Hidup di era pesatnya perkembangan teknologi membuat kita, para pengguna internet, tidak ingin direpotkan dengan berbagai hal, termasuk ketika mencari sesuatu. Untungnya, saat ini internet dengan segala “keajaibannya” telah menyediakan berbagai platform untuk mempermudah pencarian data atau informasi. Jika sebelumnya kamu sudah mengenal Google, kali ini Dewaweb akan membahas mesin pencari selain Google yang mungkin belum kamu ketahui.

Dibentuk pada tahun 1998, Google kini telah menjadi mesin pencari utama yang digunakan oleh sekitar 78% pengguna internet dibandingkan 4 mesin pencari lainnya dengan 4.5 milyar pencarian di tahun 2012. Tapi, mengingat keamanan data yang kamu berikan pada Google ternyata terekam dan tersebar kepada para pengiklan, mungkin saat ini kamu ingin mencoba mesin pencari selain Google. Mulai dari Yahoo! Search hingga Swisscows, inilah 10 mesin pencari selain Google dengan keunggulan masing-masing yang bisa menunjang kegiatanmu di mesin pencarian.

Mesin pencari yang diciptakan pada tahun 1995 ini menjadi pesaing Google di awal 2000an. Selain menjadi mesin pencarian, Yahoo! juga mempunyai layanan lain, seperti Yahoo! Mail, News, Finance, Sports, dan Answers yang bisa kamu gunakan untuk mendapatkan berbagai macam informasi. Saat ini, Yahoo! sudah bekerja sama dengan Bing dan Microsoft untuk memberikan hasil pencarian yang lebih relevan, hal ini bisa dilihat dari kesamaan fitur Yahoo! Search dengan Bing, yaitu background mesin pencari yang selalu berganti.

DuckDuckGo merupakan salah satu mesin pencari selain Google paling aman dan sederhana yang bisa kamu gunakan. Sesuai dengan taglinenya, “Privacy, Simplified,” DuckDuckGo menjamin privasi data yang kamu berikan saat melakukan pencarian sehingga jejak pencarianmu tidak akan terdeteksi oleh para pengiklan. Oleh karena itu, setiap kata kunci yang kamu cari akan menampilkan hasil yang populer dan umum.

  • Bing

Mirip dengan Google, Bing menyediakan berbagai macam bentuk informasi yang bisa kamu temukan dalam satu halaman, seperti gambar, video, atau berita terkait kata kunci yang kamu cari. Bing mempunyai tampilan halaman awal yang mirip dengan Yahoo! Search, yaitu background yang tidak statis. Mengingat Bing bekerja sama dengan Microsoft, kamu bisa menemukan menu untuk mengakses program Microsoft, seperti MSN, Outlook, dan berbagai program Microsoft Office di halaman awal.

Yandex merupakan mesin pencari buatan Rusia yang diciptakan pada 1997. Melalui komitmen untuk membantu konsumen menjalankan bisnis di dunia online dan offline dengan lebih baik, Yandex menyediakan fitur yang bisa kamu gunakan sebagai pengganti Google. Tak hanya menjadi mesin pencari, Yandex juga menampilkan layanannya di halaman awal mesin pencarian, seperti gambar, video, email, peta, penerjemah hingga AppMetrica yang setara dengan Google Analytics.

Mesin pencari yang satu ini sering disebut sebagai “Google-nya China.” Pasalnya, Baidu telah menguasai lebih dari setengah market share di China pada tahun 2018. Selain Baidu, pengguna internet di Negeri Panda menggunakan Bilibili sebagai aplikasi berbagi video untuk menggantikan YouTube. Mesin pencari ini juga bisa kamu gunakan untuk mempelajari bahasa Mandarin karena setiap halaman pencarian Baidu menggunakan aksara Han (Hanzi).

Selain berkomitmen untuk menjaga keamanan data dan privasi pengguna, Swisscows juga memperlengkapi website mereka dengan penyensoran konten yang ketat sehingga aman untuk keluarga. Sama seperti Google, Swisscows juga menampilkan hasil pencarian berdasarkan informasi umum, gambar, video, musik, dan penerjemahan. Selain itu, mesin pencari yang menyimpan data di Swiss ini juga menawarkan Swisscows Digest, yaitu mesin yang bisa mengekstrak informasi dari sebuah artikel atau tulisan dan membaginya menjadi kata kunci dan paragraf-paragraf penting. Tentunya, fitur ini bisa memangkas waktu yang kamu butuhkan untuk menganalisis isi konten.

Meski berada di peringkat 38.215 per Oktober 2019, bukan berarti kamu tak bisa mengandalkan Dogpile. Pasalnya, hasil pencarian Dogpile merupakan kompilasi dari beberapa mesin pencarian, seperti Google, Yahoo!, Yandex, dan MSN. Walaupun tampilannya terlihat agak lawas, namun Dogpile mengaku bahwa mereka bisa menampilkan hasil pencarian 50% lebih banyak ketimbang mesin pencari lainnya.

Sama seperti DuckDuckGo, Gibiru juga sudah berkomitmen untuk menjaga keamanan data yang kamu miliki. Komitmen ini ditandai oleh beberapa informasi yang ditayangkan Gibiru pada website utamanya. Berbanding terbalik dengan Google, Gibiru mengaku bahwa mereka hanya mendapat komisi ketika pengguna melakukan pembelian pada suatu website yang dicari melalui Gibiru dan mereka tidak memperjualbelikan data demi mendapat keuntungan.

StartPage percaya bahwa data pribadi seharusnya hanya disimpan sendiri, bukan disimpan di Big Data, oleh karena itu, StartPage menjamin bahwa mereka tidak mengambil data yang kita berikan di mesin pencari mereka. Mesin pencari ini membeli fitur pencarian yang disediakan Google dan menggunakan fasilitas mereka untuk menghilangkan personalized ads yang biasa digunakan Google. Hasilnya, StartPage sangat mengedepankan para penggunanya agar terdorong untuk melakukan pencarian tanpa takut terdeteksi, “We want you to dance like nobody’s watching and search like nobody’s watching.

Jangan sampai kamu salah membedakan Ask.com dengan Ask.fm ya. Meski saat ini Ask.fm sudah diakuisisi oleh Ask.com, namun kedua website ini sangat berbeda. Jika Ask.com adalah mesin pencari, lain halnya dengan Ask.fm yang lebih seperti media sosial. Ada dua tipe hasil pencarian yang bisa kamu telusuri melalui Ask.com, yaitu informasi umum (Answers) atau video. Namun sayangnya, meski tak seterkenal Google, Ask.com malah memenuhi halaman awalnya dengan iklan-iklan online.

Kita semua tahu, tidak ada satu hal pun yang abadi, termasuk mesin pencari. Mungkin kamu juga sudah mengetahui beberapa layanan Google yang akhirnya dihapus karena kurang peminat. Sekarang bagaimana, apakah ada yang sudah kamu masukkan ke dalam kualifikasi mesin pencari saat berniat meninggalkan Google?

Baca juga: 5 WordPress Backup Plugin Terbaik

Tapi, kalau kamu masih sering mengiklankan bisnis di situs pencarian Google, jangan cemas, masih banyak pengguna internet yang tak mau direpotkan dengan layanan yang belum mereka kenal. Agar bisa mempelajari algoritma mesin pencari selain Google di atas dan masuk ke dalam halaman awal pencarian, adalah ide bagus jika kamu membuat dan mendesain ulang website-mu hingga lebih cepat dan terlihat menarik. Eits, pastikan pula kamu telah menggunakan layanan cloud hosting cepat dan tepat yang selalu bisa diandalkan, ya!

Cloud Hosting Terbaik di Indonesia