Apa Itu Data Mining? Pengertian, Fungsi, dan Contoh Penerapannya

Apa Itu Data Mining? Pengertian, Fungsi, dan Contoh Penerapannya

Banyak perusahaan saat ini menerapkan Data-Driven Decision Making (DDDM) sebagai strategi pengambilan keputusan yang tepat. Data mining adalah salah satu faktor yang dapat membantu perusahaan menerapkan strategi ini.

Lalu, bagaimana cara mendapatkan data yang berguna bagi perusahaan? Artikel kali ini akan membahas lebih jauh tentang apa itu data mining, fungsi, dan contoh penerapannya. Selamat membaca!

Baca juga: Kenali 5+ Manfaat Big Data untuk Kelancaran Bisnis

Apa Itu Data Mining?

Data mining adalah proses penggalian informasi untuk mengidentifikasi pola, tren, dan data yang berguna untuk pengambilan keputusan perusahaan.

Dalam kata lain, data mining adalah proses yang digunakan oleh perusahaan untuk mengekstrak big data menjadi data yang spesifik. Termasuk mengubah data mentah menjadi informasi berguna yang dapat memecahkan permasalahan perusahaan.

Data mining merupakan bagian penting dari analisis data dan menjadi bagian dari disiplin ilmu data science. Di teknik yang lebih lanjut, data mining termasuk proses penemuan pengetahuan dalam basis data atau yang disebut juga Knowledge Discovery in Database (KDD). Suatu metodologi ilmu data untuk mengumpulkan, memproses, dan menganalisis data.

Beberapa contoh tools yang digunakan dalam data mining diantaranya Alteryx, AWS, Databricks, Dataiku, DataRobot, Google, H2O.ai, IBM, Knime, Microsoft, Oracle, RapidMiner, dan lain sebagainya.

Baca juga: 3 Alasan Pentingnya Data Science untuk Hadapi Tren Masa Depan

Proses Data Mining

Dalam analisis data, data mining adalah proses yang sangat penting. Setidaknya, ada empat tahap utama dalam data mining, berikut penjelasannya:

proses tahapan data mining

Pengumpulan data

Pada tahap ini, data yang relevan dikumpulkan dan diidentifikasi. Data yang didapat tersebut tidak hanya berasal dari satu tempat, namun dari berbagai sumber data yang berbeda. Selain berasal dari internal perusahaan, data juga bisa diambil dari sumber eksternal perusahaan. Selama data tersebut akurat dan dan dapat dipertanggung jawabkan.

Persiapan data

Proses data mining selanjutnya adalah mempersiapkan data. Di tahap ini, kamu perlu mulai mengeksplorasi data, melakukan profiling, dan pra-pemrosesan. Selain itu, kamu juga perlu memfilter data agar mendapatkan data yang berkualitas.

Penambangan data

Setelah data dikumpulkan dan dipersiapkan, langkah selanjutnya adalah melakukan data mining atau penambangan data. Proses ini dilakukan dengan teknik data mining yang sesuai, termasuk dengan mengimplementasikan algoritma di dalamnya.

Analisis dan interpretasi data

Hasil dari mining data kemudian digunakan untuk membuat model analisis yang dapat membantu tindakan pengambilan keputusan untuk kepentingan bisnis perusahaan. Nantinya, tim data analyst maupun data scientist akan mempresentasikannya melalui visualisasi data.

Baca juga: Perbedaan Data Scientist, Data Analyst dan Data Engineer

Fungsi Data Mining

Ada banyak fungsi data mining bagi perusahaan, beberapa diantaranya sebagai berikut:

Membantu proses pemasaran dan penjualan

Data mining dapat membantu memahami perilaku dan preferensi customer. Dengan begitu, kamu dapat membuat kampanye maupun iklan yang lebih ditargetkan.

Selain itu, tim penjualan juga dapat menggunakan hasil data mining untuk meningkatkan konversi serta menjual produk maupun layanan tambahan kepada pelanggan yang sudah ada.

Meningkatkan layanan customer service

Dengan adanya data mining, perusahaan dapat mengidentifikasi permasalahan customer yang terjadi dengan lebih cepat. Selain itu, data mining juga dapat membantu kerja customer service dengan memberikan informasi terkini yang dapat digunakan untuk panggilan maupun obrolan online dengan customer.

Meningkatkan proses produksi

Selain bertindak sebagai data-driven decision maker, data mining juga dapat bertindak sebagai data-driven technology. Seperti pada teknologi yang digunakan perusahaan termasuk mesin manufaktur dan peralatan industri lainnya.

Data mining adalah kunci untuk pemeliharaan aplikasi yang dapat diprediksi guna mengidentifikasi potensi masalah sebelum terjadi. Selain itu, data mining dapat membantu menghindari waktu henti yang tidak terjadwal.

Baca Juga: Data Center: Pengertian, Fungsi, Kriteria, dan Jenisnya

Memperkuat manajemen resiko

Data mining adalah ladang informasi yang lengkap untuk perusahaan. Setelah diolah, data tersebut akan memberikan kekuatan untuk manajemen risiko perusahaan agar lebih baik ketika menghadapi risiko keuangan, hukum, cyber security, hingga risiko lain perusahaan. Selain itu, data mining akan membantu rencanan pemngembangan perusahaan untuk mengelolanya berdasarkan data yang dimiliki.

Menghemat biaya operasional

Proses data mining akan membantu kamu mendorong penghematan biaya melalui efisiensi operasional dalam proses bisnis. Hal inilah yang membuat perusahaan dapat mengurangi biaya pengeluaran dan memaksimalkan biaya pemasukan.

Baca juga: Penjelasan dan Fungsi Data Warehouse untuk Perusahaan

Contoh Penerapan Data Mining

Praktik implementasi data mining dapat kamu lihat di beberapa perusahaan dari segala bidang bisnis. Seperti berikut ini:

Media dan teknologi

Data mining dapat membantu perusahaan media dan teknologi untuk memahami kumpulan data pelanggan. Serta membantu memprediksi perilaku pelanggan, sekaligus menawarkan kampanye yang relevan sesuai target.

Perbankan

Algoritma yang diterapkan dalam proses data mining akan membantu bank untuk memahami pelanggan mereka serta membantu tiap transaksi mereka di sistem keuangan.

Selain itu, data mining juga membantu perbankan mendapatkan informasi yang lebih baik tentang risiko pasar, mendeteksi penipuan dengan lebih cepat, hingga mendapatkan pengembalian optimal atas investasi pemasaran yang dilakukan.

Retail

Data mining adalah strategi analisis data yang dapat memberikan basis data pelanggan yang cukup akurat dalam jumlah besar. Sehingga dapat membuat perusahaan ritel menciptakan kampanye dengan target yang jelas dan dapat memberikan dampak besar bagi penjualannya.

Baca Juga: Pentingnya Data Science untuk Meningkatkan Efektivitas Bisnismu

Asuransi

Dengan proses data mining serta pengetahuan analisis data lainnya, perusahaan asuransi akan dapat memecahkan permasalahan kompleks terkait penipuan, kepatuhan, manajemen risiko, maupun pengurangan pelanggan.

Teknik data mining juga dapat membantu menetapkan harga produk secara lebih efektif di semua lini bisnis. Selain itu, perusahaan juga dapat menawarkan produk yang lebih kompetitif kepada pelanggan yang sudah ada.

Pendidikan

Pada bidang ini, data mining akan membantu para pendidik untuk lebih memahami kebutuhan siswa dan memberikan materi yang sesuai dengan kebutuhannya. Selain itu, data mining juga dapat membantu pendidik mengakses data siswa, memprediksi tingkat pencapaian mereka, serta menunjukkan siswa atau kelompok siswa yang membutuhkan perhatian ekstra.

Baca juga: 10 Website Belajar Data Science Gratis untuk Fresh Graduates

Siap Lakukan Data Mining Untuk Perusahaan?

Pemanfaatan data sebagai faktor pengambilan keputusan merupakan cara yang telah banyak digunakan berbagai perusahaan untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Data mining adalah salah satu teknik yang bisa kamu lakukan untuk mewujudkannya.

Dengan memahami apa itu data mining dan mempraktikannya, kamu dapat membantu proses pemasaran dan penjualan dengan targeting yang lebih akurat, meningkatkan layanan customer service, meningkatkan proses produksi, dan masih banyak lagi. Jadi, sudah siapkah melakukan data mining sebagai strategi bisnismu?