dewaweb-blog-cara-flush-dns-pada-windows-mac-dan-linux

Anda mungkin sering mendengar istilah DNS. Nah, di artikel kali ini kami ingin membahas tentang DNS dan bagaimana cara melakukan flush DNS agar Anda tidak diarahkan ke website-website jahat yang mengandung malware dan virus. Sebelum kita mulai, mari kita bahas dulu apa itu DNS.

Baca juga: DNS Tercepat dan Teraman dari Cloudflare: 1.1.1.1

Definisi DNS

DNS adalah singkatan dari Domain Name System. Mereka berperan sebagai kontak di Internet. Jadi, ketika seseorang mengakses informasi online melalui domain seperti dewaweb.com atau dewatalks.com. Sementara itu, web browser mencari sebuah website melalui IP address. DNS-lah yang membantu menerjemahkan nama domain ke IP Address agar browser bisa mencari dan menemukan websitenya. Setiap device terhubung ke internet dengan IP address yang unik. Ini yang kebanyakan digunakan untuk menemukan device-nya. DNS membantu manusia agar kita tidak perlu mengingat IP Address yang bisa dibilang susah untuk diingat.

DNS Cache untuk mempercepat loading website

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan kata cache. Pada dasarnya, cache adalah sebuah kegiatan dimana data dari permintaan sebelumnya digunakan kembali dengan tujuan untuk mempercepat permintaan di waktu yang akan datang.

Baca juga: Penjelasan Cache dan Jenis-Jenisnya

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, saat Anda memasukkan URL seperti misalnya dewaweb.com browser akan kemudian menanyakan router Anda untuk IP address. Router memiliki server DNS sehingga mereka bisa bertanya ke DNS apa IP Address dari URL tersebut. Karena server DNS bisa menemukan alamat IP Dewaweb, browser kemudian bisa menyajikan halaman yang Anda cari.

Proses ini terjadi setiap kali Anda ingin mengakses sebuah website. Nah, dengan DNS Cache, proses ini bisa menjadi lebih cepat.

Baca juga: Setting DNS pada LiteSpeed Cache untuk WordPress

Cara kerja DNS Cache

Sebelum browser mengeluarkan permintaannya ke jaringan luar, komputer akan memotong satu sama lain dan mencari nama domain di database DNS cache. Database berisi daftar semua nama domain yang baru saja diakses dan alamat yang dihitung oleh DNS untuk mereka saat pertama kali permintaan dibuat.

Berikut ini adalah contoh dari sebuah record DNS:

docs.google.com
-------------------------------------
Record Name . . . . . : docs.google.com
Record Type . . . . . : 1
Time To Live . . . . : 21
Data Length . . . . . : 4
Section . . . . . . . : Answer
A (Host) Record . . . : 172.217.6.174

Untuk DNS, A record adalah bagian dari entri DNS yang berisi alamat IP untuk nama host yang diberikan. Nah, yang disimpan oleh cache DNS adalah alamat ini, nama situs web yang diminta, dan beberapa parameter dari entri DNS host.

Terkadang, cache DNS bisa mengalami masalah yang disebut dengan istilah DNS poisoning. Apa itu? Sebuah cache DNS bisa teracuni atau tercemar kalau ada nama domain atau alamat IP yang tidak sah masuk ke dalamnya.

Cache bisa saja rusak karena adanya gangguan teknis, tetapi DNS poisoning biasanya berhubungan dengan virus komputer atau serangan dari jaringan lain yang memasukkan entri DNS yang tidak valid ke dalam cache. Kalau sampai terjadi DNS poisoning, browser biasanya akan mengirim penggunanya ke halaman yang salah, biasanya website-website yang jahat atau halaman penuh ads.

Sebagai contoh, jika catatan docs.google.com memiliki A record yang berbeda, makan ketika Anda memasukkan docs.google.com pada browser Anda, Anda akan dibawa ke halaman yang lain. Ini tentunya bisa menimbulkan masalah besar untuk website popular. Jika Anda ingin mengakses website Gmail tapi malah dibawa ke website yang mirip seperti Gmail, bisa saja Anda terkena serangan phishing.

Lalu bagaimana mengatasi ini kalau ini sampai terjadi? Anda harus melakukan flush DNS.

Dewaweb cashback 30%

Flush DNS untuk membersihkan DNS Anda

Untuk mengatasi DNS cache poisoning atau masalah internet lainnya, user mungkin ingin melakukan flush, yaitu menghapus, mengatur ulang, atau menghapus, cache DNS.

Karena membersihkan cache DNS menghapus semua entri, maka catatan tidak valid juga akan terhapus dan memaksa komputer Anda untuk mencatat ulang halaman-halaman website yang Anda akses. Alamat baru ini akan diambil dari server DNS yang sudah disediakan untuk jaringan Anda.

Jadi kalau kita kembali menggunakan contoh di atas, jika record Gmail.com Anda teracuni dan mengalihkan Anda ke situs web yang aneh, mem-flush DNS adalah langkah pertama yang baik agar Anda diarahkan kembali ke website Gmail yang benar.

Sebuah router dapat memiliki cache DNS juga. Itulah sebabnya me-reboot router juga bisa membantu memecahkan masalah. Untuk alasan yang sama Anda mungkin mem-flush cache DNS di komputer Anda, Anda dapat mereboot router Anda untuk menghapus entri DNS yang disimpan dalam memori sementara.

Kalau Anda ingin tahu bagaimana cara mem-flush DNS Anda yuk lanjut baca artikel ini.

Cara Flush DNS pada Windows

Berikut ini adalah cara flush DNS pada Windows:

Flush DNS pada Windows 7 atau versi sebelumnya

  1. Klik Start Menu
  2. Pilih All Programs
  3. Pilih Accessories dan klik kanan Command Prompt
  4. Pilih Run as Administrator
  5. Setelah itu, masukkan line command di bawah ini dan tekan Enter
ipconfig /flushdns

 

Flush DNS pada Windows 8

  1. Tekan Windows Key atau arahkan mouse Anda ke bagian kiri bawah dan klik Windows Icon.
  2. Ketik Command Prompt
  3. Klik kanan aplikasinya dan pilih Run as Administrator
  4. Masukkan line command di bawah ini dan tekan Enter
ipconfig /flushdns

 

Cara Flush DNS pada Mac

Berikut ini adalah cara flush DNS pada Mac:

  1. Buka terminal dari Utilities
  2. Masukkan line command di bawah ini tergantung dari versi MacOS Anda
Sierra: sudo killall –HUP mDNSResponder

El Capitan: sudo killall –HUP mDNSResponder

Yosemite: sudo discoveryutil udnsflushcaches

Mavericks: sudo killall –HUP mDNSResponder

Mountain Lion: sudo killall –HUP mDNSResponder

Lion: sudo killall –HUP mDNSResponder

Snow Leopard: sudo dscacheutil –flushcache

Older versions: sudo lookup –flushcache

Setelah itu tekan Return dan DNS Anda akan di reset

Cara Flush DNS Pada Linux

Bagi Anda yang menggunakan Linux, berikut ini adalah cara flush DNS pada Linux

  1. Buka terminal Anda
  2. Masukkan command line berikut ini:
sudo /etc/init.d/nscd restart

atau

sudo /etc/init.d/nscd restart

Bagi Anda yang menggunakan Ubuntu, berikut ini adalah command line untuk mem-flush DNS Anda

sudo service network-manager restart

Simpulan

Di artikel ini kami sudah membahas tentang flush DNS dan bagaimana cara melakukannya. Flush DNS ini memang penting untuk dilakukan demi menjaga keamanan komputer Anda dalam mengakses website. Anda pasti tidak mau kan terkena phishing atau jenis-jenis malware lainnya. Nah, kalau Anda ingin tips lebih banyak tentang cyber security, Dewaweb baru saja merilis e-book terbarunya, Cyber Security Report 2018, dimana kami membahas berbagai kasus-kasus cyber security terbesar beberapa tahun belakangan dan bagaimana Anda bisa menjaga keamanan Anda dalam menggunakan Internet. Semoga bermanfaat ya!

Cloud Hosting Terbaik di Indonesia