Seiring perkembangan zaman, teknologi sudah mulai menjadi solusi efektif untuk mengatasi berbagai masalah. Tak terkecuali, di dunia pemasaran dan penyebaran informasi. Saat ini, webinar adalah salah satu cara baru yang mulai digunakan untuk membagikan informasi. Apakah kamu pernah mendengar nama ini?

Webinar adalah singkatan dari web seminar, yaitu seminar yang dilakukan melalui situs web atau aplikasi berbasis internet. Teknik seminar ini memungkinkan pembicara membagikan materi melalui media elektronik maupun internet. Berikut ini kita akan membahas mengenai keuntungan yang diperoleh, beberapa jenis webinar yang bisa kamu terapkan sesuai dengan hasil akhir yang kamu tuju hingga cara kerja webinar yang perlu kamu pelajari terlebih dulu.

Keuntungan Menggunakan Webinar

Bagi Peserta

Jika kamu adalah seseorang yang selalu ingin menambah ilmu dari berbagai sumber, menghadiri webinar adalah cara tepat untuk mulai menggali informasi yang kamu butuhkan. Ada berbagai jenis topik yang disediakan oleh pembuat webinar, mulai dari tips and tricks, cara mengoperasikan suatu sistem, atau penyusunan strategi berbisnis.

Bagi Pemasar/Marketer

Di sisi lain, jika kamu adalah seorang pemasar yang ingin menjaring leads atau mempromosikan produk tertentu, webinar merupakan satu langkah tepat yang bisa kamu ambil. Jika kamu bisa menjalankannya dengan optimal, akan ada banyak keuntungan yang bisa kamu peroleh. Mulai dari menjaring leads hingga mengiklankan brand, inilah keuntungan menggunakan webinar untuk membagikan informasi:

  1. Wadah mengumpulkan leads

    Sama halnya seperti mengumpulkan anggota yang memiliki satu kesamaan, leads yang akan kamu dapatkan merupakan orang-orang yang tertarik dengan tawaran webinarmu. Para “penonton” ini adalah orang-orang yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai informasi yang kamu tawarkan. Oleh karena itu, perhatikan pemilihan topik.

  2. Membantu pengumpulan feedback

    Jika kamu ingin mencari tau hasil dari campaign atau promo yang sudah kamu lakukan, kamu bisa memberikan kuesioner melalui webinar. Selain itu, jika kamu sedang membutuhkan inovasi baru untuk bisnismu, kamu bisa pula menggunakan media ini. Persiapkan pertanyaan-pertanyaan yang relevan hingga bisa memberikanmu jawaban atau solusi yang kamu butuhkan.

  3. Media promosi produk atau campaign terbaru

    Kamu juga bisa menggunakan webinar untuk membagikan informasi terkait peluncuran produk atau campaign terbaru yang sedang kamu jalankan. Tapi jangan lupa, tetap utamakan kualitas materi yang akan dibagikan dalam seminar. Pasalnya, seminar yang berkualitas adalah ketika seminar tersebut bisa bermanfaat bagi banyak orang.

  4. Menunjukkan keunggulan bisnis atau keahlian brand

    Selain membagikan materi yang bermanfaat, kamu juga bisa sambil membagikan informasi mengenai produk yang kamu tawarkan. Meski kamu menyelipkan iklan di tengah materi, tapi ingat lho ya, berikan materi yang bermanfaat juga. Kamu bisa meyakinkan peserta webinar terlebih dulu melalui materi yang meyakinkan, baru kamu bisa lakukan soft-selling produkmu di akhir seminar.

Jenis-jenis Webinar

Jangan sampai salah membedakan, ada beberapa jenis video yang sering disalahpahami sebagai webinar. Seorang Wikipediawan pecinta bahasa Indonesia, Ivan Lanin, pernah membagikan tweet mengenai dua istilah lain yang dipahami sebagai webinar;

Web broadcast (webcast) yang diartikan ke dalam bahasa Indonesia sebagai “siaran web” berbeda dengan webinar berdasarkan jumlah penonton karena webcast dapat “dihadiri” oleh ribuan orang atau lebih, jauh lebih banyak ketimbang webinar yang hanya dapat dihadiri oleh puluhan hingga ratusan orang.

Web conference atau video conference yang dalam bahasa Indonesia adalah telekonferensi (telekon) juga berbeda dengan webinar jika dilihat dari arah komunikasi, karena webinar biasanya terjadi dari satu arah sedangkan peserta dalam telekon biasanya dapat memberikan pertanyaan diskusi dengan pembicara.

Agar kamu tidak keliru, pahami beberapa jenis webinar yang telah dikutip dari entrepreneur.com berikut ini:

  • The Lead-Generation or Sales Webinar

Ini adalah jenis webinar yang sering dipakai oleh para pemasar untuk meningkatkan jumlah leads. Jenis webinar ini biasanya hanya meminta peserta untuk mendaftarkan data diri dan email di website. Sebagai gantinya, panitia akan memberikan akses ke webinar serta materi atau modul yang nantinya akan dibutuhkan saat seminar berlangsung. Jika kamu adalah pemasar yang hendak menjalankan jenis webinar ini, pastikan kamu tak hanya mengincar peningkatan jumlah leads, tapi sekaligus dapat memberikan ilmu atau informasi yang benar-benar berguna bagi para peserta seminar, karena tujuan webinar adalah untuk memberikan pemahaman bagi para audiensnya.

  • The One-Off For-Profit Webinar

Kasarnya, jika kamu pemasar, kamu akan mencari keuntungan langsung melalui webinar ini. Pasalnya, para peserta yang ingin mengikuti webinar ini harus membayar terlebih dulu jika ingin mendaftar. Namun, kelebihan yang bisa didapat oleh peserta webinar adalah pembicara yang sudah profesional, topik berkualitas, dan “keuntungan” yang menjanjikan berupa ilmu yang sesuai dengan jumlah uang yang dikeluarkan. Kalau tugasmu adalah untuk mempersiapkan webinar yang satu ini, tentukan harga sesuai dengan kualitas yang kamu tawarkan, ya!

  • The Multi-Module Webinar or Webinar Series

Jenis webinar yang satu ini bisa disebut sebagai jenis terbaik. Mengingat webinar ini dibagi menjadi lebih dari satu episode, topik yang dipilih tentunya dapat dijelaskan secara komprehensif. Selain itu, para peserta juga mendapat kesempatan lebih banyak jika ingin mengajukan pertanyaan dan pertanyaan ini mungkin akan menjadi topik tambahan pada seri webinar selanjutnya. Apapun topik yang kamu pilih, pastikan peserta yang menghadiri webinar bisa mendapat manfaatnya di akhir “seri” webinar sehingga waktu yang telah mereka habiskan untuk menghadiri webinar tidak percuma.

Ada celah besar antara informasi dan pengetahuan, temukan cara agar kamu dapat mengedukasi calon konsumenmu yang saat ini menjadi target webinar. Tempatkan dirimu sebagai seorang ahli, bantu mereka untuk meraih tujuan yang ingin mereka capai sesuai dengan fungsi dan porsi yang bisa kamu lakukan dan lihatlah bagaimana bisnismu berkembang. Jika kamu adalah orang yang menjadi peserta webinar, carilah pembicara yang memang ahli di bidang mereka, tentukan lagi apakah webinar tersebut bisa membantumu meningkatkan pengetahuanmu tentang suatu topik atau tidak.

Memilih Media Webinar

Mengingat webinar adalah web seminar yang diadakan melalui sambungan internet, saat ini ada berbagai aplikasi live streaming video yang bisa kamu gunakan untuk melakukan webinar. Sesuaikan terlebih dulu berdasarkan topik, pembicara, waktu dan durasi webinar, serta jumlah peserta yang kamu harapkan. Setelah itu, pilih salah satu dari berbagai platform yang terdiri dari media sosial hingga aplikasi seperti berikut:

  • YouTube Live

  • Facebook atau Instagram Live

  • GoToWebinar

  • WebinarJam

  • WebinarNinja

Dari ke-5 nama di atas, adakah yang kamu ketahui, mungkin sering kamu gunakan untuk menonton atau menayangkan webinar? Yuk bagikan di kolom komentar!!

Alur Kerja Webinar

Tanpa harus bertatap muka, kamu bisa mengadakan suatu seminar yang bisa saja dihadiri oleh lebih dari jumlah target seminar yang kamu perkirakan. Namun, kamu harus bisa memperkirakan bagaimana caranya agar kamu bisa menyusun suatu webinar yang berhasil menarik target sasaran. Oleh karena itu, kamu harus memahami terlebih dulu bagaimana alur kerja webinar.

Ketika menghadiri sebuah seminar, kamu harus mendatangi lokasi tertentu di mana seminar tersebut diadakan. Selain memakan waktu untuk menghadiri seminar, terkadang juga menghabiskan biaya untuk ongkos ke tempat seminar. Tapi, dengan webinar kamu bisa memangkas ongkos untuk datang ke tempat seminar tersebut diadakan, namun konsekuensinya, kamu harus menyediakan koneksi internet yang cepat. Beberapa hal yang perlu kamu sediakan untuk menghadiri webinar adalah:

    1. Perangkat elektronik seperti laptop/komputer.
    2. Email aktif untuk mendaftarkan dan menerima link yang mengarahkanmu ke video webinar.
    3. Koneksi internet stabil dan cepat beserta aplikasi browser (Chrome, Safari, Mozilla Firefox).
    4. Headset/speaker.

Setelah itu, ikuti langkah berikut:

  1. Melakukan pendaftaran webinar di website terkait.
  2. Salin link yang akan mengarahkanmu ke video saat webinar berlangsung. Biasanya link ini terlampir di email konfirmasi, cek email yang kamu gunakan untuk mendaftar webinar.
  3. Catat jadwal penyelenggaraan webinar, jika perlu, buatlah pengingat di ponsel atau laptopmu.
  4. Jangan lupa kamu harus “hadir” saat webinar berlangsung. Persiapkan catatan jika perlu.

Tak hanya hemat waktu dan biaya yang kamu habiskan untuk mendatangi venue seminar, kamu juga bisa memilih sendiri di mana kamu ingin menghadiri webinar ini, asal jangan lupakan koneksi internet yang cepat dan stabil ya. Pada beberapa webinar, kamu juga bisa melakukan interaksi dengan anggota seminar lainnya juga, lebih fleksibel, ‘kan? Tak hanya itu, hasil rekaman yang kamu peroleh juga bisa kamu putar ulang jika ada beberapa poin yang terlewatkan.

Simpulan

Usai memahami definisi hingga jenis-jenis webinar berdasarkan kebutuhan, apakah kamu tertarik untuk mulai mengikuti kelas-kelas webinar? Di sisi lain, apakah sebagai pemasar, kamu sudah siap untuk mengadakan webinar agar dapat meraih target pemasaran yang sudah kamu atur? Semuanya kembali lagi pada kebutuhanmu.

Baca juga: SEO Video (8 Tips Menaikkan Rank Video)

Setelah kamu mempersiapkan konsep webinar, pastikan pula kamu sudah menyiapkan profil yang meyakinkan agar calon peserta webinarmu tak perlu mempertanyakan kredibilitas brand-mu lagi, misalnya dengan membuat website yang berisi informasi brand atau artikel relevan yang berkualitas. Apapun jenis webinar yang kamu pilih, ingatlah dua hal ini: pelatihan dan interaksi. Seminar mana pun yang mempunyai kedua poin di atas dan dipersiapkan secara matang, pasti akan memberikan hasil akhir yang maksimal.

Cloud Hosting Terbaik di Indonesia