Off-Page SEO (Panduan bagi Pemula)

Blogger dan pemilik website tentu sudah tidak asing dengan istilah Search Engine Optimization (SEO). Ada dua tipe SEO yang biasanya digunakan untuk mengoptimalkan hasil yang dituju: On-Page SEO dan Off-Page SEO. Tujuan utama dari penggunaan SEO adalah untuk menaikkan traffic dan page ranking di mesin pencari. Anda tentu ingin website milik Anda muncul di halaman pertama atau lima halaman pertama. Meningkatkan peringkat halaman Anda di mesin pencari dapat meningkatkan visibilitas situs web Anda. Ini membantu menaikkan traffic, brand awareness, peringkat halaman, dan konversi dari pengunjung menjadi pelanggan.

Apa itu off-page SEO?

Dalam SEO, istilah off-page optimization mengacu pada faktor faktor yang tidak berhubungan dengan halaman website Anda. Jika on-page SEO berhubungan dengan website seperti internal links, konten, dan keywords, off-page berhubungan dengan link building atau back linking.

Untuk meraih tujuan penggunaan SEO, tidak cukup hanya dengan peduli pada website dan brand Anda. Anda juga harus berusaha meningkatkan reputasi yang baik sehingga calon pelanggan berkeinginan untuk mengunjungi dan mempelajari lebih jauh mengenai website dan bisnis Anda.

Apa perbedaan off-page SEO dan on-page SEO?

Saat mengevaluasi sebuah situs, mesin pencari akan melihat dari on-page (hal-hal mengenai website Anda) dan off-page (seberapa populer website Anda).

Sederhananya, kategori peringkat Anda ditentukan oleh faktor on-page dan seberapa tinggi peringkat Anda dalam mesin pencari ditentukan oleh faktor off-page.

Dalam on-page SEO, tips yang biasanya diberikan adalah mengenai kecepatan loading halaman, konten, kualitas konten, eksternal links, judul serta deskripsi, dan lainnya. Sedangkan dalam off-page, Anda akan diberikan tips mengenai link building, social media marketing, dan social bookmarking.

Mengapa off-page SEO penting?

Saat seseorang mencari informasi mengenai sebuah brand, mereka biasanya sudah punya pendapat sendiri berdasarkan review, komentar dari teman dan keluarga, atau kenalan di dunia maya, serta informasi apapun yang mereka bisa dapatkan baik online maupun offline.

Off-page SEO pada dasarnya memberi tahu mesin pencari seperti Google bagaimana pendapat pengunjung mengenai website Anda yang dapat membantu website Anda menjadi website otoritas dengan meningkatkan visibilitas. Teknik ini juga membuat pengunjung menyebut brand Anda dan menautkannya ke konten website Anda.

Namun, banyak yang berpikir bahwa ­off-page SEO hanyalah link building. Padahal ada beberapa cara lain dalam mengoptimalkan penggunaan off-page SEO.

Metode kuno off-page SEO

  1. Promosi Melalui Forum

Meskipun tidak merugikan namun metode ini memakan waktu yang banyak. Anda diminta untuk menyebutkan brand Anda di berbagai forum yang sesuai dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Lebih baik Anda menghabiskan waktu untuk meningkatkan hal penting lainnya dalam bisnis Anda.

  1. Memasukkan Website dalam Mesin Pencari

Cara ini menjadi cara yang dulu umum digunakan untuk memastikan website Anda muncul dalam pencarian Google dan Bing. Namun, dengan semakin sulitnya algoritma mesin pencari, cara ini dianggap tidak lagi memberikan hasil.

  1. Direktori Artikel

Membuat konten untuk direktori artikel juga menjadi salah satu cara lama yang umum dilakukan dalam pemasaran konten. Namun kenyataannya kebanyakan orang tidak membaca website direktori ini karena artikelnya tidak berkualitas dan berisi hal-hal yang tidak relevan.

Saat Google Panda muncul, website direktori ini merupakan kategori website pertama yang mengalami penurunan trafiic yang signifikan.

  1. Website Direktori

Ini merupakan cara yang dulunya dianggap ampuh namun kini website ini dianggap tidak berguna. Website ini jarang dikunjungi karena Google kini telah menggantikan kegunaan website direktori dengan waktu pencarian yang lebih cepat.

  1. Social Bookmarking

Mengikuti forum sosial media seperti Reddit dan StumbleUpon akan memberikan hasil yang baik jika brand Anda menjadi viral, namun kesempatan ini sangat sulit untuk didapatkan. Hal ini disebabkan website seperti ini di perbaharui dengan cepat sehingga jika Anda mengunggah sesuatu, postingan Anda bisa hilang keesokan harinya.

  1. Penggunaan Sosial Media yang Berlebihan

Mungkin menurut Anda semakin banyak sosial media yang Anda miliki semakin besar kemungkinan untuk meningkatkan traffic. Banyak sosial media yang tidak berkaitan dengan bisnis Anda. Anda memerlukan jaringan sosial yang berkaitan untuk membantu promosi yang baik.

Fokuslah pada beberapa sosial media yang sesuai dengan bisnis Anda sehingga Anda bisa berkonsentrasi dengan pengikut Anda di sosial media tersebut.

Metode baru off-page SEO

  1. Link Building

Metode ini merupakan metode off-page yang paling populer dan efektif. Pada dasarnya saat Anda memberikan link eksternal dalam konten Anda, Anda berusaha mengumpulkan votes sebanyak mungkin untuk menaikkan peringkat dan mengungguli kompetitor Anda.

Serupa dengan konten, pastikan Anda mendapatkan backlinks yang berkualitas. Backlinks yang banyak namun tidak berkualitas tidak lebih baik dibandingkan sedikit backlinks namun dari link yang berkualitas. Ada beberapa faktor yang menentukan kualitas sebuah link:

  • Website yang terpercaya
  • Konteks yang relevan dengan isi konten Anda
  • Popularitas dari backlinks
  • Teks untuk link harus mendeskripsikan konten dari link target dalam beberapa kata
  • Link natural dan bukan berbentuk seperti javascript

Lalu bagaimana cara mendapatkan link ini? Natural link merupakan link yang paling disukai oleh mesin pencari. Natural link berarti website Anda disukai oleh pemilik website lain dan memberikan link menuju website Anda karena sesuai dengan isi konten mereka.

Mendapatkan natural link memang tidaklah mudah. Cara terbaik adalah dengan mengunggah konten yang berkualitas yang layak dijadikan backlink di website mereka. Jika Anda menggunakan cara-cara lama yang hanya mementingkan kuantitas, bersiaplah untuk terkena penalti dari Google.

Ada satu cara lain dalam melakukan link building yaitu guest posting di mana Anda menulis di blog lain atau sebaliknya. Namun, ada baiknya Anda melakukan ini tidak hanya untuk mendapatkan link dan jangan melakukannya terlalu sering.

Aturan penggunaan link building berubah setiap waktu dan mesin pencari pun berusaha menghindari penggunaan cara yang salah. Namun, jika Anda menerapkan strategi yang baik tujuan penggunaan link building akan tercapai.

  1. Social Media

Hampir semua orang memiliki social media. Selain untuk bersosialisasi dan bersenang-senang, ini juga bisa digunakan untuk off-page SEO. Ini adalah cara yang baik untuk meningkatkan traffic. Meskipun link yang Anda temukan di social media biasanya adalah no-follow links, bukan berarti link tersebut tidak berharga. Mempromosikan brand Anda di jejaring sosial dapat membantu menaikkan traffic yang cukup signifikan.

Semakin banyak orang menemukan profil Anda, semakin besar kesempatan mereka mengunjungi website Anda. Social media bisa menjadi link ekstra yang mengarahkan calon pengunjung ke website melalui profil Anda.

  1. Local SEO

Dengan semakin meningkatnya penggunaan smartphone dan koneksi internet yang semakin baik, metode Local SEO juga semakin populer.

Meskipun terlihat serupa dengan SEO biasanya, kedua SEO ini sangat berbeda di mana Local SEO berfokus pada memberikan hasil yang berkaitan berdasarkan lokasi pengguna saat itu.

Untuk menggunakan Local SEO, gunakan Google Places for Business Page dan lengkapi semua informasi yang dibutuhkan serta sinkronisasi dengan akun Google+ Anda. Google baru-baru ini menyatakan bahwa 87% orang menggunakan ponsel mereka dalam perjalanan. Selain itu, 95% pengguna ponsel mencari informasi lokal melalui ponsel mereka.

Faktor off-page SEO

Berikut adalah beberapa faktor penting yang membantu metode off-page SEO dan menaikkan peringkat halaman Anda:

  1. Inbound Links

Dalam menaikkan peringkat website Anda di mesin pencari, biasanya adalah dengan melihat banyaknya link yang ditujukan ke website Anda.

Penggunaan hyperlink yang ditujukan ke website Anda dihitung sebagai suara dukungan bagi website Anda. Semakin banyak link menuju website Anda, semakin banyak suara dukungan Anda di mata Google dan beberapa mesin pencari lainnya.

Ada baiknya pula jika link tersebut berasal dari berbagai domain berbeda.

  1. Anchor Text

Anchor text merupakan teks yang dijadikan hyperlink. Dalam meangaplikasikan off-page SEO, ada baiknya Anda memberi keyword yang sesuai untuk link tersebut yang membantu mesin pencari untuk mengidentifikasi mengenai website Anda dan mengetahui keyword yang akan diberi peringkat.

Pastikan anchor text yang digunakan menggambarkan isi konten dari link yang diberikan. Gunakan juga anchor text yang bervariasi yang lebih disukai oleh algoritma terbaru dari Google.

  1. Kualitas Link

Tidak semua link memiliki nilai yang sama. Link dari blog populer tidak akan sama nilainya dengan link dari blog pemula.

Website yang biasanya dikategorikan sebagai website yang terpercaya biasanya merupakan:

  • Website dengan domain .edu atau .gov
  • Authority website yang merupakan website besar yang selalu muncul berdasarkan keyword Anda
  • Website yang sudah ada sejak lama
  • Website yang sesuai dengan topik konten Anda

Penggunaan beberapa link berkualitas tinggi dari situs yang termasuk kategori di atas lebih disukai dibandingkan memiliki 100 link tidak berkualitas.

  1. Kecepatan Link Building

Kecepatan link building juga menjadi salah satu faktor penting dalam ­off-page SEO. Namun, link building yang terlalu cepat juga akan dianggap tidak wajar oleh mesin pencari dan bisa berakibat penalti (terutama jika website Anda masih tergolong baru).

Mesin pencari bisa mengetahui kecepatan link building yang baik, sehingga mendapatkan 1.000 link berkualitas rendah dalam satu hari ketika website Anda hanya berumur kurang dari sebulan tidak terlihat wajar.

Selama Anda tidak menggunakan alat otomatis yang menjanjikan ribuan link dalam satu waktu, Anda tidak perlu terlalu khawatir.

Alat off-page SEO

Untuk mempermudah Anda, kini telah banyak bermunculan alat-alat yang membantu mengoptimalkan metode off-page SEO Anda. Berikut beberapa alat yang bisa Anda gunakan:

  1. Google AdWords

Banyak orang menganggap bahwa Google AdWords merupakan alat paling bermanfaat untuk off-page SEO. Fitur yang ditawarkan antara lain: meningkatkan jumlah pelanggan, mendapatkan hasil yang cepat dan mudah dimengerti, peningkatan traffic yang berkualitas, memberi informasi mengenai pasar, dan pencarian keyword. Google AdWords merupakan alat pemasaran yang memberikan kesempatan untuk mengonversi pengunjung menjadi pelanggan dan menjadi leads bisnis Anda. Alat ini juga mudah digunakan, terjangkau, dan memiliki relevansi maksimal.

  1. Ahrefs

Alat ini berguna untuk berbagai hal karena Ahrefs memiliki database backlink yang besar dan membantu Anda mengetahui segala hal mengenai website Anda dan kompetitor. Anda akan dapat mengetahui bagaimana cara mengungguli peringkat pesaing Anda. Fitur yang ditawarkan seperti: melacak backlink Anda, menemukan kata kunci yang paling relevan, mengetahui informasi pesaing Anda, dan menganalisis strategi mereka.

  1. Majestic

Majestic juga merupakan salah satu alat terbaik untuk SEO. Alat ini juga dikenal sebagai alat backlink paling canggih. Database nya dianggap memiliki informasi mesin pencari yang paling rinci. Fitur yang ditawarkan antara lain: SEO untuk professional, media analytics, alat pengusaha, perbandingan dengan pesaing, menjelajahi domain secara rinci.

  1. Moz

Layanan yang diberikan oleh Moz sangat lengkap yang menawarkan data traffic yang unik. Dengan menggunakan Moz, Anda akan bisa fokus pada strategi yang Anda miliki sehingga memungkinkan Anda mudah ditemukan di antara miliaran pencarian yang dilakukan setiap harinya. Fitur yang ditawarkan oleh Moz antara lain: open site explorer, melacak kampanye pemasaran Anda, meneliti peluang sebuah kata kunci, dan melacak kesalahan penjelajahan.

Seimbangkan penggunaan off-page dan on-page SEO

Biasanya para ahli SEO menghabiskan waktu lebih banyak untuk off-page SEO dibandingkan on-page SEO.

Namun, seberapa besar pun usaha yang Anda lakukan untuk off-page SEO, tanpa on-page SEO yang baik maka usaha Anda akan menjadi tidak maksimal.

Suatu website yang terlihat tidak terpercaya dari awal Anda membukanya tentu tidak akan membuat Anda mau memberikan backlinks menuju website tersebut. Website dengan desain yang sederhana namun menarik, bersih dari kesalahan penulisan akan lebih memungkinkan untuk mendapatkan backlink dari website-website besar dan terpercaya seperti Forbes.

Meskipun Anda memiliki link yang banyak, hal ini akan sia-sia jika pengunjung yang awalnya tertarik dengan review website Anda melihat website Anda yang terlihat tidak professional dan terpercaya. Semakin banyak orang membaca atau melihat konten Anda, semakin besar potensial Anda mendapatkan link atau citation.

Semakin banyak Anda mendapatkan citation dan link, semakin baik off-page SEO Anda.

Oleh karena itu, maksimalkan metode on-page SEO Anda sebelum Anda mulai menggunakan metode off-page SEO.

Kesimpulan

Dalam dunia SEO, ada dua metode penting yang harus dilakukan secara seimbang untuk mendapatkan hasil yang optimal; on-page dan off-page SEO.

Off-page memang sangat penting dalam meningkatkan popularitas dan reputasi website Anda namun metode nya tidak hanya dengan link building.

Meskipun mendapatkan link menjadi faktor utama (baik sekarang dan di masa depan), perlu diingat bahwa ini hanyalah satu faktor di antar 200+ faktor lainnya dalam algoritma Google.

Selain itu, link building bukan lagi suatu proses linear di mana Anda terus menerus membangun link. Anda juga harus menggunakan strategi untuk mendapatkan link secara alami. Disinilah on-page SEO berperan penting di mana konten yang berkualitas yang berisi penjelasan rinci akan menarik lebih banyak pembaca dan membuat konten Anda menjadi konten yang layak dijadikan backlink.

Meskipun kedua hal ini berhubungan, masih banyak orang percaya bahwa hanya dengan melakukan salah satu dari dua cara ini memberikan mereka hasil yang optimal.

Semoga panduan off-page SEO ini dapat membantu Anda!