Bagaimana Cara Ranking 1 Google? Ini Penjelasan Lengkapnya

Bagaimana Cara Ranking 1 Google? Ini Penjelasan Lengkapnya

Mengetahui bagaimana cara ranking 1 Google adalah penentu yang paling utama bagi kesuksesan bisnis kamu secara online. Tujuannya agar website dapat mencapai target yang diinginkan. Itu sebabnya, hampir semua orang yang mengetahui pentingnya SEO sangat terobsesi untuk menaikkan page rank website mereka di Google.

Tidak heran, semua orang sibuk mencari-cari cara terbaik dan tercepat untuk meraihnya. Mengapa? Sebab seperti yang telah kami sebutkan di artikel kami mengenai SEO. Intinya adalah bagaimana caranya untuk meningkatkan traffic website. Sebuah studi yang dilakukan oleh Infront Webworks menunjukkan bahwa website yang berada di halaman pertama hasil pencarian Google mendapat 95% website traffic, sedangkan halaman berikutnya menerima hanya 5% traffic website.

Ketika kamu berada di halaman utama hasil pencarian mesin penelusur semacam Google, kemungkinan website akan dikunjungi dan ditinjau menjadi sangat besar. Sebab kemungkinan seseorang mengakses website pada halaman pertama hasil pencarian sangatlah besar.

cara ranking 1 Google - Page Rank Example

Baca juga: Membuat Website Gratis dengan Google Bisnisku

Lebih jelasnya, berikut adalah langkah-langkah yang perlu kamu tempuh demi cara ranking 1 Google, seperti yang sudah Dewaweb rangkum hanya untuk kamu.

1. Mengenal Algoritma Penentu Page Rank

Google terus memperbaiki dirinya agar mesin penelusurnya dapat menghasilkan pencarian yang lebih akurat. Menurut sebuah data yang dikemukakan oleh Moz, ada 500-600 pembaruan atau perubahan yang dilakukan oleh Google tiap tahunnya.

An Example of Algorithm Update

Algoritma mesin penelusur inilah yang menentukan apakah website kamu layak direkomendasikan di halaman pertama hasil pencarian Google. Algoritma ini jadi penentu nasib website kamu. Maka itu, kamu perlu mengetahui bagaimana sistem ini bekerja dan apa dampaknya pada website.

Lebih penting lagi, apa yang perlu dilakukan dan dihindari agar website kamu berada di ranking 1 Google?

Tidak ada jawaban yang benar-benar rinci atau jelas terkait apa yang musti kamu lakukan terhadap perubahan yang dilakukan Google. Google memang selalu menginformasikan pembaruan apa yang sedang ia lakukan, namun bagaimana rincian cara algoritma baru ini bekerja sedikit misterius bahkan bagi seorang ahli SEO sekalipun.

Adapun pendapat-pendapat ahli yang berusaha memberikan panduan kepada kamu, sebenarnya hanya berupa spekulasi. Jadi, sangatlah masuk akal jika para pakar mengatakan bahwa 40% hambatan mereka datang dari faktor perubahan algoritma.

Tetapi logikanya, jika semua orang tahu pasti bagaimana cara yang pasti dan instan menuju puncak halaman pencarian, Google tentunya akan bisa menentukan website atau halaman mana yang dapat dinyatakan sebagai hasil pencarian paling akurat. Jadi apa yang dapat kamu lakukan? Memantau terus info-info terkait pembaruan algoritma Google.

Tetapi jangan khawatir, langkah-langkah selanjutnya yang kami berikan adalah langkah-langkah yang berdampak bagi kesuksesan website kamu demi mencapai ranking pertama Google. Hal yang lebih penting lagi adalah langkah-langkah ini 100% aman, kamu tidak akan dikenai penalti karenanya.

Baca juga: 10 Mesin Pencari Selain Google

2. Mengevaluasi Page Rank

Cara ranking 1 Google yang selanjutnay adalah kamu perlu meninjau terlebih dahulu sudah sejauh mana progress yang ada pada website selama ini. Hal ini juga berlaku bagi website kamu yang baru saja dibangun atau memiliki sedikit jumlah post.

Ada sebuah tool yang dapat membantu kamu meninjau progress website terkait peringkat hasil pencarian yaitu SERPs. Jika kamu hendak menargetkan keyword yang spesifik dalam konten di page, gunakanlah tool ini.

cara ranking 1 Google - SERPs

Masukkan kata kunci yang spesifik lalu memasukkan juga domain website kamu, memilih area, kemudian klik Go! Hasilnya akan langsung muncul di layar. Berikut adalah beberapa items yang akan muncul di result page Keyword Rank Checker!

  • Peringkat website pada SERP
  • Halaman pertama di situs yang muncul di pencarian terkait topik
  • Jumlah rata-rata pencarian yang terkait konten
  • Biaya per klik terhadap keyword bila menggunakan Google product yang berbayar yaitu AdWords

Selain menggunakan tools untuk evaluasi peringkat website di SERP, kamu juga perlu memastikan kecepatan loading page. Mengapa? Sebab kecepatan loading page ini telah secara resmi diumumkan Google sebagai salah satu ranking factor.

Jika website kamu lambat menampilkan performa utuh di layar, kesempatan untuk mendapat conversion rate juga akan kandas. Apalagi menurut survey, tak ada orang yang sabar menunggu page yang mereka akes loading dalam waktu lama.

Visitor dari Google tentu tak mau membuang-buang waktu untuk page yang tak memberi solusi atau referensi secara cepat. Mereka akan keluar dari website dan menuju ke website yang disarankan lainnya oleh Google.

Perhatikan, jika hal ini terjadi, seberapapun maksimal usaha SEO, meta description atau title tag website kamu akan terkena penalti Google. Google memberi penalti bagi page yang terlalu banyak ditinggalkan begitu saja oleh pengunjung (kurang dari hitungan detik, pengunjung keluar dari website page).

Inilah mengapa penting sekali untuk menguji terlebih dahulu kecepatan loading page. Ada beberapa tools menarik dan gratis untuk langsung menguji kecepatan loading website kamu. Berikut adalah tools tersebut!

Semua tools di atas sangat mudah cara menggunakannya, kamu tinggal memasukkan domain pada tiap kolom yang tersedia dan mendapatkan result page segera.

Jika result page kamu menunjukkan bahwa kecepatan loading buruk, cobalah melakukan tindakan yang lebih jauh. Cobalah untuk memercayakan web hosting di server yang cepat dan aman.

Baca juga: Cara Menggunakan Google Pagespeed Insight

3. Memprioritaskan Organic Traffic

Istilah organic traffic digunakan untuk merujuk pada pengunjung atau web visitor yang berada di situs kamu sebagai hasil dari penelusuran yang tidak dibayar (organik). Lalu lintas organik adalah kebalikan dari lalu lintas yang dibayar. Pengunjung yang dianggap organik adalah yang menemukan situs kamu setelah menggunakan mesin penelusur semacam Google. Pengunjung ini tidak datang berdasarkan rujukan dari situs lain.

Cara termudah untuk meningkatkan traffic organic bagi situs web kamu adalah dengan menerbitkan konten berkualitas pada blog secara teratur dan berkelanjutan. Bagaimana kriteria konten yang berkualitas?

  • Pertama, kamu perlu memerhatikan relevansi tulisan dengan topik atau niche yang memang ingin bahas. Hal ini juga berkaitan dengan niche market seperti apa yang ingin sasar. Selain itu, ada pula kaitannya dengan keyword apa yang pas dengan niche market, sehingga konten bisa tepat sasaran dan mengundang banyak visitors.
  • Kedua, penampilan website atau page juga sangat penting. Kamu juga perlu membuat tampilan tulisannya mudah dilihat. Jangan sampai jenis, ukuran dan warna font membuat pembaca terganggu dan keluar dari page begitu saja. Selain itu, desain secara keseluruhan juga penting, buatlah desain interface yang menarik tapi tidak rumit atau terlalu ramai.
  • Ketiga, konten multimedia perlu ditambah. Bagaimana caranya agar pembaca tetap tertarik membaca konten hingga akhir. Tambahkanlah banyak grafik, gambar, dan mungkin video pada konten. Kebanyakan pembaca akan jenuh ketika membaca teks yang panjang dan membosankan penuturannya (biasanya bahasanya terlalu kaku dan terlalu banyak istilah teknis atau akademisnya).

Baca juga: 5 Tips Memaksimalkan Penggunaan Google Scholar

4. Memastikan Website Mobile Friendly

Berdasarkan data resmi dari Google, leboh dari 50% jumlah pencarian di Google kini berasal dari mobile device. Pihak Google pun menyatakan secara jelas bahwa website yang tidak mobile friendly dijamin tidak akan berada di peringkat atas SERP.

Lalu bagaimana caranya mengetahui apakah website kamu sudah mobile friendly atau belum? Cobalah Google’s Mobile Friendly Test. Tool ini dapat kamu akses secara online dan gratis. Setelah itu,  tinggal memasukkan alamat website kamu di dalam kolom pencarian. Setelah itu, kamu dapat langsung melihat hasilnya. Hasilnya akan sangat mudah dimengerti karena hanya berupa jawaban ya atau tidak. Dengan cara ini, kamu juga dapat mengetahui apakah website masih pelu diperbaiki atau telah berjalan smooth.

Google Mobile Friendly Test Result

Jika website kamu dinyatakan tidak mobile friendly, kami menyarankan beberapa hal berikut yang dapat membantu memperbaikinya!

  • Memperbaikinya segera lewat Mobify, Duda Mobile atau bMobilized
  • Jika website kamu dibangun di CMS platform yang populer, kamu dapat menggunakan mobile plugin seperti Wptouch bagi WordPress. Selain WordPress, ada ThemeKey bagi Drupal atau Responsivizer bagi Joomla.

Coba kembali pastikan apakah website kamu sudah menggunakan Responsive Web Design (RWD). RWD ini dapat membantu kamu untuk memastikan bahwa tampilan website berjalan maksimal atau sempurna di semua jenis device. Tambahkan meta viewport tag pada head di setiap page untuk memberitahu browser kalau page akan menyesuaikan atau bersifat adaptif pada setiap device.

5. Melakukan Keyword Research

Cara ranking 1 Google yang selanjutnya adalah ,elakukan riset menyeluruh terhadap keyword kamu sebelum kamu benar-benar membangun konten. Kamu perlu mengetahui keyword-keyword apa saja yang dicari dan digunakan sehari-hari oleh niche market. Agar efektif, kamu dapat menggunakan tool yang berguna dan bahkan gratis seperti Google Keyword Planner.

GKP

Melalui Google Keyword Planner ini, kamu juga dapat mengenal lebih dekat siapa audiece atau segmentasi dan bagaimana mengelola keyword terkait niche market kamu itu.

Lebih lanjut mengenai Keyword Research, kamu juga dapat mengakses artikel kami soal keyword research yang terdahulu. Dalam artikel tersebut, kami memberikan panduan yang sangat lengkap bagi kamu tentang bagaimana melakukan riset keyword yang baik dan benar. Dalam artikel tersebut, kami juga memberikan berbagai tools beserta review lengkapnya agar keyword research terbantu.

Baca juga: Pengertian dan Fungsi Google UTM untuk Menganalisis Traffic

6. Membangun Link dengan Benar

Pada dasarnya ada dua macam link yang dapat kamu bangun di website, yaitu internal link dan external link. Cobalah untuk memasukkan kedua link tersebut dengan penempatan yang natural. Internal link adalah link yang menuju ke halaman dari dalam website sendiri. Sementara external link adalah link yang menuju halaman dari website lain.

Kami menyarankan minimal 3 jumlah internal atau external link yang kamu tautkan ke teks yang ada pada konten. Semakin banyak, semakin baik. Hal ini dapat membantu Google mengetahui bahwa konten kamu komprehensif, sebab terkait internal link, hal ini mengindikasikan kuatnya domain authority.

Tidak hanya itu, kamu juga dapat menjadikan target keyword sebagai anchor text tetapi untuk melakukannya secara aman agar terhindar dari penalti Google, cobalah untuk mengombinasikannya dengan generic keyword.

Sebagai contoh, primary keyword kamu adalah “Review DSLR terbaik”, maka buatlah link yang natural seperti kalimat “…ulasan yang bagus untuk DSLR”.

Terakhir, coba tinjau kembali konten-konten atau post kamu yang terdahulu dan buanglah toxic link yang ada.

Toxic link yang dimaksud adalah link-link yang buruk bagi website kamu. Link yang buruk contohnya adalah link yang tidak natural, link yang menipu pengunjung, link yang terkait dengan page tidak relevan atau berkualitas buruk.

Sekali lagi, sangat penting untuk mengetahui tautan mana yang berbahaya bagi situs kamu, sehingga dapat menghapusnya. Google Penguin 2.0 membuatnya lebih mudah dengan mengidentifikasi tautan berkualitas rendah menjadi beberapa kategori yang jelas. Berikut adalah kriterianya!

  • Terkait dengan situs PR-n atau PR0
  • Kebanyakan merupakan sitewide links
  • Terkait dengan situs yang memiliki website traffic yang rendah
  • Terkait dengan alamat IP yang sama
  • Terkait dengan halaman website yang memiliki banyak external link

Ada banyak tools gratis untuk membantu kamu mengidentifikasi tautan yang tidak sehat atau sebelumnya kami sebut dengan toxic link. Dua tools yang akan kami sarankan kepada kamu untuk mengelola link adalah Monitor Backlinks dan Linkquidator. Berikut cara memeriksa tautan tidak sehat dengan Linkquidator!

Baca juga: 4 Alasan Kenapa Kamu Harus Menyimpan Koleksi Foto di Google Photos

Linkquidator

Tindakan yang sangat sederhana yaitu memasukkan URL kamu pada kolom yang tersedia lalu klik “Search”. Page result akan segera muncul di layar kamu. Tools ini disediakan gratis.

Bila kamu menemukan tautan berisi spam atau berupa toxic link yang mengarah ke web page, jangan terburu-buru menghapus post itu sendiri. Itu adalah tautan yang harus kamu hapus, sehingga algoritma penelusuran tidak memberikan penalti pada kamu. Jadi, bukan post atau kontennya yang dihapus melainkan link-link yang ada perlu dibuang dari konten kamu.

Simpulan

Bagaimana cara ranking 1 Google yang sudah dijelaskan? Mudah bukan? Melalui artikel ini, kami telah memandu kamu langkah demi langkah agar website bisa mencapai posisi pertama di mesin penelusur Google. Siapa yang tak ingin website miliknya berada di peringkat pertama pada SERP? Tentunya kamu juga menginginkannya karena dengan cara ini, website atau page dapat diakses oleh banyak pengguna atau pengunjung.

Usaha ini pada dasarnya sangat berkaitan erat dengan proses SEO. Seperti yang selalu kami sampaikan di artikel-artikel SEO kami sebelumnya, hasil yang kamu harapkan tidak akan berhasil dalam semalam.

Kamu juga perlu menjadi seorang pengelola website yang banyak akal, berdedikasi tinggi, dan kreatif.  Hal tersebut dipengaruhi oleh perubahan atau pembaruan yang terus dilakukan oleh Google terkait algoritma pencariannya.

Memang tidak ada cara yang instan untuk berada di posisi pertama Google Page, tetapi kamu dapat memulainya dari sekarang. Selamat mencoba, semoga sukses!