Apa Itu Watermark dan Pentingnya untuk Melindungi Konten

Apa Itu Watermark dan Pentingnya untuk Melindungi Konten

Istilah watermark tentu sudah tidak asing lagi di telinga kalian. Watermark adalah logo atau identitas pencipta saat menciptakan karya agar tidak diklaim orang lain. Kamu tentu sering menemukan watermark di berbagai karya, baik video maupun gambar.

Penggunaan watermark bukan tanpa alasan, kasus pencurian karya digital memang sudah tidak asing lagi ditemui sehari-hari. Maka dari itu, para content creator mengatasi hal tersebut dengan memberikan watermark pada karya mereka.

Meskipun sudah sering mendengar dan menjumpainya, apakah kamu sudah benar-benar tahu apa itu watermark dan seberapa penting penggunaannya? Kalau begitu langsung saja simak artikel ini sampai akhir ya!

Baca Juga: Kamu Wajib Paham! Inilah Bedanya Copyright, Trademark, dan Patent

Apa Itu Watermark?

Watermark adalah sebuah logo, gambar, atau tulisan yang biasanya terletak pada sebuah karya atau konten. Watermark sendiri sudah ada sejak abad ke-13 lalu.

Orang-orang dahulu membuat watermark di atas kertas dengan cara mengubah ketebalan kertas yang masih basah pada bagian yang akan diberi watermark. Kemudian bagian tersebut akan ditekan dengan cetakan gambar, sehingga ketika sudah kering nanti terbentuklah kertas yang berwatermark sesuai cetakan tadi.

Semakin ke sini, pembuatan watermark semakin modern. Diantaranya seperti menggunakan logo atau teks. Jika kamu sering melihat video Youtube, apalagi Youtuber ternama pasti kamu sering mendapatkan logo atau nama mereka di pojok videonya.

contoh watermark pada video

Itulah yang disebut watermark. Selain pada video, logo seperti itu juga biasanya terdapat pada gambar.

Bukan hanya video dan gambar, jika kamu pernah mengunduh sebuah dokumen seperti jurnal dari situs online, mungkin kamu juga pernah menemukan watermark, contohnya seperti berikut.

contoh watermark dokumen

Hanya saja penggunaannya sengaja dibuat transparan, agar tidak mengganggu dokumen ketika dibaca.

Baca Juga: 12 Aplikasi Edit Video Terbaik untuk YouTuber, Gratis!

Jenis-jenis Watermark

Setelah mengetahui istilah apa itu watermark, ada berbagai jenis watermark yang banyak digunakan saat ini untuk melindungi karya atau konten. Berikut ini dua jenis watermark yang perlu kamu ketahui.

Baca Juga: 10 Cara Menghilangkan Iklan di Android

Visible Watermark

Visible watermark adalah kebanyakan watermark yang kamu lihat saat ini. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, pada video, gambar ataupun dokumen seringkali terdapat watermark dengan tujuan untuk mencegah pencurian konten. Selain itu bisa juga dibuat bertujuan untuk mengenalkan brand pada audiens.

Contohnya seperti watermark pada gambar milik Dewaweb dan dokumen berikut ini.

contoh watermark pada gambar

Mengapa dikatakan visible, karena logo, gambar, ataupun teks yang digunakan sebagai watermark dapat terlihat secara jelas.

Baca Juga: 10+ Website untuk Buat Desain Logo Online Terbaik

Digital Watermark

Berbeda dengan jenis sebelumnya, digital watermark adalah watermark yang tidak dapat dilihat hanya dengan indra penglihatan saja. Lebih modern lagi, sebagai gantinya watermark disisipkan dalam data gambar atau karya tersebut untuk tanda kepemilikan.

Oleh karena itu, watermark jenis ini banyak digunakan pada lembaga perbankan atau berita untuk mengidentifikasi sumber serta mengautentikasi medianya.

Itulah dua jenis watermark yang saat ini paling sering digunakan. Dari penggunaan watermark pada sebuah konten, lantas apa manfaat yang bisa kamu dapatkan?

Baca Juga: Pahami Cara Kerja Algoritma Youtube [Terbaru 2022]

Manfaat Watermark

Di bawah ini terdapat beberapa manfaat watermark yang bisa kamu dapatkan ketika menggunakannya pada konten atau karyamu.

Melindungi konten dari plagiasi

Konten berupa gambar sangat mudah diplagiasi oleh orang lain. Di internet sendiri, kamu hanya perlu klik kanan gambar lalu simpan, maka kamu sudah bisa mendapatkan fotonya.

Apalagi jika kamu menjual foto tersebut pada situs jual foto online. Watermark adalah solusi agar orang lain tidak dapat menggunakannya sembarangan tanpa persetujuan kamu.

Baca Juga: 11 Website Terbaik untuk Cek Plagiasi Konten dan Artikel

Menambah keterangan konten

Sebuah gambar yang tidak ada deskripsinya dapat mengandung seribu makna. Oleh karena itu tidak ada salahnya untuk menambahkan beberapa kalimat pada gambar tersebut.

Contohnya kamu sedang pergi berlibur dan mengambil gambar. Foto tersebut bisa kamu beri tanggal, tempat, maupun cerita singkat yang menggambarkan foto itu.

Menandai seseorang

Selanjutnya adalah untuk menandai seseorang yang ikut pada konten tersebut. Ketika kamu upload gambar di internet, misalnya di Instagram dan Facebook tentu terdapat fitur tag atau menandai.

Namun, biasanya ada orang-orang yang memang tidak ingin profil mereka tersebar. Maka dari itu memanfaatkan watermark, dengan cara memberi nama pada foto tersebut yang menunjukkan identitasnya orangnya.

Memberi informasi detail foto

Ketika kamu mengambil foto entah menggunakan kamera digital ataupun ponsel, tentu memiliki banyak informasi teknis penting yang biasa disebut EXIF. Misalnya seperti aperture, shutter speed, merek kamera dan yang lain.

Informasi ini dapat berguna untuk orang yang sedang belajar fotografi. Sehingga mereka dapat mengikuti pengaturan kamera tersebut, sehingga hasil fotonya lebih bagus. Data EXIF itulah yang bisa kamu buat menjadi watermark.

Baca Juga: Belajar Fotografi dengan Memahami Istilah-istilah Teknis Fotografi

Membuat meme dan komik

Kamu pasti pernah melihat meme yang berisi gambar dengan kutipan lucu kan? Kutipan itu bisa kamu jadikan sebagai watermark pada foto. Cukup menggunakan gambar yang dibutuhkan, lalu edit dengan menambahkan teks, setelah itu share di media sosial kamu.

Menunjukkan kreativitas

Yang terakhir, watermark dapat menjadi ajang untuk menunjukkan kreativitas kamu. Bukan hanya menambahkan logo atau beberapa teks saja. Lebih dari itu, pada foto kamu dapat memasukan sebuah puisi atau kutipan. Bisa juga disertai dengan tanggal dibuat serta sumber fotonya.

Cara Membuat Watermark

Jika sudah mengetahui manfaat dari watermark tersebut, selanjutnya kamu perlu mengetahui bagaimana cara membuat watermark.

Ada banyak tools dan aplikasi yang bisa digunakan untuk membuat watermark, diantaranya adalah.

Aplikasi tersebut dapat digunakan baik untuk watermark foto maupun dokumen. Nah di bawah ini kita akan coba membuat watermark dengan Canva.

Membuat Watermark dengan Canva

Canva merupakan tools yang paling mudah diakses, maka dari itu kita akan coba membuatnya. Langsung saja ikuti langkahnya di bawah ini.

  • Buka situs Canva.
  • Kemudian klik pada Buat Desain > Ukuran Khusus kemudian pilih ukuran yang diinginkan. Contohnya ukuran banner.cara membuat watermark dengan canva
  • Setelah itu kamu bisa mulai membuat logo untuk watermark-nya. Jika sudah klik ikon titik tiga > transparansi > atur transparansi.membuat watermark dengan canva
  • Apabila logo sudah terbuat, pilih Bagikan > Unduh > Latar belakang transparan (jika akun premium).
    Kemudian klik Unduh.unduh gambar
  • Setelah terunduh, selanjutnya masukan foto yang akan ditambah watermark.
  • Tambahkan watermark pada pojok kiri atau kanan foto, seperti gambar berikut.tambahkan gambar

Nah, itulah cara membuat watermark lewat Canva, mudah sekali kan? Meskipun menggunakan watermark, namun keberadaannya tidak mengganggu foto.

Lindungi Kontenmu dengan Watermark

Sekarang kamu sudah tahu apa itu watermark. Watermark adalah logo atau teks yang ditambahkan pada sebuah karya atau konten agar tidak terkena plagiasi. Untuk kamu para content creator atau pegiat karya, segera buat watermark dan tambahkan pada karyamu, sehingga tidak ada lagi orang yang bisa mengklaim karyamu sembarangan apalagi untuk tujuan komersial. Semoga bermanfaat dan salam sukses online!