Tips Monetisasi Blog

TIPS-CARA-MONETISASI-BLOG-Dewaweb

Bagaimana cara mendapatkan uang dari blog atau website? Ini yang kerap ditanyakan oleh para blogger. Karena sejak beberapa tahun terakhir, blog tidak lagi hanya berfungsi sebagai catatan pribadi si penulisnya. Kini, blog juga bisa dipakai untuk menghasilkan uang atau dimonetisasi. Well, ada beberapa cara untuk memonetisasi blog, ini beberapa di antaranya:

  1. Program Afiliasi

Yang dimaksud dengan program afiliasi adalah kita bekerja sama dengan sebuah perusahaan untuk mempromosikan produk (barang atau jasa) mereka dan mendapatkan komisi untuk setiap transaksi. Besar komisi yang akan kita dapatkan bervariasi, tergantung kepada kebijakan setiap perusahaan.

Bentuk kerja sama program afiliasi biasanya berupa referral link yang akan kita dapatkan ketika bergabung. Referral link ini berfungsi sebagai tracking sehingga ketika ada calon pembeli yang mengklik link tersebut, nama atau referral link Anda akan langsung terdeteksi sebagai sumbernya.

Keuntungan ikut program afiliasi adalah kita akan difasilitasi dengan materi promosi seperti banner, ad text, dan lain-lain sehingga yang perlu kita lakukan hanyalah memasang banner di sidebar atau di header blog. Keuntungan lainnya, kita juga bisa memilih platform paling tepat yang akan kita jadikan tempat untuk promosi, bukan hanya di blog. Referral link bisa juga dibagikan ke berbagai media sosial yang kita miliki seperti Facebook, Twitter, Google+, dan lain-lain.

Salah satu contoh program afiliasi adalah program afiliate Dewaweb. Dengan program ini, kita akan mendapatkan uang sebesar 20% dari setiap pembelian paket hosting yang dilakukan oleh orang yang mengklik link afiliasi kita. Uang ini akan masuk otomatis ke akun client area kita dan dapat dicairkan menjadi uang setelah 3 bulan. Hal ini untuk menghindari kerugian bagi Dewaweb karena permintaan refund yang dilakukan orang yang membeli tadi karena Dewaweb memberikan garansi uang kembali 100% selama 3 bulan jika mereka tidak puas dengan hostingnya. Untuk mendaftar program afiliasi Dewaweb silahkan klik link pendaftaran program affiliate Dewaweb dan aktifkan program afiliasi di dalamnya.

Tip: Pilihlah jenis program afiliasi yang sesuai dengan niche blog Anda.

  1. Iklan Konteksual

Iklan kontekstual adalah iklan yang secara otomatis tayang di blog kita. Biasanya, materi iklan telah secara otomatis pula disesuaikan dengan topik utama blog kita. Sistem penghitungannya pun berbeda-beda, ada yang per klik, ada pula yang berdasarkan jumlah impresi atau seberapa banyak iklan Anda terlihat. Jenis iklan konteksual yang paling terkenal adalah Google Adsense. Iklan kontekstual bisa berbentuk grafik (gambar), teks, atau video yang bisa Anda tempatkan di mana pun di blog Anda.

Tidak seperti program afiliasi yang langsung memberikan komisi sekian persen setiap kali transaksi, nominal komisi iklan kontekstual biasanya agak kecil dan memerlukan waktu yang cukup lama agar bisa benar-benar menghasilkan. Namun, jika trafik blog kita bagus, kita bisa dengan mudah menghasilkan uang dari jenis iklan ini.

  Sayangnya, kita tidak memiliki kontrol penuh terhadap jenis iklan apa saja yang akan muncul sehingga ini kerap menjadi masalah. Memang, ada beberapa tema iklan yang bisa kita blok, tapi tetap saja kita tidak bisa memilih iklan yang paling sesuai dengan topik blog kita. Ini karena sekarang Google tidak hanya memakai topik utama blog sebagai parameter, tapi juga kata kunci dari hasil pencarian di Google search.

Meskipun kita bisa menempatkan iklan di mana pun di blog kita, tapi kami sarankan untuk tidak memasang iklan secara berlebihan. Pembaca datang ke blog kita untuk membaca postingan bermanfaat, bukan untuk menyaksikan papan iklan.

Tip: Jangan pernah sekalipun mengklik iklan yang tampil atau meminta teman Anda untuk mengkliknya karena itu menyalahi peraturan Google Adsense. Jika ini kita lakukan, blog kita akan terkena penalti. 

  1. Menyewakan Ruang

Kita juga bisa menggunakan space di blog dan email list untuk menghasilkan uang. Caranya adalah dengan menyewakan ruang tersebut kepada pengiklan, biasanya banner atau sidebar. Keuntungannya adalah kita bisa menentukan tarif sendiri dan iklan apa saja yang akan tampil.

Namun, sebelum menyewakan ruang untuk iklan, kita juga harus memiliki track record yang bagus. Maksudnya, pengiklan pasti ingin tahu berapa banyak pengunjung situs web Anda dan statistik lainnya.

Tip: Siapkan media kit dengan laporan statistik blog secara lengkap dan update setiap bulannya.

  1. Sponsorship

Sponsorship adalah jenis iklan yang paling menggiurkan sekaligus paling sulit didapat. Pengertian mudahnya, blogger bekerja sama dengan pengiklan untuk mempromosikan produk tertentu. Misalnya, pengiklan memberi kita sejumlah uang atau penawaran untuk menjadi sponsor dari blog kita.

Bentuk kerja sama lainnya adalah pengiklan menjadi sponsor dari lomba atau giveaway yang kita adakan. Sama seperti yang sering kita lihat di televisi atau kita dengar di radio, yang perlu kita lakukan hanyalah menyebutkan bahwa pengiklan tersebutlah yang menjadi sponsor dari lomba yang kita adakan. Misalnya, “Lomba ini disponspori oleh ….”

Sama seperti ketika menyewakan ruang di blog, sponsorhip menuntut track record yang bagus, dibuktikan dengan statistik trafik. Dari mana mendapatkan sponsorship? Bisa dari pengiklan yang datang langsung kepada kita, atau kita bisa menjemput bola dengan cara memikat para pengiklan. Sumber lainnya adalah agensi atau pihak ketiga yang mempertemukan antara pengiklan dan blogger.

Bentuk lain dari sponsorship adalah sponsored post. Pengiklan meminta kita untuk memposting artikel yang sudah mereka buat (content placement) atau meminta kita untuk menulis sebuah artikel sesuai dengan syarat dan ketentuan yang mereka tetapkan. Artikel yang mereka sediakan atau yang mereka buat biasanya berisi kata kunci (keyword/anchor text) tertentu yang harus ditautkan dengan link yang mereka berikan (hyperlink).

Memang, masih ada perdebatan seputar etika sponsored post. Ketika berkunjung ke blog kita, yang diinginkan pembaca adalah informasi yang objektif. Lalu, bagaimana jika kita dibayar untuk artikel yang kita tulis? Apakah informasi di dalamnya betul-betul objektif dan bisa dipercaya?

Pamor strategi monetisasi blog yang satu ini memang agak menurun sejak Google menetapkan aturan baru. Banyak situs yang terkena penalti karena mengandung banyak low quality link, maka banyak blogger yang merasa khawatir ketika menerima sponsored post. Untuk menangani hambatan ini, cara yang kerap digunakan adalah dengan memakai atribut no-follow, artinya meminta Google untuk mengabaikan link tersebut. Sayangnya, beberapa pengiklan justru memberikan sponsored post untuk tujuan SEO dan meminta link do-follow.

Lalu, bagaimana agar blog kita tidak terkena penalti sekaligus memberikan link do-follow sesuai permintaan pengiklan? Bisa dengan cara membuat laman disclosure yang menjelaskan bahwa blog kita menerima postingan berbayar dan mendapatkan kompensasi atas itu. Masalahnya, ada pengiklan yang justru menginginkan sebuah postingan iklan tanpa terlihat sedang beriklan. Maka, ini menjadi sebuah tantangan bagi para blogger.

Tip: Buatlah postingan yang menarik dengan teknik soft-selling.

  1. Produk Gratis

Sebetulnya, ini nyaris sama dengan sponsorship, tapi kita tidak mendapatkan timbal balik berupa uang melainkan barang atau produk. Jenis produknya pun bermacam-macam, bisa berupa barang atau jasa. Misalnya, ada blogger yang dibayar dengan voucher, tiket perjalanan, akomodasi, atau bisa saja dengan fasilitas hosting dan domain.

Beberapa perusahaan mengirimkan produk gratis kepada blogger untuk tujuan agar produknya diulas dan diberikan testimoni, tapi ada beberapa perusahaan atau pengiklan yang begitu saja mengirimkan produk tanpa embel-embel permintaan review. Namun, ada baiknya jika kita tetap mengulas produk yang mereka kirimkan.

Sekadar saran, ketika mengulas sebuah barang atau jasa, ulaslah dengan jujur. Jangan terlalu berlebihan memuji, juga tidak perlu mencela. Peraturan yang sama berlaku untuk jenis monetisasi blog ini, jadi pastikan pastikan blog Anda dilengkapi dengan disclosure yang menjelaskan bahwa blog Anda menerima imbalan produk gratis atas ulasan yang Anda lakukan.

Tip: Ketika mengulas sebuah produk, berikan testimoni yang jujur. Alih-alih hanya menjual produk, lebih baik juallah manfaatnya kepada pembaca blog Anda.

  1. Menjual Produk

Beberapa blogger memulai monetisasi blog dengan cara mempromosikan produk dari pengiklan atau melalui program afiliasi, kemudian mulai menjual produk mereka sendiri. Ini perkembangan alami, sebetulnya. Mengingat ketika sebuah blog semakin berkembang, maka konten blognya pun semakin berkualitas. Konten inilah yang kemudian bisa dikembangkan dan dikonversi ke produk yang bisa dijual. Misalnya, ebook, video tutorial, dan sebagainya.

Menjual produk sendiri bisa meningkatkan penghasilan karena sudah jelas keuntungan akan 100% menjadi milik kita. Bersamaan dengan ini, kita juga akan semakin ahli. Bahkan kita bisa membuka program afiliasi sendiri dan membayar blogger lain karena mempromosikan produk kita.

Dua produk yang paling populer adalah ebook dan video tutorial. Yang perlu kita lakukukan hanyalah memindahkan postingan blog ke Ms. Word atau Open Office dan mengkonversinya ke PDF. Atau, jika kita tidak memiliki cukup banyak waktu untuk melakukannya, kita bisa menggunakan jasa pihak ketiga seperti Private Label Rights (PLR).

Tip: Sekali lagi, jual produk yang bermanfaat bagi pembaca Anda.

  1. Membership/Keanggotaan

Membership menawarkan penghasilan yang lebih tetap dan stabil. Alih-alih menawarkan produk yang sama kepada orang yang berbeda dari waktu ke waktu, membership justru menjual produk yang berbeda kepada orang yang sama dari waktu ke waktu. Beberapa blogger ada yang membuat program keanggotaan untuk jangka waktu pendek atau jangka waktu panjang. Setiap bulannya, setiap anggota membayar biaya keanggotaan. Sebagai timbal balik, para anggota akan mendapatkan kursus atau tutorial. Materinya macam-macam, bisa tentang monetisasi blog, keahlian tertentu, atau coaching.

Tantangannya adalah bagaimana menyediakan konten reguler yang memberikan manfaat sekaligus memikat calon member baru. Namun, jika kita bisa me-maintain keanggotaan, bisa dipastikan kita akan mendapatkan penghasilan tetap dari blog. Misalnya, kita punya 300 orang anggota yang membayar 100 ribu rupiah per bulan. Maka setiap bulan kita akan mendapatkan penghasilan tetap sebanyak 30 juta rupiah. Cukup menggoda, bukan?

Tip: Untuk jenis monetisasi ini, sangat penting untuk memelihara engagement dengan pembaca dan anggota blog Anda. Berikan manfaat yang sekiranya setimpal dengan biaya yang mereka bayarkan.

*

MONETISASI BLOG UNTUK PEMULA

Sebagai permulaan, cara paling mudah untuk memonetisasi blog adalah dengan memasang iklan kontekstual atau bergabung dengan program afiliasi. Caranya juga relatif mudah, yang perlu kita lakukan hanya mendaftar (gratis) dan memasang kode HTML di blog kita.

Kode yang harus dipasang di blog kita akan disediakan oleh pengiklan. Ini agak sedikit menantang karena jika kita tidak memasangnya dengan benar, iklan tidak akan tampil dengan benar pula. Berikut beberapa tip untuk memasang kode afiliasi di blog:

  1. Cari tombol “Get Code” atau yang semacam itu, copy dan paste di blog. Setiap program afiliasi atau iklan kontekstual memiliki kode yang berbeda-beda, tapi jangan khawatir, biasanya ada tutorial yang bisa membantu Anda.
  2. Jika ingin meletakkan iklan di dalam postingan blog, pastikan paste kode di tab HTML, bukan di Compose atau Visual Windows.
  3. Untuk memasang kode di sidebar, tambahkan gadget/widget pilih AdSense untuk iklan kontekstual dan HTML/Java Script untuk kode afiliasi. Jika Anda menggunakan WordPress, kita bisa memasang kode begitu saja di text widget, tidak perlu khawatir soal tab HTML.
  4. Kita juga bisa menautkan referral link di teks postingan blog kita. Tapi harap diingat agar tetap proporsional. Pembaca datang untuk mendapatkan informasi, bukannya melihat berbagai macam iklan.

Nah, kita sudah menentukan topik utama blog, membuat konten yang unik, membangun trafik, dan sekarang memonetisasinya. Awalnya, penghasilannya memang tidak akan terlalu besar. Tapi akan terus berkembang bersamaan dengan trafik dan performa blog kita. Tidak ada jaminan berapa besar penghasilan yang akan kita dapatkan atau berapa lama kita bisa mulai memetik hasil dari monetisasi blog. Yang jelas, tetaplah membuat konten unik dan berkualitas, promosikan blog Anda, dan memelihara engagement dengan pembaca.

KESIMPULAN

So, bagaimana caranya mendapatkan uang dari blog? Mari kami simpulkan langkah-langkahnya:  

  1. Tetapkan target pasar atau ketahui demografi pembaca Anda.
  2. Pilihlah pengiklan yang sesuai dengan target pasar Anda.
  3. Tambahkan iklan di blog.
  4. Ketika blog Anda sudah berkembang, Anda bisa mulai membuat dan menjual produk Anda sendiri.
  5. Riset metode monetisasi lain yang paling cocok untuk blog dan target pasar Anda.
  6. Tetaplah membuat konten berkualitas dan promosikan blog Anda.

*

Well, beberapa poin di atas hanyalah beberapa dari sekian banyak cara untuk memonetisasi blog. Anda bisa memilih satu, dua, atau bahkan semuanya. Namun, satu hal yang mesti diingat, pilihlah metode yang sesuai dengan blog dan pembaca Anda.

Semoga postingan ini bermanfaat bagi Anda dan sampai jumpa di postingan selanjutnya.

4,091 total views, 7 views today