Bagaimana Cara Membangun Personal Brand

Jeff Bezos, CEO dari Amazon mengatakan bahwa branding adalah apa yang orang katakan tentang Anda ketika Anda tidak ada di ruangan itu. Semua orang memiliki personal brand, baik apakah Anda sengaja membangunnya atau tidak karena ada saatnya orang-orang akan membicarakan Anda.

Personal brand dapat membantu Anda untuk mengembangkan diri sembari mengukuhkan posisi Anda sebagai leader di bidang dan industri Anda. Personal brand juga dapat membantu Anda dalam meningkatkan kesuksesan karir dan memberi kesempatan untuk meraih tujuan Anda.

Dalam membangun personal brand Anda, sebaiknya Anda tidak mengarang cerita dan membangun personal brand Anda berdasarkan karangan tersebut. Cerita yang Anda tampilkan harus orisinil dan asli. Jika Anda memalsukan diri Anda sendiri, Anda tidak akan bisa memiliki koneksi dengan audience Anda dan personal brand Anda tidak akan bertahan lama.

Berikut adalah beberapa strategi yang bisa Anda lakukan untuk membangun personal brand Anda.

Strategi membangun personal brand Anda

Mulai dengan menceritakan kisah Anda

Ada banyak cara untuk membangun personal brand, tetapi langkah pertama ini adalah langkah yang tidak bisa Anda lewati. Tanpa sebuah cerita, maka tidak akan ada brand. Salah satu merek yang memiliki cerita brand yang bagus adalah Toms. Naratif dari perusahaan sepatu ini berpusat pada meningkatkan kualitas kehidupan. Tagline mereka ‘One for One’ juga bisa ditemukan di akun social media milik mereka.

Dalam menyusun cerita personal brand Anda, ada dua pertanyaan yang harus Anda jawab.

  • Siapakah Anda?
  • Apa yang ingin Anda capai dan mengapa Anda ingin mencapainya?

Dengan dua pertanyaan ini terjawab, Anda bisa menciptakan sebuah cerita personal brand yang menarik. Jika Anda merasa pertanyaan di atas terlalu umum, berikut adalah pertanyaaan-pertanyaan lain yang bisa Anda tanyakan kepada diri Anda.

Siapa Anda?

  • Apa passion Anda?
  • Apa kepribadian terbaik Anda yang ingin Anda tonjolkan?
  • Apa yang paling anda hargai?

Apa yang ingin Anda capai dan mengapa Anda ingin mencapainya?

  • What is your mission statement?
  • Apa yang ingin Anda capai?
  • Peninggalan apa yang ingin Anda tinggalkan?
  • Kata-kata apa yang ingin Anda dengar ketika nama Anda disebut?

Sukses atau tidaknya personal brand Anda semua tergantung pada seberapa jujur Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas.

Setelah Anda memiliki cerita Anda, coba singkatkan cerita Anda menjadi 2-3 kalimat elevator pitch. Pada dasarnya, elevator pitch adalah sebuah persuasive pitch yang menjelaskan siapa Anda dan apa yang Anda lakukan secara singkat.

Selain kata-kata, visual juga dapat membantu menyampaikan cerita personal brand Anda. Sebuah penelitian menemukan bahwa brand yang menggunakan visual storytelling yang fokus kepada salah satu karakter dari brand tersebut mengalami peningkatan dalam keterlibatan pelanggan di Facebook.

Untuk personal branding, Anda disarankan untuk memiliki branding elements yang konsisten. Ini termasuk  untuk website, logo dan header blog, konten social media Anda, business card Anda, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan brand Anda. Ini untuk menjamin bahwa orang-orang akan mengenali brand Anda saat mereka melihat logo social media atau website Anda. Sebuah penelitian menemukan bahwa 85 persen perusahaan yang mengaplikasikan brand consistency mengalami 10-20 persen pertumbuhan pada bisnis mereka.

Bangun profil Anda

Ada banyak platform yang bisa Anda gunakan untuk membangun profil Anda. Salah satu platform paling kuat yang sebaiknya Anda miliki adalah sebuah website. Gunakan website Anda sebagai tempat utama bagi Anda untuk berbagi informasi atau idea. Pastikan bahwa nama yang akan Anda gunakan untuk profil Anda belum digunakan oleh orang lain. Namechk dan knowem adalah dua tools yang bisa Anda gunakan untuk meninjau apakah nama yang ingin Anda gunakan sudah diambil oleh orang lain di berbagai situs social media.

Lalu, anda bisa menggunakan social media sebagai suplemen bagi website Anda. Manfaatkan social media sebagai cara untuk berkomunikasi dan berinteraksi langsung dengan audience Anda.

Anda pasti sudah tahu bahwa ada sangat banyak situs social media. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memilih channel social media yang tepat. Akan sulit bagi Anda jika Anda memaksakan menggunakan semua social media dan membuat konten untuk setiap social media tersebut.

Jika Anda lebih tertarik untuk menggunakan video sebagai salah satu strategi marketing Anda, gunakan YouTube. Jika Anda lebih tertarik untuk menulis konten Anda, mungkin Anda bisa membuat sebuah blog. Strategi online marketing Anda akan sangat berpengaruh dalam hal ini sehingga penting untuk menyusun strategi tersebut sebelum Anda mulai. Strategi konten marketing juga akan dibahas lebih lanjut di bawah.

Setelah Anda membangun profil Anda, Anda harus mencari dimana audience Anda. Blog seperti apa yang mereka baca? Social media apa yang sering mereka akses dan gunakan? Dari situ Anda bisa menemukan dan mengerti tentang komunitas Anda. Setelah itu, Anda juga bisa membuat konten yang sesuai dengan apa yang audience Anda ingin dan butuhkan.

Setelah menemukan audience Anda, langkah selanjutnya adalah membuat audience Anda tetap menikmati konten Anda. Pastikan bahwa apa yang Anda tawarkan kepada mereka membuat mereka merasa terlibat dan terbantu. Pikirkan konten seperti apa yang paling mereka minati dan buatlah konten tersebut untuk mereka.

Satu hal yang harus diingat adalah bahwa website dan social media Anda akan menjadi tempat pertama dimana orang-orang mengenal Anda. Pastikan bahwa message yang ingin Anda sampaikan sudah sesuai dengan audience yang anda targetkan. Tunjukkan bahwa Anda peduli dengan audience Anda dan website Anda tidak hanya menjadi tempat untuk Anda memamerkan keahlian Anda.

Atur strategi content marketing

Konten merupakan elemen penting dalam membangun personal brand Anda. Di dunia online, konten merupakan hal paling penting. Konten yang dimaksud tidak terbatas hanya sekedar blog post, tetapi bisa juga dalam bentuk video, podcast, atau bahkan post di akun social media Anda. Yang terpenting disini adalah di setiap post Anda harus ada sebuah value untuk audience Anda.

Untuk membuat konten yang baik, Anda harus memulai dengan objektif. Apa yang ingin Anda sampaikan pada audience Anda? Apa yang ingin Anda ambil dari konten Anda? Konten Anda harus bisa menawarkan sesuatu kepada audience Anda. Konten yang Anda tawarkan tidak harus selalu memiliki topic yang orisinil. Tidak ada salahnya Anda membuat konten tentang sebuah topic yang sudah sering dibahas, namun menyampaikannya dengan suara dan opini Anda sendiri. Langkah ini bisa membantu Anda untuk mencapai audience baru.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, selain konten itu sendiri, Anda juga harus memilih distribution channel konten tersebut. Jika Anda ingin membuat video, apakah Anda ingin mengupload video tersebut ke Youtube atau Dailymotion? Platform blog apa yang lebih cocok untuk Anda; WordPress atau Blogger? Dengan memilih distribution channel yang tepat bagi Anda tentu akan mempermudah Anda dalam mengatur strategi dan nantinya mengaplikasikan strategi content marketing tersebut.

Membangun koneksi

Dalam bisnis apapun, koneksi adalah sebuah elemen yang penting. Begitu juga untuk membangun personal brand Anda.

Website dan akun social media Anda memang bisa menjadi pusat bagi orang-orang untuk mengenal Anda dengan mudah. Tetapi akan susah untuk membangun brand Anda hanya dengan mengandalkan dua platform tersebut.

Untuk membangun personal brand Anda dan meraih tujuan professional Anda, Anda perlu menemukan target audience dan mendapat perhatian mereka. Salah satu strategi yang bisa Anda lakukan adalah melakukan outreach. Outreach sendiri adalah kegiatan dimana Anda menawarkan suatu value kepada orang-orang yang sudah memiliki audience yang juga merupakan target audience Anda. Jika Anda bisa menawarkan sesuatu kepada orang-orang ini dan mereka menyukai Anda, sebagai gantinya, Anda bisa mendapat kesempatan untuk menjual kepada audience yang mereka miliki.

Lalu bagaimana cara bertemu dengan orang-orang ini?

Pertama, temui orang-orang ini melalui event lokal di daerah Anda. Memang untuk saat ini social media bisa membantu Anda untuk bertemu dan berkenalan dengan orang-orang di industry Anda, tetapi interaksi langsung tentu memiliki pengaruh yang lebih besar, apalagi dalam hal membangun hidup professional Anda.
Anda bisa menggunakan Google dan masukkan ‘event bisnis di [kota Anda]’ ke kolom pencari. Nantinya Google pasti akan mengeluarkan banyak event terkait dan Anda bisa memilih event mana yang ingin Anda datangi. Ada berbagai jenis event yang bisa Anda datangi. Ada event yang lebih casual dimana Anda bisa berbaur dengan para professional. Ada juga event yang menggunakan speaker dan sesi tanya-jawab.  Pilih event yang lebih cocok dengan niche dan industry Anda. Anda juga boleh mencoba mendatangi berbagai macam event. Pelajari apa yang orang lain lakukan untuk meningkatkan hidup professional mereka.

Kedua, manfaatkan social media. Seperti yang sudah disebutkan di atas, social media bisa membantu Anda untuk bertemu dan berkenalan dengan orang banyak. Membangun koneksi melalui social media juga bisa membantu untuk mencari kesempatan dalam karir Anda. Anda bisa membangun koneksi dengan orang-orang yang berpotensi untuk menjadi bos, karyawan, partner bisnis, klien, dan sebagainya. Tetapi perlu diperhatikan bahwa tidak semua social media cocok untuk membangun hubungan professional.

Twitter adalah salah satu social media yang baik untuk membangun koneksi dengan banyak orang. Fitur reply dan retweet milik twitter membuat komunikasi dan interaksi antar pengguna sangat mudah. Ada satu strategi yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan respon untuk tweet Anda di Twitter. Anda bisa memulai dengan melihat apa yang orang terkenal di industry Anda tulis di Twitter. Lihat timeline mereka dan perhatikan tweet seperti apa yang mendapat banyak respond dan interaksi dari follower mereka. Ini bisa menjadi clue untuk konten seperti apa yang audience Anda inginkan. Setelah itu, Anda bisa menggunakan jenis update seperti itu untuk meningkatkan interaksi dengan follower Anda. Sama dengan hubungan di dunia nyata, suatu hubungan biasa dimulai dengan common interest atau ketertarikan yang sama pada suatu hal. Ini juga berlaku di social media. Anda bisa me-retweet sebuah berita dan memberikan opini Anda sendiri. Orang-orang yang memiliki opini yang sama pasti akan berinteraksi dengan Anda.

Ketiga, Anda bisa memanfaatkan forum untuk mencari orang-orang dengan hobi dan ketertarikan yang sama. Cari thread yang sesuai dengan bidang Anda. Lalu Anda bisa bergabung dengan percapakan yang ada dengan menuliskan opini Anda. Anda juga bisa membantu menjawab pertanyaan yang mereka punya. Dari sini, Anda bisa membangun koneksi.

Keempat, Anda bisa menulis guest blog post untuk website yang sesuai dengan niche dan bidang Anda. Mulai dengan mencari website yang menerima guest blog post. Pilih beberapa website yang Anda rasa terkenal di niche dan bidang Anda dan kemudian lihat apakah mereka menerima kontributor. Anda bisa mengirimkan mereka email untuk memberitahu website tersebut bahwa Anda tertarik untuk menulis untuk mereka. Jangan takut untuk mengirimkan tulisan Anda kepada mereka. Selain guest post, Anda juga bisa menjadi tamu di sebuah podcast atau bahkan diwawancara oleh blog lain di bidang Anda. Kedua hal ini juga akan membantu untuk memperkenalkan nama dan bisnis Anda di industri Anda.

Temukan seorang mentor

Dalam hidup, pasti Anda memiliki seseorang yang Anda anggap sebagai mentor. Anda mungkin bertanya-tanya kenapa memiliki seorang mentor mempengaruhi bagaimana cara Anda membangun personal brand Anda?

Seorang mentor adalah seseorang yang mendengarkan Anda, memberi Anda masukan, dan mendorong Anda jika diperlukan. Ini penting untuk membantu Anda menghindari banyak kesalahan yang bisa saja menghambat Anda. Dalam membangun personal brand, memiliki hubungan dekat dengan seseorang yang influential akan sangat membantu.

Mentor yang dimaksud disini tidak harus seseorang yang Anda kenal dengan dekat dan memiliki hubungan personal. Seseorang yang Anda anggap mentor bisa saja merupakan seseorang yang Anda pikir menginspirasi. Baca konten mereka, dengarkan pidato mereka, dan ikuti nasihat yang Anda pikir bisa membantu Anda dan karir Anda. Pada dasarnya, mentor disini adalah orang-orang yang bisa membantu Anda untuk meraih tujuan Anda.

Mentor seperti apa yang harus Anda cari?

  • Memiliki pengalaman di industri Anda
  • Kemauan untuk berbagi pengetahuan mereka tanpa ragu
  • Tidak takut untuk mengatakan yang sebenarnya kepada Anda
  • Kesuksesan
  • Pengaruh di industri Anda

Anda juga boleh memiliki lebih dari satu mentor dan mentor Anda tidak harus seseorang yang jauh lebih tua. Mentor bukanlah seseorang yang memiliki jawaban tentang semua hal. Maka dari itu, sangat mungkin bagi Anda untuk memiliki beberapa mentor yang memiliki kelebihan di bidang yang berbeda-beda.

Mendapatkan liputan media

Mendapatkan liputan media dapat membantu mengukuhkan Anda untuk menjadi authority di industri Anda. Jika Anda terkenal di bidang Anda, Anda akan mendapatkan lebih banyak audience yang mungkin saja bisa bekerja sama dengan Anda. Memang tidak mudah mendapatkan liputan media ketika Anda hanya seorang diri tetapi ada cara yang bisa Anda lakukan untuk mulai membangun personal brand Anda melalui media.

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah menghubungi media lokal. Hubungi seorang jurnalis dan tawarkan keahlian Anda untuk mereka liput. Selain media lokal, salah satu website yang bisa membantu adalah HARO, yaitu sebuah website dimana Anda bisa mendaftarkan diri sebagai narasumber untuk reporter.

Monitor brand Anda

Mendapatkan liputan media memang penting. Tetapi perlu juga diingat bahwa liputan yang buruk bisa mempengaruhi personal brand Anda. Orang-orang tidak akan mau bekerja sama dengan Anda jika Anda memiliki image yang buruk, Maka dari itu, penting untuk memperhatikan informasi apa yang ada di luar sana.

Berikut adalah beberapa tools yang dapat membantu Anda memonitor brand Anda:

  • Google Alerts – Google Alerts memberi anda notifikasi setiap kali nama Anda disebut di internet dan ditemukan oleh Googlebot.
  • Radian6 – Sebuah software monitoring yang membantu Anda untuk melacak nama Anda dan keyword lain di banyak website dan akun social media.
  • Talkwalker – Selain memonitor nama Anda, Anda juga bisa memonitor topik relevan. Selain itu, Anda juga bisa mendapat update tentang berita-berita baru di industri Anda. Tool ini juga bisa membantu Anda untuk melihat trend di industri Anda.
  • Hootsuite – Hootsuite adalah tool untuk mengelola social media Anda. Anda bisa melihat trend dan statistic berhubungan dengan social media Anda. Selain itu Anda bisa mengirim update dan respons ke akun Anda melalui tools ini.

Melihat semua strategi di atas, dapat dilihat bahwa membangun personal brand memang membutuhkan waktu dan tenaga tetapi personal brand dapat sangat membantu Anda untuk mencapai tujuan karir Anda. Personal brand akan terus menjadi kualitas yang dicari. Hal ini bisa membantu untuk memperkenalkan Anda kepada orang-orang di industri, memperlihatkan keahlian yang Anda miliki dan menunjukkan apa yang membuat Anda berbeda dari orang lain.

Kamu ingin mendapatkan konten edukasi secara rutin dan gratis ? Yuk isi form dibawah 🙂

* indicates required
Jenis Konten Edukasi yang diinginkan