Mendirikan Toko Online

Anda ingin membangun toko online sendiri? Kadang mendirikan toko online terasa menakutkan bagi sebagian orang, terutama ketika Anda tidak melek teknologi. Tapi Anda tidak sendirian. Berikut ini panduan paling komprehensif untuk membangun sebuah toko online dengan WordPress.

Yang Anda Butuhkan Untuk Memulai Sebuah Toko Online

Tak ada waktu yang lebih tepat untuk memulai bisnis online Anda selain hari ini. Siapapun yang memiliki komputer bisa memulainya dalam hitungan menit dan tanpa membutuhkan keahlian khusus.

Ada 3 hal yang Anda butuhkan untuk membangun sebuah toko online:

  • Ide untuk nama domain (ini akan menjadi nama toko online Anda, misalnya wpbeginner.com)
  • Akun web hosting (ini menjadi lokasi website Anda di internet)
  • Waktu Anda selama 30 menit.

Cukup sederhana bukan? Anda bisa mulai mendirikan toko online sendiri dengan WordPress dalam waktu kurang dari 30 menit dan kami akan memandu Anda untuk tiap langkahnya.

Langkah #1 Mengatur Platform Toko Online Anda

Kesalahan terbesar yang kebanyakan pengguna lakukan adalah tidak memilih platform yang tepat untuk toko online mereka. Anda bisa gunakan platform populer WooCommerce pada WordPress.

Kebanyakan pengguna menggunakan WordPress + WooCommerce karena platform ini menawarkan fleksibilitas. Memang Anda perlu melakukan pengaturan, tapi ini sebanding untuk operasional jangka panjang. WooCommerce menjadi platform ecommerce terbesar di dunia. Dan pada tutorial kali ini, kita akan mempelajari bagaimana mengatur toko online di WordPress menggunakan WooCommerce.

Untuk membangun toko online, Anda perlu memiliki nama domain, web hosting, dan SSL certificate. Nama domain adalah alamat website di internet. Nama domain yang pengguna ketik di browser untuk menemukan website Anda, misalnya wpbeginner.com. Web hosting adalah tempat dimana website Anda tinggal di internet. Web hosting menjadi rumah bagi website Anda di internet. Tiap website di internet membutuhkan web hosting. Sedangkan SSL certificate menambahkan keamanan khusus pada website Anda, jadi Anda bisa menerima informasi sensitif seperti nomor kartu kredit dan informasi personal lainnya. Ini dibutuhkan bila Anda menerima pembayaran dengan kartu kredit pada website.

Langkah #2 Pengaturan WordPress

Ketika pertama kali masuk ke WordPress, Anda akan melihat pesan sambutan. Anda juga akan ditanya tentang jenis website yang ingin Anda bangun. Selanjutnya pilih Settings » General untuk mengatur judul situs dan deskripsi.

Selanjutnya pengaturan HTTPS untuk menggunakan SSL. Paket hosting WordPress Anda mencakup certificate SSL. Sertifikat ini sebelumnya diinstal untuk nama domain Anda. Tapi situs WordPress Anda perlu dikonfigurasi. Pada halaman Settings » General, Anda perlu mengganti alamat WordPress dan alamat situs menggunakan https, bukan http. Jangan lupa menggulung ke bawah ke dasar halaman dan klik tombol “Menyimpan Perubahan” untuk menyimpan pengaturan Anda.

Pengaturan dasar WordPress Anda telah selesai. Sekarang waktunya mengatur toko online Anda. Baca artikel kami tentang error pada WordPress dan cara mengatasinya.

Langkah #3 Mengatur Toko WooCommerce Anda

Sebelum bisa mulai menjual, ada beberapa hal seperti jenis mata uang, pembayaran, dan informasi pengiriman yang perlu Anda atur. Anda akan melihat notifikasi “Selamat Datang di WooCommerce” pada halaman admin WordPress. Klik pada tombol “Run Setup Wizard” di notifikasi. Ini akan meluncurkan setup wizard WooCommerce dimana Anda perlu klik tombol “Let’s Go” untuk memulainya.

WooCommerce membutuhkan beberapa halaman dasar untuk kereta belanja, akun, dan pembayaran. Anda bisa klik tombol “Lanjutkan” untuk secara otomatis menciptakan halaman ini. Ini akan membawa Anda ke langkah selanjutnya.

Sekarang Anda perlu beritahukan WooCommerce dimana toko Anda berlokasi dan mata uang apa yang digunakan. Setelah memilih lokasi dan mata uang, klik tombol “Lanjutkan.” Selanjutnya Anda perlu masuk ke informasi pajak dan pengiriman.

WooCommerce bisa digunakan untuk menjual item yang didownload digital dan barang fisik yang membutuhkan pengiriman. Anda perlu memberi tanda centang pada kotak bila Anda mengirimkan barang atau Anda biarkan tanpa tanda centang bila Anda hanya menjual barang digital.

Selanjutnya Anda perlu menjawab pertanyaan berkaitan dengan pajak. WooCommerce bisa membantu Anda secara otomatis menghitung dan menambahkan pajak ke harga produk.

Bila Anda tidak yakin, maka biarkan kotak tanpa tanda centang. Anda selalu bisa menambahkan informasi pajak nanti dari pengaturan WooCommerce. Lalu klik tombol “Lanjutkan.” Selanjutnya Anda akan diminta memilih metode pembayaran untuk toko online Anda.

Dengan setting default, WooCommerce mendukung pembayaran dengan Paypal. Ada banyak metode pembayaran lain yang tersedia untuk WooCommerce yang bisa Anda instal nanti bila Anda membutuhkannya.

Cara paling mudah untuk menerima pembayaran adalah menggunakan Paypal standard. Cukup masukkan alamat email Paypal Anda dan klik tombol “Lanjutkan.”

Setelah selesai, toko online WooCommerce Anda sudah siap. Anda perlu klik “Return to WordPress Dashboard” untuk keluar dari setup wizard. Setelah selesai mengatur WooCommerce, sekarang Anda siap menambahkan produk ke toko online Anda.

Langkah #4 Menambahkan Produk Ke Toko Online Anda

Mari mulai dengan menambahkan produk pertama ke toko online Anda. Anda perlu memilih Products » Add New untuk menambahkan produk  baru. Pertama, siapkan judul untuk produk Anda lalu berikan beberapa penjelasan rinci. Di kolom kanan, Anda akan lihat kotak “Product Category” klik untuk menambahkan kategori produk baru. Dengan begitu Anda dan pelanggan dapat menyortir dan melihat produk dengan lebih mudah.

Gulung sedikit ke bawah dan Anda akan melihat kotak data produk. Di bagian ini Anda akan menyediakan informasi terkait produk seperti harga, pengiriman, dan sebagainya.

Di bawah kotak data produk, Anda akan melihat kotak untuk menambahkan deskripsi singkat produk. Deskripsi pendek ini akan digunakan ketika pengguna melihat berbagai produk pada satu halaman.

Terakhir, pada kolom kanan Anda akan melihat kotak untuk menambahkan gambar produk utama dan galeri produk.

Setelah merasa puas dengan semua informasi produk yang Anda tambahkan, Anda bisa klik tombol “Terbitkan” untuk membuatnya live di website Anda. Ulangi proses yang sama untuk menambahkan produk yang diinginkan.

Langkah #5 Pilih Dan Sesuaikan Tema WordPress

Tema mengontrol bagaimana situs WordPress Anda terlihat ke pengguna ketika mereka mengunjunginya. Untuk toko WooCommerce, tema juga mengontrol bagaimana produk Anda ditampilkan.

Ada banyak tema WordPress yang gratis dan berbayar.  Anda bisa sesuaikan untuk memenuhi kebutuhan. Pilih Appearance » Customize untuk meluncurkan tema. Anda  juga bisa mengubah pengaturan tema yang berbeda.

Kebanyakan pemula berlebihan ketika memilih tema untuk situs WordPress mereka. Memang ada ribuan pilihan tema dan tiap tema terlihat lebih baik dibanding yang lain, tapi ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan ketika memilih tema untuk situs Anda.

WordPress digunakan untuk menciptakan semua jenis website. Itu sebabnya tiap tema menangkap market yang berbeda. Tema WordPress Anda harus melengkapi konten website Anda. Misalnya, bila Anda memulai blog politik atau masalah sosial, maka Anda membutuhkan tema yang dapat meningkatkan keterbacaan.

Banyak tema WordPress memiliki pilihan penyesuaian. Bila tidak dikode dengan tepat, pilihan ini bisa sulit untuk Anda untuk mengubah tema atau menggunakan plugin WordPress lain. Anda akan terkunci pada tema tersebut atau harus membayar pengembang untuk membantu Anda menggantinya.

Sebaliknya, beberapa tema WordPress yang terlihat sangat bagus bisa membuat website Anda lambat. Tak ada yang menyukai website lambat, khususnya Google, yang lebih suka memberi peringkat tinggi pada website yang lebih cepat. Tema Anda menjadi wajah dari situs WordPress Anda dan memiliki peran penting dalam bagaimana pengguna serta mesin pencari menemukannya.

Google memunculkan website yang mobile friendly pada hasil pencarian atas. Tanpa melihat topik situs dan demografi Anda, semua website perlu responsif dan mobile friendly.

Kebanyakan tema WordPress sudah responsif. Tapi masih ada toko online yang tidak mobile friendly sama sekali. Pastikan tema yang Anda pilih untuk website bersifat mobile friendly.

Cara termudah menguji apakah tema responsif atau tidak adalah dengan menyesuaikan ukuran layar browser Anda. Ketika melakukan ini Anda akan melihat layout tema dengan sendirinya menyesuaikan ke luas layar.

Selanjutnya berkaitan dengan kompatibilitas browser. Pengguna akan menggunakan browser berbeda. Tema Anda bisa terlihat bagus pada browser yang Anda gunakan, tapi akan pecah pada browser lain. Di sinilah kompatibilitas browser diperlukan. Kebanyakan pengembang tema WordPress menguji tema dengan menggunakan tool penguji kompatibilitas browser.

Para pengembang ini mungkin dengan jelas menyebutkan ini di website mereka. Tapi bila tidak, Anda bisa selalu melakukan pengujian dasar untuk memastikan tema berfungsi baik pada browser berbeda seperti Google chrome, Firefox, internet explorer, dan sebagainya. Juga jangan lupa menguji tema pada browser berbeda pada alat mobile.

Satu kekurangan dari penggunaan tema WordPress gratis adalah tidak ada support garansi. Meski beberapa pengembang menyediakan support yang baik untuk tema gratis mereka, banyak juga tema gratis tidak memiliki pilihan support. Bila mengalami masalah pada tema WordPress, maka Anda harus mencari solusinya sendiri. Anda juga bisa membayar pengembang pihak ketiga untuk memecahkan masalah sekecil apapun.

Pastikan Anda memilih tema WordPress yang memiliki dokumentasi dan pilihan support yang baik. Kebanyakan tema WordPress premium menawarkan dokumentasi rinci dengan support email selama 1 tahun.

Langkah #6 Tambahkan Plugin

Sekarang toko online Anda sudah siap, Anda mungkin ingin menambahkan elemen lain pada website seperti formulir kontak, halaman “about” dan banyak lagi. Untuk lebih jauh menyesuaikan WordPress dan menambahkan fitur seperti formulir kontak atau galeri, Anda perlu menggunakan plugin WordPress.

Plugin WordPress merupakan aplikasi yang memungkinkan Anda menambahkan fitur baru ke website Anda. Ada lebih dari 46.000 plugin WordPress yang tersedia untuk membantu Anda menambahkan fungsionalitas yang Anda butuhkan.

Hal Penting Ketika Mendirikan Toko Online

Sebagai tambahan, berikut beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan ketika memulai toko online sendiri.

Optimasi

Waktu loading halaman yang lambat berarti Anda kehilangan pelanggan. Bila Anda menyerahkan solusinya pada perusahaan hosting, tak banyak yang bisa Anda lakukan dan mungkin memang tidak perlu, tapi ketika Anda mengatur toko menggunakan WordPress atau sistem self-hosted, mengoptimasi kecepatan loading halaman sangat penting.

Menjadi Unik

Kecuali Anda memproduksi produk sendiri, besar kemungkinan Anda menggunakan deskripsi dan foto yang diberikan oleh pabrik. Ini sebenarnya bukan hal yang tepat. Karena dengan begitu Anda akan sama seperti ratusan toko online lain yang membeli dari supplier yang sama. Akan lebih baik bila Anda menulis ulang semua deskripsi produk dan mengambil gambar sendiri.

Perhatikan Kompetisi

Ini tidak hanya berlaku pada toko online tapi website manapun. Cari kata kunci yang ingin Anda bangun, lalu bandingkan hasilnya. Bila halaman-halaman di hasil pencarian tidak memiliki rancangan yang baik atau terkesan ketinggalan zaman, berarti Anda memiliki kesempatan emas untuk berhasil menjual produk pada niche tersebut. Tapi Anda juga perlu pikirkan bagaimana Anda bisa lebih baik bila orang lain memutuskan untuk masuk ke niche yang sama. Apakah Anda bisa berkompetisi dengan mereka? Apa yang bisa Anda tawarkan yang tidak mereka miliki?

Jangan Sekedar Jualan

Sangat banyak pilihan dimana berbelanja online sehingga konsumen diuntungkan karena mereka bisa memilih berbelanja dari situs manapun. Kecuali Anda berkompetisi pada harga, yang lagi-lagi sangat sulit karena siapa saja bisa membuat toko virual tanpa biaya dan berkompetisi, situs Anda perlu lebih dari sekedar sebuah toko. Bangun brand Anda.

Sebagai penjual baru Anda tidak memiliki brand atau kemampuan untuk memotong harga jadi gunakan pengetahuan dan kemampuan unik produk Anda untuk menawarkan sesuatu lebih dari sekedar sebuah toko. Tulis blog post yang berkualitas tinggi, buat tautan ke produk Anda, dan bangun diri sebagai seorang ahli. Bagikan pengetahuan Anda, jangan hanya berusaha menjual barang.

 Perhatikan SEO

Blogger bisa mengembangkan persona atau menulis ratusan kata dalam sehari untuk konten yang unik. Tapi ecommerce rentan pada masalah SEO, dan banyak toko online berusaha bertahan setelah adanya perubahan algoritma Google pada beberapa tahun terakhir. Kenapa demikian?

  • Deskripsi produk cenderung pendek, memicu jumlah konten on page yang kecil, yang bisa dianggap kualitas yang buruk oleh mesin pencari.
  • Varian produk seperti ukuran dan warna bisa menghasilkan URL unik dengan konten duplikat.
  • Produk dengan kategori banyak menghasilkan URL duplikat.
  • Kategori produk yang berisi ribuan produk biasanya menghabiskan banyak halaman, pastikan semua item terindeks dengan benar.

Perluas Halaman Konten Dengan Input Pelanggan

Hanya menggunakan gambar produk dan paragraf deskripsi singkat tidak lagi cukup. Tapi Anda memiliki sumber yang kuat, yakni pelanggan. Jangan remehkan keinginan orang untuk berbagi pendapat tentang produk Anda, terutama bila Anda menawarkan harga yang terbaik.

Implementasikan Data Dan Video Terstruktur

Data yang terstruktur adalah kode khusus yang ditambahkan pada halaman untuk menggambarkan jenis konten, ini mencakup video atau review dari pelanggan. Sertakan ini pada halaman Anda dan Google bisa menggunakannya ketika halaman muncul di mesin pencarian.

Kehadiran Sosial

Sedikit klise mungkin, tapi siapa saja memiliki akun Facebook, dan toko Anda juga perlu memilikinya. Ini jadi alat marketing langsung yang Anda bisa dan perlu gunakan, berinteraksi dengan pelanggan, menjawab pertanyaan dengan cara terbuka, menawarkan fitur produk yang akan segera dijual, dan memberikan potongan harga.

Juga pertimbangkan untuk mencantumkan item terbaik di Pinterest, yang semakin meningkat penggunaannya untuk mengarahkan penjualan. Bisa dipahami kalau sejumlah tombol share pada tiap halaman menjadi penting dalam hal ini.

Tak diragukan lagi, memulai toko online yang sukses adalah sebuah pekerjaan berat, tapi tips di atas akan membantu Anda menggapai penjualan yang sukses.