Apa itu Email Blast? Ini Pengertian, Manfaat dan Cara Membuatnya

Apa itu Email Blast? Ini Pengertian, Manfaat dan Cara Membuatnya

Email blast adalah istilah yang sering muncul dalam dunia digital marketing, yaitu pengiriman email secara massal kepada banyak penerima sekaligus, biasanya untuk tujuan promosi atau pemberitahuan. 

Hampir setiap orang yang memiliki akun email pasti pernah menerima email blast, entah itu berupa promo dari toko online, newsletter dari situs berita, atau bahkan spam.

Menurut situs OptinMonster, 73% pemasar B2B menggunakan newsletter email sebagai bagian dari strategi pemasaran konten mereka, menurut laporan Content Marketing Institute tahun 2024. Laporan yang sama juga menemukan bahwa 71% menyebutkan keterlibatan email sebagai salah satu metrik terpenting untuk konten mereka. 

Data tersebut menunjukkan betapa pentingnya email blast dalam strategi pemasaran untuk membangun hubungan dengan audiens dan mendorong terjadinya konversi. Oleh karena itu, yuk cari tahu lebih detail apa itu email blast, manfaat, hingga cara membuatnya di artikel Dewaweb kali ini!

Apa itu Email Blast?

Email blast adalah salah satu strategi email marketing yang melibatkan pengiriman email massal kepada daftar kontak yang besar secara bersamaan. Jenis email ini berbeda dengan email campaign yang lebih fokus pada email terstruktur yang dikirimkan dalam jangka waktu tertentu.

Dalam email blast, sebuah pesan yang sama dikirimkan ke ribuan atau bahkan ratusan ribu penerima sekaligus. Tujuannya adalah untuk menjangkau audiens sebesar mungkin dalam satu kali penyebaran. Pesan dalam email blast biasanya berupa promosi produk, penawaran khusus, pengumuman, atau konten pemasaran lainnya yang relevan bagi penerima.

Email blast mampu memberikan sejumlah manfaat seperti efisiensi waktu dan biaya dalam menjangkau banyak audiens sekaligus. Serta dapat meningkatkan brand awareness, mempromosikan produk/layanan, serta menjaga hubungan dengan pelanggan dan calon pelanggan. 

Selain itu, pada software email blast, juga terdapat fitur pelacakan dan analisis seperti jumlah email yang dibuka, berapa pengguna yang meng-klik tautan, dan metrik lainnya untuk mengukur keberhasilan email ini.

Baca Juga: Mengenal Email Hosting dan Apa Bedanya dengan Web Hosting?

Manfaat Email Blast

Email blast merupakan salah satu strategi pemasaran email yang populer karena mampu menjangkau audiens secara luas dengan cepat dan efisien. Selain itu, berikut ini beberapa manfaat lain yang akan kamu dapatkan ketika menggunakan email blast.

1. Meningkatkan jangkauan dan visibilitas

Email blast memungkinkan bisnis untuk menjangkau banyak penerima sekaligus. Dengan mengirimkan satu email ke audiens yang luas, bisnis dapat meningkatkan visibilitas merek mereka dan memperluas jangkauan, sehingga berpotensi mendapatkan pelanggan baru.

Selain itu, email blast juga dapat meningkatkan brand awareness di kalangan penerima. Semakin sering audiens melihat nama merek kamu dalam kotak masuk mereka, semakin besar pula kemungkinan mereka untuk mengingat dan tertarik terhadap produk atau layanan yang ditawarkan.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Personal Branding dan Manfaatnya bagi Bisnis

2. Efisiensi waktu dan biaya

Email blast mampu memberikan strategi pemasaran yang hemat biaya dan efisien dari segi waktu. Alih-alih menghubungi pengguna satu persatu, bisnis dapat mengirimkan satu email blast ke banyak pengguna sekaligus. Hal ini menghemat waktu dan sumber daya dibandingkan dengan metode pemasaran tradisional seperti direct email.

Dari penyebaran email tersebut, kamu dapat melihat hasil metrik seperti tingkat pembukaan email, klik tautan, dan konversi produk, sehingga kamu dapat mengoptimalkan strategi email blast di masa mendatang.

3. Personalisasi dan penyesuaian

Dengan layanan / software email marketing dan alat otomatisasi, bisnis dapat mempersonalisasi email blast dengan memasukkan nama penerima, rekomendasi produk yang relevan, atau penawaran yang dipersonalisasi. Personalisasi dan penyesuaian dapat meningkatkan pengalaman dan customer engagement serta meningkatkan konversi yang lebih tinggi.

Untuk mempersonalisasi konten email blast, kamu dapat memanfaatkan data pelanggan yang telah dikumpulkan, seperti preferensi, riwayat pembelian, atau perilaku browsing. Dengan informasi tersebut, kamu dapat menyesuaikan konten email agar lebih relevan dan menarik bagi setiap penerima.

Baca juga: Apa itu Performance Marketing? Ini Pengertian & Strateginya

4. Otomatisasi dan skalabilitas

Email blast dapat diotomatisasi dan dijadwalkan untuk dikirim pada waktu tertentu. Fitur otomatisasi ini memungkinkan bisnis mengirimkan email secara otomatis.

Dengan demikian, kamu dapat menghemat waktu dan tenaga yang diperlukan untuk mengelola email secara manual. Selain itu, otomatisasi juga memastikan bahwa email kamu dikirim secara konsisten dan tepat waktu.

Baca Juga: Yuk, Belajar Membuat Konten Email Marketing yang Menarik dari 5 Brand Ini

5. Komunikasi yang ditargetkan

Meskipun email blast dikirimkan ke audiens yang luas, namun komunikasinya dapat ditargetkan berdasarkan kriteria tertentu, misalnya seperti demografi, minat, atau interaksi yang pernah terjadi sebelumnya. 

Bisnis dapat melakukan segmentasi daftar email mereka dan menyesuaikan isi atau penawaran untuk kelompok yang berbeda, sehingga meningkatkan relevansi dan efektivitas email blast.

Dengan segmentasi email yang tepat, kamu dapat memastikan bahwa pesan diterima oleh audiens yang paling tepat dan berpotensi untuk melakukan pembelian produk.

Cara Membuat Email Blast yang Efektif

Untuk memastikan email blast kamu efektif dan mendapatkan hasil yang optimal, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan. Berikut adalah cara membuat email blast yang efektif.

1. Pilih aplikasi email blast yang akan digunakan

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memilih aplikasi atau layanan email blast yang tepat. Ada banyak pilihan aplikasi email blast gratis yang tersedia. Sebagian besar aplikasi email blast menawarkan fitur-fitur seperti manajemen daftar email, pembuatan template, penjadwalan pengiriman, dan analisis hasil metrik. 

Dengan aplikasi yang tepat, kamu dapat mengelola dan mengoptimalkan email blast dengan lebih mudah.

2. Buat daftar email yang dituju

Setelah memilih aplikasi yang akan digunakan, langkah selanjutnya adalah membuat daftar yang akan menerima email blast tersebut. Pastikan bahwa daftar email kamu berisikan alamat email yang valid dan relevan dengan target audiens yang dituju.

Kamu bisa mendapatkan daftar email pengguna dengan berbagai cara, seperti mengumpulkan email dari pengunjung situs web melalui formulir pendaftaran, mengimport daftar kontak dari database yang ada, atau membeli daftar email yang sudah diverifikasi.

Namun, perlu diingat bahwa membeli daftar email acak tanpa izin dapat dianggap sebagai spam dan dapat merusak reputasi bisnis. Oleh karena itu, sebaiknya kamu menggunakan daftar email yang telah memberikan izin untuk menerima email dari bisnis kamu.

Baca Juga: Tutorial Mail Merge Gmail: Email Blast Gratis 

3. Lakukan segmentasi email yang akan dituju

Setelah memiliki daftar email, langkah selanjutnya adalah melakukan segmentasi. Segmentasi email adalah proses membagi daftar email ke dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil berdasarkan kriteria tertentu, seperti demografi, minat, perilaku, atau riwayat pembelian.

Dengan melakukan segmentasi, kamu dapat mengirimkan email blast yang lebih relevan dan personal kepada setiap segmen, sehingga meningkatkan kemungkinan audiens untuk membaca dan merespons email kamu.

4. Buat konten email sesuai dengan target market yang sudah dibuat

Setelah melakukan segmentasi, kamu dapat membuat konten email yang sesuai dengan setiap segmen target market. Konten email yang menarik dan relevan akan meningkatkan kemungkinan audiens untuk membaca dan merespons email tersebut.

Pastikan bahwa subjek email menarik perhatian dan isi email memberikan informasi yang jelas bagi audiens. Gunakan bahasa yang jelas, sederhana, dan persuasif, serta tambahkan elemen visual seperti gambar atau video yang menarik.

5. Melakukan analisa dari email yang dikirim

Langkah terakhir adalah melakukan analisis terhadap hasil kampanye email blast. Aplikasi email blast biasanya menyediakan fitur analisis yang memungkinkan kamu untuk melihat metrik seperti klik tautan, konversi, atau yang lain.

Dengan melakukan analisa, kamu dapat mengetahui apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki dalam email blast ke depannya. Misalnya, jika tingkat pembukaan email rendah, kamu dapat mengoptimalkan subjek email atau waktu pengiriman. Jika tingkat klik tautan rendah, kamu dapat memperbaiki konten email atau penawaran yang diberikan.

Baca Juga: Cara Menggunakan Mailchimp Email Marketing Secara Efektif

Sudah Tahu Apa itu Email Blast?

Email blast adalah salah satu strategi email marketing yang melibatkan pengiriman email secara massal ke ratusan bahkan ribuan daftar kontak secara bersamaan. 

Tujuannya adalah untuk menjangkau audiens sebesar mungkin dalam satu kali penyebaran, biasanya berupa promosi produk, penawaran khusus, atau konten pemasaran lainnya yang relevan bagi penerima.

Namun, keberhasilan email blast juga tidak lepas dari performa dan keamanan email serta website kamu. Oleh karena itu, gunakanlah hosting, domain, dan layanan email Dewaweb untuk mendukung bisnis dengan produktivitas maksimal. 

SpamExperts pada hosting Dewaweb memastikan incoming email ke inbox kamu bersih dari spam, virus, dan phishing. Serta MailChannels memastikan semua pengiriman email dari server Dewaweb berjalan lancar dan masuk ke Inbox penerima, bukan ke Junk/Spam folder. 

Hosting Dewaweb juga menggunakan perlindungan Anti DDoS premium dari Cloudflare Magic Transit tanpa tambahan biaya, serta Imunify360 WAF untuk mengamankan situs web dari ancaman malware terbaru. Tunggu apa lagi? Tingkatkan produktivitas bisnis dengan hosting, domain, dan layanan email Dewaweb sekarang juga!