Penipuan Online – Bagaimana Menghindarinya?

Penipuan online berarti penggunaan layanan internet atau software dengan akses internet untuk menipu atau mengambil keuntungan dari korban, misalnya dengan mencuri informasi personal, yang bisa memicu pencurian identitas.

Layanan internet bisa digunakan untuk memperdayai korban atau melakukan transaksi penipuan. Penipuan online bisa terjadi di ruang chat, media sosial, email, atau website.

Layanan internet dan website membuat kita lebih mudah membayar tagihan, berbelanja, melakukan reservasi online, bahkan melakukan pekerjaan. Dan kita bisa melakukan semua aktivitas ini dari mana saja. Tidak ada lagi batasan untuk kita memiliki akses ke informasi manapun. Hidup jadi jauh lebih mudah.

Tapi begitu pula halnya dengan dunia kejahatan. Kebebasan untuk menavigasi dan mengakses sejumlah lokasi secara online pada saat yang sama memiliki resiko berbahaya. Kejahatan saat ini sudah jauh lebih maju dari sebelumnya dengan menargetkan kehidupan pribadi kita, rumah, dan kantor tempat kita bekerja. Sayangnya hanya sedikit yang bisa kita perbuat.

Penipuan online menggunakan metode dan alat yang bervariasi, mulai dari software dan kerentanan pada hampir semua program dan aplikasinya, hingga penipuan phishing dari area tak terduga di berbagai penjuru dunia.

Jenis-Jenis Penipuan Di Dunia Maya

Ada beberapa aktivitas yang rentan beresiko serangan kejahatan online, yakni ketika Anda:

– Berbelanja online

– Memeriksa email

– Mengakses media sosial.

Karenanya kita perlu tahu apa saja jenis penipuan online yang paling populer dan teknik yang digunakan penjahat cyber untuk mendapat informasi pribadi dan data finansial kita. Jangan pernah lupa kalau target akhir mereka adalahh uang kita, dan mereka akan menempuh segala cara untuk mencapai misi ini.

Email phishing

Penipuan phishing didasarkan pada komunikasi yang dibuat melalui email atau jaringan media sosial. Penipu akan mengirimi Anda pesan dan mencoba memperdaya Anda agar memberikan akses login dari akun bank, media sosial, akun kerja, atau data personal lain yang berharga bagi mereka.

Untuk melakukan ini, email phishing dibuat seperti berasal dari sumber resmi, bisa dari bank, lembaga keuangan lain, perwakilan perusahaan, atau jejaring sosial.

Dengan begitu, penipu akan membujuk Anda untuk mengklik tautan yang berisi pesan mereka dan mengakses website yang terlihat nyata, tapi sebenarnya dikontrol oleh mereka. Anda akan digiring ke akses login palsu yang mirip dengan website asli. Bila Anda tidak cermat, Anda bisa memberikan akses login dan informasi personal lainnya.

Agar penipuan ini berhasil, penipu menciptakan rasa ketergesaan. Mereka akan memberitahu Anda cerita menakutkan tentang bagaimana akun bank Anda berada di bawah ancaman dan bagaimana Anda sangat perlu untuk segera mengakses sebuah halaman website dimana Anda harus memasukkan data rahasia untuk mengkonfirmasi identitas atau akun Anda.

Tentunya tautan yang tersedia hanya akan mengarahkan Anda ke lokasi web palsu dan tidak ke halaman login yang asli. Setelah mengisi data rahasia bank online Anda, penipu menggunakaannya untuk menerobos akun bank asli atau menjualnya ke pihak ketiga.

Tak ada alasan untuk tidak mewaspadai kejahatan ini. Meski Anda menginstal program antivirus terbaik, tak ada cara yang lebih baik untuk aman dari ancaman ini selain menghindarinya.

Penipuan pencucian uang

Penipuan pencucian uang ini sebenarnya skema kejahatan yang paling tua dan populer. Kebanyakan dari kita telah menjumpainya di inbox email kita. Karena penipuan ini masuk kategori model lama, ada banyak bentuk variasinya.

Penipuan biasanya bermula dari pesan email dari anggota pemerintah resmi, wirausahawan, atau anggota keluarga kaya (biasanya wanita) yang meminta Anda memberi bantuan untuk mengambil sejumlah uang dari bank, dengan sebelumnya membayarkan biaya untuk pengurusan dokumen. Sebagai imbalan dari bantuan Anda, penipu menjanjikan jumlah uang yang sangat besar.

Tentu ini baru awalnya saja. Setelahnya, mereka akan meminta Anda membayar lebih untuk layanan tambahan, seperti biaya transfer. Anda bahkan menerima dokumen untuk membuat Anda percaya. Pada akhirnya, Anda menderita kerugian tanpa mendapat uang yang dijanjikan. Ada juga kasus dimana tidak hanya uang yang hilang, tapi juga nyawa manusia.

Penipuan kartu ucapan

Ini bentuk penipuan lain, berupa kartu ucapan yang Anda terima di inbox email dan terlihat datang dari seorang teman.

Bila Anda membuka email tersebut dan mengklik kartunya, Anda biasanya akan menuju software berisi malware atau virus yang terdownload dan terinstal di sistem operasi Anda.

Malware jadi program yang akan meluncurkan iklan pop-up, jendela pada layar yang tidak diharapkan. Bila sistem Anda menjadi terinfeksi karena malware berbahaya ini, komputer Anda mulai mengirimkan data pribadi dan informasi finansial ke server penipu.

Agar aman dari pencurian identitas, gunakan program keamanan khusus untuk melawan jenis bahaya ini.

Penipuan pinjaman dari bank

Masa sulit membuat orang tergiur oleh tawaran bank berupa pinjaman uang. Gunakan akal sehat Anda untuk menilai apakah ini benar atau penipuan. Bagaimana mungkin sebuah bank menawarkan Anda uang pinjaman dalam jumlah banyak tanpa mengetahui kondisi keuangan Anda?

Meski sepertinya tidak mungkin ada orang yang akan tertipu dengan cara ini, pada kenyataannya masih banyak orang yang kehilangan uang untuk membayar biaya yang diminta penipu.

Penipuan lotere

Satu lagi bentuk penipuan klasik yang tidak pernah hilang. Penipuan lotere berupa pesan email yang menginformasikan kalau Anda memenangkan uang dalam jumlah banyak dan yang Anda perlu lakukan hanya membayar biaya yang sedikit jumlahnya.

Anda merasa sangat beruntung, meski tidak ingat kalau Anda pernah membeli tiket lotere. Semua impian Anda seolah akan segera menjadi nyata, seperti berhenti dari pekerjaan atau hidup berkecukupan hingga usia tua.

Imajinasi kita langsung membayangkan rumah impian, liburan ke luar negeri, atau barang mahal yang hanya bisa diimpikan orang biasa. Tapi semua impian ini berakhir setelah Anda menyadari telah menjadi korban penipuan.

Penipuan pembunuhan

Penipu akan mengirim email yang mengancam Anda untuk mendapatkan sejumlah uang. Jenis penipuan ini bisa bervariasi bentuknya, seperti ancaman akan menculik anggota keluarga, kecuali uang tebusan dibayar pada waktu yang ditentukan oleh penipu.

Untuk menciptakan ancaman bahaya yang nyata, pesan diisi dengan rincian kehidupan korban, yang dikumpulkan dari akun online, blog pribadi, atau dari akun media sosial.

Itu sebabnya tidak bijak memberikan informasi personal tentang Anda di media sosial. Mungkin sepertinya media sosial aman dan bersifat pribadi, karena Anda dikelilingi oleh teman, tapi kenyataannya Anda tidak pernah tahu pasti siapa yang mengintai Anda.

Penipuan kencan online

Berapa banyak dari kita sudah dibodohi oleh penipuan ini? Karena ini menyangkut sisi subjektif bukan sisi rasio kita, sehingga kita cenderung mengesampingkan analisa logis.

Penipuan ini terjadi di jaringan media sosial, seperti Facebook, atau dengan mengirimkan email sederhana ke korban. Penipu pria sering kali berlokasi di Afrika Barat dan penipu wanita biasanya dari Eropa bagian timur.

Penipu melancarkan aksi ini dalam jangka waktu lama dengan menggunakan layanan kencan online. Mereka meningkatkan pendekatan dengan menguji reaksi korban.

Skema ini terjadi selama beberapa bulan atau lebih untuk memperoleh kepercayaan dari korban. Pada banyak kasus, sampai dilakukan pengaturan untuk pertemuan. Ketika ini terjadi, ada dua hal yang terjadi:

  • Peristiwa tak terduga terjadi dan penipu perlu uang secepat mungkin untuk keperluan pasport atau hal lain.
  • Bila korban berasal dari keluarga kaya, ia akan diculik dan anggota keluarga dimintai uang sebagai tebusan.

Software antivirus palsu

Kita pasti pernah setidaknya sekali melihat pesan ini pada layar komputer: “Komputer Anda terinfeksi. Unduh antivirus X sekarang untuk melindunginya!”

Pop-up ini dengan sangat baik dibuat mirip dengan pesan sebenarnya yang akan Anda dapat dari Window atau produk keamanan normal.

Bila Anda beruntung, tak terjadi apa-apa selain hoax yang mengganggu Anda dengan menampilkan pop-up pada layar ketika Anda melakukan browsing. Untuk menyingkirkan pop-up menyebalkan ini, scan sistem Anda menggunakan produk antivirus yang baik.

Bila Anda tidak begitu beruntung, malware bisa masuk ke sistem Anda, seperti Trojan atau sejenisnya. Pesan macam ini juga bisa memblokir sistem operasi Anda dan penjahat meminta sejumlah uang sebagai ganti untuk membukanya kembali.

Untuk menghindari situasi ini, gunakan produk keamanan khusus, selain program antivirus tradisional Anda.

Penipuan profil Facebook

Facebook saat ini jadi media sosial paling populer. Karenanya, perusahaan dan bisnis menggunakannya untuk berkomunikasi dengan pelanggan dan mempromosikan produk mereka. Baca artikel kami tentang menghasilkan uang dari Facebook.

Dengan begitu banyak teman dan koneksi pada platform online ini, kita menggunakan Facebook tidak hanya untuk memeriksa aktivitas dan update teman, tapi juga untuk bercengkerama dengan mereka.

Bila kebanyakan teman, kolega, dan koneksi sosial ada di Facebook, akan sangat wajar bila tempat ini juga menarik perhatian penipu online.

Bayangkan akun Anda di-hack oleh penjahat cyber dan mereka mendapat akses ke teman dekat dan keluarga Anda.

Karenanya Anda harus sangat berhati-hati dalam melindungi akun personal online Anda seperti halnya melindungi akun bank atau email. Segera gunakan metode autentikasi ganda. Ini akan menjadi lapisan tambahan keamanan, selain kata sandi Anda.

Penipuan mendapat uang dengan cara mudah

Penipuan online ini sangat populer: penjahat akan memikat Anda agar percaya Anda bisa mendapat uang dengan mudah dari internet. Mereka akan menjanjikan pekerjaan yang tidak ada, menjadi kaya dengan cepat, dan uang dari sumber resmi pemerintah.

Ini menjadi pendekatan efektif dan sederhana, karena memenuhi kebutuhan dasar manusia terhadap uang, terutama ketika korban mengalami kondisi keuangan yang sulit.

Dari sudut pandang ini, metode penipuan ini mirip dengan metode kencan online di atas, dimana penipu menyasar kebutuhan korban untuk mendapat pasangan.

Postingan tentang pekerjaan untuk berbagai posisi yang sebenarnya tidak ada jadi bagian dari kejahatan online. Dengan menggunakan janji berbagai jenis pekerjaan, korban dibujuk untuk memberi informasi personal dan data keuangan dengan imbalan akan mendapat pekerjaan yang baik atau uang banyak dalam waktu singkat.

Penipuan travel

Penipuan ini biasanya muncul di musim liburan. Skenarionya biasanya seperti ini: Anda menerima email berisi penawaran mengagumkan untuk pergi ke tempat liburan yang luar biasa (biasanya tempat yang eksotik). Penawaran ini akan kadaluarsa dalam waktu singkat dan Anda tidak boleh melewatkannya.

Yang jadi masalah adalah beberapa tawaran ini sebenarnya menyembunyikan beberapa biaya hingga Anda membayarnya. Penipu lainnya hanya mengambil uang Anda tanpa mengirim Anda liburan kemanapun.

Untuk mengantisipasi hal ini, Anda sebaiknya mempelajari dengan teliti tawaran paket perjalanan dan melihat biaya yang tersembunyi seperti pajak bandara atau tiket yang Anda butuhkan untuk masuk ke akses atraksi lokal. Periksa apakah biaya makan, biaya transportasi lokal dari bandara ke hotel atau dari hotel ke atraksi utama yang disebutkan dalam penawaran awal sudah disertakan.

Sebagai panduan umum, sebaiknya Anda menggunakan agensi travel yang sudah terpercaya. Anda juga bisa membandingkan apakah dengan membayar sendiri tiket pesawat dan akomodasi, hasilnya sama seperti tawaran yang Anda dapat. Baca tips kami tentang mempersiapkan liburan bagi pebisnis online.

Tips Melindungi Diri Dari Penipuan Online

Berikut beberapa tips untuk melindungi diri dari penipuan online:

  • Ketika berurusan dengan kontak bukan dari daftar kontak Anda untuk urusan bisnis atau pribadi, melalui telepon, email atau situs jaringan sosial, selalu pikirkan kemungkinan terjadinya penipuan. Ingat, bila segala sesuatu terlihat terlalu bagus, kemungkinan itu adalah penipuan.
  • Ketahui dengan siapa Anda berurusan. Bila Anda hanya bertemu seseorang lewat online dan tidak yakin dengan keabsahan sebuah bisnis, luangkan waktu untuk melakukan sedikit penyelidikan. Lakukan pencarian foto di Google atau cari orang lain yang pernah berurusan dengan orang tersebut.
  • Jangan buka email atau jendela pop-up yang mencurigakan, langsung hapus. Bila tidak yakin, verifikasi identitas kontak dengan pencarian online. Jangan gunakan detail kontak yang ada pada pesan yang Anda terima.
  • Berhati-hati ketika berbelanja online. Waspadai tawaran yang sepertinya terlalu menggiurkan dan selalu gunakan layanan belanja online yang Anda tahu dan percaya. Pikir dua kali sebelum menggunakan mata uang virtual, karena tidak memiliki proteksi yang sama seperti metode transaksi lain, yang berarti Anda tidak bisa mendapat uang Anda kembali setelah mengirimnya. Baca artikel kami tentang bisnis online.
  • Amankan data personal Anda. Berhati-hatilah dengan informasi personal yang Anda bagikan di media sosial. Penipu bisa menggunakan informasi dan gambar untuk membuat identitas palsu atau menjadikan Anda sebagai target penipuan.
  • Amankan komputer dan alat mobile Anda. Selalu gunakan kata sandi, jangan berbagi akses dengan orang lain, perbaharui software keamanan. Lindungi jaringan WiFi Anda dengan kata sandi dan hindari menggunakan komputer atau hotspot WiFi publik untuk mengakses internet banking atau memberikan informasi personal.
  • Pilih kata sandi dengan seksama. Pilih kata sandi yang akan sulit ditebak dan perbaharui secara teratur. Password yang kuat harus menyertakan kombinasi huruf kapital dan huruf kecil, angka dan simbol. Jangan gunakan kata sandi yang sama untuk tiap akun, dan jangan berbagi kata sandi dengan siapapun.

Penipuan online semakin berkembang menggunakan sarana yang semakin canggih. Menurut sebuah data, penipuan online meningkat dalam 10 tahun terakhir dan kerugian totalnya berlipat ganda di tahun-tahun belakangan, yang mempengaruhi individu dan juga bisnis berskala besar.

Karenanya kejahatan cyber kini menjadi salah satu yang menjadi sasaran investigasi federal dan dianggap sebagai masalah yang sangat serius.

Anda mungkin mengira tidak mungkin dibodohi oleh penipuan ini, karena beberapa diantaranya terlihat sangat palsu, seperti orang yang menjanjikan mengirimkan uang. Tapi beberapa cerita mereka sangat meyakinkan dan korban tidak bisa berkutik.

Karena beberapa penipuan online sangat terorganisir dan meyakinkan, serta orang dibaliknya sulit ditangkap, kita perlu melindungi diri sendiri. Tetap update informasi tentang strategi penipuan terbaru.

3,736 total views, 8 views today