content marketing featured image

Panduan Lengkap Content Marketing untuk Mengembangkan Bisnis

Di era digital, content marketing adalah salah satu strategi yang dipercaya efektif menarik pelanggan. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa strategi ini 3x lebih efektif menghasilkan leads dibanding dengan pemasaran secara konvensional.

Tak heran, konten marketing semakin banyak diterapkan oleh pelaku bisnis dan perusahaan. Mungkin hal tersebut juga yang membawamu ke halaman ini.

Penasaran dengan teknik digital marketing satu ini?

Di artikel ini, kamu akan mempelajari apa itu content marketing, manfaatnya bagi bisnis, hingga bagaimana contoh penerapannya dalam menyukseskan kegiatan pemasaran yang kamu lakukan. Mari kita mulai!

Apa itu Content Marketing?

Agar kamu lebih mudah memahami apa itu content marketing, simak video di bawah ini.

Untuk penjelasan lengkap tentang content marketing, lanjut baca artikel ini ya!

Pernah melihat video dari sebuah brand yang berhasil menarik perhatianmu? Atau template PPT gratis yang dapat kamu download dengan membuat sebuah akun gratis?

Jika iya, itu berarti brand tersebut berhasil menerapkan strategi konten marketingnya secara efisien. Lalu, apa sebetulnya pengertian content marketing?

Content marketing adalah strategi pemasaran yang terfokus kepada perencanaan, pembuatan, dan pendistribusian konten kepada target audiens untuk mendorong tindakan yang menghasilkan keuntungan.

Baca Juga: Panduan Lengkap Memulai Digital Marketing untuk Bisnismu

Meskipun demikian, strategi ini bukan cuma sekadar menjejali audiens kamu dengan berbagai macam konten, melainkan menawarkan nilai (value) melalui konten yang ditawarkan.

content marketing

Pasalnya, menurut Content Marketing Institute, content marketing adalah proses membuat dan menyebarkan konten yang relevan, bernilai, dan konsisten untuk menjangkau target audiens, dengan tujuan meningkatkan konversi.

Jadi, kunci penting dalam konten marketing harus memenuhi tiga syarat utama, yaitu relevan, bernilai, dan konsisten.

Pertimbangkan apa manfaat konten untuk audiens kamu, apakah konten tersebut ada keterkaitannya dengan bisnis, produk dan layanan yang kamu tawarkan.

Selain itu, diperlukan kekonsistenan dalam membuat konten sehingga manfaatnya dapat dirasakan bagi bisnismu. Konten marketing merupakan strategi jangka panjang untuk membangun relasi dengan target audiens.

Tujuan Content Marketing bagi Bisnis

Setelah mengetahui pengertian content marketing, sekarang mari simak apakah tujuan menerapkan content marketing untuk bisnismu.

Meningkatkan brand awareness

Membangun dan meningkatkan brand awareness adalah salah satu tujuan content marketing. Memberikan konten yang berkualitas berpeluang untuk menunjukkan identitas brand kamu kepada audiens.

Lebih dari sekedar pengenalan akan brand, tapi juga memahami value dan kualitasnya sehingga brand kamu mampu menjadi top of mind di mata konsumen.

Meningkatkan konversi

Content marketing menjadi hal yang penting karena terbukti meningkatkan conversion rate. Menurut studi dari Abeerden Group, strategi pemasaran konten yang baik mampu meningkatkan konversi hingga 6x lipat.

Rata-rata conversion rate untuk website yang melakukan strategi konten adalah sebesar 2,9%, sedangkan website yang tidak menggunakan strategi konten marketing hanya mendapat rata-rata konversi sebesar 0,5% saja.

Membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan

Salah satu tujuan dilakukannya strategi content marketing adalah untuk membangun loyalitas. Melakukan strategi pemasaran konten yang baik dapat memperkuat brand image di mata pelanggan.

Jika sudah mendapat kepercayaan dari konsumen, mereka cenderung akan kembali melakukan transaksi dengan brand kamu.

Mengendalikan biaya pemasaran

Dilansir dari Demand Metric, biaya yang dikeluarkan untuk melakukan strategi konten marketing 62% lebih rendah dibanding dengan kegiatan marketing secara tradisional.

Meski demikian, content marketing terbukti lebih efektif menjangkau pelanggan terlebih di era digital saat ini.

Dengan melakukan strategi konten marketing, kamu bisa mengendalikan biaya pemasaran.

Mengoptimalkan SEO

Konten dalam bentuk artikel yang dipublikasikan pada website dapat meningkatkan kualitas SEO website. Hal ini berpengaruh baik untuk meningkatkan trafik sebanyak-banyaknya.

Ada berbagai hal yang harus diperhatikan untuk mengoptimasi SEO, misalnya penggunaan kata kunci, judul, meta description, juga gambar yang relevan dengan topik.

Selain itu, salah satu faktor sebuah website memiliki kualitas SEO yang baik adalah performa website tersebut.

Untuk itu, pastikan kamu menggunakan layanan cloud hosting terbaik supaya website kamu bukan cuma cepat, tapi juga aman, dan bisa diandalkan.

Baca Juga: Cara Ampuh Membuat Artikel SEO Friendly di Blog dan Website

Bentuk Content Marketing

Ada banyak bentuk content marketing untuk mengeksekusi strategi pemasaran. Dilansir dari Semrush, berikut beberapa tipe konten yang sering digunakan bagi bisnis pada umumnya:

tipe content marketing

Survei terhadap 1500 marketer di berbagai negara dalam dua tahun terakhir menunjukkan konten dalam bentuk blog paling diminati pebisnis dalam menjalankan strategi konten marketing. Yuk simak penjelasan lebih lanjut tentang bentuk-bentuk konten berikut ini!

1. Blog post

Berbagi artikel di blog adalah salah satu taktik yang paling sering digunakan bagi bisnis yang menjalankan konten marketing.

Blog merupakan salah satu elemen fundamental untuk menarik trafik ke website. Hal ini tentu berpengaruh besar dalam mensukseskan tujuan pemasaran.

Buatlah artikel yang informatif sesuai target audiens dengan topik yang relevan dengan bisnismu. Gunakan kalimat yang mudah dipahami agar audiens merasa terbantu dengan artikelmu.

Jangan lupa perhatikan dari segi SEO-nya, karena akan membawa trafik yang besar untuk blogmu. Berikut beberapa ide topik konten blog yang bisa kamu manfaatkan:

  • Artikel tutorial
  • Kabar terkini dan insight yang masih relevan dengan bisnis
  • Tips dan trik
  • Rekomendasi
  • Daftar listicle
  • Perbandingan, dan lain sebagainya

Baca Juga: Cara Ampuh Membuat Artikel SEO Friendly di Blog dan Website

2. Social media

Social media content marketing adalah salah satu bentuk pemasaran yang banyak diterapkan bagi bisnis. Ini bukan semata-mata tanpa alasan.

Menurut sumber Data Reportal, ada lebih dari 4 miliar pengguna media sosial di seluruh dunia. Lebih jauh lagi, penelitian menunjukkan bahwa 9 dari 10 orang yang ada di internet menggunakan sosial media.

Hal ini menjadi alasan kenapa banyak perusahaan melakukan social media marketing untuk mencapai tujuan pemasarannya. Pemasaran konten di sosial media bisa dilakukan di berbagai platform, seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan TikTok.

3. Infografik

Di era digital, internet menjadi sumber informasi bagi banyak orang. Namun, infomasi akurat dari data, penelitian atau tulisan yang panjang membuat orang kesulitan untuk membacanya.

Infografik adalah salah satu bentuk konten yang bisa menjadi solusi untuk hal ini. Infografik menampilkan informasi yang rumit ke dalam bentuk yang mudah dipahami.

Paduan gambar, grafik, dan teks membuat infografik efektif untuk mengkomunikasikan konten kepada khalayak luas.

Jika ingin membagikan hal yang bersifat edukatif atau sesuatu yang kompleks, infografis akan membantu menyederhanakannya kepada audiens sehingga mudah dimengerti dan dibagikan untuk banyak orang.

Baca Juga: Infografis: Penjelasan, Fungsi, dan Cara Membuatnya [Update 2021]

4. Video

Membuat konten video adalah cara yang cerdas dalam melakukan pemasaran di era digital. Pasalnya, video memang efektif untuk menunjang aktivitas konten marketing.

Menurut penelitian dari Wyzowl, 69 persen konsumen lebih tertarik mempelajari produk atau layanan sebuah brand dari video. Hal ini jadi suatu alasan kenapa kamu harus mempertimbangkan penggunaan video untuk tujuan marketing.

Selain itu, video marketing dapat membantu menjangkau pasar yang potensial, meningkatkan jumlah konversi, dan ROI. Kamu bisa membagikan konten video di berbagai platform, misalnya pada website, landing page, atau berbagai channel media sosial.

Baca Juga: Video Marketing: Panduan Lengkap

5. Podcast

Rekaman audio percakapan atau yang dikenal dengan podcast, adalah salah satu bentuk konten yang bisa dimanfaatkan untuk tujuan pemasaran. Percakapan dengan topik menarik yang dibawakan secara santai dan ringan dapat membantu audiens mengenali brand-mu.

Kepopuleran konten podcast saat ini semakin meningkat. Pasalnya, podcast bisa didengar kapanpun alias on-demand oleh khalayak luas melalui internet. Kamu bisa pertimbangkan bentuk konten ini sebagai bagian dalam strategi konten marketingmu.

6. Ebook

Untuk beberapa jenis industri bisnis, ebook bisa dimanfaatkan sebagai bentuk konten untuk tujuan pemasaran.

Buku panduan versi digital ini bisa diunduh oleh pengunjung website setelah mengisi formulir, di mana mereka harus memasukkan email, info kontak, dan sebagainya. Ini merupakan cara yang efektif untuk menjaring leads atau orang-orang yang berpotensi menjadi pelanggan.

Ketimbang artikel blog, ebook berisi panduan dan pembahasan yang lebih mendalam terhadap suatu topik.

Selain menjaring leads, membuat konten yang bermanfaat seperti ebook dapat meningkatkan kredibilitas sebuah bisnis sebagai pembuktian bahwa perusahaan tersebut memang ahli di bidangnya.

7. Template

Selain ebook, kamu juga bisa memanfaatkan template dalam menjalankan strategi konten marketing. Membagikan konten dalam format template lebih mudah, sekaligus dapat membantu banyak orang.

Kamu bisa lihat contoh-contoh template yang banyak beredar di internet, misalnya template presentasi, perencanaan, undangan, CV, dan sebagainya.

Kalau bisnismu bergerak di bidang yang lebih spesifik, kamu bisa membuat template website, marketing plan, bisnis plan, dan lain sebagainya. Selain lebih praktis dalam pembuatannya, template dapat membantu menjaring leads. Bisnismu akan memiliki nilai lebih di mata konsumen.

8. Webinar

Webinar atau seminar secara online merupakan salah satu bentuk konten yang bisa dimanfaatkan dalam menjalankan konten marketing.

Melalui webinar, kamu bisa memberikan edukasi kepada khalayak luas, sekaligus mempromosikan brand. Cari topik dan narasumber menarik, yang tentunya masih relevan dengan bisnismu.

webinar dewatalks

Sebagai contoh, kamu bisa simak Dewatalks, webinar dari Dewaweb yang menyajikan berbagai topik menarik dan edukatif seputar bisnis online, digital marketing, hingga programming.

Dengan tagline #LearnFromTheExperts, Dewaweb memfasilitasi para pesertanya untuk belajar dari para narasumber yang handal.

Tak usah khawatir soal biaya, webinar ini bisa kamu ikuti secara gratis dengan mendaftar pada website Dewatalks.

Contoh Content Marketing

Untuk memberi gambaran penerapan pemasaran konten yang baik, simak beberapa contoh content marketing berikut ini ya!

1. Berbagi tips dan tutorial melalui artikel blog

contoh konten marketing blog

Salah satu contoh penerapan content marketing menggunakan blog bisa kamu lihat pada Blog Dewaweb.

Dewaweb mempublikasikan artikel-artikel informatif secara rutin mengenai IoT, digital marketing, bisnis online, perkembangan website, dan sebagainya.

Melalui blog, Dewaweb menjangkau audiens dengan artikel-artikel yang edukatif dan bermanfaat bagi khalayak luas.

2. Memaparkan informasi dengan infografik

contoh infografis
Gambar: Lokadata

Contoh content marketing  dengan penggunaan infografik bisa kamu lihat pada konten dari Lokadata. Lokadata adalah perusahaan media berbasis jurnalisme dan data.

Dengan konten infografik, Lokadata menyajikan informasi dari data-data yang diperoleh menjadi bentuk yang lebih sederhana sehingga mudah dibaca dan dibagikan oleh khalayak luas.

Selain membagikan informasi, hal ini berpeluang menunjukkan kredibilitas suatu perusahaan di bidangnya.

3. Memulai serial podcast

podcast

Perusahaan stasiun TV asal Amerika, HBO menggunakan podcast sebagai salah satu strategi konten marketingnya.

Selain menyuguhkan tayangan televisi yang entertaining, para penonton diajak untuk lebih terlibat dengan tayangan TV favorit mereka dengan program HBO Podcast.

HBO Podcast membahas hal yang berkaitan dengan tayangan di HBO, seperti proses pembuatan film, membahas teori, dan cerita pengalaman para pemain film dan serial.

4. Membuat akun YouTube

contoh video marketing

Tokopedia rutin memproduksi video yang menarik dan berkualitas sebagai strategi konten marketingnya. Konten video tersebut dipublikasikan pada kanal Youtube Tokopedia untuk menarik audiens yang lebih luas.

Selain untuk mempromosikan aplikasi belanja online miliknya, Tokopedia kerap bekerja sama dengan artis dan idol K-pop untuk meningkatkan brand awareness dan menciptakan konten yang menarik bagi target audiens.

5. Memanfaatkan social media

Banyak platform di media sosial yang bisa kamu manfaatkan dalam melakukan strategi konten marketing. Setiap media sosial memiliki ciri khas audiens masing-masing.

Pahami audiens di setiap channel medsos yang dimiliki agar kontenmu berhasil menarik perhatian mereka. Simak contoh social media content marketing berikut ini!

Instagram

contoh social media konten marketing

Contoh content marketing di Instagram bisa kamu lihat pada brand catering makanan sehat, YellowFit Kitchen. Brand yang bergerak di bidang kuliner ini menggunakan Instagram sebagai media pemasarannya.

Sesuai dengan target pasarnya, mereka kerap membagikan konten berkaitan dengan menu catering makanan, info nutrisi pada makanan sehat, serta tips menurunkan berat badan yang dikemas dengan visual yang menarik.

Twitter

contoh konten marketing social media - twitter hubspot

HubSpot memanfaatkan Twitter untuk mempromosikan aplikasinya dan juga sebagai media membangun komunitas antara pelanggan, target audiens, dan para experts.

HubSpot kerap membagikan hal seputar perkembangan dan tren yang relevan dengan industri bisnis serta sharing informasi produk. Mereka terlibat dengan para pengguna yang meninggalkan komentar dan membagikan postingan terkait brand-nya.

7 Langkah Membuat Strategi Content Marketing

Berikut ini adalah tujuh strategi content marketing yang bisa kamu terapkan di bisnismu.

1. Tentukan tujuan marketing

Mengapa kamu ingin memulai perencanaan content marketing? Apa tujuanmu dan apa yang membuat kamu tertarik untuk membuat konten? Mengetahui tujuan apa yang ingin kamu capai sebelum memulai perencanaan dapat membantumu menentukan hal-hal seperti apa yang cocok untuk dimasukkan dalam strategi content marketing-mu.

2. Riset buyer persona

Demi menyukseskan strategi content marketing, kamu wajib mengenali siapa profil pembeli alias buyer persona yang kamu incar. Sebab, buyer persona bisa membantu kamu untuk membuat perencanaan pemasaran yang lebih efektif sehingga bisa membantumu membuat konten yang lebih relevan dan menarik bagi audiensmu.

Seiring berkembangnya waktu dan ekspansi bisnis yang kamu lakukan, buyer persona bisa saja berubah. Apakah kamu mau menargetkan audiens baru atau mungkin memperluas target audiensmu? Apakah kamu lebih memilih untuk menargetkan audiens yang lebih unik?

Merefleksikan kembali siapa audiens dan buyer persona yang kamu incar dengan melakukan market research setiap tahun dapat bermanfaat agar kamu dapat mengevaluasi strategi pemasaranmu.

3. Lakukan audit konten

Kebanyakan orang memulai content marketing dengan membuat artikel blog. Namun, sebenarnya kamu juga bisa membuat jenis konten lain selain artikel blog, seperti e-book untuk menyajikan panduan komprehensif, video yang diupload setiap minggu atau bulan, podcast, dan sebagainya.

Jika kamu memang sudah membuat banyak jenis konten untuk bisnismu, lakukan evaluasi terhadap konten yang sudah pernah dibuat. Konten jenis apa yang secara efektif dapat memancing brand awareness?

Lalu, konten jenis apa yang lebih baik untuk meningkatkan conversion rate? Kemudian, konten seperti apa yang perlu dibuat lebih banyak atau dikurangi kuantitasnya?

Setelah mengevaluasi ulang, kemudian lakukan perbaikan dan improvisasi untuk meningkatkan kualitas konten yang dapat membantu menaikkan brand image dan conversion rate bisnismu.

Baca Juga: Cara Daftar DMCA untuk Melindungi Konten Website Anda

4. Pilih CMS

Content Management System atau CMS adalah adalah aplikasi website yang mendukung pembuatan dan pengelolaan konten digital. Beberapa fitur yang harus ada di sebuah CMS adalah content creation (pembuatan konten), content publication (perilisan konten), dan content analytics (analisis konten).

Ada beberapa CMS yang bisa kamu manfaatkan, seperti WordPress, Joomla, Drupal, dan sebagainya tergantung konten seperti apa yang ingin kamu tampilkan di website bisnismu.

5. Pikirkan ide kontenmu

Sekarang, saatnya memulai ide untuk konten yang akan kamu buat. Berikut ini adalah beberapa tools yang bisa membantumu menentukan konsep hingga ide yang cocok untuk dieksekusi. Meski begitu, pastikan kamu selalu mengutamakan otentisitas ketika membuat ide hingga hasil karya, ya.

  • HubSpot Website Grader: Tool ini memberi nilai pada area penting dalam rencana pemasaranmu dan mengirimkan laporan terperinci untuk membantu kamu mengoptimalkan dan memperbaiki strategimu.
  • AnswerThePublic: Alat ini dapat memberikanmu ide untuk setiap kata kunci yang kamu masukkan di halaman utama mereka. Kemudian website ini akan menampilkan beragam topik, kata kunci, dan pertanyaan yang sering diajukan pengguna internet. Kamu bisa memanfaatkan website ini untuk mencari ide hingga mengolahnya menjadi konten menarik.
  • Feedly: Feed RSS populer yang satu ini adalah tool yang cukup bagus untuk kamu gunakan sebagai pelacak topik populer. Kamu bisa menggunakan Feedly untuk menyaring berita atau pembahasan populer yang terkait atau relevan dengan niche kamu.
  • BuzzSumo: Tool ini menggunakan sistem sharing media sosial untuk menentukan apakah ada konten yang populer dan disukai. Informasi yang ada kemudian dapat membantumu menentukan ide konten manakah yang bisa kamu gunakan untuk bisnis dan website-mu.
  • Blog Title Generator: Jika bingung menentukan topik atau judul apa yang cocok untuk website-mu, kamu bisa memanfaatkan Blog Title Generator yang disediakan secara gratis dari IMpact. Kamu hanya perlu menulis jenis atau niche website apa yang kamu miliki, kemudian tool ini akan memberikan judul dalam bahasa Inggris yang bisa kamu sesuaikan dengan topik blogmu.
  • UberSuggest: Website ini juga bisa kamu manfaatkan untuk mencari ide topik konten atau artikel untuk menjalankan strategi content marketing-mu. Kamu hanya perlu memasukkan kata kunci yang ingin digunakan, kemudian UberSuggest akan memberikan saran kata kunci relevan terkait kata kunci yang kamu masukkan.

6. Tentukan jenis konten yang ingin dibuat

Jenis konten dapat memengaruhi bagaimana nantinya kamu akan menyajikan konten tersebut. Setelah menentukan topik yang cocok, tentukan konten seperti apa yang ingin kamu buat atau bahas.

Setiap jenis konten memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing.

Contohnya, artikel blog dapat menyampaikan informasi secara lengkap namun dan dapat dibuat dengan mudah. Sebaliknya, video dapat digunakan untuk menarik banyak perhatian namun perlu proses yang lebih panjang.

Baca Juga: Tipe Konten yang dapat Menaikkan Engagement di Media Sosial

7. Kelola konten menggunakan kalender editorial

Setelah menjalankan keenam langkah di atas, kini saatnya mulai mengeksekusi strategi content marketing-mu. Salah satu caranya, kamu bisa memanfaatkan kalender editorial seperti pada contoh di bawah ini.

Singkatnya, kalender editorial adalah dokumen kerja yang memberikan informasi bagi semua orang yang terlibat dalam penerapan strategi pemasaran konten kamu. Informasi ini digunakan untuk memproduksi, menyampaikan, dan mempromosikan rencana strategi marketing konten.

Penggunaan kalender editorial akan memudahkan kamu dalam mengelola alur produksi dan publikasi konten dengan lebih efisien. Selain itu, kamu juga akan lebih mudah melacak performa seluruh konten yang telah diunggah.

Terapkan Content Marketing untuk Kesuksesan Bisnismu

Kamu sudah mengetahui tentang content marketing, mulai dari definisinya, bentuk, tujuan, hingga contoh penerapannya untuk bisnis.

Supaya konten marketing yang dijalankan makin sukses, bisnis kamu butuh website yang cepat, aman dan  bisa diandalkan.

Menggunakan layanan web hosting terbaik dari Dewaweb adalah cara yang paling tepat supaya website kamu tidak down, lemot atau bermasalah. Nikmati berbagai keuntungan hosting di Dewaweb yang selalu jadi nomor satu untuk urusan website, hosting, dan server.