting mengggunakan LiteSpeed Enterprise. Kami akan membuat artikel lainnya khusus untuk membahas LiteSpeed Cache dan cara aktivasinya. Ditunggu yah! 🙂

  • Belum ada hasil test resmi langsung dari LiteSpeed-nya Pak. Kita tunggu saja yah.. 🙂